Gigit Mujianto, Gigit
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

WUJUD KEBUDAYAAN JEPANG DALAM "SENANDUNG OMBAK" KARYA YUKIO MISHIMA Mujianto, Gigit
Jurnal Bestari No 12 (1992)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2355.112 KB)

Abstract

It is interesting enough to study Japan and Japanese. They lived in a long "nightmare" after The Second World War. If you seen "The Day After", you can imagine how damage that country was. IN the recent times, however, they got up and passed many countries as the "king" of world economic order. The background of their achievments cannot be separated from their culture and literature. One of the monumental literatures s written by Yukio Mishima.
Penerapan Pendekatan Scientific Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Teks Kelas VIII SMP Muhammadiyah 4 Malang M.Si, M.Pd, Tuti Kusniarti,; Mujianto, Gigit; FKIP, Sudjalil
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol 2, No 1 (2016): Mei 2016
Publisher : Lecturer at the Faculty of Education, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.934 KB) | DOI: 10.22219/jinop.v2i1.3300

Abstract

ABSTRAKKurikulum 2013 menempatkan bahasa Indonesia sebagai penghela ilmu pengetahuan (Nuh, 2013:37). Peran bahasa Indonesia ini bukan sebuah kebetulan karena ini pun sudah dikibarkan pada waktu Kongres Bahasa Indonesia ke XIV di Jakarta. Penguatan bahasa Indonesia sebagai penghela Ilmu pengetahuan menunjukkan betapa pentingnya bahasa Indonesia dalam kedudukan dan perannya sebagai bahasa nasional untuk seluruh etnis yang ada di Indonesia.Pada pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah yang berbasis teks, proses berpikir yang sistematis dan terkontrol melalui kegiatan pengumpulan data, analisis, dan penyajian hasil analisis sangatlah penting dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa serta memunculkan proses kegiatan belajar mengajar yang lebih menekankan pada kegiatan siswa, kegiatan pembelajaran akan berjalan efektif apabila didahului dengan penyiapan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang dikembangkan oleh guru baik secara individual maupun kelompok yang mengacu pada silabus.  Kata kunci : Pembelajaran Bahasa Indonesia, pendekatan saintifik, berbasis teks
KARAKTERISTIK TUTURAN PERFORMATIF GURU DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERDASARKAN PENDEKATAN SAINTIFIK Mujianto, Gigit
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 2, No 2 (2016): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.768 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v2i2.4002

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan karakteristik tuturan performatif guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia berdasarkan Pendekatan Siantifik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan etnografi komunikasi dengan model analisis wacana kritis. Sumber data penelitian adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia kelas VII yang mengajar di SMP Muhammadiyah 2 Inovasi Kota Malang. Data dalam penelitian ini mencakup percakapan kelas berupa transkrip rekaman pembelajaran. Analisis data menggunakan Model Alir (Miles dan A. Michael Huberman). Berdasarkan hasil penelitian, guru lebih banyak menggunakan tuturan performatif pada aktivitas mengkomunikasikan. Tuturan performatif ini digunakan guru untuk menyatakan, memberi nilai, mengajarkan, mengemukakan pendapat, dan memerintah.
TINDAK TUTUR GURU DALAM PEMBELAJARAN MENULIS DENGAN KOMPOSISI TERARAH BERDASARKAN TINGKAT KOGNISI SISWA Mujianto, Gigit
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 1, No 2 (2015): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.521 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v1i2.2614

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur guru dalam pembelajaran menulis dengan komposisi terarah berdasarkan tingkat kognisi siswa kelas VIII di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosio pragmatik, jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Data penelitian ini berupa tindak tutur guru dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia. Sumber data penelitian ini berupa guru mata pelajaran bahasaIndonesia. Hasil penelitian menggambarkan: (1) tindak tutur guru dalam pembelajaran menulis dengan komposisi terarah tingkat pengetahuan, (2) tindak tutur guru dalam pembelajaran menulis dengan komposisi terarah tingkat pemahaman, (3) tindak tutur guru dalam pembelajaran menulis dengan komposisi terarah tingkat penerapan, (4) tindak tutur guru dalam pembelajaran menulis dengan komposisi terarah tingkat analisis, (5) tindak tutur guru dalam pembelajaran menulis dengan komposisi terarah tingkat sintesis, dan (6) tindak tutur guru dalam pembelajaran menulis dengan komposisi terarah tingkat evaluasi.Kata kunci: tindak tutur, pembelajaran menulis, tingkat kognisi siswaAbstract: This study aimed to describe the teachers’ speech acts in teaching guided composition based on the 8th graders’ cognition level at Junior High Schools (SMP) Malang municipality. This qualitative study used socio-pragmatic approach. The method used was descriptive analysis. The research data were the teachers’ speech acts in teaching and learning process of Indonesian language. The data source was the teachers of Indonesian language. The research results showed: (1) the teachers’ speech acts in the teaching of guidedcomposition in the knowledge level, (2) the teachers’ speech acts in the teaching of guided composition in the comprehension level, (3) the teachers’ speech acts in the teaching of guided composition in the application level, (4) the teachers’ speech acts in the teaching of guided composition in the analysis level, (5) the teachers’ speech acts in the teaching of guided composition in the synthesis level, and (6) the teachers’ speech acts in the teaching of guided composition in the evaluation level. Keywords: speech act, learning of composition, students’ cognition level
MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA PADA MATAKULIAH SOSIOLINGUISTIK DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK Mujianto, Gigit; Sunaryo, Hari; Wurianto, Arif Budi
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol 2, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Lecturer at the Faculty of Education, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.977 KB) | DOI: 10.22219/jinop.v2i2.3491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Semester Genap 2015/2016 yang berjumlah 32 orang pada Matakuliah Sosiolinguistik melalui Program Lesson Study. Program Lesson Study ini dilakukan dalam 4 siklus dengan menerapkan Pendekatan Saintifik yang diimplementasikan melalui Strategi Pembelajaran Mandiri yang dipadu dengan Strategi Pembelajaran Interaktif. Pemaduan kedua strategi tersebut berimplikasi pada pemakaian  Metode Inkuiri, Pemberian Tugas, Proyek, Diskusi, Kunjung Kelompok, dan Kerja Berpasangan. Pemakaian metode yang bervariasi tersebut cukup efektif untuk meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa. Peningkatan tersesebut mengiringi peningkatan kemandirian belajar mahasiswa dalam berbagai aktivitas belajar dalam perkuliahan yang meliputi: (1) menanya/menjawab, (2) menelusuri bahan pustaka, (3) menerapkan tata tulis, dan  (4) mengkomunikasikan/menanggapi.
KONTRA REVOLUSI KESUSASTRAAN PENDOBRAK Mujianto, Gigit
Jurnal Bestari No 23 (1997)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3526.187 KB)

Abstract

Antara revolusi dan sastrawan terdapat hubungan yang wajar dan logis. Ia tak akan meninggalkan revolusi dalam realitas kesusastraan, yang secara langsung atau tak langsung memperjuangkan hati nurani yang pada suatu masa dikaburkan atau belum ditemukan oleh sejarah.
MENGHARAP KELOMPOK PROFESIONAL INDONESIA BARU DARI PENDUKUNG BAHASA MELAYU REVOLUSIONER Mujianto, Gigit
Jurnal Bestari No 28 (1999)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3635.135 KB)

Abstract

Tahap yang paling kritis sesudah hilangnya etos revolusioner pada diri Bahasa Indonesia adalah tahap yang akhir-akhir ini menuntut dimulainya pendekatan-pendekatan yang lebih manusiawi dan berkesetaraan dalam pembangunan bangsa. Tuntutan ini mengisyaratkan terbukanya kemungkinan yang seluas-luasnya bagi peningkatan kualitas manusia sebagai sumber keberdayaan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dengan penghargaan martabat manusia yang memiliki hak untuk berpendapat.Dalam situasi ini muncul para perantara yang oleh Wignjosoebroto disebut sebagai kaum profesional yang memiliki keahlian dan kewibawaan moral yang berpengaruh besar dalam kehidupan bermasyarakat , berbangsa, dan bernegara sebagai perawat moral masyarakat yang mengontrol ranah sosial. Mereka ?Menerjemahkan? bahasa eksklusif kepada masyarakat ramai dengan bahasa yang polos dan tidak bertopeng, sehingga mampu menjadi jembatan antara berbagai sub-komunitas.
BASILEK SEBAGAI REPRESENTASI KEKUASAAN DAN KEAKRABAN DALAM TUTUR PENOLAKAN PADA INTERAKSI JUAL-BELI PASAR TRADISIONAL Theum, Dita Chrysan; Mujianto, Gigit
Jurnal Skripta Vol 6, No 2 (2020): SKRIPTA NOVEMBER 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/skripta.v6i2.930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman wujud pola model Brown-Gilman pada bentuk kekuasaan (power) dalam berkomunikasi berdasrakan faktor vertikal(Status Sosial) keakraban (solidarity) dalam berkomunikasi dari segi horizontal dan bentuk tutur penolakan dalam interaksi jual-beli di pasar tradisional. Pendekatan yang digunakan kualitatif. Data dalam penelitian ini terkait dengan penggunanaan variasi bahasa basilek berdasarakan perbedaan status sosial , keakraban yang mempengaruhi tutur penolakan dalam interaksi jual-beli. Sumber data penilitian ini berasal dari berbagai temuan sumber dan data dalam situasi interaksi jual-beli di pasar tradisional. Pemerolehan data penelitian ini menggunakan teknik observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian ini mampu dipahami (1) Bahasa Basilek dalam Komunikasi Prespektif Model Brown dan Gilman diklasifikasikan beradasarkan kekuasaan dan keakraban untuk mempengaruhi mintra tutur 2). Pola Tutur Penolakan dalam Interaksi Jual-Beli menghasilkan pengaruh negatif dengan memperhatikan norma tuturKata Kunci : Basilek, Kekuakasaan, Keakraban, Interaksi Jual Beli, Penolakan 
PERANAN PENGELOLAAN KELAS DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MENULIS DI SMP MUHAMMADIYAH 1 MALANG Mulyadi, Meita Setianing Mulyadi; Mujianto, Gigit
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v5i1.63

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk peran pengelolaan kelas (manajemen kelas) yang diolah oleh guru dan peran guru dalam pengelolaan kelas di SMP Muhammadiyah 1 Malang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dan menggunakan jenis penelitian kualitatif. Data penelitian ini mencakup tentang bentuk dan peran guru dalam proses pengelolaan kelas. Sumber data yakni guru dan peserta didik kelas IX di SMP Muhammadiyah 1 Malang. Proses pengumpulan data dengan cara wawancara, dokumentasi, dan observasi langsung di dalam kelas. Teknik analisis data menggunakan teori John Afifi dan Padmono. Hasil dari penelitian ini menunjukkan (1) Bentuk pengelolaan kelas yang diolah guru guna mengembangkan keterampilan menulis. (2) Peran guru dalam pengelolaan kelas untuk mengembangkan keterampilan menulis pada pembelajaran Bahasa Indonesia.
TIPOLOGI FONOLOGIS PADA BAHASA WEBINAR BIDANG PENDIDIKAN (KAJIAN FONOLOGI GENERATIF) Sudjalil, Sudjalil; Mujianto, Gigit; Rudi, Rudi
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 17, No 2 (2021): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v17i2.4442

Abstract

ABSTRAK: Dilaksanakannya penelitian melalui pendekatan fonologi generatif ini bertujuan mendeskripsikan proses dan kaidah fonologis bahasa webinar khususnya bidang pendidikan. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif, sedangkan analisis datanya menggunakan model analisis Mile Huberman. Sumber data penelitian ini adalah empat rekaman video webinar. Data penelitian berupa kata yang secara fonetis merepresentasikan tipologi fonologis bahasa webinar.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses fonologis meliputi 1) asimilasi bertipe regresif, total, parsial, dan langsung, 2) pelemahan bunyi bertipe aferesis, sinkop, dan apokop, sedangkan penguatan bunyi bertipe protesis, epentesis, paragog, dan peluncuran, 3) netralisasi terjadi pada perubahan fonetis bunyi [b] menjadi bunyi [p], dan bunyi [d] menjadi [t] terjadi pada suku kata akhir (koda), 4) disimilasi terjadi secara langsung yang ditandai berubahnya deret konsonan [jj] menjadi [rj], deret konsonan [tt] menjadi [pt], deret konsonan [rr] menjadi [l], dan deret konsonan [ll] menjadi [j], 5) metatesis terjadi karena perubahan letak bunyi KKV dalam silabel menjadi KVK. Pengaidahan fonologis didasarkan fitur distingtif fonem dan penggunaan notasi fitur distingtif.KATA KUNCI: bahasa webinar; fonologi generatif; tipologi  PHONOLOGICAL TYPOLOGY IN THE WEBINAR LANGUAGE OF EDUCATION (STUDY OF GENERATIVE PHONOLOGY) ABSTRACT: This current generative phonology study is aimed at describing the processes as well as the phonological patterns of webinar language, specifically in the education field. Descriptive qualitative design was employed; the data analysis was conducted by means of Miles Huberman model. The data were collected from the webinar recordings. Data in the form of words that phonetically represent phonological typologies of webinar language. It has been revealed that the phonological processes include 1) assimilation with the types of regressive, total, partial, and direct; 2) sound attenuation with the types of apheresis, syncope, and apocope; while sound reinforcement is evident by means of prosthesis, epenthesis, paragoge, and gliding; 3) neutralization from the sound of [b] into [p], and the sound [d] into [t] in the last syllable (coda); 4) dissimilation that occurs directly demonstrated by the alteration of consonant cluster [jj] into [rj], consonant cluster [tt] into [pt], consonant cluster [rr] into [l], and consonant cluster [ll] into [j]; 5) metathesis occurs due to the alteration of sound position of CCV into CVC in a syllable. Phonological patterns are based on phoneme distinctive features and the use of distinctive feature notation.KEYWORDS: webinar language; generative phonology; typologies