DIAJENG EKA PERTIWI
PendidikanSejarah Fakultas Keguruan dendidikan Universitas PGRI Banyuwangi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI KORELASI ANTARA KOMPETENSI GURU DENGAN DISIPLIN BELAJAR PADA SISWA KELAS XI SMKN 1 TEGALSARI HABIB ROMLI; DIAJENG EKA PERTIWI; AGUS MURSIDI
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 1 No 1 (2017): Santhet : Jurnal Sejarah, Pendidikan dan Humaniora
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.729 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah secara mayor untuk mengetahui ada tidaknya korelasi motivasi kompetensi siswa dengan disiplin belajar siswa pada siswa kelas XI  semester genap SMKN 1 Tegalsari Tahun Pelajaran 2014/2015 dan secara minor terbagi menjadi dua yaitu minor I adalah ada tidaknya korelasi motivasi kompetensi siswa dengan disiplin belajar siswa di sekolah pada siswa kelas XI  semester genap SMKN 1 Tegalsari Tahun Pelajaran 2014/2015 dan minor II adalah ada tidaknya korelasi motivasi kompetensi siswa dengan disiplin belajar siswa di rumah pada siswa kelas XI  semester genap SMKN 1 Tegalsari Tahun Pelajaran 2014/2015. Hipotesa yang diajukan dalam penelitian ini sebagai berikut: hipotesa mayor adalah ada hubungan antara motivasi kompetensi siswa dengan disiplin belajar siswa pada kelas XI semester genap SMKN 1 Tegalsari tahun pelajaran 2014/2015. Sedangkan hipotesis minor terbagi menjadi dua yaitu minor I adalah ada hubungan antara motivasi kompetensi siswa dengan disiplin belajar siswa di sekolah pada kelas XI semester genap SMKN 1 Tegalsari tahun pelajaran 2014/2015, dan minor II adalah ada hubungan antara motivasi kompetensi siswa dengan disiplin belajar siswa di rumah pada kelas XI semester genap SMKN 1 Tegalsari tahunpelajaran 2014/2015. Interprestasi hipotesa kerja minor I dapat dilihat dari koefisien korelasi hasil hitung rXYI adalah 0,789 terletak antara 0,600 – 0,800 berarti tergolong korelasi cukup. Interprestasi hipotesa kerja minor II dapat dilihat dari koefisien korelasi hasil hitung rXY2 adalah 0,440 terletak antara 0,400 – 0,600 berarti tergolong korelasi sedang. Interprestasi hipotesa kerja mayor dapat dilihat dari koefisien korelasi hasil hitung rXY adalah 0,791 terletak antara 0,800 – 1,000 berarti tergolong korelasi tinggi.