Rahmad Washinton, Rahmad
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

VISUALISASI MOTIF ITIAK PULANG PATANG PADA KRIYA KAYU Washinton, Rahmad
Ekspresi Seni Vol 17, No 2 (2015): Ekspresi Seni
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.513 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v17i2.106

Abstract

Bentuk motif Minangkabau yang beragam jenis, dan memiliki makna menjadikan pengkarya  tertarik  untuk mengangkat  salah satu dari motif Minangkabau  yaitu motif Itiak Pulang Patang sebagai ide penggarapan karya seni. Ketertarikan pengkarya mengangkat  motif itiak pulang patang karena motif tersebut terlihat seperti susunan bentuk yang harmonis dan selaras. Diambil dari gerak irama itiak ketika  berbaris  pulang  dari  tempat  mencari  makannya,  kemudian  motif  itiak pulang  patang  bermakna  santai  dan  kekompakkan.  Bentuk  motif  itiak  pulang patang  ini  akan  pengkarya  visualisasikan  kedalam  bentuk  karya  seni  berupa lampu hias duduk
KERAJINAN RENDO BANGKU KOTO GADANG SUMATERA BARAT Ranelis, Ranelis; Washinton, Rahmad
Ekspresi Seni Vol 17, No 2 (2015): Ekspresi Seni
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1070.249 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v17i2.107

Abstract

Rendo   bangku   merupakan   kerajinan   tradisional   masyarakat   Koto   Gadang. Bentuk  produk  kerajinan  rendo  bangku  Koto  Gadang  tidak  hanya  berfungsi untuk  perlengkapan   adat  tetapi  telah  digunakan   untuk  perlengkapan   rumah tangga.  Produk  untuk  perlengkapan  adat  seperti  selendang  pengantin  wanita, tarawai yang dipakai oleh pengantin laki-laki Koto Gadang. Produk rendo untuk perlengkapan rumah tangga seperti alas gelas, piring, alas keramik dan lain sebagainya.  Bentuk motif yang ada pada kerajinan rendo bangku adalah bentuk motif flora yaitu, bunga tulip, bunga mawar, bunga melati, dan motif geometris seperti segi tiga, lingkaran, dan segi empat. Teknik yang digunakan dalam rendo bangku  adalah  teknik  persilangan  benang  yang satu dengan  benang  yang lain. Warna  pada  produk  rendo  bangku  untuk  perlengkapan  adat  digunakan  warna merah, pink, orange, sedangkan  warna untuk perlengkapan  rumah tangga tidak ada ketentuan  warnanya  tetapi  disesuaikan  dengan  permintaan  konsumen  atau selera pasar.
SENI KERAJINAN BATIK BESUREK DI BENGKULU Ranelis, Ranelis; Washinton, Rahmad
Ekspresi Seni Vol 18, No 1 (2016): Ekspresi Seni
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1998.898 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v18i1.87

Abstract

Bentuk produk seni kerajinan batik besurek Bengkulu tidak hanya berfungsi untuk perlengkapan adat seperti detar, penutup jenazah, dan kain penggendong anak, namun telah digunakan untuk perlengkapan sehari-hari. seperti busana, mukenah, kain sarung, jilbab dan produk lain nya. Bentuk motif yang ada pada kerajinan batik besurek adalah bentuk motif kaligrafi, burung kuau, pohon hayat, bunga raflesia, bunga melati dan motif geometris seperti segi tumpal atau sisir bergantung, belah ketupat dan lain sebagainya. Teknik yang digunakan dalam batik besurek di Bengkulu ini adalah teknik batik tulis, cap dan batik printing. Warna pada produk batik untuk perlengkapan adat digunakan warna merah, biru dan putih, sedangkan warna untuk perlengkapan sehari-hari tidak ada ketentuan warnanya tetapi disesuaikan dengan permintaan konsumen atau selera pasar. Gaya seni kerajinan batik besurek Bengkulu ini cendrung bergaya klasik, gaya moderen dan gaya gabungan yaitu gabungan antara gaya klasik dengan gaya moderen.
Kerajinan Perak Nagari Koto Gadang Kabupaten Agam Sumatera Barat Washinton, Rahmad; Yandri, Yandri; Ranelis, Ranelis
Mudra Jurnal Seni Budaya Vol. 36 No. 1 (2021): Februari
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/mudra.v36i1.1333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat Koto Gadang terkait dengan seni kerajinan perak. Pelacakannya dilakukan dengan cara melihat bentuk produk,fungsi produk, struktur, dan gaya seni kerajinan perak,terutama pada bentuk produk perlengkapan adat dan perlengkapan sehari-hari seperti gelang, hiasan meja, bros, cincin, kalung, dan hiasan dinding. Dalam jangka panjang usaha kreatif yang dilakukan oleh perajin perak mampu menghasilkan bentuk produk dengan gaya baru yang lebih kreatif, inofatif dan memiliki nilai crafmanshif yang tinggi dan tidak meninggalkan ciri khasnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Penelitian kerajinan perak ini dianalisis dengan memakai teorinya Edmund Burke Feldman di antaranya terdapat tiga rumusan yang perlu dicermati, yaitu: (1) fungsi seni, (2) gaya seni dan (3) struktur seni. Kajian tentang fungsi seni mencakup fungsi personal, fungsi sosial dan fungsi fisik. Analisis mengenai gaya seni, dapat diklafisikasikan menurut waktu, daerah, wujud, teknik, dan subject metter (Felmand terjemahan Gustami, 1991: 1). Dalam menata dan menyusun struktur pemikiran sesuai dengan kaidah ilmiah didasarkan pada pendekatan estetik sebagai pendekatan utama. yang didukung dengan pendekatan lain, seperti pendekatan sosiologis dan antropologis.
PENGEMBANGAN DESAIN MOTIF DAN PRODUK SULAM KOTO GADANG UNTUK MENDUKUNG INDUSTRI KREATIF Ranelis, Ranelis; Washinton, Rahmad; Malik, Kendall
PROSIDING: SENI, TEKNOLOGI, DAN MASYARAKAT No 3 (2018): Seni, Teknologi, dan Masyarakat #3
Publisher : LP2MP3M, INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Development of Motifs and Koto GadangEmbroidery Designto Support Creative Industries”, aims to opti-mize the potential of Koto Gadang embroidery as one of the superior products of the Koto Gadang community, so that it can become a quality product that has distinctive characteristic not owned by other regions. The method used isexperimental, the research procedure carry out is by exploration and design. Exploration aims to find ideas or concepts through data extraction and literature studies, observations and interviews. The data that has been collected is processed and analyzed qualitatively then presented verbally, which becomes the basis of conducting design experiments.The design is the embodiment of the ideas and concepts produced by exploration into the designs of clothing, household and souvenir.This Research result has five motifs that sets up on each product such as the SiriahGadang design, the PucuakRabuang design, the ItiakPulangPatang design, the BungaMawar and the ItiakLadoHijau design.The motifs applyrepeatedly that displays following product shape.
Peningkatan Kualitas Sulam Koto Gadang Kabupaten Agam Sumatera Barat Melalui Pengembangan Desain Produk Dan Motif Untuk Mendukung Industri Kreatif Ranelis, Ranelis; Washinton, Rahmad; Malik, Kendall; Trisnawati, Desi
Mudra Jurnal Seni Budaya Vol. 34 No. 3 (2019): September
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/mudra.v34i3.793

Abstract

Penelitian berjudul “ Peningkatan Kualitas Kerajinan Sulam Koto Gadang Melalui Pengembangan Desain Produk dan Motif Guna Mendukung Industri Kreatif ” ini, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan perajin sulam dalam membuat dan mengembangkan desain motif dan produk yang kreatif dan inovatif sesuai selera pasar dan dengan harga yang lebih terjangkau. Mengoptimalkan potensi sulam Koto Gadang sabagai salah satu produk unggulan masyarakat Koto Kadang, agar dapat menjadi produk yang berkualitas dan memiliki ciri khas daerah. Metode yang digunakan adalah eksperimen, prosedur penelitian yang dilakukan adalah dengan cara eksplorasi dan perancangan. Eksplorasi bertujuan untuk menemukan idea atau konsep melalui penggalian data dan studi pustaka, pengamatan dan wawancara. Data –data yang telah dikumpulkan diolah dan dianalisis secara kualitatif kemudian disajikan secara verbal, yang menjadi dasar dalam melakukan eksperimen perancangan. Perancangan adalah perwujudan ide dan konsep hasil eksplorasi ke dalam rancangan-rancangan desain busana, perlengkapan busana, dan produk cenderamata. Hasil penelitian ini menghasilkan busana kerja wanita, busana muslim pria, pelengkap busana wanita, pelengkap busana pria dan produk cenderamata. Penelitian ini juga menghasilkan empat desain motif yang akan diterapkan pada masing-masing produk yaitu motif siriah gadang, pucuak rabuang, itiak pulang patang, bunga mawar dan itiak lado hijau. Motif ini disusun sedemikian rupa dengan melakukan pengulangan- pengulangan motif yang diletakkan sesuai dengan bentuk produk yang dibuat.