Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

BERBAGI BUKU, BERBAGI ILMU UNPAD 2013: KONTRIBUSI UNIVERSITAS PADJADJARAN DALAM PEMBINAAN MINAT BACA MASYARAKAT PROVINSI JAWA BARAT MELALUI PEMBERDAYAAN PERPUSTAKAAN DAN TAMAN BACAAN MASYARAKAT Erwina, Wina; Rohman, Asep Saeful; -, Yulianti; Lusiana, Elnovani
Edulib Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v4i2.1133

Abstract

ABSTRACTThe present study investigated applicability of Pustaka Access versi 0.1 designed by fakulty members of Padjadjaran University (Unpad). Being the aim of the software application was an effort to make reading interest of the west java people geared to wards betterments. At present, libraries scaterred across the province of west  java are not managed by professional librarians. By way applying the software of pustaka access versi 0.1 developed though database Microsoft access 2007 (or, the most recent version of it) The best part of the software application proves to be some practicality and accuracy in term of benefiting the library collection from which people learn how to live a better life in a broader sense.Libraries of different kinds include Taman Bacaan Masyarakat (TBM), library-like center of resources for all people including those living villages in rural areas. These libraries are to be managed by librarians having been trained through services workshops on electronic system of running a library for all. Keyword: TBM, reading interest, Unpad, software ABSTRAKProvinsi Jawa Barat merupakan provinsi yang memiliki angka buta aksara mencapai angka 10 %.  Indeks Pembangunan Manusia  (IPM) di Jawa Barat terus ditingkatkan. Berbagai program dicanangkan untuk mendongkrak angka IPM tersebut agar menjadi lebih baik. Salah satu indikator yang diperhatikan adalah peningkatan minat baca masyarakat. Sumber inspirasi kegiatan ini adalah bahwa perpustakaan Desa dan TBM (Taman Bacaan Masyarakat) di Jawa Barat belum memiliki solusi praktis mengatasi masalah dalam mengembangkan perpustakaan/TBM yang mereka kelola. Belum ada kesiapan dalam menyelenggarakan layanan perpustakaan/TBM berbasis sistem. perpustakaan/TBM  masih memerlukan tambahan bahan bacaan. Pihak pengelola belum memiliki Tenaga Teknis yang siap mengelola koleksi bahan bacaan. Metode yang dilakukan adalah Survey Kebutuhan Informasi, Pendidikan dan Pelatihan , Konsultasi dan Focus Group Discussion (FDG) serta simulasi Ipteks, yakni diperkenalkan kepada para pengelola taman bacaan masyarakat dan perpustakaan desa adalah Sofware Pustaka Access Versi 0.1. Software ini dimanfaatkan untuk pengolahan koleksi bahan pustaka dengan mengunakan software Pustaka Acces Versi 0.1 yang digagas dan dikembangkan oleh staf pengajar pada Departemen Ilmu Informasi dan perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad. Karya Utama kegiatan ini adalah berupa Software Pustaka Acces Versi 0.1, Modul  Pengolahan Koleksi, Modul Perpustakaan Sekolah dan Modul Pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat. Software “Pustaka Access versi 0.1” dikembangkan dengan menggunakan Database Microsoft Access 2007.Oleh karena itu, Software ini hanya bisa digunakan pada komputer yang sudah terinstal Microsoft Office 2007 (atau Microsoft Office versi yang lebih baru). Modul pengolahan koleksi merupakan pedoman yang dapat digunakan dalam mengoperasikan system pengolahan koleksi berbasis elektronik. Modul perpustakaan sekolah, dapat digunakan bagi sekolah dalam menjalankan pengelolaan perpustakaan sekolahnya secara ringkas dan cepat. Modul Pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat dapat digunakan oleh Taman Bacaan Masyarakat sebagai panduan pengelolaan dan pengembangan  Taman Bacaan Masyarakat. Dampak dan manfaatnya adalah bahwa pemberian hibah buku yang siap dipakai memudahkan pengelola perpustakaan dan taman bacaan untuk dapat langsung dimanfaatkan oleh pemustakanya. Pelatihan sistem pengelolaan elektronik memudahkan pengelola dalam mengurus koleksinya. Hal ini disampaikan oleh pengelola yang telah mendapat pelatihan, dan antusias pemustakanya untuk bisa segera meminjam buku tersebut. Kesimpulan bahwa kegiatan Hibah buku mahasiswa angkatan 2013-2014 telah tersampaikan ke berbagai jenis perpustakaan dan taman bacaan baik itu perpustakaan sekolah, taman bacaan masyarakat  dan perpustakaan Lapas. Diberikan kepada sekolah yang belum memiliki perpustakaan dan sekolah yang belum memenuhi standar jumlah koleksi. Taman bacaan yang mendapat hibah adalah taman bacaan yang memulai dan mengembangkan dengan motivasi yang kuat dari pengelolanya.  Permasalahan cara pengelolaan terbantukan dengan pelatihan dan pemberian sistem pengelolaan elektronik. Koleksi yang telah terolah mempercepat layanan bagi pemustaka untuk memanfaatkannya.  Kata kunci: Taman Bacaan Masyarakat, Minat Baca, Pemberdayaan perpustakaan, Unpad
PEMBERDAYAAN KADER PKK DALAM USAHA PENYEBARLUASAN INFORMASI KESEHATAN DI KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG Rodiah, Saleha; Agustine, Merryam; Lusiana, Elnovani
Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.486 KB)

Abstract

Masalah kesehatan merupakan salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian khusus, dalam hal ini di wilayah Kecamatan Jatinangor, karena semua orang mempunyai hak untuk dapat hidup sehat. Beberapa persoalan yang mengemuka di Jatinangor adalah sarana dan pelayanan kesehatan yang tidak memadai di daerah pinggiran, kekurangan air saat kemarau dan adanya wilayah yang terkena banjir saat musim hujan yang dapat mempengaruhi kualitas     kesehatan masyarakat. Strategi promosi kesehatan untuk mengatasi persoalan yang terkait dengan kesehatan yaitu pemberdayaan atau empowerment, dengan masyarakat sebagai sasaran utama kegiatan promosi kesehatan. Untuk itu Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Program studi Ilmu Perpustakaan turut serta dalam upaya pemberdayaan masyarakat melalui penguatan partisipasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Metode pelaksanaannya terdiri dari : (1) Persiapan; (2) Pelaksanaan Diskusi Kelompok Terpusat (FGD); (3) Pelaksanaan Penyuluhan; dan (4) Monitoring dan Evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya kesamaan persepsi para kader PKK mengenai upaya peningkatan derajat kesehatan melalui penyebarluasan informasi kesehatan dan penguatan partisipasinya. Dengan adanya kegiatan pemberdayaan kader PKK yang terstruktur dan komprehensif, dapat mendukung terwujudnya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Jatinangor melalui penyebarluasan informasi kesehatan.
Information Literacy in TBM Pengelolaan Lingkungan Cibungur Yanto, Andri; Anwar, Rully Khairul; Lusiana, Elnovani
Record and Library Journal Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : D3 Teknisi Perpustakaan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.897 KB) | DOI: 10.20473/rlj.V3-I2.2017.189-200

Abstract

Literacy activities as a backbone of a library or a TBM to support the literacy goal as a lifelong learner. TBM also has activities to improve the quality of life with a variety of activities undertaken so as to create self-sufficiency of citizens and improve their quality of life through a variety of information literacy activities. One TBM contributing to the improvement of the quality of life of the surrounding community is the TBM Pengelolaan Lingkungan Cibungur, Bandung Barat District, West Java, Indonesia  with a variety of literacy activities. The purpose of this study was to determine how the activity of literacy in a community TBM. The research method used in this study is a qualitative case study approach. Data consists of interviews, observation and documentation. The results of this research indicate that the information literacy has run quite optimal even though the concept is not fully understood by TBM, but literacy programming in practice has been implemented with the aim of making the community in Cibungur can catch up with other regions with a wide range of activities in order to increase knowledge, skills and soft skills.
MODEL AKTIVITAS GERAKAN LITERASI BERBASIS KOMUNITAS DI SUDUT BACA SOREANG Yanto, Andri; Lusiana, Elnovani; Rodiah, Saleha
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.265 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v4i1.11629

Abstract

One of the literacy movements that is currently developing is the proliferation of various communities Taman Bacaan Masyarakat (TBM) which was established by the community to provide access to information to the public in order to realize lifelong learning. Sudut Baca Soreang (SBS) as a TBM by relying on a variety of community is very active in making various activities literacy movements. This study aims to create a model of literacy movement activities undertaken by SBS with the end result was the model of a community -based literacy movement activities so that it can be one model for other TBM in making various activities literacy movements. The research method used in this study is a qualitative research using case study approach. The results showed that the shape of the literacy movement activities SBS driven by volunteers as well as spearhead in carrying out various activities that have been prepared weekly/monthly/yearly with one of the volunteers as person in charge. All activities are always evaluated regularly. This model can move literacy activities, promotional activities and drives the field of literacy advocacy activities. The manager of SBS (founders, trustees and volunteers) to make a wide range of activities aimed at local communities, which involves internal SBS as well as external parties SBS from local communities, students and community leaders and other strategic partners as a driver of literacy programming that has been designed by the manager of SBS, All activities that have been implemented are supported by promotional efforts through social media such as facebook as a primary medium.Salah satu gerakan literasi yang saat ini berkembang adalah menjamurnya berbagai komunitas Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang didirikan oleh masyarakat untuk memberikan akses informasi kepada masyarakat guna mewujudkan pembelajaran sepanjang hayat. Sudut Baca Soreang (SBS) sebagai sebuah TBM dengan mengandalkan berbagai komunitas masyarakat sangat aktif dalam membuat berbagai kegiatan gerakan literasi. Kajian ini bertujuan untuk membuat model aktivitas gerakan literasi yang dilakukan oleh SBS dengan hasil akhirnya adalah adanya model aktivitas gerakan literasi berbasis komunitas sehingga dapat menjadi salah satu percontohan bagi TBM lainnya dalam membuat berbagai kegiatan gerakan literasi. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk aktivitas gerakan literasi SBS dimotori oleh relawan serta menjadi ujung tombak dalam melaksanakan berbagai kegiatan yang telah disusun setiap minggu/bulan/tahunan dengan salah seorang sukarelawan sebagai penanggungjawabnya. Seluruh aktivitas tersebut selalu dilakukan evaluasi secara rutin dan dilakukan evaluasi tahunan pula. Model ini dapat menggerakkan aktivitas literasi, promosi kegiatan dan menjadi penggerak kegiatan advokasi bidang literasi. Para pengelola SBS (pendiri, pengurus dan relawan) membuat berbagai aktivitas yang ditujukan untuk masyarakat sekitar yang melibatkan pihak internal SBS maupun pihak ekternal SBS mulai dari masyarakat sekitar, pelajar ataupun tokoh masyarakat dan mitra strategis lainnya sebagai penggerak kegiatan literasi yang telah dirancang oleh pengelola SBS. Seluruh aktivitas yang telah dilaksanakan didukung oleh upaya promosi melalui media sosial berupa facebook sebagai media utama.
SAHABAT MUSEUM KONFERENSI ASIA AFRIKA (SMKAA) AKTIVITAS DIPLOMASI PUBLIK KEMENTERIAN LUAR NEGERI RI MELALUI PENGEMBANGAN KOMUNITAS DAN PARTISIPASI PUBLIK Lusiana, Elnovani; Komala, Lukiati; Anwar, Rully Khairul
JURNAL TAPIS Vol 14, No 2 (2018): Jurnal Tapis
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.717 KB) | DOI: 10.24042/tps.v14i2.3170

Abstract

Non state power semakin menunjukkan geliat pergerakan yang perlahan menguat, tapi menuju pasti pada satu orientasi globalisasi politik dunia.  Diplomasi bukan lagi panggung bagi segelintir elit politik dunia, akan tetapi pada perkembangannya, diplomasi publik semakin mengambil bagian dalam bidang kajian hubungan internasional.  Penulisan artikel ini mengacu kepada kondisi latar belakang singkat yang telah dipaparkan diatas.  Menggunakan metode studi kasus dalam penelitian kualitatif, Komunitas Sahabat Museum Konferensi Asia Afrika (SMKAA) dinaungi oleh Direktorat Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (KEMLU RI) dan diimplementasikan melalui pendekatan pengembangan komunitas partisipasi publik. Artikel  ini berusaha untuk menggambarkan penerapan metode pengembangan komunitas dan partisipasi publik dalam kegiatan serta aktivitas organisasi SMKAA.  Diharapkan melalui kajian ini, secara ilmiah akan membingkai perkembangan terkini dalam kegiatan diplomasi publik KEMLU RI yang dapat menjadi role model bagi pengembangan komunitas serupa di lingkup global.