Freike Lumy, Freike
Jurusan Kebidanan Poltekes Kemenkes Manado

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemberian Imunisasi Campak Pada Bayi Di Puskesmas Bilalang Kota Kotamobagu Mantang, Indriyati; Rantung, Maria; Lumy, Freike
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2013
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v1i1.300

Abstract

Latar Belakang : Penyakit campak adalah suatu penyakit virus sangat menular yang menyebabkankesakitan dan kematian cukup tinggi di kalangan anak-anak. Penyakit ini dapat di cegah dengan pemberianimunisasi untuk memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit campak. Target imunisasi campak tahun 2012adalah 85 %, tetapi pencapaian hanya 81 %. Dari data Puskesmas Bilalang tahun 2011 kejadian campak 1kasus dan tahun 2012, 2 kasus, ketiga bayi tidak mendapatkan imunisasi campak. Data Puskesmas Bilalangcakupan imunisasi campak tahun 2012 yang di capai hanya (80%) belum mencapai target nasional (90%) danada peningkatan kejadian campak (2 kasus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuanibu tentang imunisasi campak dan pemberian imunisasi campak serta menganalisa hubungan tingkatpengetahuan ibu dengan pemberian imunisasi campak pada bayi di Puskesmas Bilalang Kota Kotamobagu.Metode :Jenis penelitian adalah deskriptik analitik dengan desain Cross-Sectional. Sampel penelitian 54responden yang mempunyai bayi 10-12 bulan. Instrumen yang di gunakan yaitu kuesioner sebanyak 25pertanyaan. Analisis data menggunakan uji Statistik Chi Square.Hasil penelitian : di peroleh sebagian besar rmemiliki pengetahuan cukup yaitu (40,7%), baik (31,5%) dankurang (27,8%). Pemberian Imunisasi Campak, di berikan imunisasi (66,7%) dan tidak di berikan imunisasi(33,3%). Hasil Uji Chi square di dapat nilai p = 0,001, lebih kecil dari α 0,05 yang berarti ada hubungan yangbermakna antara pengetahuan ibu dengan pemberian imunisasi campak pada bayi di Puskesmas Bilalang KotaKotamobagu,Simpulan : Ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian imunisasi campak pada bayi diPuskesmas Bilalang Kota Kotamobagu.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Purwandari, Atik; Lumy, Freike; Polak, Feybe
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v4i1.350

Abstract

Latar Belakang : Anemia dalam kehamilan masih merupakan masalah kronik di Indonesia terbukti dalam prevalensi pada wanita hamil persentase mencapai 63,5%. Dalam empat tahun terakhir prevalensi anemia tidak menunjukan penurunan yang cukup berarti. Anemia pada kehamilan dapat berpengaruh buruk terutama saat kehamilan, persalinan dan nifas.Tujuan : Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia.Metode : Penelitian ini menggunakan metode survey deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua ibu hamil trimester III yang mengalami anemia dan memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Tonsea Lama Kecamatan Tondano Utara Kabupaten Minahasa pada tahun 2009-2010 yang berjumlah 56 ibu hamil. Alat ukur yang digunakan adalah buku register PWS KIA Puskesmas Tonsea Lama Kecamatan Tondano Utara Kabupaten Minahasa tahun 2009-2010. Analisis data menggunakan uji statistik Non Parametrik yaitu chi-Square.Hasil : Hasil uji statistik, didapatkan ada hubungan signifikan antara paritas dengan tingkat anemia. Nilai X² = 14.761 dan p = 0.005 IK 95 % = 0.006 – 0.010, ada hubungan signifikan antara umur dengan Tingkat anemia. Nilai X² = 16.967 dan p = 0.002 IK 95 % = 0.001 – 0.003, ada hubungan signifikan antara kunjungan ANC dengan tingkat anemia. Nilai X² = 8.719 dan p = 0.013 IK 95 % = 0.011 – 0.015, ada hubungan signifikan antara konsumsi tablet zat besi dengan tingkat anemia. Nilai X² = 11.059 dan p = 0.004 IK 95 % = 0.009 – 0.013, tidak ada hubungan antara pendidikan dengan tingkat anemia.Kesimpulan : ada hubungan paritas,umur, kunjungan ANC dan konsumsi tablet zat besi.
Pengaruh Promosi Kesehatan Tentang Kanker Serviks Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Lumowa, Marlina; Mandang, Jenny; Lumy, Freike
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.08 KB) | DOI: 10.47718/jib.v3i1.358

Abstract

Latar Belakang : Kanker serviks merupakan kanker yang menyerang area serviks atau leher rahim,yaitu area bawah rahim yang menghubungkan rahim dan vagina. Kanker serviks ada setiap tahun danmenyebabkan kematian. Tingginya tingkat kematian akibat kanker serviks antara lain disebabkankarena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang kanker serviks sehingga kesadaran masyarakatdeteksi dini pun masih rendah. Penelitian iniTujuan : bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan tentang kanker serviks terhadappeningkatan pengetahuan ibu di Poliklinik Kebidanan dan Kandungan Rumah Sakit Umum BethesdaGMIM Tomohon.Motode Penelitian :penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu untuk mengetahui variabelbebas (promosi kesehatan tentang kanker serviks) terhadap variabel terikat (pengetahuan). Jumlahpopulasi 371 dengan pengambilan sampel sebanyak 56 responden. Pengumpulan data menggunakankuesioner diberikan kepada responden yang telah menadatangani informed consent (persetujuan untukmenjadi responden), dilaksanakan setiap hari Senin-Sabtu pada minggu ke 2 dan ke 3 Juni 2014.Analisis data menggunakan uji t pada tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05).Hasil Penelitian : Hasil uji Paired sample t-test pada penelitian ini adalah 7,841 dengan tarafsignifikansi 0,000,ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara tingkat pengetahuanibu sebelum diberikan promosi kesehatan dan setelah diberikan promosi kesehatan ( p < 0,05 ).Kesimpulan: ada pengaruh promosi kesehatan tentang kanker serviks terhadap peningkatanpengetahuan ibu di Poliklinik Kebidanan dan Kandungan Rumah Sakit Umum Bethesda GMIMTomohon.Sehingga disarankan bagi Rumah Sakit Umum Bethesda GMIM Tomohon untuk lebihmenggiatkan program promosi kesehatan secara terjadwal/rutin,dan bagi responden untuk terusberupaya meningkatkan pengetahuan tentang kanker serviks agar mendeteksi sedini mungkin penyakitkanker serviks.
Pengaruh Penyuluhan Imunisasi Campak Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu Bomboa, Veronica Frida; Pascoal, Meildy E.; Lumy, Freike
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v3i2.330

Abstract

Latar Belakang: Imunisasi sebagai salah satu cara preventif untuk mencegah penyakit melalui pemberiakekebalan tubuh yang harus diberikan secara menyeluruh. Oleh sebab itu penting adanya mobilisasimasyarakat dalam hal pemberian penyuluhan kesehatan mengenai imunisasi campak agar orang tuamemahami benar manfaat imunisasi campak1.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penyuluhan imunisasi campakterhadap peningkatan pengetahuan da sikap ibu di Puskesmas Tuminting Kecamatan Tuminting KotaManado.Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen yaitu suatu penelitian yangmelakukan kegiatan percobaan untuk mengetahui gejala yang timbul dari perlakuan tertentu. Eksperimendilakukan tanpa kelompok pembanding. Jumlah sampel 60 orang. Pengumpulan data dilakukan dengancara memberikan perlakuan yaitu kepada ibu-ibu yang memiliki anak usia 11-24 bulan menggunakanmetode penyuluhan kesehatan. Analisis data dengan menggunakan uji Paired Samples T-Test.Hasil : Menunjukkan tingkat pengetahuan sebelum diberikan penyuluhan kesehatan paling besar padakategori kurang sebesar 71,7% dan setelah diberikan penyuluhan tingkat pengetahuan responden palingbesar ada pada kategori baik sebesar 51,7%. Analisa data menunjukkan signifikansi ( 0,0001 ) lebih kecildari 0,05 ( α ). Sedangkan sikap sebelum diberikan penyuluhan paling besar ada pada kategori kurang (56,7%), dan setelah dberikan penyuluhan sikap responden paling besar ada pada kategori baik sebesar (80% ). Analisa data menunjukkan signifikansi ( 0,0001 ) lebih kecil dari 0,05 ( α ).
Pemanfaatan Jambu Biji Merah dan Pisang Ambon Terhadap Peningkatan Kadar Haemoglobin Ibu Hamil Purwandari, Atik; Lumy, Freike; Dalema, Anggreani
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 7 No 1 (2019): Edisi Juli - Desember 2019
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v7i1.654

Abstract

Latar Belakang: Pada tahun 2017 terdapat 961 (100%) ibu hamil dan 154 (16%) diantaranya mengalami anemia, sedangkan pada tahun 2018 terdapat 179 ibu hamil dan yang mengalami anemia 26 (14,5%) ibu hamil. Pada bulan Januari-Februari 2019 terdapat 314 ibu hamil dan yang mengalami anemia yaitu sebanyak 30 ibu hamil (22,3%). Data menujukkan ada peningkatan kasus anemia ibu hamil di Puskesmas Tuminting. Tujuan: Mengetahui Perbedaan Pemanfaatan Jambu Biji Merah dan Pisang Ambon Terhadap Peningkatan Kadar Haemoglobin Ibu hamil di Puskesmas Tuminting Kota Manado. Metode: Metode penelitian yang di gunakan adalah Quasi Experiment dengan rancangan pretest dan posttest control group design. Ibu hamil yang dijadikan sebagai sampel yaitu 22 orang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data terdiri dari lembar observasi pemberian jus jambu biji merah dan pisang ambon, lembar observasi kadar haemoglobin dan alat pemeriksaan haemoglobin. Data kemudian di analisis dengan Independent Sampel T-test. Hasil Penelitian: Menggunakan Uji Paired Sampel T-test nilai mean pada kelompok perlakuan pretest 9,1 dan posttets 9,5dan pada kelompok kontrol pretest 8,7 dan posttest 8,9. Nilai p- Value= 0,001<0,05 Kesimpulan: Ada pengaruh perbedaan pemanfaatan jambu biji merah dan pisang ambon terhadap peningkatan kadar haemoglobin ibu hamil di puskesmas Tuminting kota Manado.