This Author published in this journals
All Journal Jurnal Mahasiswa
Franciscus Iwan Setyo, Franciscus Iwan
Sekolah Tinggi Elektronika dan Komputer

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ISYARAT UNTUK PANDUAN TURING DENGAN METODE PD PADA PAGUYUBAN VIXION OWNERS SEMARANG Setyo, Franciscus Iwan
Jurnal Mahasiswa Vol 1, No 1 (2014): Desain Grafis
Publisher : STEKOM Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.901 KB)

Abstract

Media video pembelajaran adalah media yang menyajikan audio dan visual yang berisi pesan-pesan pembelajaran untuk membantu pemahaman terhadap suatu materi pembelajaran. Video merupakan bahan pembelajaran tampak-dengar (audio-visual) kerena unsur dengar (audio) dan unsur visual/video  (tampak) dapat disajikan serentak. Video pembelajaran sebagai bahan ajar bertujuan memperjelas dan mempermudah pesan agar tidak terlalu verbaltis, mengatasi keterbatasan waktu, ruang dan daya indra peserta maupun pengajar. Vedeo pembelajaran inilah yang akan digunakan di Vixion Owners Semarang (VIOS) sebagai media pembelajaran bahasa isyarat untuk panduan turing. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1. Mendapatkan video pembelajaran bahasa isyarat panduan turing yang valid untuk diterapkan  di VIOS, 2. Penerapan video pembelajaran bahasa isyarat untuk panduan turing yang efektif pada VIOS, sehingga mudah dimengerti dan dipahami oleh setiap anggota.  Sehingga tercipta  turing yang lancar, aman, nyaman dan menyenangkan, serta semua  kegiatan turing berjalan sesuai dengan waktu yang ditentukan. Penelitian ini adalah jenis penelitian dan pengembangan atau dikenal dengan istilah  Research and Development (R & D). Dengan langkah-langkah yang dilakukan, yaitu: (1) Studi pendahuluan: Kajian teori dan survai awal di VIOS, profil, data dan permasalahan. (2) Perencanaan penelitian: Merumuskan tujuan dan gagasan pengembangan (3) Pengembangan produk awal: Menentukan desain produk sampai dengan memproduksi video. (4) Uji lapangan terbatas  (preliminary field test): Validasi produk, mengetahui kelayakan desain produk  (5) Revisi hasil uji lapangan terbatas: Mendapatkan desain produk yang lebih baik (6) Uji lapangan lebih luas (main field test): Mendapatkan produk video pembelajaran yang layak digunakan di VIOS. Sedangkan metode pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Demontrasi dan Metode Peer Teaching Menthods (teman mengajari teman). Gabungan dari kedua metode ini menghasilkan metode baru yang di sebut Metode PD. Media video yang dikembangkan ini dikatakan valid apabila mencapai nilai >60 % - 79% (cukup layak) dan >80% -100% (layak). Jika  kreteria nilai tersebut tercapai, media video ini dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Dari hasil pengujian validasi produk untuk media video pembelajaran diperoleh , kelayakan menurut ahli media 87,5 %, ahli materi  90 % dan hasil uji lapangan (user) rata-rata  91 %. Berdasarkan kreteria yang sudah ditentukan dapat dikatakan bahwa media video pembelajaran bahasa isyarat untuk panduan turing dengan metode PD yang dikemas dalam bentuk CD interaktif ini memenuhi kriteria 80 % - 100 %  termasuk dalam kategori layak, sehingga media ini dapat digunakan pada Paguyuban Vixion Owners Semarang. Kata kunci: video, isyarat, turing, motor