Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

AKSESIBILITAS TATA LETAK ELEVATOR PENUMPANG GEDUNG KANTOR PUSAT LAYANAN TERPADU (KPLT) FAKULTAS TEKNIK UNY Galeh Nur Indriatno Putra Pratama; Sumarjo H
Inersia : Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 14, No 1 (2018): Mei
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.343 KB) | DOI: 10.21831/inersia.v14i1.19492

Abstract

ABSTRACTThe change of function of KPLT FT UNY Building Hall in the last five years is quite high. In the beginning, the KPLT Building Hall was only to support ospek, yudisium and faculty work meeting. Functions that require the fulfilment of vertical transportation (lift) that is the ceremony dies and syawalan big family of the faculty. The elevator is necessary because the occupation hall is not just people, but also catering equipment for parties. The purpose of this research 1) to determine the capacity of the building elevators KPLT, 2) determine the layout of elevators KPLT building, and 3) the form of the building facade lift KPLT FT UNY. The type of this research is design development, which refers to 4 D Thiagarajan. The results of the study can be shown 1) the elevator capacity for the building KPLT FT UNY is a passenger lift for 10 people, with two doors opening to the side, 2) The location of the FN UNY building elevator UNY in accordance with visibility, accessibility and freeway structure is on the front side east hall, 3) The appropriate elevator support structure for FT UNY building is steel structure because it is an additional construction, while for scopes using GRC, ACP or plastic composite material. Keywords: Accessibility, Elevator layout, KPLT building.ABSTRAKPerubahan fungsi Aula Gedung KPLT FT UNY dalam lima tahun terakhir cukup tinggi. Pada awalnya Aula Gedung KPLT hanya untuk mendukung ospek, yudisium dan rapat kerja fakultas. Fungsi yang menuntut pemenuhan sarana transportasi vertikal (lift) yaitu upacara dies dan syawalan keluarga besar fakultas. Sarana lift diperlukan karena okupasi aula bukan hanya orang, namun juga perlengkapan katering untuk pesta. Tujuan kajian ini adalah 1) menentukan besarnya kapasitas lift gedung KPLT,  2) menentukan tata letak lift gedung KPLT, dan 3)  bentuk fasad lift gedung KPLT FT UNY. Jenis kajian ini adalah pengembangan desain, dimana mengacu pada 4D Thiagarajan. Hasil kajian dapat ditunjukkan 1) kapasitas lift untuk gedung KPLT FT UNY adalah lift penumpang untuk 10 orang, dengan dua pintu membuka ke samping, 2) Letak lift gedung KPLT FT UNY yang sesuai dengan visibilitas, aksesibilitas dan bebas hambatan struktur adalah di sisi depan sebelah timur ruang hall, 3) Struktur pendukung lift yang sesuai untuk gedung KPLT FT UNY adalah struktur baja karena merupakan konstruksi tambahan, sedangkan untuk pelingkupnya menggunakan GRC, ACP atau bahan komposit dari plastik. Kata kunci: Aksesbilitas, Tata letak elevator, Gedung KPLT.
Peningkatan kualitas pembelajaran prakarya dan kewirausahaan melalui metode CLTSMK Pratama, Galeh Nur Indriatno Putra; Triyono, Moch. Bruri
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol 5, No 3 (2015): November
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.939 KB) | DOI: 10.21831/jpv.v5i3.6486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: (1) peningkatan sikap belajar siswa dan (2) proses peningkatan kompetensi dasar mengidentifikasi sumber daya dan membuat desain karya rekayasa dengan penggunaan metode pembelajaran CLTSMK pada mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan yang ditunjukkan melalui motivasi, kreativitas, dan kemampuan manajerial siswa kelas X Kimia Industri di SMKN 2 Depok. Penelitian ini merupakan PTK, mengacu pada model Kemmis Mc. Taggart. Penelitian terdiri atas siklus I-III melalui tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian 32 siswa, kelas X Kimia Industri. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) persentase rerata peningkatan siklus I-III sebesar 41,611%, 36,053%, dan 9,551% tinjauan motivasi; 29,239%, 40,458%, dan 18,231% tinjauan kreativitas; 30,774%, 32,311%, dan 16,996% tinjauan kemampuan manajerial siswa dan (2) proses upaya peningkatan sikap belajar melalui motivasi, kreativitas, dan kemampuan manajerial siswa terdiri atas empat fase. THE IMPROVEMENT OF THE QUALITY OF CRAFT AND ENTREPRENEURSHIP TEACHING THROUGH CLTSMK METHODAbstractThis research aims to reveal: (1) the improvement of the learning attitude and (2) the process to the improvement of basic competencies in identifying resources and create an engineering work design by using CLTSMK learning method in Craft and Entrepreneurship subject shown by motivation, creativity, and managerial ability in Chemical Industry of class X students of SMKN 2 Depok. This research is classroom action research, design refers by Kemmis Mc. Taggart. This research consisted of cycle I-III, the stages of research consist of planning, action, observation, and reflection. The subject of this research was 32 class X students of Chemical Industry. The data were collected using observation and interview guides. The data were analyzed using descriptive analysis techniques. This research results showed: (1) the mean percentage improvement of the condition of cycle I-III subsequently are 41.611%, 36.053%, and 9.551% for the observation of students’ motivation; 29.239%, 40.458%, and 18.231% for the observation of students’ creativity; 30.774%; 32.311%; and 16.996% for the observation of students’ managerial ability and (2) the process of improving the students’ learning through motivation, creativity, and managerial ability consists of four phases.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PEMBELAJARAN MICRO TEACHING BERBASIS VIDUK (VIDEO UNJUK KERJA) PADA MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN, FT, UNY Galeh Nur Indriatno Putra Pratama; Nur Hidayat; Indah Wahyuni
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpts.v2i1.31967

Abstract

Tujuan kajian ini adalah untuk mengungkap bagaimana pengaruh implementasi penggunaan media VidUK (Video  Unjuk  Kerja)  dalam  pembelajaran micro  teaching  aspek  tinjauan  mata  pelajaran  praktik  mampu meningkatkan keterampilan mengajar mahasiswa jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan, FT, UNY. Kajian ini merupakan kajian tindakan kelas (classroom research). Populasi kajian ini adalah mahasiswa jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan FT UNY yang sedang melaksanakan praktik pengajaran Mikro pada tahun 2018. Sampel kajian adalah kelas B2 sejumlah 11 mahasiswa. Kajian dilaksanakan selama tiga siklus. Tinjauan pertama adalah kemampuan membuka pelajaran, tinjauan kedua adalah penyampaian materi, tinjauan ketiga adalah evaluasi. Observasi kegiatan dilakukan oleh peneliti dengan lembar pengamatan. Penilaian keterampilan juga menggunakan lembar penilaian keterampilan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil kajian menunjukan bahwa penggunaan media VidUK (Video Unjuk Kerja) dalam pembelajaran micro teaching aspek tinjauan mata pelajaran praktik mampu meningkatkan keterampilan mengajar mahasiswa jurusan Pendidikan Teknik Sipil  dan  Perencanaan untuk  aspek  tinjauan kemampuan membuka pelajaran, kemampuan penyampaian materi, serta kemampuan evaluasi; penggunaan media VidUK (Video Unjuk Kerja) dalam pembelajaran micro teaching dapat dijadikan sebagai sarana demonstrasi awal guru kepada siswa sebelum demonstrasi inti dilaksanakan. 
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN, FT, UNY MELALUI METODE DRILL BERBASIS KOMUNIKASI VERBAL-NON VERBAL Galeh Nur Indriatno Putra Pratama; Suparman Suparman
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2019): NOVEMBER
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpts.v1i1.28271

Abstract

ABSTRACTThis study aims to investigate whether the drill method (verbal and non-verbal communication skill drill) is able to improve the basic teaching skills in microteaching context. This is classroom action research. The population consisted of students majoring in Civil Engineering and Planning Education Department, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University who were taking microteaching practice course at 2019. The sample of the study was class A2 consisted of 11 students. The study was conducted in three cycles. Cycle 1 contained basic verbal communication, cycle 2 encompassed basic non-verbal communication, and cycle 3 covered both basic verbal and non-verbal communication types. Observation and skills assessment sheets were employed. The qualitative descriptive and descriptive statistics methods were then used to analyze the data.The results show that: (1) basic verbal communication skill drill in microteaching practices improves student teachers' basic microteaching skills and (2) basic non-verbal communication skill drill in microteaching practices improve student teachers' basic microteaching skills.Keywords: drill, communication, instructional media, posters, workshop  ABSTRAKTujuan kajian ini adalah untuk mengungkap bagaimana pengaruh metode drill keterampilan dasar mengajar (verbal maupun nonverbal) mampu meningkatkan keterampilan dasar mengajar terbatas pada pengajaran mikro. Kajian ini merupakan kajian tindakan kelas (classroom research). Populasi  kajian ini  adalah mahasiswa jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan FT UNY yang sedang melaksanakan praktik pengajaran Mikro pada tahun 2019. Sampel kajian adalah kelas A2 sejumlah 11 mahasiswa. Kajian dilaksanakan selama tiga siklus. Tinjauan pertama adalah dasar komunikasi verbal, tinjauan kedua adalah dasar komunikasi non verbal, tinjauan ketiga adalah dasar komunikasi verbal dan non verbal. Observasi kegiatan dilakukan oleh peneliti dengan lembar pengamatan. Penilaian keterampilan juga menggunakan lembar penilaian keterampilan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil kajian menunjukan bahwa: (1) metode drill keterampilan dasar  komunikasi verbal yang diterapkan pada praktik keterampilan dasar mengajar terbatas dalam pengajaran mikro dapat meningkatkan keterampilan mengajar dasar terbatas. (2) metode drill keterampilan dasar komunikasi nonverbal yang diterapkan pada praktik keterampilan dasar mengajar terbatas dalam pengajaran mikro dapat meningkatkan keterampilan mengajar dasar terbatas.Kata kunci: drill, komunikasi, pengajaran mikro
Konfigurasi Batang Pada Perancangan Rangka Atap Bambu Wisnu Rachmad Prihadi; Galeh Nur Indriatno Putra Pratama
Inersia : Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 12, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.326 KB) | DOI: 10.21831/inersia.v12i2.12592

Abstract

ABSTRACT  This study discusses the system design roof truss on a wide span which spans 15 m using bamboo materials, it is deemed necessary because of the material bamboo is a material that is readily available and can be used as themporary shelter as a temporary shelter disaster victims, therefore it needs to be done a review of some particular configuration rod placement diagonal rods. The purpose of the configuration of the rod is to obtain an optimal and efficient structure and implement connection system Moriscos on bamboo construction. On the pedestal roof frame is at the point of the column, so that in this condition is considered the foundation of the joints with horizontal movement of the pedestal reason restrained by anchor bolts and added restrained also by friction contact area of the pedestal. In this modeling study using bamboo material strap (Gigantochloa lear kurz) diameter of 6 cm, as a truss, and use the program SAP 2000 version 14 as a tool in calculating the truss. from reviewing several models from the rafters with bamboo material shows that the stiffness criterion for diagonal rod configuration on the model B which show the predicted vertical deflection z direction is small. As for the efficiency criteria in terms of style rod rod press (compression) due to the effect of buckling (buckling), various models have the smallest is the model A.  Keywords: bamboo, design, roof truss. ABSTRAK Kajian ini membahas perancangan sistem rangka atap pada bentang yang lebar yaitu bentang  15 m dengan menggunakan material bambu, hal ini dirasa perlu karena material bambu merupakan material yang mudah didapat dan dapat digunakan sebagai themporary shelter sebagai tempat tinggal sementara  korban bencana, oleh karena itu perlu dilakukan peninjauan terhadap beberapa konfigurasi penempatan batang khususnya batang diagonal. Tujuan dari konfigurasi batang tersebut adalah untuk mendapatkan struktur yang optimal dan efisien serta menerapkan sistem sambungan morisco pada konstruksi bambu. Pada tumpuan rangka atap berada pada titik kolom, sehingga dalam kondisi ini tumpuan dianggap sendi-sendi dengan alasan pergerakan horizontal tumpuan tertahan oleh angkur baut serta ditambahkan tertahan juga oleh gesekan bidang kontak tumpuan. Kajian permodelan ini menggunakan material bambu tali (gigantochloa apus kurz) berdiameter 6 cm, sebagai bahan rangka batang, dan menggunakan program SAP 2000 versi 14 sebagai alat bantu dalam menghitung struktur rangka batang dari peninjauan beberapa model dari rangka atap dengan material bambu menunjukkan bahwa untuk kriteria kekakuan maka konfigurasi batang diagonal pada model B yang menunjukkan prediksi defleksi vertikal arah z yang kecil. Sedangkan untuk kriteria efisiensi batang ditinjau dari gaya batang tekan  (compression) karena pengaruh tekuk (buckling), dari berbagai model dipilih yang terkecil adalah model A. Kata Kunci: bambu, perancangan, rangka atap.
EFEKTIVITAS MODUL ESTIMASI BIAYA KONSTRUKSI JALAN PADA MATA PELAJARAN ESTIMASI BIAYA KONSTRUKSI DI SMK N 1 PURWOREJO Sumardjo Sumardjo; Galeh Nur Indriatno Putra Pratama; Turas Nur Vemantyasto
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpts.v2i2.36345

Abstract

Tujuan kajian ini adalah: (1) mengetahui tahap pengembangan modul estimasi biaya konstruksi jalan pada mata pelajaran Estimasi Biaya Konstruksi dan (2) mengetahui tingkat kelayakan modul estimasi biaya konstruksi jalan pada mata pelajaran Estimasi Biaya Konstruksi untuk siswa kelas XI kompetensi keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan SMK Negeri 1 Purworejo. Pendekatan yang digunakan dalam kajian ini adalah Research and Development. Desain kajian ini menggunakan 4D (four-D) Thiagarajan dengan empat tahapan pokok, yaitu: Define (pendefisian); Design (perancangan); Develop (pengembangan); dan Disseminate (penyebaran). Teknik pengumpulan data melalui angket dengan didukung oleh observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan cara mengolah data kuantitatif yang kemudian ditafsirkan menjadi data kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) pengembangan modul pada tahap define menunjukkan belum tersedianya modul estimasi biaya konstruksi jalan, pada tahap design modul disusun sesuai dengan kompetensi dan tujuan pembelajaran yang telah dibuat, pada tahap develop adanya saran dari ahli materi mengenai runtutan materi perlu dibuat lebih terstruktur dan sistematis dilain itu adanya saran dari ahli media mengenai perbaikan penulisan indek tabel dan gambar serta posisi penulisan konten pada halaman landscape, dan pada tahap disseminate penyebaran modul dilakukan kepada guru mata pelajaran Estimasi Biaya Konstruksi; (2) tingkat kelayakan modul estimasi biaya konstruksi jalan menurut ahli materi diperoleh persepsi kelayakan sebesar 3,425 dengan kategori sangat layak, menurut ahli media diperoleh persepsi kelayakan sebesar 2,96 dengan kategori layak, dan menurut guru sebagai pengguna diperoleh persepsi kelayakan sebesar 4 dengan kategori sangat layak.
Identification of subsidence hazard zone by integrating engineering geological mapping and electrical resistivity tomography in Gunung Kidul karst area, Indonesia Wahyu Wilopo; Doni Prakasa Eka Putra; Teuku Faisal Fathani; Slamet Widodo; Galeh Nur Indriatno Putra Pratama; Maris Setyo Nugroho; Wisnu Rachmad Prihadi
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2022.092.3281

Abstract

The presence of natural cavities in karst morphology may cause severe civil engineering and environmental management problems. Karst formations will limit the expansion of urbanization, especially infrastructure development in limestone areas. Geophysical methods, especially electrical resistivity tomography (ERT) techniques, are effective and efficient solutions to detect voids below the surface. This study aimed to develop a subsidence hazard map as basic information for infrastructure development. The identification was made by measuring electrical resistivity tomography on eight profiles in the infrastructure development plan. In addition, it was also supported by geological mapping, particularly the structural geology and types of rocks around the site. The research area consists of massive limestone, bedded limestone, and cavity limestone with generally north-south joints. The analysis of geological mapping data and electrical resistivity tomography measurements showed that the cavity limestone was identified with a north-south elongated pattern in line with the fracture pattern found on the surface at the research area. The surface lithology type, the geological structures density, and the subsurface lithology were used to develop a subsidence hazard map. This information is beneficial in determining the safe location of infrastructure development based on disaster risk mitigation.
PENATAAN SISTEM JALUR PEJALAN KAKI DI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Muhammad Agphin Ramadhan; Galeh Nur Indriatno Putra Pratama; Retna Hidayah
Inersia : Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 14, No 1 (2018): Mei
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1041.843 KB) | DOI: 10.21831/inersia.v14i1.19498

Abstract

ABSTRACTThis study aims to: 1) determine the zoning for pedestrian ways; 2) determine the type of pedestrian ways in UNY; 3) to identify problems and solutions related to pedestrian ways in UNY. The method used in this research is descriptive with quantitative approach, by comparing the standard criteria for open space with the condition of reality. The technique of collecting data through observation and measurement of the dimensions of buildings and open spaces using the assistance planimeter website. Basic physical reviews grouping zones through which the road that separates the faculty contained in UNY. The results showed that: 1) zoning is physically in the Campus UNY consists of six zones, namely: Zone A (FT, LPPMP, LPPM), Zone B (FE, FIS, Dean Faculty, Kopma, PPs Lama, FIP), zone C (FBS, Science Faculty, Masjid Mujahideen), zone D (GOR UNY and vicinity), zone E (Stadiums, Tennis Court, FIK), and zone F (Rector, New PPs); 2) in real terms, there are four types of pedestrian ways in UNY, namely: Type 1 (separated), Type 2 (integration), Type 3 (dominant car), and Type 4 (corridor); 3) alternative solutions for problems of special dimensions and availability (level of service) the dimensions sidewalk pavement is in zone B is not ideal, while the sidewalks in zone A is sufficient available.  Keywords: Pedestrian, Sidewalk, Yogyakarta State University.  ABSTRAKKajian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pembagian zona untuk pedestrian ways; 2) mengetahui tipe pedestrian ways di UNY; 3) mengetahui permasalahan dan solusi yang berhubungan dengan pedestrian ways di UNY. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah deskriptif melalui pendekatan kuantitatif, dengan cara membandingkan kriteria standar ruang terbuka dengan kondisi realita. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan pengukuran dimensi bangunan serta ruang terbuka menggunakan bantuan website planimeter. Dasar pengelompokkan zona melalui tinjauan fisik yaitu jalan yang memisahkan beberapa Fakultas yang terdapat di UNY. Hasil kajian menunjukkan bahwa: 1) pembagian zona secara fisik di kawasan Kampus UNY terdiri dari 6 zona, yaitu: Zona A (FT, LPPMP, LPPM), Zona B (FE, FIS, Dekanat FMIPA, Kopma, PPs Lama, FIP), Zona C (FBS, FMIPA, Masjid Mujahiddin), Zona D (GOR UNY dan sekitarnya), Zona E (Stadion, Lapangan Tenis, FIK), dan Zona F (Rektorat, PPs Baru); 2) secara riil, ada 4 tipe pedestrian ways di UNY, yaitu: Tipe 1 (separated), Tipe 2 (integration), Tipe 3 (car dominant), dan Tipe 4 (corridor); 3) alternatif solusi atas permasalahan khusus dimensi dan ketersediaan (tingkat pelayanan) trotoar yaitu dimensi trotoar yang berada di zona B belum ideal, sedangkan trotoar pada zona A sudah cukup tersedia. Kata kunci: Pedestrian, Trotoar, Universitas Negeri Yogyakarta.
UJI TITIK NYALA DAN TITIK BAKAR SEMARBUT ASPAL TIPE 4 BERDASARKAN SNI 2433:2011 Galeh Nur Indriatno Putra Pratama; Arif Muhammad Yusuf
Inersia : Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 15, No 1 (2019): Mei
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (923.112 KB) | DOI: 10.21831/inersia.v15i1.24864

Abstract

ABSTRACTAsphalt is a filtering material of crude oil used as a pavement material. Asphalt quality becomes a very important and must be considered for pavement material, especially in its nature that can be burning and burning. Flash point and asphalt burn point is very important to know as planning of pavement material so that at certain condition of asphalt does not burn. This test aims to determine the point of flame and asphalt burn point. The asphalt samples were taken from asphalt inventory in the laboratory of pavement material of Department of Civil Engineering Education and Planning of FT UNY. The method used is to compare the result of flash point test and burn the emulsion asbuton extract using a modified solar refinery with penetration asphalt 60/70 (asphalt semarbut type 4) with flame point test and asphalt burn 60/70 regular penetration without modification with cleveland cup with regulation of SNI 2433: 2011. Data processing and graphics program used MS Exel 2010 application. Based on the test results concluded that the testing point and point of burning asphalt has been done obtained average flame point value at 250 ° C in an average time of 1.193 minutes, while the value of fuel point occurs when the asphalt temperature is 280 ° C in an average time of 3.48 minutes.Keywords: asphalt, flash point, fuel point ABSTRAK Aspal merupakan material hasil penyaringan minyak mentah yang digunakan sebagai bahan perkerasan jalan. Kualitas aspal menjadi suatu yang sangat penting dan harus diperhatikan untuk bahan perkerasan, terutama dalam sifatnya yang bisa menyala dan terbakar. Titik nyala dan titik bakar aspal sangat penting diketahui sebagai perencanaan bahan perkerasan jalan agar pada saat kondisi tertentu aspal tidak terbakar. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui titik nyala dan titik bakar aspal. Sampel aspal diambil dari aspal persediaan di laboratorium bahan perkerasan jalan Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan FT UNY. Metode yang digunakan adalah membandingkan hasil pengujian titik nyala dan bakar ekstrak asbuton emulsi menggunakan peremaja solar yang dimodifikasi dengan aspal penetrasi 60/70 (semarbut aspal tipe 4) dengan pengujian titik nyala dan bakar aspal penetrasi 60/70 biasa tanpa modifikasi dengan alat cleveland cup sesuai dengan peraturan SNI 2433:2011. Pengolahan data dan grafik digunakan program aplikasi MS Exel 2010. Berdasar hasil pengujian disimpulkan bahwa pada pengujian titik nyala dan titik bakar aspal yang telah dilakukan diperoleh rata-rata nilai titik nyala  pada suhu 250°C dalam waktu rata rata 1,193 menit, sedangkan nilai titik bakar terjadi ketika suhu aspal 280°C dalam waktu rata rata 3,48 menit.  Kata kunci: aspal, titik nyala, titik bakar
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SMKN 2 WONOSARI MELALUI KARYA PENELITIAN TINDAKAN KELAS Lilik Hariyanto; Galeh Nur Indriatno Putra Pratama; Nur Hidayat; Dian Eksana Wibowo
INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni Vol 23, No 2 (2019)
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ino.v1i2.31605

Abstract

Kegiatan program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang berbasis kompetensi dalam rangka peningkatan kualitas lulusan siswa SMKN 2 Wonosari dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan guru produktif SMKN 2 Wonosari di bidang pengembangan instruksional, khususnya pengembangan instruksional melalui hasil penelitian tindakan kelas.Metode kegiatan yang dipilih antara lain: metode ceramah, latihan mandiri terbimbing, pendampingan peserta, dan presentasi hasil. Langkah-langkah kegiatan terdiri atas: pembuatan materi, mempersiapkan alat dan bahan yang digunakan, serta melakukan pelatihan serta drafting PTK. Kegiatan diselenggarakan di luar jam pembelajaran dan tidak mengganggu proses pelaksanaan pembelajaran di sekolah. Pola evaluasi meliputi evaluasi selama proses pelatihan dan evaluasi hasil.Hasil kegiatan antara lain: peserta pelatihan sebagian besar masih memerlukan pelatihan pengembangan lainnya, terutama untuk pengembangan penelitian tindakan kelas; terdapat penambahan pengetahuan dan keterampilan bagi guru-guru SMKN 2 Wonosari, terutama dalam implementasi penelitian tindakan kelas serta dapat digeneralisasikan pada kelas lain yang mempunyai karakteriktis sama.