Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Jurnal Prestasi Olahraga

ANALISIS PENGETAHUAN PELATIH SEKOLAH SEPAKBOLA TERHADAP PENGETAHUAN LATIHAN HOLISTIK DI KABUPATEN JOMBANG RIDHOWI, MUHAMMAD; SYAFII, IMAM
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latihan holistik adalah adanya hubungan secara menyeluruh antara fisik, teknik, taktik dan mental dalam suatu sesi latihan. Dalam pendekatan latihan holistik selalu tercipta komunikasi, persepsi dan eksekusi yang saling mempengaruhi satu sama lain. Komponen komponen latihan holistik adalah jumlah lawan, jumlah teman, area bermain, tujuan latihan dan alat alat latihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai rata-rata pengetahuan pelatih sekolah sepakbola terhadap pendekatan latihan holistik di Kabupaten Jombang. Metode dalam penelitian ini adalah menggunakan lembar observasi dan tes dalam bentuk soal pilihan ganda yang digunakan untuk mengetahui seberapa besar nilai rata-rata pengetahuan pelatih sekolah sepakbola. Berdasarkan hasil penelitian diketahui nilai rata-rata pengetahuan pelatih sekolah sepakbola terhadap pendekatan latihan holistik sebesar 56,3. Rata rata keseluruhan tingkat pemahaman pelatih sekolah sepakbola di Kabupaten Jombang adalah termasuk dalam kategori Sedang Kata Kunci : Pendekatan Holistik, Sepakbola, Pelatih Sekolah Sepakbola di Kabupaten Jombang.
PENGARUH LATIHAN TABATA TERHADAP PENINGKATAN VO2 MAX PADA ACADEMY ABYASA U-16 KAB. NGANJUK ADIL WIJAYA, MEILDRA; SYAFII, IMAM
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi dengan tidak bugarnya peserta didik yang mengikuti sepakbola di Academy Abyasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan tabata terhadap peningkatan vo2 max pada Academy Abyasa U-16. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian one group pretest and posttest design. Sumber data penelitian adalah Academy Abyasa. Pengambilan data dilakukan 3 kali dalam seminggu selama 6 minggu dilapangan jatirejo Kec. Nganjuk Kab. Nganjuk. Tujuan analisis penelitian ini membuktikan bahwa didalam sekolah sepakbola dibutuhkan aspek daya tahan . Dalam penelitian ini ingin diketahui adakah pengaruh latiahan Tabata terhadap peningkatan vo2 max pada Academy Abyasa U-16. Salah satu komponen penting dalam sepakbola salah satunya daya tahan para pemainnya, oleh karena itu didalam program latihan tersebut harus diberi latihan daya tahan yang baik, benar dan sesuai dengan kebutuhan para pemain Academy Abyasa U-16. Melalui Tabata peneliti ingin mengetahi tingkat vo2 max pada para pemainnya dan ada tidak pengaruhnya latihan Tabata terhadap peningkatan vo2 max. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui tingkat prosentase kenaikan para pemain Academi Abyasa adalah sebesar 4,9%. Dari hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa latihan tabata dapat meningkatkan daya tahan vo2 max pada Academy Abyasa U-16 Kab. Nganjuk. Kata Kunci : sepakbola, VO2max, dan Academy Abyasa U-16 ABSTRACT This research is based on the not-bugar. learners who like football at the academy abyasa U-16 kab. nganjuk . this study aims to determine the practice of tabata to increase vo2 max iin academy abyasa u-16 kab.nganjuk.What this study does is to prove. In this research would like to see whether there is influence of tabata to increase vo2 max at Abyasa Academy U-16. One of the most important components in sport is one of the endurance of its players, therefore in the training program that must be given durable training, true and in accordance with the needs of the Abyasa U-16 Academy players. Through Tabata researchers want to know the level of vo2 max on the players and no influence Tabata exercise to increase vo2 max. Based on the results of this study, the level of achievement of Abyasa academics is 4.9%. From the results of this study can be concluded that the exercise tabata can increase endurance vo2 max at Abyasa Academy U-16 Kab. Nganjuk. Keywords: football, VO2max, and Abyasa U-16 Academy
PENGARUH VARIASI LATIHAN LADDER DRILL LEG HOP DAN LATIHAN TEST SITUATION TERHADAP PENINGKATAN KELINCAHAN NUR HIDAYAT, RAKHMAT; SYAFII, IMAM
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa PKO
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelincahan merupakan komponen kondisi fisik penting dalam sepakbola. Setiap pemain sepakbola yang memiliki kelincahan, dapat menjadi penentu dalam sebuah pertandingan. Karena pemain yang lincah mampu menghindari kawalan pemain lawan bahkan melewati goalkeeper (penjaga gawang). Kelincahan dapat ditingkatkan dengan adanya latihan yang disiplin, terstruktur dan terprogram. Latihan adalah proses berlatih secara berulang-ulang untuk kondisi tubuh yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mencari jawaban dari rumusan masalah yang telah diajukan, yaitu (1) Apakah ada pengaruh variasi latihan ladder drill leg hop terhadap peningkatan kelincahan?, (2) Apakah ada pengaruh latihan test situation terhadap peningkatan kelincahan?, (3) Apakah ada perbedaan pengaruh antara latihan variasi ladder drill leg hop dan latihan test situation terhadap peningkatan kelincahan? Metode penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen dengan pendekatan deskriptif. Sasaran penelitiannya adalah 20 siswa SSB PGMS Situbondo U12-U14 yang dibagi menjadi 2 kelompok dengan menggunkan teknik ordinal pairing dalam pengelompokannya. Teknik pengumpulan data menggunakan ilinois agility run/ilinois test untuk mengetahui kelincahan pada setiap anggota kelompok. Hasil penelitian menggunakan perhitungan statistik uji t paired sample t test, diketahui bahwa kelompok latihan variasi ladder drill leg hop terdapat pengaruh terhadap kelincahan karena nilai Sig. (2-tailed) 0,000<0,05 dan kelompok latihan test situation juga terdapat pengaruh terhadap kelincahan karena nilai Sig. (2-tailed) 0,000<0,05. Dapat disimpulkan bahwa kedua latihan tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kelincahan. Hasil perhitungan statistik uji t menggunakan independent sample t test, dipaparkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) lebih besar dari 0,05 yaitu (0,56>0,05) dan dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan diantara kedua latihan tersebut. Data peningkatan kemampuan kelincahan, kelompok latihan test situation memiliki persentase kenaikan yang lebih besar dari kelompok latihan variasi ladder drill leg hop, yaitu 11,22% persentase milik kelompok latihan test situation berbanding 10,73% persentase milik kelompok variasi latihan ladder drill leg hop. Berikut merupakan data hasil dari penelitian sehingga bisa dijadikan kajian dan masukan kepada para pelatih sekolah sepakbola Kabupaten Situbondo, tetapi pelatih perlu memperhatikan, mengkaji, dan menganalisa kebutuhan yang sesuai untuk atlet dalam meningkatkan kualitas serta prestasi kedepannya. Kata kunci: pengaruh, latihan ladder drill leg hop, latihan test situation, kelincahan, sepakbola.
ANALISIS PASSING SUKSES INDONESIA SOCCER ACADEMY DI LIGA MANDIRI U-14 2017 DESTIANTO P, RAMON; SYAFII, IMAM
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa PKO
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa banyak passing, jumlah passing sukses dan banyaknya presentase passing sukses yang dilakukan tim ISA dalam pertandingan di Liga Mandiri U-14 2017. Hasil dari penelitian dapat dijadikan sebagai salah satu refrensi bagi masyarakat dalam bidang olahraga sepakbola. Dan memudahkan pelatih sepakbola dalam menganalisa passing dalam permainan sepakbola. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan metode ekspos fakto. Metode deskriptif bertujuan untuk membuat gambaran secara sistematis mengenai fakta ? fakta keberhasilan passing dan passing sukses yang dilakukan oleh tim ISA sesuai dalam pertandingan Liga Mandiri U-14 2017. Metode penelitian ekspos fakto merupakan metode penelitian yang digunakan untuk meneliti peristiwa yang telah terjadi. Sasaran pada penelitian ini adalah seluruh pemain ISA yang mengikuti turnamen Liga Mandiri U-14 2017. Hasil penelitian passing yang berhasil dilakukan oleh tim Indonesia Soccer Academy di turnamen Liga Mandiri U-14 2017 yaitu sebanyak 1410 kali melakukan passing dalam 6 pertandingan. Jumlah passing yang paling banyak dilakukan oleh tim Indonesia Soccer Academy di turnamen Liga Mandiri U-14 2017 adalah saat melawan Semen Indonesia sebanyak 322 kali passing yang dilakukan dalam pertandingan tersebut. Jumlah passing sukses yang berhasil dilakukan oleh tim Indonesia Soccer Academy di turnamen Liga Mandiri U-14 2017 yaitu sebanyak 1089 kali melakukan passing sukses dalam 6 pertandingan. Jumlah passing sukses yang paling banyak dilakukan oleh tim Indonesia Soccer Academy di turnamen Liga Mandiri U-14 2017 adalah saat melawan Semen Indonesia sebanyak 271 kali melakukan passing sukses yang dilakukan dalam pertandingan tersebut. Dalam turnamen Liga Mandiri U-14 2017 jumlah presentase passing sukses yang paling tinggi dilakukan oleh tim Indonesia Soccer Academy adalah saat melawan Semen Indonesia dengan presentase passing sukses sebanyak 84%. Kata Kunci : Statistik, Analisa, Sepakbola, Indonesia Soccer Academy, Passing, Passing Sukses.
FAKTOR FAKTOR PENYEBAB TERDEGRADASINYA PERSINGA NGAWI PADA KOMPETISI LIGA 2 INDONESIA TAHUN 2017 AGUNG PRASETYO, LUKMAN; SYAFII, IMAM
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kegiatan fisik dapat dilakukan dengan olahraga salah satunya adalah sepak bola dengan tujuan pencapaian kebugaran, potensi-potensi jasmani, dan peningkatan prestasi yang diinginkan. pencapaian prestasi dalam sepak bola harus memerhatikan faktor dalam meningkatkan prestasi, diantaranya yaitu seluruh tim harus melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi dan mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penurunan prestasi dalam sepak bola. Sasaran penelitian ini adalah semua elemen yang tergabung dalam tim persinga ngawi. metode penelitian yang digunakan dalam analisis adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, sedangkan dalam pengumpulan data menggunakan teknik pengamatan dan wawancara. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap faktor penentu terdegradasinya tim persinga ngawi yaitu sarana dan prasarana yang kurang baik, keterlaksaan program kurang maximal, proses rekrutmen pemain, regulasi dari PSSI. Kata kunci : Faktor-faktor, terdegradasi, Persinga Ngawi.
ANALISIS KONDISI FISIK PEMAIN SEPAKBOLA WANITA PADA KLUB PERSIDA SIDOARJO TAHUN 2018 PUTRI NUR FATMALA, EKA; SYAFII, IMAM
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Permainan sepakbola merupakan permainan yang mempunyai satu tujuan, yaitu menjadi pemenang dengan cara mencetak gol dan berusaha untuk mencegah lawan mencetak gol dengan cara yang sesuai dengan peraturan permainan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kemampuan kecepatan, kelincahan, daya ledak otot tungkai, daya tahan anaerobik, dan daya tahan aerobik pemain sepakbola wanita pada klub Persida Sidoarjo tahun 2018. Metode dalam analisis ini menggunakan metode desikriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis maka, dapat diambil kesimpulan yaitu: 1) Kecepatan pemain sepakbola putri Persida Sidoarjo mempunyai kategori baik sebesar 50%, berkategori sedang/cukup sebesar 22,22% dan berkategori kurang sebesar 27,78%. 2) Kelincahan pemain sepakbola putri Persida Sidoarjo mempunyai kategori baik sebesar 50% dan berkategori sedang/cukup sebesar 50%. 3) Daya ledak otot tungkai pemain sepakbola putri Persida Sidoarjo mempunyai kategori baik sebesar 38,89% dan berkategori sedang/cukup sebesar 61,11%. 4) Daya tahan anaerobik pemain sepakbola putri Persida Sidoarjo mempunyai kategori baik sebesar 38,89%, berkategori sedang/cukup sebesar 44,44% dan berkategori kurang sebesar 16,67%. 5) Daya tahan aerobik pemain sepakbola putri Persida Sidoarjo mempunyai kategori baik sebesar 50% dan berkategori sedang/cukup sebesar 50%. Kata Kunci: Analisis, Kondisi Fisik, Sepakbola.
PENGARUH MODEL LATIHAN SMALL SIDED GAMES TERHADAP PENINGKATAN VO2 MAX PEMAIN FUTSAL TRIYONI PRASETYO, AGUNG; SYAFII, IMAM
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PENGARUH LATIHAN SMALL SIDED GAMES TERHADAP PENINGKATAN VO2 MAX PEMAIN FUTSAL Nama : Agung Triyoni Prasetyo NIM : 14060474079 Program Studi : S-1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas : Ilmu Olahraga Instansi : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Dr. Imam Syafii, M.Kes Penelitian ini dilatarbelakangi dengan tidak bagusnnya kondisi daya tahan Pemain Buhay?92 Bojonegoro saat menjalani sebuah pertandingan. Kemudian masih belum adanya program latihan yang terencana untuk peningkatan VO2 max. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan Small Sided Games terhadap peningkatan VO2 max pada pemain futsal Buhay?92 Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian one group pretest and posttest design. Populasi penelitian ini adalah pemain futsal yang mengikuti latihan di tim Buhay?92 yang berjumlah 18 pemain. Sampel penelitian ini adalah pemain futsal Buhay?92 yang berjumlah 18 pemain. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan tes. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah Yo-Yo Intermittent Endurance Test. Teknik analisis data menggunakan Uji T Berpasangan, before-after (sebelum-sesudah) Dari hasil uji t dapat dilihat besar nilai signifikani probability 0,000 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan, metode latihan Small Sided Games terhadap peningkatan VO2 max Pemain Futsal. Apabila dilihat dari selisih nilai rata-rata sebesar 1,0389. Kata Kunci: Small Sided Game, VO2 max. ABSTRACT THE INFLUENCE OF SMALL SIDED GAME PRACTICE ON THE IMPROVEMENT OF VO2 MAX FUTSAL PLAYER Name : Agung Triyoni Prasetyo Registration Number : 14060474079 Study Program : S-1 Sport Coaching Education Faculty : Sport Science Instantion : Surabaya State University Supervisor : Dr. Imam Syafii, M.Kes The background of this research is the weak durability of Buhay?92 player when playing on match. Then, the planning practice program is also not developed well to increase VO2 max level. The goal of this research is to know the influence of Small Sided Games practice for Buhay?92 players VO2 max capacity level. The research is experimental research with one group pretest and posttest research design. The population is futsal player that join futsal practice in Buhay?92. The sample is 18 players of Buhay?92. The sampling technique forbthis research use total sampling technique The data retrieval technique in this research is using testing. The instrumental thet I used is Yo-Yo Intermittent Endurance Test . the data analysis methot is Before-After Paired T-Test From the T-Test resukt, the significant probability is 0.000 < 0.05. This shows that Small Sided Games practice can give improvement on VO2 max for Buhay?92 futsal players, if it looked from average variance, it get 1.0389. Keywords: Small Sided Game, VO2 max.
KARAKTERISTIK ANTROPOMETRI DAN KONDISI FISIK PADA TIM SEPAKBOLA NGANJUK LADANG FC 2019 EKA APRIYANTO, LUKMAN; SYAFII, IMAM
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi Fisik dan Antropometri merupakan faktor untuk menunjang kemampuan atlet untuk mencapai prestasi yang maksimal. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan antropometri pemain nganjuk ladang FC. Kondisi fisik meliputi kecepatan,kelincahan, Daya Tahan Jantung, dan kekuatan.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 22 responden Hasil penelitian menujukkan pemain nganjuk ladang FC, memiliki kategori "sangat baik" sebanyak 2 atlet (9,09%), kategori "baik" sebanyak 3 atlet (13,64%), kategori "sedang" sebanyak 10 atlet (45,45%), kategori "kurang" sebanyak 4 atlet (18,18%), kategori "sangat kurang" sebanyak 3 atlet (13,64%). Kekuatan memiliki kategori "baik" sebanyak 4 atlet (18,18%), kategori "sedang" sebanyak 18 atlet (81,82%). Kelincahan kanan kategori "baik" sebanyak 3 atlet (13,64%), kategori "sedang" sebanyak 18 atlet (81,82%), kategori "kurang" sebanyak 1 Atlet (4,55%). Kelincahan kiri memiliki kategori "baik" sebanyak 9 atlet (40,91%),kategori "sedang" sebanyak 13 atlet (59,09%). Vo2max memiliki kategori "sedang" sebanyak 9 atlet (40,91%),kategori "kurang" sebanyak 13 atlet (59,09%). Pada hasil Antropometri, IMT memiliki kategori "ideal" sebanyak 18 atlet (81,82%) dan pada kategori "Gemuk (Tingkat Ringan)" sebanyak 4 atlet (18,18%). Ketebalan lemak memiliki kategori "baik" sebanyak 18 atlet (81,82%) dan kategori "sedang" sebanyak 4 atlet (18,18%). Dari hasil penelitian dan pengambilan data kondisi fisik dan antropometri pada pemain nganjuk ladang fc bahwa kondisi fisik dan antropometri secara keseluruhan baik, adapun aspek kondisi fisik yang perlu ditingkatkan adalah kemampuan daya tahan jantungKata Kunci: Kondisi fisik, Antropometri, Sepakbola.
TINGKAT%2520KETERAMPILAN%2520DASAR%2520SEPAKBOLA%2520SEKOLAH%2520SEPAKBOLA%2520(SSB)%2520PSDM%2520USIA%252010-12%2520TAHUN%2520KECAMATAN%2520PONGGOK%2520KABUPATEN%2520BLITAR%2520TAHUN%25202019 FAJAR EKO CAHYONO, BOY; SYAFII, IMAM
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT THE LEVEL OF BASIC SKILL OF FOTTBALL STUDENTS OF FOOTBALL SCHILL (SSB) PSDM AGE 10-12 YEARS OLD OF PONGGOK, BLITAR IN 2019 Name : Boy Fajar Eko Cahyono Reg : 15060474110 Study Program : Bachelor of Sport Coaching Education Faculty : Sport Science Institution : State University Of Sport Football is a sport that is played by 11 players with teams facing each other using a grassy field using a tool in the form of a ball, in a basic technique soccer game becomes a very basic thing that must be possessed by every player, while the basic technique includes passing , dribble, control, heading, juggling, trowh in and shooting. Coaching on this basic technique must also be done from an early age and of course also must pass the correct and designed training. This study aims to determine the level of basic skills of PSDM football school students (SSB) aged 10-12 years. The method used is quantitative and presented in descriptive form. The subjects in this study were all students of SSB PSB Ponggok Blitar, aged 10-12 years, 22 children. Data analysis techniques used are the percentage and frequency. The results of each of the basic skills tests for SSB PSDM football are: 1. Dribble There is 1 student in the "very good" category with an assessment of> 66, then 21 students are in the "good" category with an assessment of 53-65. 2. Short Pass There are 1 students in the "very good" category with an assessment> 124, then 16 students in the "good" category with grades 104-123, then 5 students enter the "medium" category with an assessment of 85-103. 3. Trowh In There are 3 students in the category of "good" with an assessment of 59-69, then 13 students in the category of "moderate" with a rating of 47-58, then 5 students in the category of "less" with an assessment of 36-46 the last 1 person with the category of "very less" with an assessment <35. 4. Running With the ball There are 15 students in the category of "very good" with an assessment of> 57, then 7 students with the category of "good" with an assessment of 48-56. 5. Heading There are 1 students in the category of "good" with a rating of 67-81, then 12 students in the category of "medium" with a rating of 52-66, then 9 students in the category of "less" with an assessment of 37-51. 6. Shooting At the ball There are 3 students in the category of "medium" with a rating of 44-54, then 10 students in the category of "less" with a rating of 32-43, then 9 students in the category of "very less" with an assessment <31. The results of this study are the level of All shows that in the category of "moderate" with a percentage of 77.27%, the basic skills of dribbling students (SSB) PSDM included in the category of "good" with a percentage of 95.46%, basic skills of short pass students (SSB) PSDM is included in the "good" category with a percentage of 72.73%, the basic skills of students trhow in (SSB) PSDM is included in the "medium" category with a percentage of 59.10%, the basic skills of running with the ball students (SSB) PSDM are included in the category of "very good" with a percentage of 68.18%, the basic skills of students heading (SSB) PSDM included in the category of "moderate" with a percentage of 54.55%, the basic shooting skills of students (SSB) PSDM included in the category of "less" with a percentage of 45 , 46%. So from the above explanation it can be concluded that SSB PSDM students aged 10-12 years as many as 22 students dominated in the "medium" category with 17 students with a percentage of 77.27%. From these results it is hoped that the trainer will focus more on exercises in which students are still not mastered, such as the basic techniques of trowh in, heading and left foot shooting where in the basic technique the average student gets in the category of "medium" and "less". The author also hopes that this research can improve the basic techniques of SSB PSDM students. Keywords : Skills, coaching, achievement, soccer, early age. ABSTRAK TINGKAT KETERAMPILAN DASAR SEPAKBOLA SEKOLAH SEPAKBOLA (SSB) PSDM USIA 10-12 TAHUN KECAMATAN PONGGOK,KABUPATEN BLITAR Name : Boy Fajar Eko Cahyono Reg : 15060474110 Program studi : S-1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas : Faklutas Ilmu Olahraga Instansi : Universitas Negeri Surabaya Sepakbola adalah salah satu olahraga yang dimainkan dengan jumlah 11 pemain dengan tim yang saling berhadapan menggunakan sebuah lapangan berumput dengan menggunakan alat berupa bola sepak, dalam permainan sepakbola teknik dasar menjadi suatu hal yang sangat mendasar yang harus dimiliki oleh setiap pemain, adapun teknik dasar tersebut meliputi passing, dribble, control, heading, juggling, trowh in dan shooting. Pembinaan pada teknik dasar ini juga harus dilakukan sejak dini dan tentunya juga harus melewati latihan yang benar dan terancang. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan dasar sepakbola siswa sekolah sepakbola (SSB) PSDM usia 10-12 tahun. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dan disajikan dalam bentuk deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SSB PSDM Ponggok Blitar usia 10-12 tahun 22 anak. Teknik analisis data yang digunakan adalah presentase dan frekuensi. Adapun hasil masing masing tes keterampilan dasar sepakbola SSB PSDM yaitu: 1. Dribble Terdapat 1 siswa dengan kategori ?baik sekali? dengan penilaian > 66, kemudian 21 siswa masuk kategori ?baik? dengan penilaian 53-65. 2. Short Pass Terdapat 1 siswa dengan kategori ?baik sekali? dengan penilaian > 124, kemudian 16 siswa dengan kategori ?baik? dengan penilaian 104-123, kemudian 5 siswa masuk kategori ?sedang? dengan penilaian 85-103. 3. Trowh In Terdapat 3 siswa dengan kategori ?baik? dengan penilaian 59-69, kemudian 13 siswa dengan kategori ?sedang? dengan penilaian 47-58, kemudian 5 siswa dengan kategori ?kurang? dengan penilaian 36-46 yang terakhir 1 orang dengan kategori ?kurang sekali? dengan penilaian < 35. 4. Running With the ball Terdapat 15 siswa dengan kategori ?baik sekali? dengan penilaian > 57, kemudian 7 siswa dengan kategori ?baik? dengan penilaian 48-56. 5. Heading Terdapat 1 siswa dengan kategori ?baik? dengan penilaian 67-81, kemudian 12 siswa dengan kategori ?sedang? dengan penilaian 52-66, kemudian 9 siswa dengan kategori ?kurang? dengan penilaian 37-51. 6. Shooting At the ball Terdapat 3 siswa dengan kategori ?sedang? dengan penilaian 44-54, kemudian 10 siswa dengan kategori ?kurang? dengan penilaian 32-43, kemudian 9 siswa dengan kategori ?kurang sekali? dengan penilaian < 31. Hasil dari penelitian ini adalah tingkat Seluruh Keterampilan Dasar Sepakbola menunjukan bahwa dalam kategori ?sedang? dengan persentase 77,27%, keterampilan dasar dribbling siswa (SSB) PSDM masuk dalam kategori ?baik? dengan persentase 95,46%, keterampilan dasar short pass siswa (SSB) PSDM masuk dalam kategori ?baik? dengan persentase 72.73%, keterampilan dasar trhow in siswa (SSB) PSDM masuk dalam kategori ?sedang? dengan persentase 59,10%, keterampilan dasar running with the ball siswa (SSB) PSDM masuk dalam kategori ?baik sekali? dengan persentase 68,18%, keterampilan dasar heading siswa (SSB) PSDM masuk dalam kategori ?sedang? dengan persentase 54,55%, keterampilan dasar shooting siswa (SSB) PSDM masuk dalam kategori ?kurang? dengan persentase 45,46%. Jadi dari penjelasan diatas dapat dapat disimpulkan bahwa siswa SSB PSDM usia 10-12 tahun sebanyak 22 siswa masih mendominasi dikategori ?sedang? dengan jumlah 17 siswa dengan persentase 77,27%. Dari hasil tersebut diharap pelatih lebih memfokuskan latihan-latihan yang sekiranya para siswa masih belum menguasai, seperti di teknik dasar trowh in, heading dan shooting dengan kaki kiri yang dimana pada teknik dasar tersebut rata rata siswa mendapat dikategori ?sedang? dan ?kurang?. Penulis juga berharap dengan penelitian ini mampu meningkatkan teknik dasar pada siswa SSB PSDM. Kata kunci : Keterampilan, pembinaan, prestasi, sepakbola, usia dini.
PENGARUH LATIHAN DIAMOND PASS DAN SMALL SIDE GAME TERHADAP KETEPATAN PASSING SEPAKBOLA PADA SSB ROKET FC U-14 SIDOARJO MUHAMAD ALKHADAF, DIEGO; SYAFII, IMAM
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Passing merupakan hal yang sangat penting dalam permainan sepakbola. Karena passing adalah salah satu cara untuk menciptakan peluang dan gol ke gawang lawan. Dalam perkembangan latihan sepakbola, peningkatan kemampuan akurasi passing dibutuhkan adanya model latihan passing yang inovatif dan bervariasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode latihan drill dan metode bermain. Latihan yang digunakan adalah diamond pass dan small side game. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh latihan diamond pass dan small side game terhadap ketepatan passing pada SSB Roket FC U-14 Sidoarjo. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tes Ketepatan Passing Subagio Irianto.Uji statistik menggunakan uji Paired Sample Test untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh latihan terhadap ketepatan passing dengan signifikansi p<0,05. Hasil uji Paired Sample Test adalah 0,038 untuk diamond pass dan 0,018 untuk small side game. Dari hasil uji data dapat disimpulkan kedua latihan tersebut berpengaruh signifikan terhadap ketepatan passing. Uji statistik menggunakan uji Independent Sample T-Test untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan antara latihan diamond pass dan small side game. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan dari latihan diamond pass dan small side game terhadap ketepatan passing karena hasil Sig. (2-tailed) >0,05 dengan hasil pretest 0,370 dan posttest 0,844.Kata kunci: Diamond pass, small side game, ketepatan passing.AbstractPassing is very important in soccer. Because passing is one way to create opportunities and goals against your opponent. In the development of soccer practice, increasing the ability to pass accuracy requires an innovative and varied passing training model. In this research, using drill training methods and play methods. The training used is a diamond pass and small side game. The purpose of this study was to analyze the effect of diamond pass and small side game exercises on the passing accuracy of the SSB Rocket FC U-14 Sidoarjo. The research instrument used in this study was the Subagio Irianto Passing Accuracy Test.The statistical test used the Paired Sample Test to determine whether there was an effect of training on passing accuracy with a significance of p<0.05. Paired Sample Test results are 0.038 for diamond pass and 0.018 for small side games. From the results of the test data it can be concluded that the two exercises have a significant effect on the accuracy of passing. The statistical test uses the Independent Sample T-Test to find out whether there is a difference between diamond pass practice and small side game. The results showed no significant difference from diamond pass and small side game exercises on passing accuracy because the results of Sig. (2-tailed)> 0.05 with pretest results of 0.370 and posttest of 0.844.Keywords: Diamond pass, small side game, accuracy of passing.