Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Analisis Performansi VLAN Pada Jaringan Software Defined Network (SDN) Tulloh, Rohmat
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 4 (2017): November 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.587 KB) | DOI: 10.20895/infotel.v9i4.319

Abstract

Software defined network (SDN) adalah sebuah paradigma baru dalam dunia jaringan yang mampu memusatkan fungsi beberapa control plane pada layer 2 maupun di layer 3 secara terprogram, hal tersebut menyebabkan jaringan akan bersifat lebih fleksibel dan terskala. Dengan jumlah pertumbuhan pengguna internet yang semakin tinggi maka hal tersebut akan berbanding lurus terhadap kompleksitas dari jaringan internet itu sendiri. Sehingga paradigma SDN ini menjadi salah satu solusi yang muncul. Penerapan Virtual Local Area Network (VLAN) pada jaringan tradisional telah menjadi hal yang penting dan banyak diterapkan. Fungsi VLAN adalah untuk membatasi broadcast trafik dari suatu host, sehingga hanya dapat mengirim data kepada VLAN ID yang sama. Penelitian ini menganalisis performansi VLAN di jaringan SDN. Terjadi penurunan angka jumlah paket yang dapat terkirim (data transfer) dan nilai throughput pada sebuah VLAN ID karena terdapat pengaruh dari VLAN ID yang berbeda. Pada pengujian membandingkan VLAN dengan non VLAN over Netwok Functions Virtualization (NFV) didapatkan bahwa nilai data transfer dan throughput yang diperoleh pada VLAN lebih besar. Hasil analisis dari seluruh pengujian penambahan traffic terlihat bahwa kinerja VLAN pada SDN akan membebani kinerja jaringan pada VLAN yang berbeda
APLIKASI E-KMS UNTUK PENDATAAN DAN REKAPITULASI TUMBUH KEMBANG BALITA DI POSYANDU MEKAR ARUM 18 Tulloh, Rohmat; Ramadan, Dadan Nur; Gusnadi, Dendi
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Panrita Abdi - Juni 2020
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1025.407 KB) | DOI: 10.20956/pa.v4i2.7761

Abstract

E-KMS Application for Data Collection and Recapitulation of Toddler Growth in Posyandu Mekar Arum 18Abstract. Mekar Arum Posyandu 18, which located in Lengkong village, has a low to moderate participation rate of mothers and toddlers, ranging from 15% to 25%. Besides, the registration of growth and development of infants is done manually or handwritten by the cadre on a Kartu Menuju Sehat (KMS). KMS loss often occurs so that parents and Posyandu officials have difficulty finding a history of growth and development of infants. The purpose of this activity is to increase the number of toddlers who come to the Posyandu. Besides that, this activity intends to make it easier for parents of toddlers to get information about Posyandu activities schedules, data on children's growth and development, health information also Posyandu programs. While for Posyandu cadres, this activity can help to collect data and recapitulate the growth of children and also make it easier to reports to the village office or Puskesmas. This activity uses the technology implementation method through the creation of the Posyandu mobile application (mPosyandu). This application is an electronic KMS (e-KMS) based on Android. Electronic-based data collection methods are used as a basis for planning and implementing activities. From the measurement results, this community service activity can meet all the indicators of success. Those indicators are including, the number of mothers of toddlers who use the application reaches 90%, the number of toddlers who come to Posyandu has increased to 90%, all toddlers in Posyandu Mekar Arum 18 recorded digitally, the level of high satisfaction society and the level of suitability of activities that reach 100%.Keywords: Posyandu, e-KMS, toddler.Abstrak. Posyandu Mekar Arum 18 yang berlokasi di desa Lengkong memiliki tingkat partisipasi ibu dan balita yang terbilang rendah hingga sedang, berkisar antara 15 sampai dengan 25 persen. Selain itu pencatatan tumbuh kembang balita dilakukan secara manual atau ditulis tangan oleh kader pada selembar Kartu Menuju Sehat (KMS).  Kehilangan KMS sering terjadi sehingga para orang tua dan petugas posyandu kesulitan mencari riwayat tumbuh kembang balita. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan jumlah balita yang datang ke posyandu. Disamping itu kegiatan ini ditujukan untuk memudahkan orang tua balita untuk mendapatkan informasi tentang jadwal kegiatan posyandu, data tumbuh kembang anak dan informasi kesehatan serta program-program posyandu. Sedangkan bagi kader posyandu, kegiatan ini dapat membantu untuk pendataan dan rekapitulasi pertumbuhan balita dan juga dapat memudahkan dalam pelaporan ke kelurahan atau puskesmas. Kegiatan ini menggunakan metode penerapan teknologi melalui pembuatan aplikasi mobile Posyandu (mPosyandu). Aplikasi ini merupakan sebuah elektronik KMS (e-KMS) berbasis android. Metode pendataan berbasis elektronik digunakan sebagai landasan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan. Dari hasil pengukuran, kegiatan pengabdian masyarakat ini mampu memenuhi semua indikator keberhasilan diantaranya, jumlah ibu balita yang memakai aplikasi mencapai 90%, jumlah balita yang datang ke posyandu meningkat hingga 90%, semua balita di posyandu mekar arum 18 sudah terdata secara digital, tingkat kepuasan masyarakat yang tinggi dan tingkat kesesuaian kegiatan yang mencapai 100%.Kata Kunci: Posyandu, e-KMS, Balita.
SISTEM MEDIA CENTER PERIKLANAN PAMERAN DI BANDUNG BERBASIS RASPBERRY PI MENGUNAKAN SERVIIO Darlis, Denny; Tulloh, Rohmat; Saleh, Sheptian Kurnia
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan (e-Journal) Vol 3 No 2: JETT Desember (2016)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.534 KB) | DOI: 10.25124/jett.v3i2.309

Abstract

Pameran adalah suatu kegiatan penyajian produk untuk dikomunikasikan sehingga dapat diapresiasi oleh masyarakat luas. Pameran bisa disebut sebagai kegiatan promosi yang dilakukan oleh suatu produsen. Biasanya pada saat pameran di sediakan booth yang berisi Televisi,layar monitor atau alat promosi lain. Namun booth yang biasa disediakan sempit sehingga harus pintar memilih alat promosi yang dibutuhkan agar booth tersebut terlihat menarik. Solusi agar booth tersebut terlihat minimalis adalah dengan dibuatnya sebuah server untuk mengatur segala yang ditampilkan di Televisi yang mempunyai fitur Digital Living Network Alliance Data yang akan diperlihatkan di simpan pada Raspberry Pi yang mempunyai aplikasi serviio dan bersertifikat Digital Media Server lalu sambungkan dalam satu jaringan WiFi setelah itu sindmkronsasi antara client dan server. Apabila sudah di sinkronisasi maka data tersebut bisa di akses oleh client. Hasil yang diperoleh yaitu dari pihak client bisa memperlihatkan data yang ada di server. Pada saat proses sinkronisasi membutuhkan waktu relatif lama dengan persentase keberhasilan 80% karena tergantung oleh banyaknya client.
Analisis Simulasi Penerapan Algoritma OSPF Menggunakan RouteFlow pada Jaringan Software Defined Network (SDN) Negara, Ridha Muldina; Tulloh, Rohmat
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 1 (2017): February 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (989.602 KB) | DOI: 10.20895/infotel.v9i1.172

Abstract

Pada jaringan konvensional, konfigurasi protocol routing sangat tidak fleksibel, tidak efisien dan konfigurasi dilakukan pada tiap perangkat. Hal ini tentu saja tidak dapat memenuhi tuntutan operasional saat ini yang rata-rata memiliki jaringan yang besar dan perangkat jaringan yang memiliki spesifikasi berbeda. Software Defined Network (SDN) muncul sebagai harapan untuk permasalahan kompleksitas jaringan konvensional. Paradigma baru SDN melakukan pemisahan antara control plane dan forwarding plane. RouteFlow merupakan salah satu komponen berbasis software yang dapat mengaplikasikan protocol routing konvensional pada jaringan SDN. Open Shortest Path First (OSPF) merupakan sebuah protokol routing konvensional yang memiliki kemampuan untuk mendeteksi perubahan topologi jaringan dengan cepat dalam sebuah jaringan yang besar. Protokol routing OSPF diterapkan pada teknologi SDN menggunakan RouteFlow dengan tujuan untuk mempermudah dalam mengontrol jaringan dengan sistem terpusat. Convergence time dan parameter Quality of Service (Throughput, Delay, Jitter dan Packet Loss) diukur dengan skenario pemutusan link, penambahan jumlah switch dan background traffic. Hasil pengukuran convergence time menunjukan bahwa penambahan jumlah switch mempengaruhi pertambahan waktu konvergensi, sedangkan untuk parameter Quality of Service (QoS) pada peningkatan topologi switch didapatkan hasil yang masih sesuai dengan standar ITU-T G.1010 namun apabila ditambahkan background traffic yang memenuhi 50% bandwidth jaringan maka QoS memburuk.
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI APLIKASI SISTEM ANTRIAN UNTUK PASIEN PADA DOKTER UMUM BERBASIS ANDROID DAN SMS GATEWAY Aziz, Sukma Bahrul; Riza, Tengku A.; Tulloh, Rohmat
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan (e-Journal) Vol 2 No 1: JETT Juli (2015)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.81 KB) | DOI: 10.25124/jett.v2i1.95

Abstract

Pada lokasi pelayanan dokter umum sering ditemui banyak pasien mengantri untuk berobat. Hal itu tidak efisien dikarenakan waktu yang bisa mereka gunakan untuk istirahat atau kegiatan lain habis untuk menunggu. Dari permasalahan tersebut, maka diperlukan suatu teknologi untuk memudahkan pasien dalam melakukan antrian. Pada paper ini dirancang sebuah aplikasi antrian secara online yang terbagi menjadi dua user; yaitu sisi pasien yang melakukan antrian menggunakan aplikasi berbasis Android dan SMS Gateway. Kemudian sisi petugas berbasis Web. Hasil keluaran dari aplikasi sistem antrian ini adalah membuat proses antrian dapat dilakukan secara online melalui smartphone android serta disediakan juga fitur notifikasi sehingga ketika nomor antrian yang terdekat dipanggil maka pasien mendapatkan reminder berupa notifikasi pada android atau SMS pada SMS Gateway untuk segera dapat kembali ke lokasi dokter.
Sistem Pengukur Tekanan Darah secara Online untuk Aplikasi Remote Monitoring Kesehatan Jantung HADIYOSO, SUGONDO; ALFARUQ, AKHMAD; ROHMAH, YUYUN SITI; TULLOH, ROHMAT
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 7, No 1 (2019): ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v7i1.1

Abstract

ABSTRAKPeneitian ini berfokus pada sistem pengukur tekanan darah secara online yang dapat diakses melalui aplikasi Android pada smart phone. Sistem yang diimplementasikan terdiri dari modul Blood Pressure (BP) meter, mikrokontroler, modul Bluetooth dan aplikasi cloud server. Mikrokontroler akan membaca nilai tekanan darah (sistolik/diastolik) dan pulsa jantung kemudian mengirim data tersebut ke smart phone melalui Bluetooth menggunakan protokol UART untuk diteruskan ke cloud server. Pengguna yang memiliki kepentingan dan otorisasi dapat mengakses data tersebut secara online melalui aplikasi iHealth yang terpasang pada smart phone. Dari hasil pengujian, sistem pengukur tekanan darah memiliki nilai toleransi kesalahan 2-5 mmHg. Jarak maksimal pengiriman data melalui Bluetooth adalah 10 meter. Aplikasi iHealth berjalan pada versi Android minimum Ice Cream Sandwich dengan kebutuhan memori RAM sebesar 23 MB.Kata kunci: Tekanan darah, internet, Android, server ABSTRACTThis research focuses on an online blood pressure measuring system that can be accessed through an Android application on a smart phone. The system that is implemented consists of Blood Pressure meter modules, microcontrollers, Bluetooth modules and cloud server applications. The microcontroller will read the blood pressure value (systolic/diastolic) and the heart pulse then sends the data to a smart phone via Bluetooth using UART protocol to be forwarded to the cloud server. Users who have interests and authorizations can access the data online through the iHealth application installed on a smart phone. From the test results, the blood pressure measuring system has an error tolerance value of 2-5 mmHg. The maximum distance of sending data via Bluetooth is 10 meters. The iHealth application runs on the Android version of a minimum of Ice Cream Sandwich with a 23MB RAM memory requirement.Keywords: blood pressure, internet, android, server
Analisis Konsumsi Bandwidth pada Komunikasi Address Resolution Protocol dalam Jaringan Negara, I Gede Agus Surya; Nastiti, Arifiana Satya; Negara, Ridha Muldina; Tulloh, Rohmat
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (JNTETI) Vol 5, No 4 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1026.299 KB) | DOI: 10.22146/jnteti.v5i4.272

Abstract

Telecommunication grows rapidly as the need of good quality network service increases. This is also followed by the increasing number of customers, and consequently the increasing number of connected devices in the communication and data networks. Each device in a network can recognize and communicate with each other using ARP MAC address translation mechanism which will consume a certain amount of network bandwidth, thus, will affect the quality of network services. This research analyze the consumption of network bandwidth due to MAC address translation mechanism against the number of devices connected to the network, using Spirent Test Center as the ARP traffic generator in the network. The result shows that bandwidth consumption increases as the number of connected devices increases. When the number reaches 20000 or more, bandwidth consumption increases significantly.
Simulasi Virtual Local Area Network (VLAN) Berbasis Software Defined Network (SDN) Menggunakan POX Controller Tulloh, Rohmat; Negara, Ridha Muldina; Hidayat, Arif Nur
JURNAL INFOTEL Vol 7 No 2 (2015): November 2015
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.769 KB) | DOI: 10.20895/infotel.v7i2.40

Abstract

VLAN (Virtual LAN) merupakan sebuah teknologi yang dapat mengkonfigurasi jaringan logis independen dari struktur jaringan fisik. Hasil dari penelitian sebelumnya sudah diprediksi bahwa dibutuhkan Virtual Network yang akhirnya terciptalah VLAN. Namun paradigma jaringan saat ini tidak flexible, ketergantungan terhadap vendor sangat besar karena fungsi data plane dan control plane berada dalam satu paket device. SDN (Software defined network) yang merupakan salahsatu evolusi teknologi jaringan sesuai dengan tuntutan yang berkembang dimana memisahkan fungsi data plane dan control plane pada suatu perangkat. POX Controller digunakan untuk men-simulasikan dan menguji Platform SDN (Software defined network). Pada penelitian ini menggunakan Openflow versi 1.0 untuk memasang header VLAN sehingga penelitian ini difokuskan untuk mengevaluasi performa forwarding VLAN yang memanfaatkan Openflow sebagai control plane dapat berfungsi dengan baik. Hasil penelitian ini mengusulkan penerapan karakteristik teknologi VLAN pada SDN karena telah berjalan dengan benar sesuai hasil pengujian konektifitas, verifikasi dan keamanan. Kemudian hasil pengujian lanjutan untuk melihat pengaruh SDN dengan skenario penambahan jumlah VLAN ID didapatkan bahwa set-up time akan bertambah seiring meningkatnya jumlah host dan dengan menggunakan protokol OpenFlow, latency yang terjadi di jaringan dapat dipantau dengan parameter round trip time (RTT) yang stabil direntang 0,2 sampai 6 second walaupun jumlah vlan_id dan background traffic bertambah.
Internet of Things : Sistem Keamanan Rumah berbasis Raspberry Pi dan Telegram Messenger KURNIAWAN, MUHAMAD IRFAN; SUNARYA, UNANG; TULLOH, ROHMAT
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 6, No 1 (2018): ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v6i1.1

Abstract

ABSTRAKBanyak orang memasang kamera pengawas di rumah untuk memantau rumah ketika  dalam keadaan kosong. Namun tidak ada pemberitahuan secara langsung kepada pemilik rumah ketika ada orang yang tidak dikehendaki terdeteksi oleh sistem kamera pengawas. Kekurangan lainnya adalah kamera tetap merekam video meskipun tidak ada aktifitas yang terdeteksi. Penelitian ini merancang sistem keamanan rumah berbasis Internet of Things (IoT) memanfaatkan Telegram Messenger. Ketika sensor PIR (Passive Infra Red) mendeteksi gerak manusia, maka kamera Raspberry Pi akan mengambil foto dan mengirimkan hasilnya kepada pengguna melalui Telegram Messenger. Bot pada Telegram Messenger akan menawarkan 2 fitur yang dapat dipilih oleh pemilik rumah, yaitu mengambil foto atau video. Dari hasil pengujian yang dilakukan, didapatkan hasil berupa jarak maksimum deteksi obyek terhadap sensor adalah 6 meter. Dari Pengujian yang dilakukan terbukti sistem mampu bekerja mendeteksi, merekam dan mengirim hasilnya ke pengguna. Waktu yang dibutuhkan untuk pegiriman pesan deteksi obyek sebesar 4.73 detik. Untuk request foto sampai dengan foto diterima membutuhkan waktu 5.73 detik dan untuk video membutuhkan waktu 14.86 detik.Kata kunci: Keamanan rumah, Raspberry Pi, IoT, Sensor PIR, Telegram MessengerABSTRACTMany people install surveillance system at home to monitor when the house is empty. But there is no direct notification to the homeowner when unwanted person is detected by the surveillance system. Another drawback is that the camera remains a video recording even though no activity is detected. These research designs home security systems based on the IoT using Telegram Messenger. The way the system works is when the PIR sensor detects the presence of human being objects, the Raspberry Pi camera will take photos and send the results to the user via the Telegram Messenger. The bot on the Telegram Messenger will offer 2 features that can be selected by users, which are taking photos or videos. The results of performance test of the system, show that the maximum distance of the object against the sensor that can be detected is  6 meters. The system proved able to work to detect, record and send the results to the user. Average time for the delivery of alert messages is 4.73 seconds. Time needed to process photo request until received by users are 5.73 seconds and 14.86 seconds respectively.Keywords: Home security, Raspberry Pi, IoT, PIR Sensor, Telegram Messenger
SOCIALIZATION OF THE TAMYIZ METHOD FOR ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION TEACHERS ., Akil; Musa, Safuri; Kosim, Abdul; Tulloh, Rohmat; Lestari, Ayu Fitria
Jurnal Education and Development Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementation of the Tamyid Method as Accelerated Learning in the translation of the Qur'an as a focus of Research and Community Service (PkM) is a form of actualization or a form of community service work in disseminating and providing assistance to Islamic Religious Education (PAI) teachers so that they are qualified and professional in carrying out their duties. The task of fostering and developing competence for students, especially Middle School Students/Students/Pondok Pesantren Bayt Tamyiz, Tukdana District, Indramayu Regency. These activities are designed to realize students who can develop their potential optimally. To realize this, Islamic Religious Education (PAI) teachers must understand and be able to implement it in the learning process. The role of PAI teachers must also be able to socialize in the learning process through the Tamyiz Method as Accelerated Learning in the translation of the Qur'an, which is a necessity that should be considered because it has a role in efforts to improve student learning outcomes. The purpose of this community service is to describe the role of PAI teachers in the form of assistance in improving student learning outcomes. PAI teachers improve student learning outcomes in their collective contribution through the Islamic Religious Education Subject Teacher Consultation (MGMP PAI) and as coaches, which are specifically implemented to assist schools/institutions/communities. Socialization of the Tamyiz Method for Islamic Religious Education teachers will determine success in improving the quality of student learning outcomes because the Tamyiz method is straightforward and fast in learning, memorizing, understanding, appreciating, and translating the Qur'an.