Sri Wahyuni
STIKES Muhammadiyah Manado

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Terapi Kelompok Terapeutik (TKT) pada Anak Usia Sekolah di Kelurahan Kombos Barat Kecamatan Singkil Kota Manado Helly M. Katuuk; Sri Wahyuni; Berthina H. Korah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 4 (2021): Desember : Jurnal Pengabmas Nusantara
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.907 KB) | DOI: 10.57214/pengabmas.v3i4.89

Abstract

Anak usia sekolah adalah anak dalam rentang 6 – 12 tahun memiliki kemampuan menghasilkan karya, berinteraksi dan berprestasi dalam belajar berdasarkan kemampuan diri sendiri. Hambatan atau kegagalan dalam mencapai kemampuan tugas perkembangan pada anak, dapat menyebabkan anak merasa rendah diri sehingga pada masa dewasa anak dapat mengalami hambatan dalam bersosialisasi (Keliat, Helena, dan Farida, 2011). Data yang didapatkan berdasarkan survey awal di wilayah kerja Puskesmas Kombos, yaitu ada 7 anak usia sekolah yang memiliki masalah dalam hal perkembangan baik secara fisik, psikis, dan sosial. Masalah perkembangan yang terjadi seperti kurangnya interaksi antara teman sebaya, secara kognitif dan sosial belum mampu bekerja secara berkelompok, dan kurangnya kemampuan dalam menghasilkan karya secara mandiri. Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui efektifitas Terapi Kelompok Terapeutik terhadap peningkatan perkembangan Anak Usia Sekolah.. Metode pelaksanaan kegiatan dengan melakukan terapi kelompok yang bersifat terapeutik kepada anak usia sekolah di Kel. Kombos Barat, Kec. Singkil, Kota Manado, Sulawesi Utara. Ketecapaian tujuan pengabdian kepada masyarakat yakni dilihat dari hasil evaluasi, dimana terapi kelompok terapeutik efektif dalam meningkatkan perkembangan anak usia sekolah.dapat dilihat dari kemampuan peserta untuk saling memberikan komentar positif dan motivasi kepada sesama peserta.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat Dengan Perilaku Kepatuhan Melaksanakan Prinsip Pemberian Obat di RSU Pancaran Kasih GMIM Manado Tirza Olgarni Mampuk; Sri Wahyuni; Kristine Dareda
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 4 No. 2 (2020): Oktober : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v4i2.190

Abstract

Karakteristik profesi yaitu memiliki ilmu pengetahuan sikap, bertanggung jawab dan akuntabel tenaga kesehatan profesional harus bertanggung gugat, dengan demikian mengurangi resiko pelanggaran keselamatan pasien. Pengetahuan adalah salah satu faktor dari manusia yang berpengaruh terhadap keselamatan pasien. Keselamatan pasien menjadi bagian penting dalam pelayanan keperawatan. Perawat sebagai tenaga terdepan yang bersentuhan langsung dengan pasien bertanggung jawab menyediakan layanan yang menunjang keselamatan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan perawat dengan prilaku kepatuhan melaksanakan prinsip pemberian obat di RSU Pancaran Kasih GMIM Manado. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik yang bersifat cross sectional. Jumlah populasi adalah 38 orang. Sampel diambil berdasarkan jumlah responden sebanyak 38 orang dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data di lakukan dengan cara mengisi kuesioner dan dibagikan kepada subjek yang di teliti dengan menekankan pada masalah-masalah etika yaitu informed concent, confidentiality dan anonimity. Selanjutnya data yang telah terkumpul di olah dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS versi 16,0 untuk di analisa dengan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan (ɑ) 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dapatkan perawat yang memiliki pengetahuan kurang berjumlah 11 responden (28,9%). hubungan antara tingkat pengetahuan perawat dengan perilaku kepatuhan melaksanakan prinsip pemberian obat p= 0,018. Nilai p ini lebih kecil dari nilai ɑ = 0,05.Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan perawat tentang perilaku kepatuhan melaksanakan prinsip pemberian obat. Saran agar supaya perawat selalu menerapkaan prinsip pemberian obat.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Mekanisme Koping Pada Pasien Yang Menjalani Kemoterapi Di RS. Siloam Hospitals Manado Zsa Zsa Korompot; Faradilla M. Suranata; Sri Wahyuni
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 4 No. 2 (2020): Oktober : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v4i2.195

Abstract

Kemoterapi merupakan salah satu upaya pengobatan untuk menyembuhkan kanker. Upaya-upaya penerimaan tersebut dikenal dengan mekanisme koping.. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor yang berhubungan dengan mekanisme koping pada pasien yang menjalani kemoterapi di ruangan kemoterapi RS. Siloam Hospitals Manado. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa didapatkan adanya hubungan faktor self-efficacy dengan mekanisme koping dengan p value 0,000 dan dukungan sosial keluarga dengan mekanisme koping pasien dengan p value 0,000. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara faktor self-efficacy dengan mekanisme koping dan terdapat hubungan dukungan sosial keluarga dengan mekanisme koping. Saran hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan menjadi acuan bagi peneliti selanjutnya.
Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Perkembangan Psikososial Pada Anak Usia Prasekolah di TK Raudhatul Atfhal Assalam Manado Siska Dauwango; Irma M. Yahya; Sri Wahyuni
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 5 No. 1 (2021): Mei : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v5i1.199

Abstract

Latar Belakang Penggunaan gadget bagi perkembangan anak usia dini dapat memberikan dampak positif dan dampak negatif. Anak yang terbiasa menggunakan gadget secara berlebihan akan berdampak pada perkembangan psikososialnya. Tujuan Penelitian diketahui hubungan penggunaan gadget dengan perkembangan psikososial anak usia prasekolah di TK Raudhatul Athfal Assalam Manado. Metode Peneltian menggunakan Deskriptif Analitik dengan rancangan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 orang menggunakan total sampling. Hasil Penelitian Dari hasil uji Chi-Square with Continuity Correction menunjukan ada hubungan antara penggunaan gadget dengan perkembangan psikososial pada anak usia prasekolah di TK Raudhatul Athfal Assalam Manado nilai p-value = 0,001 ≤ 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan penggunaan gadget dengan perkembangan psikososial anak usia prasekolah di TK Raudhatul Athfal Assalam Manado. Saran orang tua untuk lebih selektif lagi dalam memberikan mainan kepada anak dan perlu adanya pengawasan serta ketegasan dalam memberikan batasan kepada anak dalam bermain gadget.
Hubungan Peran Serta Masyarakat Dengan Upaya Pencegahan Penyakit Tuberkulosis Paru Di Kelurahan Tongkaina Kecamatan Bunaken Grace Hontomole; I Made Rantiasa; Sri Wahyuni
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 5 No. 1 (2021): Mei : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v5i1.200

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycrobacterium tuberculosis, yang paling umum mempengaruhi paru-paru. Sepertiga dari populasi dunia sudah tertular dengan TBC dimana sebagian besar penderita TBC adalah usia produktif (15-55 tahun). Hal ini menyebabkan kesehatan yang buruk di antara jutaan orang setiap tahun dan menjadi penyebab utama kedua kematian dari penyakit menular diseluruh dunia, setelah HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran serta masyarakat terhadap upaya pencegahan penyakit tuberkulosis paru dikelurahan tongkaina kecamatan bunaken. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Sampel diambil berdasarkan jumlah responden 83 orang dengan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan kuesioner. Selanjutnya data diolah dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS versi 16,0 untuk di analisa dengan uji statistic Fisher’s Exact dengan tingkat kemaknaan (α) ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berperan yaitu 77 responden (92,8%). Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara peran serta masyarakat dengan upaya pencegahan penyakit Tuberkulosis paru, dengan nilai p = 0,000. Nilai p < α = 0,05, maka Ha diterima, artinya ada hubungan peran serta masyarakat dengan upaya pencegahan penyakit Tuberkulosis paru di Kelurahan Tongkaina Kecamatan Bunaken. Penulis menyarankan agar setiap anggota masyarakat wajib berpartisipasi dalam semua kegiatan yang ada dimasyarakat khususnya dibidang palayanan kesehatan, agar solidaritas antar anggota masyarakat tetap terjaga dan terus terbangun dengan baik.
Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Nyeri Sendi Gout Athritis Pada Lansia di Bpslut Senja Cerah Paniki Bawah Manado Agus Ferdiansyah; Sri Wahyuni; Silvia Dewi Mayasari Riu
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 5 No. 1 (2021): Mei : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v5i1.203

Abstract

Penyakit yang sering menyertai usia lanjut adalah gout arthritis. Keluhan yang sering timbul adalah nyeri pada sendi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknik relaksasi nafas dalam terhadap nyeri sendi gout athritis pada lansia di BPSLUT Senja Cerah Paniki Bawah Manado. Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif yang bersifat cross sectional. Jenis rancangan penelitian yang digunakan adalah pre experimental designs dengan tipe One Group Pretest-Posttest. Sampel di ambil berdasarkan jumlah responden 30 lansia dengan menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi. Selanjutnya data yang terkumpul diolah dengan menggunakan komputer program SPSS versi 16.0 untuk dianalisa dengan uji chisquare dengan tingkat kemaknaan (α)≤0,05. Penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon dimana hasil penelitian di dapat nilai p = 0.000 dimana hal ini berarti nilai p sign < 0.05 sehingga Ha dapat diterima artinya ada pengaruh teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan nyeri sendi gout athritis pada lansia di BPSLUT Senja Cerah Paniki Bawah Manado. Dalam penelitian ini ada pengaruh teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan nyeri sendi gout athritis pada lansia di BPSLUT Senja Cerah Paniki Bawah Manado.
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT ROBERT WOLTER MONGISIDI MANADO: THE RELATIONSHIP OF NURSE THERAPEUTIC COMMUNICATION WITH OUTPATIENT PATIENT SATISFACTION AT ROBERT WOLTER MONGISIDI HOSPITAL, MANADO Sri Wahyuni; Wa Seti Lahaja
Jurnal Nurse Vol. 3 No. 2 (2020): Juli: Jurnal Nurse
Publisher : STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1644.41 KB)

Abstract

Latar belakang proses komunikasi terapeutik meliputi kemampuan dan komitmen yang tulus pada pihak perawat untuk membantu pasien mencapai kesembuhan. Salah satu unsur penilaian pasien terhadap pelayanan yang diberikan adalah komunikasi, karena komunikasi mempunyai peran yang besar dalam kepuasan pasien. Tujuan Komunikasi yang dilakukan secara terapeutik akan banyak menghindari resiko yang tidak perlu terjadi dan akan membuat pasien merasa lebih nyaman dan puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh perawat. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Analitik yang bersifat Cross Sectional. Cara penarikan sampel dengan menggunakan Accidental Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 95 responden. Adapun instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikan ( = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien dengan hasil uji Continuity Correction diperoleh nilai p = 0,002 < nilai  = 0,05. maka artinya H0 ditolak dan Ha diterima atau ada hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien. Kesimpulan dalam penelititan ini terdapat hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien rawat jalan.Berdasarkan hasil penelitian, maka perawat perlu mempertahankan sikap keterampilannya dalam berkomunikasi dengan pasien. Hal ini dikarenakan komunikasi berhubungan erat dengan tingkat kepuasan pasien.
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN TERJADINYA GASTRITIS PADA PASIEN DI PUSKESMAS TUMINTING MANADO: RELATIONSHIP OF EATING PATTERN WITH GASTRITIS IN PATIENTS IN HEALTH CENTERS TUMINTING MANADO Sri Wahyuni; Fitria M.Rogu
Jurnal Nurse Vol. 4 No. 1 (2021): Januari : Jurnal Nurse
Publisher : STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1472.915 KB)

Abstract

Timbulnya suatu penyakit berpengaruh terhadap perubahan gaya hidup dan pola konsumsi makanan, sehingga banyak timbul masalah kesehatan, salah satunya gangguan pada lambung seperti gastritis. Gastritis biasanya timbul akibat pola makan tidak teratur sehingga lambung menjadi sensitive. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan dengan terjadinya gastritis pada pasien di Puskesmas Tuminting Manado. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Dekriptif Analitik dengan rancangan Retrospective. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang mengalami gastritis dan datang berobat di Puskesmas Tuminting Manado berjumlah 210 penderita. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Non probability sampling dengan cara Accidental Sampling. Jumlah sampel yang didapatkan berjumlah 52 Responden. Instrumen penelitian menggunakan pertanyaan kuesioner sebagai pedoman wawancara dan lembar observasi untuk mengumpulkan semua data yang diperoleh dari responden. Keseluruhan data yang terkumpul kemudian diolah dan dianalisa menggunakan SPSS 16.0 untuk di analisa dengan uji statistik Continuity Correction dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara pola makan dengan terjadinya gastritis pada pasien di Puskesmas Tuminting Manado didapatkan nilai p=0,013, responden yang memiliki pola makan yang baik terdapat 35 responden (67,3%). Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara pola makan dengan terjadinya gastritis pada pasien di Puskesmas Tuminting Manado. Saran hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan dan informasi tambahan pada tempat penelitian dalam upaya menguranggi angka kejadian gastritis pada tempat penelitian.