Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Kajian Bisnis Budidaya Kappaphycus alvarezii Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja dan Pendapatan di Desa Ranooha Raya Kecamatan Moramo Napsiri, Sulasri Kasa; Mansyur, Akhmad; Azis, Nurdiana
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (22.355 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui klasifikasi penyerapan tenaga kerja keluarga dan luar keluarga dalam usaha budidaya rumput laut serta mengetahui pendapatan yang dicapai nelayan dari usaha budidaya rumput laut. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Ranooha Raya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan pada bulan Mei 2015. Upaya untuk mencapai tujuan tersebut digunakan analisis alokasi tenaga kerja, analisis pendapatan dan analisis klasifikasi relatif. Sebagai hasil, diperoleh bahwa penggunaan tenaga kerja keluarga pada kategori sedang yaitu (93-139 HKP/tahun) dengan rata-rata sebesar 116 HKP/tahun. Penggunaan tenaga kerja luar keluarga pada kategori sedang (105-158 HKP/tahun), dengan rata-rata sebanyak 132 HKP/tahun. Diperoleh pula bahwa pendapatan keluarga pada kategori sedang (31.733.135-47.638.822 IDR/tahun), dengan rata-rata sebesar 39.685.979 IDR/tahun. Untuk pendapatan luar keluarga  pada kategori sedang (5.796.089-8.701.279 IDR/tahun), dengan rata-rata sebesar 7.248.684 IDR/tahun. Dengan demikian, diharapkan bahwa budidaya rumput laut lebih meningkatkan pendapatan tenaga kerja keluarga maupun luar keluarga. Kata Kunci : Budidaya rumput laut, klasifikasi, pendapatan, tenaga kerja
Analisis Rencana Pengembangan Wisata Bahari Melalui Pemanfaatan Sumber Daya Mangrove Desa Lalanu Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Ambarsari, Wa Ode Hariza; Sadarun, Baru; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (22.355 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan persepsi masyarakat dan peningkatan pendapatan masyarakat dari pemanfaatan sumber daya mangrove dalam pengembangan wisata bahari di Desa Lalanu Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara langsung kepada responden menggunakan kuisioner. Pengambilan sampel wisatawan Taman Pendidikan Laut Bintang Samudra dilakukan dengan metode pengambilan sampel aksidental sebanyak 50 wisatawan. Variabel yang diamati adalah perubahan persepsi mengenai pengembangan wisata bahari dan pendapatan masyarakat. Analisis deskriptif dengan menggunakan skala likert digunakan untuk mengetahui perubahan persepsi. Analisis pendapatan, RC rasio, dan BEP (Break Even Point) digunakan untuk mengetahui peningkatan pendapatan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan persepsi masyarakat untuk mengeluarkan pendapatan sebesar 4% pada pendapatan sumber daya mangrove sebagai komponen pengembangan wisata. Diperoleh pula bahwa terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp2.942.000/bulan dengan tingkat kelayakan usaha sebesar 3 pada BEP produksi 31 buah dengan BEP harga Rp169.000/siklus produksi/KK. Dengan demikian pengembangan wisata Taman Pendidikan Laut Bintang Samudra melalui pemanfaatan sumber daya mangrove memiliki daya dukung sosial dan daya dukung ekonomi.Kata Kunci : Pendapatan, persepsi, sumber daya mangrove, wisata bahari
Analisis Pendapatan Usaha Pole and Line di Pelabuhan Perikanan Samudera dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya Mimiatin, .; Anadi, La; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (22.355 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pendapatan usaha perikanan pole and line yang terletak di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari, dan menentukan faktor-faktor produksi yang mempengaruhi pendapatan usaha perikanan pole and line. Pengumpulan data yang dilakukan secara langsung dengan responden menggunakan kuisioner. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam semua parameter berpengaruh dari nilai signifikansi biaya operasional  Rp11, 37, sedangkan pengaruh produksi hasil tangkapan, lama hari melaut, jumlah ABK yaitu masing-masing 14.809 (ton/kg), 15,82 (hari),  dan 7,81 (orang) (p < 0,05). Sedangkan ukuran kapal dan jumlah umpan belum secara signifikan mempengaruhi pendapatan.Kata Kunci: Perikanan pole and line, pendapatan usaha, penangkapan
KAJIAN LIKUIDITAS DAN SOLVABILITAS PADA INDUSTRI PENGOLAHAN IKAN MENJADI BEBERAPA KOMODITI PANGAN (STUDI KASUS UD. CHIKANOS FOOD TAHUN 2016 DAN 2017) Amries, Ertin Ratri Dewi; Ola, La Onu La; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.463 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i1.7660

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu : (1) Mengkaji tingkat kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban rutinnya (likuiditas); (2) Mengkaji tingkat kemampuan perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajibannya (solvabilitas). Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan, yakni pada Februari hingga Maret 2018 berlokasi di UD. Chikanos Food, Kelurahan Kasilampe, Kecamatan Kendari Barat, Kendari, Sulawesi Tenggara. Sampel dalam penelitian ini adalah informan kunci penanggung jawab data dari semua data yang dibutuhkan dalam penelitian, yakni terdiri dari pemilik UD. Chikanos Food, manajer keuangan, dan manajer personalia. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan rumus likuiditas dan solvabilitas, dengan standar nilai optimal masing-masing sebesar 2,0. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa : (1) Tingkat kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban rutinnya dengan menggunakan asset lancarnya berada dalam kondisi sehat, yaitu pada tahun 2016 sebesar 1,02 dan pada tahun 2017 sebesar 1,32. (2) Untuk memenuhi seluruh kewajibannya berdasarkan penggunaan seluruh asset yang dimilki berada dalam kondisi sehat dan optimal, yakni sebesar 1,38 pada tahun 2016 dan 1,81 pada tahun 2017.Kata Kunci: Desa Kasilampe, kemampuan, likuiditas, solvabilitas, UD. Chikanos Food
STRATEGI PEMASARAN IKAN ASAP MENUJU KEBERLANJUTAN USAHA DAN PENINGKATAN KEUNTUNGAN (STUDI KASUS KIOS NUR KELURAHAN LAPULU KECAMATAN ABELI) Ningsih, Eno Sri Yulia; Yusuf, Sarini; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.085 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v3i2.7780

Abstract

Tujuan penelitan ini adalah mengetahui masalah-masalah yang dialami pelaku usaha, strategi pemasaran dan keuntungan usaha ikan asap pada Kios Nur. Metode yang digunakan melalui wawancara dengan menggunakan kousiner. Data di analisis secara deskriptif  dengan menggunakan SWOT dan analisis keuntungan. Hasil penelitian menunjukkanbahwa terdapat empat permasalahan utama yang sering dialami Kios Nur dalam mengembangkan usaha ikan asap, yaitu (1) kuantitas terbatas, (2) kualitas terbatas, (3) usaha sejenis, dan (4) legalitas usaha. Rumusan strategi bahwa sistem pemasaran yang dilakukan Kios Nur dalam upaya pengembangannya (1) meningkatkan pangsa pasar dan kapasitas produksi melalui pemanfaatan modal sendiri (2) meningkatkan pangsa pasar dan kapasitas produksi melalui pemanfaatan Sumberdaya manusia (3) memanfaatkan modal sendiri untuk perbaikan legalitas usaha agar dapat bersaing dengan usaha sejenis (4) perbaikan legalitas usaha dengan memanfaatkan sumberdaya manusia yang ada untuk dapat bersaing dengan usaha sejenis (5) peningkatan pangsa pasar dan kapasitas produksi melalui perbaikan kuantitas dan kualitas yang masih terbatas (6) perbaikan legalitas usaha dengan peningkatan kualitas dan kuantitas untuk bersaing dengan usaha sejenis. Tingkat keuntungan yang diperoleh Kios Nur sebesar Rp4.474.000 per bulan. Kesimpulan adalah strategi pemasaran ikan asap yang telah dilakukan oleh Kios Nur adalah efektif dan efisien.Kata Kunci:  Abeli, ikan asap, keuntungan, Kios Nur, Lapulu, strategi pemasaran
MARGIN PEMASARAN IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis) DI TEMPAT PENDARATAN IKAN SODOHOA KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA Almaini, Wa Ode; Budiyanto, .; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.841 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v1i3.6850

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari (1) Saluran pemasaran ikan cakalang (K. pelamis) di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Sodohoa Kota Kendari, (2) Menganalisis besarnya margin pemasaran, dan(3) Mengetahui efisiensi pemasaran ikan cakalang (K. pelamis).Penelitian ini menggunakan teknik survey atau wawancara berupa daftar pertanyaan berbentuk kuisioner.Penentuan sampel untuk nelayan Ikan cakalang (K. pelamis) menggunakan teknik accidental sampling, sedangkan penentuan sampel untuk pedagang yakni menggunakan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran pemasaran ikan cakalang ada dua saluran pemasaran yaitu 1).Nelayan/produsen menjual kepada Pedagang pengumpul, selanjutnya dijual kepada pedagang pengecer dan kemudian disalurkan kepada konsumen dan 2).Nelayan/produsen langsung menjual kepada pedagang pengecer dan kemudian disalurkan kepada konsumen.Semakin panjang rantai pemasaran maka semakin tinggi biaya yang dikeluarkan dan semakin kecil keuntungan yang diperoleh para pelaku usaha pemasaran ikan cakalang.Margin pemasaran pada saluran pemasaran II lebih besar daripada saluran pemasaran I, semakin panjang saluran pemasaran maka semakin besar margin pemasaran. Kata kunci: Ikan cakalang,margin pemasaran, TPI
ANALISIS MARGIN PEMASARAN IKAN LAYANG (Decapterus spp) PARA PEBISNIS DI DESA HOLIMOMBO KECAMATAN PASAR WAJO KABUPATEN BUTON Nasra, Nini; Ola, La Onu La; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.747 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i2.8397

Abstract

Penelitian ini ditunjukkan untuk memperoleh nilai margin pemasaran dan keuntungan pemasaran di Desa Holimombo Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton. Penentuan sampel ditentukan dengan cluster purposive sampling atau secara kebetulan. Analisis yang digunakan yaitu margin pemasaran dan keuntungan pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa margin pemasaran pada tingkat pedagang pengumpul ikan layang sebesar Rp6,800/kg, pada tingkat pedagang pengecer ikan layang di Pasar Karya Nugraha adalah sebesar Rp5,600/kg, dan pada tingkat pedagang pengecer ikan layang di Pasar Sabho adalah sebesar Rp5,200/kg dan keuntungan pada tingkat pedagang pengumpul ikan layang adalah sebesar Rp1,925,-/kg, pada tingkat pedagang pengecer ikan layang di Pasar Karya Nugraha adalah sebesar      Rp1,742,-/kg, dan pada tingkat pedagang pengecer ikan layang di Pasar Sabho adalah sebesar   Rp3,158,-/kg. Dengan demikian diharapkan bagi pelaku pemasaran untuk memperkecil margin dan menaikkan keuntungan dapat ditempuh dengan memperkuat kedudukan tawar-menawar (bargaining position)Kata kunci: Buton, decapterus spp, desa holimombo, ikan layang, margin pemasaran
ANALISIS PENDAPATAN NELAYAN TANGKAP JARING INSANG (Gillnet) DI DESA LAKOMBULO KECAMATAN BUNGKU SELATAN KABUPATEN MOROWALI PROVINSI SULAWESI TENGAH Syarir, Muh; A, Nurdiana; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.32 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v3i1.6925

Abstract

Pemanfaatan potensi perikanan Sulawesi Tengah di Kabupaten Morowali mengalami penurunan sebesar 20,563 ton dalam periode 3 tahun terakhir yang mengakibatkan pendapatan nelayan ikut mengalami penurunan. Tujuan penelitian ini untuk jumlah produksi dan besarnya pendapatan nelayan tangkap jaring insang di Desa Lakombulo Kecamatan Bungku Selatan Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah. Metode yang digunakan adalah survei dengan menggunakan kuesioner. Metode pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling dengan sampel sebanyak 23 responden. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif biaya dan pendapatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata hasil tangkapan setiap nelayan sebanyak 265 kg/bulan dan biaya nelayan sebesar Rp1.102.926/bulan serta pendapatan setiap nelayan sebesar Rp1.814.465/bulan. Kesimpulan menunjukan bahwa besarnya pendapatan nelayan perlu ditingkatkan untuk memperoleh standar pendapatan rumah tangga nelayan yairu sebesar Rp 2.232.000/bulan sesuai dengan upah minimum regional Kabupaten Morowali.Kata Kunci: Analisis pendapatan, jaring insang, Morowali, Sulawesi Tengah
ANALISIS KEUNTUNGAN NELAYAN IKAN TUNA DI DESA SAMABAHARI KECAMATAN KALEDUPA KABUPATEN WAKATOBI Surnia, .; La Ola, La Onu; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 4 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.252 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v2i4.7777

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Samabahari Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi selama periode bulan Juli sampai Agustus 2017. Tujuan penelitian adalah mengetahui proses penangkapan dan besaran keuntungan nelayan ikan tuna per bulan. Metode yang digunakan adalah sensus dengan jumlah responden sebanyak 5 orang. Jenis data diamati yaitu pengeluaran, jumlah hasil tangkapan per bulan dan harga penjualan ikan. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif dan keuntungan. Hasil analisis ditemukan bahwa: (1) proses penangkapan ikan tuna terdapat 4 tahap yaitu pertama, tahap persiapan dilakukan dirumah selama 1 jam, kedua, tahap perjalanan kelokasi penangkapan, ketiga tahap operasi penangkapan selama 4 jam, dan keempat, tahap pendaratan dilakukan dilokasi tambatan perahu selama 1 jam: (2) rata-rata keuntungan yang diperoleh sebesar Rp4.466.180/bulan dari penggunaan biaya sebesar Rp8.313.820 dan jumlah produksi sebesar 852 kg/bulan. Kesimpulan bahwa penangkapan ikan dilakukan selama 6 jam per trip dan usaha nelayan tangkap tuna di Desa Samabahari dapat memberikan keuntungan.Kata Kunci:  Keuntungan, nelayan tangkap tuna, Samabahari, Wakatobi
KAJIAN RANTAI PEMASARAN KOMODITI IKAN CAKALANG BEKU STUDI KASUS (PT. ABADI MAKMUR OCEAN PPS KENDARI) Mazrur, la Ode Nur; La Ola, La Onu; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.635 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v3i2.7782

Abstract

Rantai pasar ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) merupakan jalur tindakan ekonomi yang dapat membangkitkan keuntungan setiap pelakupasar, oleh karena itu penelitian ini ditujukan untuk mengkaji sistem pemenuhan kebutuhan pasar, Harga Pokok Penjualan (HPP) dan keuntungan dari PT. Abadi Makmur Ocean disetiap saluran pasar. Analisis deskriptis, depresiasi, biaya, HPP dan keuntungan dilibatkan utuk mencapai tujuan penelitian.Sebagai hasil diperoleh pemenuhan pemasaran PT. Abadi Makmur Ocean lebih ditunjang oleh KM. Asis dan KM. Piare sebagai pemasok ikan cakalang sedangkan lainnya difasilitasi oleh Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari. Selanjutnya rantai pemasaran ikan cakalang dilakukan melalui dua jalur yaitu pasar regional (PT Abadi Makur Ocean – Surabaya) dan pasar internasional (PT. Abadi Makmur Ocean – Thailand). Harga Pokok Penjualan pada konsumen akhir dalam saluran pasar regional adalah sebesar Rp17.466,06/Kg dan pada aluran pasar Internasional adalah sebesar 19.629,97/Kg. Besaran keuntungan pada saluran pasar regional diperoleh sebesar Rp619.074.720,9 dan pada saluran pasar internasional  adalah sebesar Rp882.216.140,2. Dengan demikian pemasaran ikan cakalang dapat dilakukan  dengan baik oleh perseroan terbatas dengan memiliki jalur pemasaran regional dan internasional.Kata Kunci: HPP, keuntungan, PT. Abadi Makmur Ocean, rantai pasar