Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer

PELATIHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DI SMA N 1 BLAHBATUH I Made Agus Wirahadi Putra; I Komang Dharmendra; Tubagus Mahendra Kusuma
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 1 (2021): Nopember
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i1.277

Abstract

SMA Negeri 1 Blahbatuh merupakan Sekolah Menengah Atas yang terletak di jalan. Astina Jaya , kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. SMA N 1 Blabatuh berjarak 22 Km dengan waktu tempuh normal 60 menit dari kampus ITB STIKOM Bali Renon. Masa pandemi covid memaksa sekolah SMA N 1 Blahbatuh untuk melakukan pembelajaran secara online untuk mengurangi interaksi. Pembelajaran online dengan media yang kurang meanrik menyebabakan materi yang disampaikan kurang diminati oleh sisiwa. Melalui pengabdian ini dilakukan pelatihan optimasi moodle dan pembuatan media pembelajaran dengan canva. Pengabdian dilakukan melalui 4 tahapan yaitu sosialisasi, penyusunan modul, pelatihan (online dan offline) dan terakhir adalah evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi adanya peningkatan pemahaman akan membuat media pembelajaran dengan canva.
Pelatihan Penerapan Teknologi Pembuatan Kolam Pada Peternak Lele di Desa Dalung I Made Agus Wirahadi Putra; Bagus Sabda Nirmala
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 2 No. 1 (2019): Nopember
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.791 KB)

Abstract

Ikan lele merupakan salah satu komuditi yang sangat diminati oleh masyarakat. Berdasarkan data yang diperoleh dari dinas perikanan kabupaten Badung, permintaan ikan lele di kabupaten Badung mencapai 1.800 ton pada tahun 2018. Permintaan ikan lele yang cukup tinggi mendorong munculnya para pengusaha muda untuk membudidayakan ikan lele, salah satunya adalah Bapak Made Rai Suriawan. Usaha budidaya ikan lele dimulai pada tahun 2015 dengan jumlah kolam hanya 4 kolam. Banyak permasalahan yang dialami oleh mitra, salah satunya adalah kualitas rasa ikan yang dipengaruhi oleh jenis kolam yang digunakan. Kolam yang digunakan oleh mitra berjis kolam gali. Dimana kolam digali dan dinding kolam tidak terlapisi oleh penyekat. Air akan kontak langsung dengan tanah sehingga pada dasar kolam memiliki kandungan lumpur yang tinggi. Kandungan lumpur yang tinggi akan mempengaruhi rasa dari daging ikan lele. Solusi yang ditawarkan ke mitra adalah pembuatan kolam terpal serta penerapan bioflok dalam mengatasi virus dan bakteri yang dapat mempengrahui kesehatan ikan lele.