Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Bandung Conference Series: Urban

Identifikasi Kapasitas Masyarakat Pemulung dalam Menghadapi Bencana Longsor di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat Raisya Mutiara Insani; Astri Mutia Ekasari
Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.095 KB) | DOI: 10.29313/bcsurp.v2i2.3505

Abstract

Abstract. The Sarimukti Final Disposal Site (TPA) has two landslide disasters, namely garbage, and soil landslides, garbage landslide disasters occur due to waste that has exceeded capacity, while landslide disasters occur because the landfill location is on a steep slope and is on high ground motion conditions. Landslides can endanger the safety and disrupt the activities of people living in the Sarimukti TPA area. The people who are the object of research are people who live in the Sarimukti TPA area. The community is dominated by scavengers. In the scavenger community living in the TPA, there are vulnerable age groups, namely the elderly, seniors, toddlers, and women. The purpose of this study was to identify the condition of the capacity of the scavenger community at TPA Sarimukti. The methodology used is quantitative by conducting capacity analysis. The capacity assessment was obtained from the results of the interview recapitulation and based on the existing conditions of the Sarimukti TPA area. The results of the analysis obtained are the capacity of the Sarimukti TPA community in dealing with disasters, the condition of the low capacity of the scavenger community causes the scavenger community to experience difficulties in preventing, preparing, overcoming, and repairing the impact of the disaster. Abstrak. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti tedapat dua bencana longsor yaitu longsor sampah dan tanah, bencana longsor sampah terjadi akibat tumpukan sampah yang sudah melebihi kapasitas, sedangkan bencana longsor tanah terjadi karena lokasi TPA yang berada pada kemiringan lereng curam dan kondisi gerakan tanah tinggi. Bencana longsor dapat membahayakan keselamatan dan menganggu aktivitas masyarakat yang tinggal di kawasan TPA Sarimukti. Masyarakat yang menjadi objek penelitian adalah masyarakat yang tinggal di kawasan TPA Sarimukti. Masyarakat tersebut didominasi oleh pemulung. Dalam masyarakat pemulung yang tinggal di TPA terdapat kelompok usia rentan yaitu lansia, manula, balita dan wanita. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kondisi kapasitas masyarakat pemulung di TPA Sarimukti. Metodelogi yang digunakan yaitu kuantitatif dengan melakukan analisis kapasitas. Penilaian kapasitas diperoleh dari hasil rekapitulasi wawancara dan berdasarkan kondisi eksisting kawasan TPA Sarimukti. Hasil analisis yang diperoleh yaitu kapasitas masyarakat TPA Sarimukti dalam menghadapi bencana rendah, kondisi kapasitas masyarakat pemulung yang rendah menyebabkan masyarakat pemulung menjadi mengalami kesulitan dalam mencegah, mempersiapkan, mengatasi dan memperbaiki dampak dari bencana.