Anita Liliana
Universitas Respati Yogyakarta

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pengaruh Senam Disminore Terhadap Skala Nyeri Disminore pada Remaja Putri Di Dusun Kenayan Wedomartani, Ngemplak, Sleman DIY Anita Liliana; Lala Budi Fitriana; Nurul Febrina Syahidah
Viva Medika Vol 16 No 1 (2022): VOLUME 16 / Nomor 01 /SEPTEMBER/ 2022
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.369 KB) | DOI: 10.35960/vm.v16i1.739

Abstract

Background : One of the problems often faced by young women is menstrual pain (dysmenorrhea). The rate of dysmenorrhea in the world is very large, on average more than 50% of women in every country experience dysmenorrhea. In Indonesia, the incidence of dysmenorrhea is found as much 64.25%, most commonly found in adolescents. Altough generally harmless, it can interfere with daily activities. In addition to using pharmacology, dysmenorrhea can be overcome with non-pharmacological techniques, namely by doing dysmenorrhea exercises. Objective : To determine the effect of dysmenorrhea exercise on pain scale during dysmenorrhea in adolescent girls in Kenayan Hamlet, Wedomartani, Ngemplak, Sleman DIY. Methods : The research design used a quasi-experimental design with pre-test and post-test design without control. The subjects of the study were the young women of the village of Kenayan who experienced dysmenorrhea as many as 38 respondents. Pain scale is measured by NRS. Statistical test using T-Tes Pired Test. Results : The pain scale before the dysmenorrhea exercise is done 5,00 ±1727 (1-9) and after the dysmenorrhea exercise is done it is 2,00±1,109 (0-4). Based on the Paired T-Test, it is known that the p-value = 0,000. Conclusion : There is an effect of dysmenorrhea exercise on the scale of dysmenorrhea in young women in the village of Kenayan. Keywords : Dysmenorrhea Gymnastics,Pain, Youth
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI TABLET FE DI PUSKESMAS KALASAN YOGYAKARTA Anita Liliana; Revina Malba Sauw
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 9 No 3 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.079 KB) | DOI: 10.24843/coping.2021.v09.i03.p02

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Peningkatan angka anemia masih terjadi di DIY pada tahun 2015 sebesar 14,85% dan mengalami peningkatan pada tahun 2016 yaitu sebesar 16,09%. Pengetahuan berhubungan dengan terbentuknya perilaku seseorang karena pengetahuan merupakan domain yang sangat penting dalam membentuk perilaku Tujuan : Diketahuinya hubungan pengetahuan dengan perilaku ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet fe di Puskesmas Kalasan Yogyakarta Metode Penelitian : Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik correlation dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian ini adalah ibu hamil trimester II dan III. Tenik sampling menggunakan consecutive sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner Sampel pada penelitian ini sebanyak 56 responden. Data Analisis menggunakan Kolmogorov-Smirnov Hasil : Sebagian besar (55,4%) pengetahuan ibu hamil dalam kategori cukup dan sebagian besar (69,6%) perilaku ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet fe berada dalam kategori baik. Hasil uji Kolmogorov-Smirnov didapatkan sebesar 0,000 Kesimpulan : Secara statistik ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet fe karena p value kurang dari 0,05 Kata Kunci : Pengetahuan, perilaku, tablet fe
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG VASEKTOMI TERHADAP PENGETAHUAN DAN MOTIVASI MENGGUNAKAN VASEKTOMI DI DUSUN JELOK DESA BEJI WONOSARI As Ganda Prasetya; Melania Wahyuningsih; anita liliana
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.512 KB) | DOI: 10.35842/mr.v15i1.268

Abstract

Background: The number of people who got a vasectomy in Indonesia is still low. The lack of knowledge is one of the factors that cause the low number of people who get a vasectomy. In order to increase the number of people who get a vasectomy, a health education about vasectomy is needed. Objective: To determine the influence of health education about vasectomy on the knowledge about and motivation to get a vasectomy. Methods: This is a quasi- experiment research with a one group pretest posttest design, the research samples were selected using a total sampling technique, the instruments used for this research were questionnaires, and the data collected were analyzed using Wilcoxon’s test and paired t-test. This research was conducted in Jelok hamlet, Beji village, with 31 fertile males involved as respondents. Results: Respondents’ knowledge score before health education was given showed a mean of 9, and after health education, the mean was 1.94. Motivation to get a vasectomy before health education was given showed a median score of 24, after health education was given, the median score was 26. Data analysis on knowledge about vasectomy using a paired t-test showed a p-value of 0.000. An analysis on motivation using Wilcoxon’s test showed a p-value of 0.003. Conclusion: There was a significant influence of health education about vasectomy on the knowledge about and motivation to get a vasectomy.
TINGKAT STRES DENGAN KECUKUPAN PEMBERIAN ASI PADA IBU MENYUSUI DI RUMAH SAKIT SAKINA IDAMAN YOGYAKARTA Anita Liliana; Endang Nurul Syafitri
Jurnal Ilmu Keperawatan Maternitas Vol. 5 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Indonesian National Nurses Association (INNA) of Central Java

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jikm.v5i2.1772

Abstract

Background: Breast milk production can be influenced by several factors and one of them is psychological factor. Postpartum mothers may experience emotional disorders such as stress that can reduce the stimulation of the prolactine hormon which eventually it inhibits the production of breast milk.Objective : to find out whether there is a relationship between stress level and the adequacy of providing breast milk for breastfeeding mothers at Sakina Idaman Hospital.Research Methods : This study used a cross sectional design consisting of 42 respondents who were selected using a purposive sampling method. A questionnaire was implemented to conduct this study and it tested using the chi square test.Results : Univariate analysis showed that most respondents who did not experience stress were 36 people (85.7%), while most of the respondents considered sufficient in breastfeeding were 37 people (88.1%). The bivariate analysis result showed that there was a relationship between stress level and the adequacy of providing breast milk for breastfeeding mothers at Sakina Idaman Hospital with P = 0.002 (p<0.05).Conclusion : There is a Relationship between stress level and adequacy of providing breast milk for breastfeeding mothers at Sakina Idaman Hospital.
EFEKTIFITAS TERAPI HIDROSON TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN IBU HAMIL DI PMB TUTIK PURWANI SLEMAN YOGYAKARTA Nur Khasanah; Anita Liliana; Siti Azizah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i01.687

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan hormon estrogen, progesterone, adrenalin dan kortisol pada ibu hamil menyebabkan ketidakseimbangan tubuh yang memunculkan ketegangan fisik, emosi, gelisah, penurunan konsentrasi dan kecemasan. Kecemasan pada ibu hamil yang tidak ditangani dapat menyebabkan komplikasi kehamilan dan persalinan, terjadinya kelainan premature, BBLR, asfiksia dan kematian bayi. Pengobatan terapi non farmakologi seperti terapi hidroson dapat dilakukan pada ibu hamil karena dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil. Metode: Desain penelitian adalah quasi-experimental dengan rancangan one groups pretest-posttest design, dengan subyek penelitian 25 responden ibu hamil trimester I dan ibu hamil trimester III. Analisa univariat menggunakan distribusi frekuensi, lalu dilakukan uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk dan analisa bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil distribusi frekuensi didapatkan bahwa 25 responden ibu trimester I sebanyak 9 orang dan trimester III sebanyak 16 orang. Sebelum dilakukannya terapi hidroson kecemasan paling banyak pada kategori kecemasan sedang dan setelah intervensi sebagian besar dalam kategori normal. nilai p-value <.001. Kesimpulan: Terapi Hidroson efektif terhadap penurunan kecemasan pada ibu hamil di PMB Tutik Purwani. Saran: : Diharapkan semua Yankes dan ibu Hamil menerapkan terapi komplementer dalam penanganan masalah kecemasan selama kehamilan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI TABLET FE DI PUSKESMAS KALASAN YOGYAKARTA Anita Liliana; Endang Nurul Syafitri; Melania Wahyuningsih
Jurnal Ilmu Keperawatan Maternitas Vol. 6 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Indonesian National Nurses Association (INNA) of Central Java

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jikm.v6i1.2189

Abstract

Background: Anemia case is still concerning in DIY since it increased from 14.85% in 2015 to 16.09% in 2016. Knowledge is correlated with the behavior of an individual because knowledge is an essential domain in shaping a certain behavior.Objectives: To find the correlation between knowledge and behavior of pregnant women in consuming Fe Tablet in the Community Health Centre of Kalasan YogyakartaMethod: This study is an analytical study of correlation with a cross-sectional approach. The subjects were trimester II and III pregnant women. This study employed consecutive sampling as the sampling technique. The instrument was questionnaire. The sample of this study was 56 respondents. The researcher used Kolmogorov-Smirnov in analyzing the data.Results: Most of the pregnant women (55.4%) possessed a sufficient level of knowledge and most of the pregnant women (69.6%) were at a good level of behavior in consuming Fe Tablet. The result of the Kolmogorov-Smirnov Test showed 0.000Conclusion: Statistically there is a significant correlation between knowledge and behavior of pregnant women in consuming Fe Tablet because the p-value was less than 0.05
PENGARUH KONSELING LAKTASI TERHADAP PENGETAHUAN KEMAMPUAN DAN KEBERHASILAN IBU DALAM PEMBERIAN ASI Anita Liliana; Elsi Dwi Hapsari; Wenny Artanti Nisman
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4 No 2 (2017): MAY 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v4i2.116

Abstract

Modal dasar pembangunan manusia berkualitas dimulai sejak bayi masih dalam kandungan yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian Air Susu Ibu (ASI) sejak usia dini, terutama pemberian ASI eksklusif . Target pelaksanaan pemberian ASI eksklkusif sebesar 80%, namun dalam pelaksanaannya ASI eksklusif masih memprihatinkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konseling laktasi terhadap pengetahuan, kemampuan dan keberhasilan ibu dalam pemberian ASI di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Desain penelitian yang digunakan adalah ”quasi experiment with post test-only non equivalent control group design”. Teknik pengambilan sampel dengan consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden pada masing-masing kelompok. Analisis bivariat menggunakan chi square dengan tingkat kemaknaan p<0.05. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan yang signifikan setelah dilakukan konseling laktasi pada kelompok intervensi (p value 0.000<0.05), terdapat perbedaan kemampuan menyusui yang signifikan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol setelah diberikan konseling laktasi (p value 0.012<0.05; RR 1.917) dan terdapat perbedaan keberhasilan dalam pemberian ASI yang signifikan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol setelah diberikan konseling (p value 0.006<0.05; RR 2.500). Konseling laktasi berpengaruh terhadap pengetahuan, kemampuan dan keberhasilan ibu dalam pemberian ASI.
Pengaruh Paritas Dan Perilaku Imd Dengan Involusi Uteri Pada Ibu Postpartum Di Rsud Panembahan Senopati Bantul Anita Liliana
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 1 (2019): JANUARY 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v6i1.296

Abstract

Penyebab kematian ibu melahirkan diseluruh dunia diakibatkan komplikasi selama kehamilan serta persalinan. Salah satu faktor yang dapat menurunkan angka kematian ibu yaitu diterapkan perilaku IMD pada ibu postpartum. IMD akan membantu proses involusi uteri sehingga mengurangi kejadian perdarahan. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya Hubungan Perilaku IMD dan Paritas Dengan Involusi Uteri Pada Ibu Postpartum Di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Penelitian analitik dengan desain cross sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu accidental sampling  dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden. Analisa bivariat menggunakan Fisher’s Exact Test dengan taraf signifikan 0,05. Mayoritas responden yang dilakukan IMD 57,1% dan mengalami penurunan tinggi fundus uteri yang normal 95,7%. Hasil uji Fisher’s Exact Test p-value = 0,608 (>0,05). Mayoritas responden dengan paritas multipara 46% dengan p-value = 0,289 (>0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara perilaku IMD dan paritas dengan involusi uteri pada ibu postpartum di RSUD Panembahan Senopati Bantul.
HUBUNGAN USIA MENARCHE DAN PARITAS TERHADAP USIA MENOPAUSE PADA WANITA DI RW 28 DUSUN PANJEN WEDOMERTANI NGEMPLAK SLEMAN YOGYAKARTA Oktaviana Chelly Soro; Melania Wahyuningsih; Anita Liliana
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4 No 1 (2017): JANUARY 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v4i1.70

Abstract

Menarche adalah  pertanda adanya suatu perubahan status sosial dari anak- anak ke dewasa. Paritas adalah jumlah kehamilan yang berakhir dengan kelahiran atau bayi mampu bertahan hidup di luar rahim (28 minggu). Menopause adalah penurunan fungsi indung telur dan hormon estorgen, sehingga terhentinya menstruasi. Hasil studi pendahuluan didapatkan 6 dari 10 orang diantaranya usia menarche 14 tahun dan masing-masing mempunyai 6 orang anak dan tidak menstruasi di usia 45 tahun, dan 4 diantaranya usia menarche 15 tahun dengan masing-masing mempunyai anak 2 orang dan tidak menstruasi di usia 50 tahun. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara usia menarche dengan usia menopause, dan hubungan jumlah paritas dan usia menopause. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Analitik dengan metode Cross Sectional.  Data diambil dengan teknik accidental sampling, sampel penelitian ini adalah wanita Menopause sebanyak 35 responden. Data diolah dan dianalisis dengan analisis Spearman Rrank dengan 0,05. Usia menarche sebanyak 33 ( 94,3%) dalam kategori normal. Jumlah paritas sebanyak 21 (60,0%) kategori multipara. Usia menopause sebanyak 29 (82,9%) kategori normal. Hasil pengujian didapatkan nilai sig usia menarche dan usia menopause yaitu 1,000 > (0,05) dan jumlah paritas dan usia menopause nilai sign 0,018< (0,05), dari hasil tersebut tidak ada hubungan yang bermakna antara usia menarche dan usia menopause, tetapi ada hubungan yang bermakna antara jumlah paritas dan usia menopause. Tidak ada hubungan yang bermakna antara usia menarche dengan usia menopause, tetapi ada hubungan yang bermakna antara jumlah paritas dengan usia menopause pada Wanita  Kata Kunci : Menarche, Jumlah Paritas dan Menopause