Femmy Keintjem, Femmy
Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Manado

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Faktor Risiko Kehamilan Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Bahu Kecamatan Malalayang Kota Manado Adipati, Meylanda E.; Keintjem, Femmy; Lumy, Freikke
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2013
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.092 KB) | DOI: 10.47718/jib.v1i1.297

Abstract

Latar Belakang : Anemia pada kehamilan merupakan masalah nasional karenamencerminkan nilai kesejateraan sosial ekonomi masyarakat dan pengaruhnya sangat besarterhadap kualitas sumber daya manusia. karena itu anemia memerlukan perhatian serius darisemua pihak terkait dalam pelayanan kesehatan.Tujuan : Untuk mengetahui faktor risiko kehamilan yang berhubungan dengan kejadiananemia pada ibu hamil di Puskesmas Bahu Kecamatan Malalayang Kota Manado.Metode : Penelitian ini adalah analitik rancangan retrospective. Populasi adalah ibu hamildengan anemia berjumlah 296 orang. Jumlah sampel yaitu 170 ibu hamil. Pengumpulan datamenggunakan data sekunder. Analisis data menggunakan uji chi-square.Hasil Penelitian : menunjukkan dari faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadiananemia yaitu jarak kehamilan X2 =4.85, pendidikan X2 = 0,369, paritas X2 = 0,128 dan umurX2 = 0,127.Simpulan : Faktor risiko kehamilan ada hubungan hanyalah jarak kehamilan dengankejadian anemia dengan hasil perhitungan X2 = 4,85.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Motivasi Ibu Hamil Melakukan Kunjungan Antenatal Care Di Puskesmas Kauditan Kecamatan Kauditan Kabupaten Minahasa Utara Dinarohmayanti, Dinarohmayanti; Keintjem, Femmy; Losu, Fredrika Nancy
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v2i2.313

Abstract

Latar Belakang : Sasaran pembangunan global yang disepakati dalam MDGS adalah menurunkan angka kematian ibu (AKI) pada tahun 2015 yaitu 102/1000 kelahiran hidup. Angka kematian maternal di Indonesia mencapai 359/100.000 kelahiran hidup, itu berarti setiap 100.000 kelahiran hidup masih ada sekitar 359 ibu yang meninggal akibat komplikasi kehamilan dan persalinan. Menurut data yang diperoleh pada tanggal 18 Februari 2014 melalui buku register Puskesmas Kauditan Kabupaten Minahasa Utara, untuk kunjungan ANC tahun 2012, cakupan K-1 sekitar 76,2% dan K-4 sebesar 66,5%, dari target K-1 99%, K-4 95%, target cakupan kunjungan ANC untuk Puskesmas Kauditan 656 tahun 2012. Sedangkan untuk tahun 2013 cakupan K-1 sekitar 62,3%, K-4 78,4% target K-1 99%, K-4 95%. Target cakupan kunjungan ANC untuk Puskesmas Kauditan 439 tahun 2013.Tujuan : untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan motivasi ibu hamil melakukan kunjungan ANC di Puskesmas Kauditan Kecamatan Kauditan Kabupaten Minahasa Utara.Metode : Jenis Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik yaitu digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan, dengan menggunakan pendekatan Cross SectionalHasil penelitian : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa responden terbesar adalah ibu yang berpendidikan tinggi (Lulus SMU) yaitu sebanyak 46 (76,7%). Uji statistik diperoleh nilai p=0,314 artinya terdapat hubungan antara pendidikan ibu hamil dengan motivasi ANC. antara pengetahuan ibu dengan motivasi kunjungan ANC menunjukan bahwa responden terbesar adalah berpengetahuan baik sebanyak 33 (55%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p=0,000 maka disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan dengan motivasi kunjungan ANC. Hubungan dukungan keluarga/suami dengan motivasi kunjungan ANC. Berdasarkan hasil pada tabel 8. menunjukkan bahwa responden terbanyak tidak mendukung sebanyak 37 (61,7%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p=0,000 maka disimpulkan ada hubungan antara dukungan keluarga/suami dengan motivasi kunjungan ANC.Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan antara pendidikan ibu dengan motivasi kunjungan ANC di Puskesmas Kauditan. Ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan motivasi kunjungan ANC di Puskesmas Kauditan. Ada hubungan antara dukungan keluarga/suami dengan motivasi kunjungan ANCdi Puskesmas Kauditan.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Hiperemesis gravidarum di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Sam Ratulangi Tondano Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara. Sumai, Elfanny; Keintjem, Femmy; Manueke, Iyam
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 1 (2014): (JIDAN) Edisi Juli 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v2i1.321

Abstract

Latar belakang : Hiperemesis gravidarum adalah mual muntah yang berlebihan sehingga menimbulkan gangguan aktivitas sehari-hari dan bahkan dapat membahayakan hidup ibu hamil. Hiperemesis gravidarum yang tidak mendapatkan penanganan yang baik dapat pula menyebabkan kematian pada Ibu hamil .. Untuk itu perlu adanya pengawasan dan penanganan yang baik bagi Ibu hamil.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungandengan kejadian Hiperemesis gravidarum di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Sam Ratulangi Tondano Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara .Metode : Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian cross sectional dengan rancangan penelitian Retrospektif . populasi Ibu hamil sebanyak 2060 orang dengan jumlah sampel sebanyak 95 orang yang diambil dengan cara accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan format pengumpulan data menggunakan uji chi- squareHasil : uji chi-square untuk umur Ibu dengan p value = 0,00 < α (0,05), dengan demikian dapat disimpulkan bahwa. Hasil uji chi-square untuk paritas dengan p value = 0,04 < α (0,05), pendidikan p value = 0,12 > α (0,05)Kesimpulan : ada hubungan umur dengan kejadian Hiperemesis gravidarum, ada hubungan paritas dengan kejadian Hiperemesis gravidarum, tidak ada hubungan pendidikan dengan kejadian Hiperemesis gravidarum.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kurangnya Kunjungan Anak Balita Di Posyandu Pinasang, Vera Novita; Rantung, Maria; Keintjem, Femmy
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v3i2.324

Abstract

Latar Belakang : Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber DayaMasyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakatdalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikankemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar bagi ibu, bayi dan anakBalita.Tujuan : Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan anak balita diPosyandu Kecamatan Motoling Barat Kabupaten Minahasa Selatan.Metode :Jenis Penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan CrossSectional .Cara pengambilan sampel dengan teknik Proporsional Random Sampling yang berjumlah53 responden .Alat ukur yang digunakan yaitu kuesioner selanjutnya dianalisis secara univariat danbivariat menggunakan uji statistic Chi-Square pada α 0,05.Hasil : Diperoleh hasil bahwa ada hubungan antara umur responden dengan kunjungan anak balitadi posyandu (p = 0,000). Ada hubungan antara pekerjaan responden dengan kunjungan anak balita diposyandu (p = 0,005).Ada hubungan antara pendidikan responden dengan kunjungan anak balita diposyandu (p = 0,001). Ada hubungan antara pengetahuan responden dengan kunjungan anak balita diposyandu (p = 0,001).Di sarankan promosi kesehatan tentang manfaat Posyandu perludilakukan agar responden mau membawa anaknya pada kegiatan rutin setiap bulan diPosyandu.
Hubungan Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Anak Umur 12 – 23 Bulan Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Lontaan, Anita; Solang, Sesca; Keintjem, Femmy; Tuju, Sjenny Olga
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 2 (2016): Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.16 KB)

Abstract

Latar Belakang : Setiap tahun diperkirakan jutaan anak di Indonesia tertular penyakit menular,seperti : tuberkulosis, difteri, pertusis, tetanus dan campak, dengan kematian 120.000 setiap tahun.Hal ini sebenarnya tidak perlu terjadi oleh karena penyakit tersebut dapat dicegah dengan Imunisasipada bayi dan balita dengan lengkap serta diberikan sesuai jadwal. Angka kematian akibat tetanusadalah 19,3%, difteri, polio, campak sebesar 9,4%. Di Puskesmas Teling Atas Kota Manado padatahun 2012 dari 231 sasaran bayi/balita imunisasi HBO (58,9%) dan Campak (85%) belummemenuhi target nasional (&gt;90%).Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu yang memiliki anakumur 12-23 bulan dengan pemberian imunisasi dasar di Puskesmas Teling Atas Kota Manado.Metode : Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif analitik. Design yang digunakan dalampenelitian ini adalah cross sectional. Penelitian ini menganalisis hubunganpengetahuan ibu yangmempunyai anak berumur 12-23 bulan dengan pemberian imunisasi dasar. Populasipenelitian iniadalah seluruh ibu yang mempunyai anak umur 12-23 bulan yang berjumlah 231 sasaran, sampelpenelitian berjumlah 70. Cara pengambilan sampel adalah accidental sampling.Dengan analisisstatistik uji chi-square (X2), program SPSS versi 17.00.Hasil penelitian : Hasil Uji Chi Square (x2) hitung = 11.0 dan nilai p =. 0.001. Nilai (x2) tabel =3.84, maka nilai (x2) hitung &gt; (x2) tabel dan nilai p &lt; 0.05, artinya terdapat hubungan yangsignifikan antara pengetahuan ibu yang memiliki anak 12-23 bulan dengan pemberian imunisasidasar di Puskesmas Teling Kota Manado. Hal ini menunjukkan semakin tinggi pengetahuan ibu,maka semakin baik tingkat kesadaran ibu untuk membawa anak diimunisasi, sehingga imunisasidasar lengkap.Kegiatan penyuluhan /pendidikan kesehatan tentang imunisasi dasar pada saatkegiatan posyandu hendaknya tetap dilaksanakan serta mengaktifkan sweeping imunisasi bayi/anakdi Puskesmas Teling Atas Kota Manado.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Proses Penyembuhan Luka Post Sectio Caesarea Nurani, Dian; Keintjem, Femmy; Losu, Fredrika Nancy
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.742 KB) | DOI: 10.47718/jib.v3i1.352

Abstract

Latar belakang: Penyembuhan luka adalah proses penggantian dan perbaikan fungsi jaringan yangrusak. Infeksi menghambat proses penyembuhan luka sehingga menyebabkan angka morbiditas danmortalitas bertambah besar.Tujuan: untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan proses penyembuhan luka postsectio caesarea (post SC ).Metode: Penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalahkeseluruhan jumlah ibu post SC yang dirawat di Irina D Atas RSUP Prof.Dr.R.D. Kandou Manadoberjumlah 186 orang dengan sampel 127 orang yang diambil secara accidental sampling.Pengumpulan data diperoleh dari status pasien dan lembar observasi dalam bentuk check list. Analisisdata menggunakan uji Chi-Square.Hasil penelitian: Hasil uji Chi-Square untuk usia ibu, nilai p value = 0.019 (p < 0.05), anemia pvalue = 0.009 (p < 0.05), penyakit penyerta (DM) nilai p value = 0.038 (p < 0.05).Kesimpulan: Ada hubungan antara usia, anemia dan penyakit penyerta (DM) dengan prosespenyembuhan luka post SC.
Hubungan Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Anak Umur 12 – 23 Bulan Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Lontaan, Anita; Solang, Sesca; Keintjem, Femmy; Tuju, Sjenny Olga
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v4i2.635

Abstract

Latar Belakang : Setiap tahun diperkirakan jutaan anak di Indonesia tertular penyakit menular, seperti : tuberkulosis, difteri, pertusis, tetanus dan campak, dengan kematian 120.000 setiap tahun. Hal ini sebenarnya tidak perlu terjadi oleh karena penyakit tersebut dapat dicegah dengan Imunisasi pada bayi dan balita dengan lengkap serta diberikan sesuai jadwal. Angka kematian akibat tetanus adalah 19,3%, difteri, polio, campak sebesar 9,4%. Di Puskesmas Teling Atas Kota Manado pada tahun 2012 dari 231 sasaran bayi/balita imunisasi HBO (58,9%) dan Campak (85%) belum memenuhi target nasional (>90%). Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu yang memiliki anak umur 12-23 bulan dengan pemberian imunisasi dasar di Puskesmas Teling Atas Kota Manado. Metode : Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif analitik. Design yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Penelitian ini menganalisis hubunganpengetahuan ibu yang mempunyai anak berumur 12-23 bulan dengan pemberian imunisasi dasar. Populasipenelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai anak umur 12-23 bulan yang berjumlah 231 sasaran, sampel penelitian berjumlah 70. Cara pengambilan sampel adalah accidental sampling.Dengan analisis statistik uji chi-square (X2), program SPSS versi 17.00. Hasil penelitian : Hasil Uji Chi Square (x2) hitung = 11.0 dan nilai p =. 0.001. Nilai (x2) tabel = 3.84, maka nilai (x2) hitung > (x2) tabel dan nilai p < 0.05, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu yang memiliki anak 12-23 bulan dengan pemberian imunisasi dasar di Puskesmas Teling Kota Manado. Hal ini menunjukkan semakin tinggi pengetahuan ibu, maka semakin baik tingkat kesadaran ibu untuk membawa anak diimunisasi, sehingga imunisasi dasar lengkap.Kegiatan penyuluhan /pendidikan kesehatan tentang imunisasi dasar pada saat kegiatan posyandu hendaknya tetap dilaksanakan serta mengaktifkan sweeping imunisasi bayi/anak di Puskesmas Teling Atas Kota Manado.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ruptur Perineum Dalam Proses Persalinan Normal Keintjem, Femmy; Purwandari, Atik; Lantaa, Novia Alida
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 5 No 2 (2018): Edisi Januari - Juni 2018
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v5i2.834

Abstract

Latar Bekalang: Perdarahan postpartum menjadi penyebab utama 40% kematian ibu di Indonesia. Robekan jalan lahir merupakan penyebab kedua perdarahan setelah atonia uteri yang terjadi pada hampir persalinan pertama dan tidak jarang juga pada persalinan berikutnya. kejadian rupture perineum cukup tinggi di wilayah kerja Puskesmas Ranomut Kecamatan Paal II Manado. Tujuan: Penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ruptur perineum dalam proses persalinan normal. Metode: Penelitian ini mengunakan desain penelitian retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin normal tahun 2016 di Puskesmas Ranomut Kecamatan Paal II Manado, dengan pengambilan sampel secara Total sampling. Analisa data menggunakan uji Chi square (X2). Hasil: Penelitian diperoleh hubungan bermakna antara pertus presipitatus dan rupture perineum dengan p value 0,000 atau nilai p < 0,05, terdapat hubungn bermakna antara paritas dan rupture perineum dengan p value 0,005 atau nilai p < 0,05, dan terdapat hubungan bermakna antara BBL dan rupture perineum dengan p value 0,003 atau nilai p < 0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara partus presipitatus, paritas dan berat badan lahir dengan kejadian ruptur perineum. Disarankan para bidan dapat mempertahankan mutu pelayanan kebidanan dalam menangani persalinan sesuai APN agar proses persalinan berlangsung dengan normal tanpa komplikasi.
Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu Nifas tentang Perawatan Luka Perineum di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado Losu, Fredrika N; Keintjem, Femmy; Binambuni, Sridayanti
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 5 No 2 (2018): Edisi Januari - Juni 2018
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v5i2.839

Abstract

Latar Belakang: Robekan perineum adalah robekan yang terjadi pada saat bayi lahir, baik secara spontan maupun dengan menggunakan alat atau tindakan persalinan. Robekan perineum terjadi pada hampir semua primipara. Perdarahan pasca persalinan dengan uterus yang berkontraksi baik biasanya disebabkan oleh robekan serviks atau vagina. Tujuan: mengetahui Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu Nifas tentang Perawatan Luka Perineum di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado Metode: Jenis penelitian menggunakan observasional analitik. Penelitian ini dilakukan pada ibu nifas dengan luka perineum, dan teknik pengambikan sampel dengan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden. Hasil: Analisis uji chi square, diperoleh nilai Exact Sig. (2-sided) sebesar 0.021 menunjukkan hasil signifikan lebih kecil dari 0.05 (0.021<0,05 ). Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu nifas tentang perawatan luka perineum di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado.