Berthina H. Korah, Berthina H.
Jurusan Kebidanan Poltekkes kemenkes Manado

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemberian Imunisasi Tetanus Toxoid di Puskesmas Rurukan Kecamatan Tomohon Timur Kota Tomohon Manutu, Julin; Korah, Berthina H.; Pesak, Ellen
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2013
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.912 KB) | DOI: 10.47718/jib.v1i1.295

Abstract

Imunisasi TT perlu diberikan bagi calonibu untuk memberikan kekebalan terhadappenyakit tetanus yang dapat membahayakan janin.Kematian bayi baru lahir di Indonesia akibatpenyakit Tetanus Neonatorum (TN) menduduki peringkat ke 3.Cakupan imunisasi TT di PuskesmasRurukan tahun 2012 belum mencapai target nasional (80%), TT2 = 78,8%.Tujuan : Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan pemberianimunisasi TT di Puskesmas Rurukan Kecamatan Tomohon Timur Kota Tomohon.Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasipenelitian ini semuai buhamil yang usia kehamilannya Trimester III sebanyak 28 ibu dan ibu yangmempunyaibayi 0-1 tahunsebanyak 60 ibu selama bulanFebruari 2013 dengan total populasi 88 orang,yang berkunjung di wilayah kerja sebagai sampel penelitian. Analisis data menggunakan uji Chi-Square.Hasil penelitian : Menunjukan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan pemberianimunisasi TT di mana p = 0,001 atau p < 0,05. Hal inimenunjukan ada hubungan bermakna antarapengetahuan ibu dengan pemberian imunisasi TT di Puskesmas Rurukan Kecamatan Tomohon TimurKota Tomohon, pengetahuan responden terbanyak berpengetahuan baik 69,3%, sebagian besarresponden sudah memberikan imunisasi TT secara lengkap sebanyak 75% dana dihubungkan antarapengetahuan ibu dengan pemberian Imunisasi TT di Puskesmas Rurukan Kecamatan TomohonTimur.
Pengaruh Promosi Kesehatan Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Di Puskesmas Amurang Kabupaten Minahasa Selatan wenas, Ripca Aprisilia; Lontaan, Anita; Korah, Berthina H.
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.861 KB) | DOI: 10.47718/jib.v2i2.304

Abstract

Latar Belakang : Tanda-tanda bahaya pada kehamilan merupakan suatu pertanda telah terjadinya masalah yang serius pada ibu hamil atau janin yang dikandungnya. Promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan, mengindentifikasi pengetahuan ibu hamil sesudah diberikan promosi kesehatan serta menganalisa pengaruh promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil.Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan terhadap pengetahuan ibu hamil di Puskesmas Amurang Kabupaten Minahasa Selatan.Metode : penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain One-Group Pretest-Postest. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Juni 2014. di Puskesmas Amurang Kabupaten Minahasa Selatan. Variabel bebas (Independent Variable) dalam penelitian ini adalah promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan. Variabel terikat (Dependent Variable) adalah pengetahuan ibu hamilHasil Penelitian : Hasil analisis dengan paired sample t-Test diperoleh nilai rata-rata pengetahuan ibu hamil sebesar 15,37 dan sesudah diberikan promosi kesehatan tentang Tanda Bahaya Kehamilan sebesar 21,06 dengan thitung adalah 16,371 dan signifikansi lebih kecil dari 5% (p= 0,000< 0,05).Kesimpulan : ada perbedaan pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan perlakuan.
Sikap Ibu Nifas Tentang Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini Di Puskesmas Bahu Kecamatan Malalayang Kota Manado Manueke, Iyam; Korah, Berthina H.
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 2 (2016): Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.16 KB)

Abstract

Latar Belakang : Salah satu program yang sedang gencar dianjurkan pemerintah yaitu InisiasiMenyusu Dini (IMD). Kurangnya pengetahuan dari orang tua, pihak medis maupun keenggananuntuk melakukannya membuat IMD masih jarang dipraktikkan. Inisiasi menyusu setelah satu jampertama kelahiran dini dapat menyelamatkan 30.000 bayi di indonesia yang biasanya meninggal padabulan pertama setelah kelahirannya.Tujuan : untuk mengidentifikasi Sikap Ibu Nifas tentang Pelaksanaan IMD di Puskesmas Bahu KotaManado. untuk menggambarkan sikap Ibu Nifas tentang Pelaksanaan IMD di Puskesmas Bahu KotaManado.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskritif. Populasi adalah seluruh ibu nifas yang ada diwilayah Puskesmas Bahu Kota Manado sebanyak 417 orang. Besar sampel diambil 10% dari populasiyaitu 42 responden. Analisis untuk mengetahui sikap Ibu Nifas tentang Pelaksanaan IMD diPuskesmas Bahu Kota Manado digunakan distribusi frekuensi.Hasil penelitian : sikap responden tentang inisiasi menyusu dini adalah sikap positive sebanyak 21(70%) dan sikap negatif sebanyak 9 (30%). Perlu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan sikapresponden tentang Pelaksanaan IMD oleh petugas di Puskesmas Bahu Kota Manado.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Kader Kesehatan Dengan Pelayanan Posyandu Pakasi, Ainy M.; Korah, Berthina H.; Imbar, Henry S.
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.959 KB) | DOI: 10.47718/jib.v4i1.344

Abstract

Latar Belakang : Posyandu adalah tempat untuk melayani kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, sehingga mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi. Permasalahan yang ada di posyandu saat ini masih ada kader kesehatan yang tidak aktif dalam pelayanan posyandu. Tujuan : untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap kader kesehatan dengan pelayanan posyanduMetode : Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study di wilayah kerja puskesmas Kakaskasen Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon, yang total populasi dijadikan sampel yaitu kader kesehatan yang berjumlah 60 orang. Data dinalisis dengan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan yang digunakan adalah 95% α <0,05.Hasil : penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan ibu baik sebanyak 36 orang (60%) dan tingkat pengetahuan ibu kurang baik sebanyak 24 orang (40%) dengan nilai X2 9.882 dan p=0.002. Sikap rsponden positif 37 responden (62%) dan sikap responden negatif 23 responden (38%) dengan nilai X2 27,787 dan p=0,000.Kesimpulan : semakin baik pengetahuan pasti baik juga pelayanan yang diberikan dan sikap yang postif akan menunjukkan pelayanan yang baik. Saran perlu melakukan pembinaan secara berkala oleh petugas puskesmas maupun tokoh masyarakat.
Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Tenaga Kesehatan Tentang Pencegahan Infeksi Pada Prtolongan Persalinan Yohana, Tahiru; Korah, Berthina H.; Dompas, Robin
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v3i1.356

Abstract

Latar Belakang : Salah satu penyebab kematian ibu dan bayi baru lahir adalah infeksi, yangsebenarnya dapat dicegah melalui penerapan pencegahan infeksi. Risiko infeksi pada ibu, bayi danpenolong persalinan akan meningkat apabila nakes tidak mematuhi prosedur pencegahan infeksi padasaat menangani pasien terutama pada saat pertolongan persalinan. Pencegahan infeksi tersebut bisa dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap dari tenaga kesehatan.Tujuan : untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap tenaga kesehatan tentangpencegahan infeksi pada pertolongan persalinan di kamar bersalin RSUP Prof. Dr.R.D. KandouManado.Metode : Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan rancangan penelitiancross sectional. Populasi tenaga kesehatan yaitu doktert dan bidan yang bertugas di kamar bersalinRumah Sakit Umum Pusat Prof Dr. R.D. Kandou Manado sebanyak 85 orang, sampel 70 orangyang diambil dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dananalisis data menggunakan korelasi rank spearman dengan derajat kepercayaan 95% (α : 5%) .Hasil Penelitian : diperoleh nilai r = 0,414 dan p = 0,000,Kesimpulan : terdapat hubungan yang signifikan dengan kategori sedang antara pengetahuan dengansikap nakes tentang pencegahan infeksi pada pertolongan persalinan di kamar bersalin RSUPProf. Dr.R.D. Kandou Manado
Sikap Ibu Nifas Tentang Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini Di Puskesmas Bahu Kecamatan Malalayang Kota Manado Manueke, Iyam; Korah, Berthina H.
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v4i2.636

Abstract

Latar Belakang : Salah satu program yang sedang gencar dianjurkan pemerintah yaitu Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Kurangnya pengetahuan dari orang tua, pihak medis maupun keengganan untuk melakukannya membuat IMD masih jarang dipraktikkan. Inisiasi menyusu setelah satu jam pertama kelahiran dini dapat menyelamatkan 30.000 bayi di indonesia yang biasanya meninggal pada bulan pertama setelah kelahirannya. Tujuan : untuk mengidentifikasi Sikap Ibu Nifas tentang Pelaksanaan IMD di Puskesmas Bahu Kota Manado. untuk menggambarkan sikap Ibu Nifas tentang Pelaksanaan IMD di Puskesmas Bahu Kota Manado. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskritif. Populasi adalah seluruh ibu nifas yang ada di wilayah Puskesmas Bahu Kota Manado sebanyak 417 orang. Besar sampel diambil 10% dari populasi yaitu 42 responden. Analisis untuk mengetahui sikap Ibu Nifas tentang Pelaksanaan IMD di Puskesmas Bahu Kota Manado digunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian : sikap responden tentang inisiasi menyusu dini adalah sikap positive sebanyak 21 (70%) dan sikap negatif sebanyak 9 (30%). Perlu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap responden tentang Pelaksanaan IMD oleh petugas di Puskesmas Bahu Kota Manado.