Aryanti Agustina
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Baturaja, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Makna Nyanyian Tradisi Diadi Dialek Daya Desa Gedung Wani Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Erwanto Erwanto; Emilia Contessa; Aryanti Agustina
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i2.12763

Abstract

Meaning Analysis of Diadi Daya Gedung Wani Village South Ogan Komering Ulu District Dialect Song TraditionABSTRAKDiadi merupakan salah satu warisan budaya lokal yang berasal dari desa Gedung Wani OKU Selatan. Diadi merupakan ritme musik dengan senar gitar tunggal yang berkembang di daerah Ogan Komering Ulu Selatan Desa Gedung Wani Kecamatan Runjung Agung. Lirik dari Diadi ini berupa pantun dengan kata lainnya disebut canggut yang dinyanyikan sedemikian rupa dengan irama gitar tunggal. Pelaksanaan Diadi ini biasanya diadakan pada saat pesta pernikahan Ningkuk’an (bahasa daerah setempat) dan acara sukuran. Peneliti menganggap perlu meneliti heuristik dan hermeneutik dengan harapan supaya setelah diadakan penelitian ini warisan budaya Diadi bisa dilestarikan. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui makna heuristik dan hermeneutik nyanyian diadi dalam dialek Daya desa Gedung Wani  kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan semiotik dan struktural. Sumber data  penelitian adalah nyanyian tradisi diadi desa Gedung Wani. Berdasarkan hasil penelitian struktur diadi pembacaan tingkat heuristik dari sepuluh bait diadi terdapat struktur atau susunan, fungsi atau arti dari bait-bait tersebut yang dianalisis berdasarkan susunan yang terdapat dalam diadi tersebut yang disesuaikan  dengan bahasa Indonesia. Selanjutnya analisis berdasarkan pembacaan hermeneutik isi nyanyian tradisi diadi ini menceritakan tentang kisah antara dua insan yang ingin menjalin kasih dengan saling menerima segala kekurangan untuk mencapai kehidupan bahagia sampai hidup mati mereka bersama.Kata kunci: Makna Heuristik, Makna HermeneutikABSTRACTDiadi is one of the local cultural heritage originating from the village of Gedung Wani South OKU. Diadi is a musical rhythm with a single guitar string that developed in the South Ogan Komering Ulu area, Gedung Wani Village, Runjung Agung District. Diadi's lyrics are in the form of rhymes with other words called canggut which are sung in such a way with a single guitar rhythm. The implementation of Diadi is usually held at the Ningkuk'an wedding party (local language) and the sukur ceremony. Researchers consider it necessary to examine heuristics and hermeneutics in the hope that after this research, Diadi's cultural heritage can be preserved. The purpose of this study was to determine the heuristic and hermeneutic meaning of Diadi's song in the Daya dialect of Gedung Wani village, South Ogan Komering Ulu district. The method applied in this study is a qualitative descriptive method which  used a semiotic and structural approach. The source of the research data is the song Diadi, Gedung Wani village. Based on the research results on the structure of the Diadi, readings Diadi heuristic ten level stanzas consist a structure or arrangement, function or meaning of these verses which are analyzed based on the arrangement contained in the Diadi which is adapted to the Indonesian language. Furthermore, the analysis based on the hermeneutic reading of the Diadi song contents tells that the story of two people who want to make love by accepting each other's weakness to achieve a happy life until they live and die together.Keyword:  Heuristic Meaning, Hermeneutic Meaning