Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EFEKTIVITAS LEMBAGA KESWADAYAAN MASYARAKAT (LKM) DALAM PENGENTASAN KAWASAN KUMUH DI KECAMATAN RUMBAI KOTA PEKANBARU Putri, Lusi Dwi; nasution, sri roserdevi; harsini, harsini
Jurnal Niara Vol. 11 No. 1 (2018)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/nia.v11i1.1784

Abstract

LKM is the spearhead of the success of slums in urban poverty alleviation programs, especially in the area of Sri Meranti Village, Rumbai, Pekanbaru. This study aims to determine the performance of the LKM in Sri Meranti Village, Rumbai, Pekanbaru.. The assessment takes place in 2018 (2017 performance audit) by comparing with secondary data that has been obtained in the LKM performance assessment results at the end of 2015 and the end of 2016. Qualitative research is the method chosen in this study. Data retrieval is done using primary data and secondary data related to the results of LKM performance appraisal compared during the last 3 (three) years work process. Data collection techniques are interviews, direct observation to the field and document review
PENGGUNAAN ASPAL BUTON BERBUTIR PADA CAMPURAN LAPISAN PERKERASAN AC-BC Soehardi, Fitridawati; Putri, Lusi Dwi
JURNAL SAINSTEK Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.332 KB)

Abstract

Bidang perkerasan jalan mengalami banyak perkembangan menyesuaikan kebutuhan pengguna jalan. Salah satu yangmenjadi perbincangan adalah mulai beralihnya dari penggunaan aspal cair ke penggunaan Asbuton. Hal ini dilakukandalam rangka mencari sumber daya alam selain Aspal cair. Pemakaian Asbuton dan agregat lokal juga diharapkandapat mendorong perkembangan infrastruktur khususnya di Riau terutama pada bidang perkerasan jalan sertamengatasi berkurangnya pasokan bahan Material. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan Aspal butonBerbutir pada campuran panas AC-BC dengan menggunakan agregat quarry desa Muara Takus melalui pengujianmarshall. Metode penelitian meliputi pengujian sifat bahan, pengaruh penggunaan Asbuton berbutir terhadap gradasicampuran dengan menggunakan pengujian marshall. Bahan yang digunakan adalah agregat berasal dari desa MuaraTakus dan Asbuton Berbutir tipe 5/20 dengan lima nilai kadar aspal yang berbeda. Berdasarkan hasil pengujian dapatditarik kesimpulan bahwa Kepadatan (density) mengalami peningkatan hingga batas maksimum namun setelahmelewati batas maksimum pada kadar aspal 6,6 % mengalami penurunan dengan nilai 2,306 gr/cc. Hal ini dapatmempengaruhi mutu campuran. Akan tetapi nilai stabilitasnya juga naik pada kadar aspal 5,6 % dengan nilai 1100,82Kg. hal ini dapat disebabkan rongga udara masih belum terpenuhi oleh aspal dan aspal berfungsi sebagai pengikatbukan pelicin. Nilai kadar aspal optimum pada campuran AC-BC menggunakan asbuton berbutir adalah 5,6%.
KAJIAN KADAR ASPAL HASIL EKSTRAKSI PENGHAMPARAN DAN MIX DESIGN PADA CAMPURAN ASPHALT CONCRETE WEARING COURSE (ACWC) GRADASI HALUS Wiyono, Sugeng; Putri, Lusi Dwi; Puri, Anas
Proceedings ACES (Annual Civil Engineering Seminar) Vol 1 (2015): Annual Civil Engineering Seminar (ACES)
Publisher : Proceedings ACES (Annual Civil Engineering Seminar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spesifikasi Umum 2010 revisi 2 (dua) Direktorat Jenderal Bina Marga pada poin dasarpembayaran menyebutkan bahwa sistem pembayaran pekerjaan aspal terpisah antarapembayaran aspal dan pembayaran agregat. Pembayaran aspal diberikan setelah dilakukan ujiekstraksi kadar aspal. Hasil ekstraksi kadar aspal yang telah dihampar biasanya kurang darispesifikasi yang telah ditetapkan. Untuk itu perlu diketahui pengaruh pelaksanaan di asphaltmixing plant (AMP), asphalt finisher dan setelah dipadatkan di lapangan serta pengaruh kadarpori agregat dan filler terhadap kadar aspal hasil ekstraksi. Penelitian dilakukan padalaboratorium AMP PT. Lutvindo Wijaya Perkasa dan di lapangan. Uji ekstraksi kadar aspalmenggunakan alat centrifuge extractor dengan pelarut bensin. Sample pengujian ekstraksiadalah campuran ACWC dari AMP, dari belakang asphalt finisher dan setelah dipadatkan dilapangan. Sample pengujian kadar pori berasal dari agregat quarry Ujung Batu, Bangkinangdan Solok. Berdasarkan hasil penelitian, kadar aspal rata-rata hasil ekstraksi di AMP sebesar5,85%, 5,80% di belakang asphalt finisher dan 5,72% dari hasil core. Kadar aspal ekstraksiuntuk campuran di belakang asphalt finisher memiliki deviasi -0,05% terhadap kadar aspalcampuran di AMP. Kadar aspal hasil ekstraksi dari core memiliki deviasi -0,08% terhadapkadar aspal campuran di belakang asphalt finisher. Kadar pori agregat quarry Ujung Batu0,995%, quarry Bangkinang 1,306% dan quarry Solok 0,863%. Hasil ekstraksi kadar aspaldipengaruhi oleh lokasi pengerjaan ACWC. Kadar aspal hasil ekstraksi semakin berkurangantara pengujian di AMP, di belakang asphalt finisher dan setelah dipadatkan di lapangan.Kadar aspal hasil ekstraksi juga dipengaruhi oleh kadar pori agregat dan filler yang dihasilkan.Dari pengujian kadar pori diperoleh semakin tinggi kadar pori agregat maka semakinberkurang kadar aspal hasil ekstraksi. Berdasarkan gradasi ekstraksi diperoleh semakin banyakfiller maka semakin tinggi kadar aspal hasil ekstraksi.Kata Kunci: Ekstraksi, Filler, Kadar Aspal, Kadar Pori
NVivo Software Training for Young Researchers: Pelatihan Software NVivo Kepada Peneliti Muda Soehardi, Fitridawati; Putri, Lusi Dwi; Dinata, Marta
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang265

Abstract

In the scope of engineering research, most of the problems are quantitative, qualitative problems are not so dominant but have a big influence on the results obtained. This qualitative research is conducted on natural objects that develop as they are, are not manipulated by researchers and the presence of researchers does not really affect the dynamics of these objects. Not all young technical researchers understand this method of qualitative data analysis. To answer this, it is necessary to provide qualitative data analysis to young researchers through Nvivo training activities, with implementation stages in the form of training in the theory and application of Nvivo as well as practicing data analysis with NVIVO. This program is used to analyze unstructured or semi-structured data such as the results of interviews, surveys, field notes, web and journal articles. The target to be achieved is community empowerment services, scientific reports and articles (journals / proceedings). The method used is learning in class lectures, discussion and question and answer as well as practice / application simulation. The results obtained are partners understand how to use the NVivo application, out of 25 (twenty five) participants with a 'Very Good' score of 12%, a 'Good' score of 60% a 'Medium' score of 28% and a 'Not Appearing' value of 0%. The conclusion obtained is the increased capacity of partners in using the Nvivo application. Abstrak Dalam lingkup penelitian bidang teknik sebagian besar permasalahannya bersifat kuantitatif, permasalahan yang bersifat kualitatif tidak begitu dominan namun memberi pengaruh besar pada hasil yang diperoleh. Penelitian kualitatif ini dilakukan pada objek alamiah yang berkembang apa adanya, tidak dimanipulasi oleh peneliti dan kehadiran peneliti tidak begitu mempengaruhi dinamika pada obyek tersebut. Tidak semua peneliti muda bidang teknik memahami metode analisis data kualitatif ini. Untuk menjawab hal tersebut maka perlu diadakan pembekalan mengenai analisis data kualitatif kepada para peneliti muda melalui kegiatan pelatihan Nvivo, dengan tahapan pelaksanaan berupa pelatihan teori dan aplikasi Nvivo serta praktik analisis data dengan Nvivo. Program ini digunakan untuk menganalisis data tidak terstruktur atau semi terstruktur seperti hasil interview, survey, catatan lapangan, web dan artikel jurnal. Target yang ingin dicapai adalah jasa pemberdayaan masyarakat, laporan dan artikel ilmiah (jurnal/prosiding). Metode yang digunakan adalah pembelajaran di kelas ceramah, diskusi dan tanya jawab serta praktik/simulasi aplikasi. Hasil yang diperoleh adalah mitra memahami cara menggunakan aplikasi NVivo, dari 25 (dua puluh lima) orang peserta dengan nilai ‘Sangat Baik’ sebesar 12%, nilai ‘Baik’ sebesar 60% nilai ‘Sedang’ 28% dan nilai ‘Tidak Tampil’ sebesar 0%. Kesimpulan yang diperoleh adalah meningkatnya kapasitas mitra dalam menggunakan aplikasi Nvivo.