Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal IPA Terpadu

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IX SMP NEGERI 31 MAKASSAR PADA MATERI LISTRIK STATIS Taufiq, A. Husnawati; Muhiddin, Nurhayani H.; Yunus, Sitti Rahma
Jurnal IPA Terpadu Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v2i1.11149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ; (1) Tingkat hasil belajar peserta didik kelas IX SMP Negeri 31 Makassar pada materi pokok Listrik Statis dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning. (2) Hasil belajar peserta didik kelas IX SMP Negeri 31 Makassar pada materi pokok Listrik Statis dengan menggunakan model pembelajran langsung. (3) Ada tidaknya pengaruh positif model pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar peserta didik SMP Negeri 31 Makassar pada materi pokok Listrik Statis. Instrumen untuk mendapatkan data hasil belajar berupa soal pilihan ganda sebanyak 20 nomor, diberikan di akhir penelitian. Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar, data yang diperoleh dilakukan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial untuk kedua kelas. Hasil analisis data deskriptif diperoleh untuk kelas eksperimen nilai rata-rata sebesar 82,41 dan kelas kontrol rata-rata sebesar 76,30 masuk pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh bahwa Ho ditolak dan Ha diterima dimana nilai thitung = 2,93 > ttabel  = 1,3  yang artinya ada pengaruh positif model pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar peserta didik SMP Negeri 31 Makassar pada materi pokok Listrik Statis.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GAME PENYELAMAT LINGKUNGAN (PENLING) Fakhirah, Nurul; Muhiddin, Nurhayani H.; Yunus, Sitti Rahma
Jurnal IPA Terpadu Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.005 KB) | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v2i2.11168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : Mengatahui (1) Kevalidan media pembelajaran berbasis game penyelamat lingkungan (PENLING) yang telah dikembangkan untuk materi pencemaran lingkungan (2) Efektivitas media pembelajaran berbasis game penyelamat lingkungan (PENLING) pada materi pencemaran lingkungan (3) Kepraktisan penggunaan media pembelajaran berbasis game pada materi pencemaran lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMPN 3 Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kevalidan media pembelajaran berbasis game PENLING berada pada kategori valid. Keefektifan game PENLING yang diukur dari N-Gain peserta didik yaitu 0,6 kategori sedang. Kepraktisan game PENLING oleh respons pendidik menunjukkan nilai rata-rata 83,33 dan respons peserta didik 94,25 menunjukkan kriteria sangat positif . Berdasarkkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis game PENLING yang dikembangkan memenuhi kriteria kevalidan, keefektifan  dan kepraktisan
STUDI KETERAMPILAN PROSES SAINS (KPS) PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 12 MAKASSAR Saleh, Salsabila Yusuf; Muhiddin, Nurhayani H.; Rusli, Muhammad Aqil
Jurnal IPA Terpadu Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v3i2.11294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan proses sains peserta didik kelas 8 SMP Negeri 12 Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian survey. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 12 Makassar sebanyak 379 peserta didik. Sampel pada penelitian ini berjumlah 80 peserta didik dari 11 kelas yang berbeda yang dipilih melalui teknik random sampling. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan proses sains berupa soal pilihan ganda berjumlah 25 item soal yang mewakili setiap aspek keterampilan proses sains: mengobservasi, merumuskan masalah, membuat hipotesis, merancang percobaan, mengkomunikasikan, menarik kesimpulan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan memberikan tes keterampilan proses sains kepada sampel penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Analisis deskriptif digunakan untuk menyelidiki skor rata-rata keterampilan proses sains peserta didik dan skor rata-rata peserta didik adalah sebesar 15, 24 dan berada dalam kategori sedang. Sedangkan analisis inferensial digunakan untuk mengetahui taksiran rata-rata keseluruhan populasi, diperoleh taksiran skor rata-rata untuk keseluruhan populasi berada dalam rentang 14, 41 sampai dengan 16, 04 yang berarti berada dalam kategori sedang dan tinggi.
PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATERI POKOK SISTEM EKSKRESI KELAS VIII SMP NEGERI 15 MAKASSAR Muliana, Suci; Muhiddin, Nurhayani H.; Yunus, Sitti Rahma
Jurnal IPA Terpadu Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.262 KB) | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v2i2.11170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Menganalisis tingkat keterampilan berpikir kritis diajar dengan menggunakan model Kooperatif Tipe Group Investigation (GI); (2) Menganalisis tingkat keterampilan berpikir kritis yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran langsung; dan (3) Menganalisis perbandingan keterampilan berpikir kritis yang dibelajarkan dengan  Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) dan model pembelajaran langsung pada peserta didik kelas VIII SMPN 15 Makassar pada materi pokok sistem ekskresi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi-Eksperiment) dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMPN 15 Makassar. Pengambilan sampel melalui teknik accidental sampling sehingga diperoleh kelas VIII D sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII E sebagai kelas kontrol. Hasil analisis deskriptif diperoleh skor rerata N-gain pada kelas eksperimen tergolong kategori sedang dan pada kelas kontrol  juga tergolong kategori sedang. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial mengunakan uji hipotesis diperoleh bahwa H0 ditolak dan H1 diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat keterampilan berpikir kritis peserta didik yang diajar dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) lebih tinggi dari berpikir kritis peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran langsung pada materi sistem ekskresi.