Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH CAIR SAGU UNTUK MEMPRODUKSI SELULOSA BAKTERI Ahmad, Sitti Wirdhana; Yanti, Nur Arfa; Muhiddin, Nurhayani H.
JURNAL BIOLOGI INDONESIA Vol 15, No 1 (2019): JURNAL BIOLOGI INDONESIA
Publisher : Perhimpunan Biologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jbi.v15i1.3763

Abstract

ABSTRACTBacterial cellulose is an exopolysaccharide produced by bacteria and has a high purity level compared to plant cellulose and has unique structural and mechanical characteristics that can be utilized for various industrial purposes such as food, medical, plastic and paper. This study aims to determine the potential of sago liquid waste as a substrate for producing biocellulose and sugar concentration is required in producing bacterial cellulose from sago liquid waste. Production of bacterial cellulose from sago liquid waste was done with static condition for 14 days with treatment of sugar concentration 5,10,15 and 20% (w/v) using Acetobacter xylinum. Parameters were measured include of thickness, yield, crude fiber content and moisture content. Production of bacterial cellulose using sago liquid waste requires the addition of sugar as much as 10% with a thickness of 21.73 mm, yield of 34.97%, crude fiber of 4.5% and moisture content of 91.35%. Therefore, sago liquid waste is potentially used as a substrate for producing bacterial cellulose.  Keywords :Biocellulose, nata, Acetobacter xylinum, Production substrate  
Analisis Kemampuan Menulis Modul Pembelajaran IPA Terpadu Mahasiswa Calon Guru IPA Rusli, Muhammad Aqil; Muhiddin, Nurhayani H.
Indonesian Journal of Educational Studies Vol 22, No 2 (2019): Indonesian Journal of Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.396 KB) | DOI: 10.26858/ijes.v22i2.11777

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis modul pembelajaran IPA terpadu mahasiswa calon guru IPA Program Studi Pendidikan IPA FMIPA UNM. Kemampuan tersebut dilihat dari hasil validasi dua orang ahli untuk menilai aspek format, isi, dan bahasa dalam penyusunan modul. Selain itu, akan dijelaskan aspek keterpaduan yang termuat dalam analisis tema penyusunan modul serta kesesuaian antara keterpaduan dengan model fragmented, connected dan nested. Subjek dalam penelitian ini adalah modul IPA terpadu berbasis keterampilan proses sains pada materi pokok cahaya dan alat optik yang telah dikembangkan oleh mahasiswa calon guru IPA Program Studi Pendidikan IPA. Berdasarkan penilaian dari dua orang pakar maka dapat disimpulkan bahwa modul tersebut layak digunakan sebagai modul pembelajaran IPA terpadu. Ditinjau dari kerangka analisis materi keterpaduan, terlihat bahwa seluruh materi telah didesain secara terpadu, meskipun tidak semua materi tersebut memiliki keterkaitan secara langsung dengan topik yang ditampilkan. Untuk keterkaitan dengan keterampilan proses sains, maka secara eksplisit telah memperlihatkan keterkaitan antara aspek pengetahuan dengan keterampilan proses sains, namun keterampilan sosial dan keterampilan mengorganisasikan data belum dituliskan secara eksplisit. Padahal model keterpaduan nested secara eksplisit mendeskripsikan setiap aspek keterampilan yang akan dipadukan. 
A Study on Production of Poly-β-Hydroxybutyrate Bioplastic from Sago Starch by Indigenous Amylolytic Bacteria Yanti, Nur Arfa; Sembiring, Langkah; Margino, Sebastian; Muhiddin, Nurhayani H.
Indonesian Journal of Biotechnology Vol 18, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.882 KB)

Abstract

Bacillus sp. PSA10 and Bacillus sp. PPK5 were two indigenous strain amylolytic bacteria from SoutheastSulawesi that have ability to produce bioplastic poly-β-hydroxybutyrate (PHB) from sago starch. The study wasattempted to determine the mechanism of PHB production by bacteria amylolytic was grown on sago starchcontainingmedia. Two amylolytic bacteria i.e. Bacillus sp. PSA10 and Bacillus sp. PPK5 was grown for 168 hin a mineral salts medium with sago starch as carbon source. Growth of amylolytic bacteria was monitoredby cell dry weight. Extraction of PHB was done by N-hexane acetone-diethyl ether method and PHB contentwas quantifi ed with UV spectrophotometer at 235 nm. Glucose level was determined by using kit of glucoseGOD 10” and was quantifi ed with spectrophotometer at 500 nm. Sago starch concentration was determinedby phenol method using specthrophotometer at 490 nm. The result of the study showed that Bacillus sp.PSA10 was produced PHB up to 66,81 % (g PHB/g cell dry weight) at 48 h and Bacillus sp. PPK5 up to 24,83% (g PHB/g cell dry weight) at 84 h. Bacillus sp. PSA10 has ability to converse sago starch to be PHB directlywithout glucose accumulation in the media, whereas Bacillus sp. PPK5 have to accumulate glucose as productof sago starch hydrolysis to produce of PHB. PHB synthesis by Bacillus sp. PHB production on sago starchof the Bacillus sp. PSA10 was found to be growth-associated whereas Bacillus sp. PPK5 was found to be nongrowth-associated. Therefore, two indigenous amylolytic bacteria were having of difference in biosynthesismechanism of PHB in sago starch medium and their characteristics of PHB synthesis should be consideredin developing cultivation methods for the effi cient production of PHB.Keywords : Production, PHB, Amylolytic bacteria, Sago starch.
PEMANFAATAN LIMBAH CAIR SAGU UNTUK MEMPRODUKSI SELULOSA BAKTERI Ahmad, Sitti Wirdhana; Yanti, Nur Arfa; Muhiddin, Nurhayani H.
JURNAL BIOLOGI INDONESIA Vol 15, No 1 (2019): JURNAL BIOLOGI INDONESIA
Publisher : Perhimpunan Biologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jbi.v15i1.3763

Abstract

ABSTRACTBacterial cellulose is an exopolysaccharide produced by bacteria and has a high purity level compared to plant cellulose and has unique structural and mechanical characteristics that can be utilized for various industrial purposes such as food, medical, plastic and paper. This study aims to determine the potential of sago liquid waste as a substrate for producing biocellulose and sugar concentration is required in producing bacterial cellulose from sago liquid waste. Production of bacterial cellulose from sago liquid waste was done with static condition for 14 days with treatment of sugar concentration 5,10,15 and 20% (w/v) using Acetobacter xylinum. Parameters were measured include of thickness, yield, crude fiber content and moisture content. Production of bacterial cellulose using sago liquid waste requires the addition of sugar as much as 10% with a thickness of 21.73 mm, yield of 34.97%, crude fiber of 4.5% and moisture content of 91.35%. Therefore, sago liquid waste is potentially used as a substrate for producing bacterial cellulose.  Keywords :Biocellulose, nata, Acetobacter xylinum, Production substrate  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IX SMP NEGERI 31 MAKASSAR PADA MATERI LISTRIK STATIS Taufiq, A. Husnawati; Muhiddin, Nurhayani H.; Yunus, Sitti Rahma
Jurnal IPA Terpadu Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v2i1.11149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ; (1) Tingkat hasil belajar peserta didik kelas IX SMP Negeri 31 Makassar pada materi pokok Listrik Statis dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning. (2) Hasil belajar peserta didik kelas IX SMP Negeri 31 Makassar pada materi pokok Listrik Statis dengan menggunakan model pembelajran langsung. (3) Ada tidaknya pengaruh positif model pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar peserta didik SMP Negeri 31 Makassar pada materi pokok Listrik Statis. Instrumen untuk mendapatkan data hasil belajar berupa soal pilihan ganda sebanyak 20 nomor, diberikan di akhir penelitian. Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar, data yang diperoleh dilakukan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial untuk kedua kelas. Hasil analisis data deskriptif diperoleh untuk kelas eksperimen nilai rata-rata sebesar 82,41 dan kelas kontrol rata-rata sebesar 76,30 masuk pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh bahwa Ho ditolak dan Ha diterima dimana nilai thitung = 2,93 > ttabel  = 1,3  yang artinya ada pengaruh positif model pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar peserta didik SMP Negeri 31 Makassar pada materi pokok Listrik Statis.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GAME PENYELAMAT LINGKUNGAN (PENLING) Fakhirah, Nurul; Muhiddin, Nurhayani H.; Yunus, Sitti Rahma
Jurnal IPA Terpadu Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.005 KB) | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v2i2.11168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : Mengatahui (1) Kevalidan media pembelajaran berbasis game penyelamat lingkungan (PENLING) yang telah dikembangkan untuk materi pencemaran lingkungan (2) Efektivitas media pembelajaran berbasis game penyelamat lingkungan (PENLING) pada materi pencemaran lingkungan (3) Kepraktisan penggunaan media pembelajaran berbasis game pada materi pencemaran lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMPN 3 Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kevalidan media pembelajaran berbasis game PENLING berada pada kategori valid. Keefektifan game PENLING yang diukur dari N-Gain peserta didik yaitu 0,6 kategori sedang. Kepraktisan game PENLING oleh respons pendidik menunjukkan nilai rata-rata 83,33 dan respons peserta didik 94,25 menunjukkan kriteria sangat positif . Berdasarkkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis game PENLING yang dikembangkan memenuhi kriteria kevalidan, keefektifan  dan kepraktisan
STUDI KETERAMPILAN PROSES SAINS (KPS) PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 12 MAKASSAR Saleh, Salsabila Yusuf; Muhiddin, Nurhayani H.; Rusli, Muhammad Aqil
Jurnal IPA Terpadu Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v3i2.11294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan proses sains peserta didik kelas 8 SMP Negeri 12 Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian survey. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 12 Makassar sebanyak 379 peserta didik. Sampel pada penelitian ini berjumlah 80 peserta didik dari 11 kelas yang berbeda yang dipilih melalui teknik random sampling. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan proses sains berupa soal pilihan ganda berjumlah 25 item soal yang mewakili setiap aspek keterampilan proses sains: mengobservasi, merumuskan masalah, membuat hipotesis, merancang percobaan, mengkomunikasikan, menarik kesimpulan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan memberikan tes keterampilan proses sains kepada sampel penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Analisis deskriptif digunakan untuk menyelidiki skor rata-rata keterampilan proses sains peserta didik dan skor rata-rata peserta didik adalah sebesar 15, 24 dan berada dalam kategori sedang. Sedangkan analisis inferensial digunakan untuk mengetahui taksiran rata-rata keseluruhan populasi, diperoleh taksiran skor rata-rata untuk keseluruhan populasi berada dalam rentang 14, 41 sampai dengan 16, 04 yang berarti berada dalam kategori sedang dan tinggi.
PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATERI POKOK SISTEM EKSKRESI KELAS VIII SMP NEGERI 15 MAKASSAR Muliana, Suci; Muhiddin, Nurhayani H.; Yunus, Sitti Rahma
Jurnal IPA Terpadu Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.262 KB) | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v2i2.11170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Menganalisis tingkat keterampilan berpikir kritis diajar dengan menggunakan model Kooperatif Tipe Group Investigation (GI); (2) Menganalisis tingkat keterampilan berpikir kritis yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran langsung; dan (3) Menganalisis perbandingan keterampilan berpikir kritis yang dibelajarkan dengan  Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) dan model pembelajaran langsung pada peserta didik kelas VIII SMPN 15 Makassar pada materi pokok sistem ekskresi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi-Eksperiment) dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMPN 15 Makassar. Pengambilan sampel melalui teknik accidental sampling sehingga diperoleh kelas VIII D sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII E sebagai kelas kontrol. Hasil analisis deskriptif diperoleh skor rerata N-gain pada kelas eksperimen tergolong kategori sedang dan pada kelas kontrol  juga tergolong kategori sedang. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial mengunakan uji hipotesis diperoleh bahwa H0 ditolak dan H1 diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat keterampilan berpikir kritis peserta didik yang diajar dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) lebih tinggi dari berpikir kritis peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran langsung pada materi sistem ekskresi.