Palupi Sri Wijayanti, Palupi Sri
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KEEFEKTIFAN KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT DITINJAU DARI KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS MAHASISWA Wijayanti, Palupi Sri
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4 No 1 (2018): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study is to describe the effectiveness of the use of Cooperative Script model in linear algebra teaching and learning at base of  vector space chapter which is viewed by students mathematical reasoning skill. The type of this research is experimental research. The design of experimental research is pre experimental research. Because of the aim of this study is to determine whether Cooperative Script model can effect in students mathematical reasoning skill or not, so this study uses one group pretest posttest design. The population in this study is all of Mathematics Educations’ students in UPY and the sample are class in A1 and A2. Sampling technique used simple random sampling technique. The instrument used questions in pretest and posttest test which are to know the scores of students’ mathematical reasoning skill at beginning and the end of teaching and learning process. Data analysis techniques used descriptive statistics analysis and inferential statistics analysis. Descriptive statistics analysis is used to know the mean, mode, and variance of scores. Inferential statistics analysis used normality test and t test. The results showed that the scores which obtaned after learn linear algebra using cooperative script model such as the highest score is 97.90, the lowest score is 48.33, the average score is 78.08, and the standard deviation 13.83. The result of normality test on pretest and posttest score with chi-square test showed that c2 htung < c2 table. This result showed that the all of data in pretest and postest scores are normally distributed with 95% confidence level. The result of t-test showed that H0 is rejected with 95% confidence level. Thus, it can be infered that there is a significant increase in students mathematical reasoning skills before and after learn with cooperative script model. 83% categorization of students’ mathematical reasoning skill at high and moderat category indicated that cooperative script model effective in terms of students mathematical reasoning skills.
Efektivitas Penggunaan Bahan Ajar English Mathematics Melalui E-Learning terhadap Pemahaman Geometri Mahasiswa Ningsih, Siska Candra; Wijayanti, Palupi Sri
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 2 No 1 (2018): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medives.v2i1.508

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan bahan ajar English Mathematics melalui e-learning terhadap pemahaman geometri mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain Pre-test and Post-test Group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Pendidikan Matematika yang mengambil mata kuliah English Mathematics pada tahun akademik 2016/2017 yang terdiri dari empat kelas. Sampel penelitian adalah salah satu kelasnya yang dipilih dengan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data melalui tes pemahaman geometri yang dilakukan sebelum dan sesudah tindakan. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji t one sample. Banyak kemudahan yang diperoleh dengan menggunakan e-learning diantaranya bahan ajar dapat diunggah sebelum pembelajaran di kelas, diskusi dapat dilakukan tak terbatas waktu dan ruang dan kuis online dapat dilakukan untuk mengetahui pemahaman mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar English Mathematics materi Geometri melalui e-learning efektif digunakan dalam pembelajaran terhadap pemahaman geometri mahasiswa. Kata kunci: bahan ajar, English Mathematics, pemahaman geometri   ABSTRACT This study aims to determine the effectivenes of learning material through e-learning in terms of student’s comprehension of geometry. This study is quasy experimental research with Pre-test and Post-test Group design. The population is all the Mathematics Education students who taked English Mathematics course in academic year 2016/2017. The sample consists of one class that is selected using random sampling. Data is collected by comprehension test of Geometry before and after treatment. Hypothesis test is anylized by t test one sample. There are some conveniences obtained using e-learning such as material learning can be uploaded before learning in the class, discussion can be done not limited by space and time, and online quiz can be done to know the student’s understanding. The result show that learning material of English Mathematics for Geometry theory through e-learning was effective in terms of student’s comprehension of Geometry. Keywords: material learning, English Mathematics, comprehension of geometry
Pengaruh Model Penemuan Terbimbing Terhadap Hasil Belajar Siswa Materi Luas Permukaan dan Volume Kubus Farida, Novita; Astuti, Reni Septi; Wijayanti, Palupi Sri
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperloh deskripsi pengaruh model penemuan terbimbing terhadap hasil belajar siswa materi luas permukaan dan volume kubus. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen yang mengacu pada desain Intac-Group Comparison. Populasi  dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP N 11 Yogyakarta yaitu kelas VIII terdiri dari empat kelas. Dalam penentuan pemilihan sampel ini, teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling sehingga sampel penelitian yang digunakan adalah kelas VIII C sebagai kelas eksperimen (kelas yang diberikan perlakuan) sedangkan kelas VIII D sebagai kelas kontrol (kelas yang tidak diberikan perlakuan). Tujuan penelitian ini adalah untuk memperloh deskripsi pengaruh model penemuan terbimbing terhadap hasil belajar siswa materi luas permukaan dan volume kubus. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan kelas dan rancangan yang digunakan oleh peneliti mengacu pada desain penelian Kemmis dan Mc. Taggart. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Kelas VIII SMP Negeri 11 Yogyakarta maka pembelajaran yang menggunakan metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi luas permukaan dan volume balok, yaitu: (1) mengorientasikan siswa pada masalah, (2) mengorganisasikan siswa dalam belajar, (3) mem-bimbing penyelidikan individual maupun kelompok, (4) mempresentasikan hasil kegiatan dan (5) mengevaluasi keberhasilan belajar siswa.
Identifikasi Aspek Kemampuan Berfikir Kreatif Pada Soal Matematika Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Kelas IV Tema 9 Wijayanti, Palupi Sri
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.935 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v4i2.11776

Abstract

Kemampuan berfikir kreatif merupakan hal yang aharus dikembangkan dalam pembelajaran di kelas. Hal ini berdasarkan pada amanat peratuaran menteri pendidikan dan kebudayaan. Pembelajaranyang dapat memberikan pengalaman untuk mengembangkan kemampuan berfikir kreatif siswa terangkum dalam kompetensi ketrampilan yaitu pada kompetensi dasar keempat. Namun demikian pembelajaran di kelas harus terdapat materi dan masalah yang dapat memunculkan kemampuan berfikir kreatif siswa. Pada kurikulum 2013, pembelajaran pada kelas 4 SD yaitu tematik sehingga tidak ada pemisahan mata pelajaran. Namun demikian, guru harus dapat memberikan pengalaman yang terbaik bagi siswa dalam mengembangkan kemampuan berfikir kreatif untuk permasalahan-permasalah yang dianggap susah oleh siswa antara lain soal matematika. Oleh karena itu perlu mengidentifikasi aspek kemampuan berfikir kreatif yang ada pada soal matematika dalam buku tematika terpadu kurikulum 2013. Aspek-aspek kemampuan berfikir kreatif adalah berfikir luwes (flexiblelity), asli (originality), rinci (elaboration), fasih (fluency). Pada buku tematik kelas 4 tema 7 terdapat 3 materi soal matematika yang bertujuan untuk melatih siswa dapat memahami dan menginterpretasikan laporan berdasarkan data-data yang diperoleh. Beberapa kegiatan yang dapat mengembangkan kemampuan berfikir kreatif ada pada pelajaran 1, 2, dan 4. The ability to think creatively is something that must be developed in classroom learning. This is based on the mandate of the ministry of education and culture. Learning that can provide experience to develop students' creative thinking skills are summarized in skills competency, namely in the fourth basic competency. However, classroom learning must have material and problems that can bring students' creative thinking skills. In the 2013 curriculum, learning in grade 4 elementary school is thematic so there is no separation of subjects. However, the teacher must be able to provide the best experience for students in developing the ability to think creatively for problems that are considered difficult by students, among others, math problems. Therefore, it is necessary to identify aspects of creative thinking skills that exist in mathematics problems in the integrated curriculum in the 2013 curriculum. The aspects of creative thinking ability are flexible thinking, originality, elaboration, fluency. In the thematic book grade 4 theme 7 there are 3 math problem materials that aim to train students to understand and interpret reports based on the data obtained. Some activities that can develop creative thinking skills are in lessons 1, 2 and 4.
LEVEL KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA PADA MATERI GEOMETRI Wijayanti, Palupi Sri; Kintoko; Setiawan, Rizky Ananda
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol 6 No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v6i2.711

Abstract

Tujuan pembelajaran matematika di tingkat dasar hingga menengah salah satunya adalah memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui level kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan sumber data utama adalah skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Prosedur penelitian dilakukan dengan tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan akhir. Data penelitian yang diperoleh diolah dan dianalisis menggunakan teknik kuantitatif kemudian dideskripsikan tingkat kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berada pada level tertentu. Berdasarkan hasil pengolahan data dan disesuaikan dengan tujuan penelitian maka dapat disebutkan hasil penelitian yang menunjukkan level kemampuan pemecahan masalah siswa termasuk dalam kriteria tinggi untuk indikator mudah memahami permasalahan, cukup untuk indicator mampu merancakan strategi, kriteria sangat tinggi untuk menggolongkan indicator melaksanakan rencana, dan sangat rencah untuk indicator mengecek kembali jawaban.