Rossy Septia Putri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK JELLY DAUN SIKHOH-KHOH (Chromolaena odorata) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA TERBUKA PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) (The Effect of Sikhoh-Khoh Jelly Leaf Extract (Chromolaena odorata) on the White Rats (Rattus norvegicus) Skin Thickness in the Healing Process of Open Wounds) Nazaruddin Nazaruddin; Siti Aisyah; Rossy Septia Putri; Dasrul Dasrul; Hennivanda Hennivanda; Roslizawaty Roslizawaty; Amalia Sutriana
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 6, No 3 (2022): MEI-JULI
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/jim vet..v6i3.18387

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak jelly daun sikhoh-khoh dan lama waktu pengamatan terhadap penurunan luas luka pada proses penyembuhan luka terbuka pada tikus putih secara makroskopis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental tipe The Postest Only Control Group. Sampel yang digunakan adalah tikus putih strain Wistar sebanyak 9 ekor. Dengan jenis kelamin jantan, umur 3 bulan, dan berat badan rata-rata 200 g. Sampel dibagi secara acak menjadi 3 perlakuan dan 3 kali ulangan, masing-masing 3 ekor yaitu perlakuan kontrol (P0) dengan perlakuan tidak diberi ekstrak jelly daun sikhoh-khoh, perlakuan 1 (P1) dengan perlakuan diberi ekstrak jelly daun sikhoh-khoh 10%, dan perlakuan 2 (P2) dengan perlakuan diberi ekstrak jelly daun sikhoh-khoh 30%. Pemberian ekstrak jelly daun sikhoh-khoh dilakukan sehari dua kali secara topikal di atas luka. Pengamatan kesembuhan luka dilakukan secara makroskopis. Pengukuran luas luka terbuka menggunakan jangka sorong untuk menghitung panjang dan lebar luka. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA split plot kemudian dilanjutkan uji Duncan dengan kesimpulan pemberian ekstrak jelly daun sikhoh-khoh perlakuan 10% dan 30%  dalam lama waktu pengamatan dapat menurunkan luas luka terbuka tikus putih sejak mulai hari ke 3, 7 dan 14. Penurunan luas luka terbuka pada kelompok pemberian ekstrak jelly daun sikhoh-khoh 10% lebih baik dibandingkan dengan jelly tanpa ekstrak daun sikhoh-khoh dan ekstrak jelly daun sikhoh-khoh 30%.Kata kunci: Daun sikhoh-khoh, tikus putih, luka terbuka ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the effect of giving sikhoh-khoh leaf jelly extract and the length of time of observation on the decrease in wound area in the process of healing open wounds in white rats macroscopically. This research is an experimental research type The Posttest Only Control Group. The samples used were 9 white Wistar rats. Witgh male sex, age 3 months, and an average weight0f 200 g. Samples were randomly devided into 3 treatmens and 3 replicates, each 3 tails, namely control treatment (P0) with treatment not given sikhoh-khoh leaf jelly extract, treatment 1(P1) with treatment given sikhoh-khoh leaf jelly extact 10% and , treatment 2(P2) was treated given with 30% sikhoh-khoh leaf jelly extact. The administrationof sikhoh-khoh leaf jelly extract was applied topicaly twice a day over the wound. Wound healing was observed macroscopically. Measurement of the area of an open wound usinga caliper to calculate the length and width of the wound. The data abtained were analyzed by split plot ANOVA then followed by Duncan's test with the conclusion that giving sikhoh-khoh leaf jelly extract 10% and 30% treatment in the length of time of observation could reduce the area of open wounds in white rats from days 3, 7 and 14. Decreased open wound area in the group given 10% sikhoh-khoh leaf jelly extract was better than jelly without sikhoh-khoh leaf extract and 30% sikhoh-khoh leaf jelly extract.Keywords: Sikhoh-khoh leaves, white rat, open wound