Munira Munira, Munira
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENERAPAN TIPE STAD DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV MATA PELAJARAN PKn MATERI BUDAYA INDONESIA SD NEGERI 8 MEULABOH Munira, Munira; Izwar, Izwar
Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 1 (2014): Bina Gogik: jurnal ilmiah pendidikan guru sekolah dasar
Publisher : Bina Gogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.929 KB)

Abstract

Jenis penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD di Kelas IV Materi Budaya Indonesia SD Negeri 8 Meulaboh. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 8 Meulaboh yang berjumlah 14 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah secara total sampling. Analisa data dilakukan dengan menggunakan data ketuntasan belajar (observasi dan tes). Hasil penelitian di SD 8 Meulaboh pada siswa kelas IV didapatkan bahwa hasil belajar siswa rata-rata 91,4 dengan banyaknya siswa yang mendapat nilai ≥ 65 sebanyak 13 siswa dari 14 orang siswa. Hal ini berarti bahwa ketuntasan belajar siswa sudah ada peningkatan sebesar 27,1% yaitu dari 64,3% menjadi 91,4% pada siklus II. Dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD mata pelajaran PKn pada materi budaya Indonesia dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam memahami materi tersebut sehingga tuntas belajarnya.
UJI ANTIBAKTERI KULIT BUAH KOPI (Coffea arabica L.)  GAYO BERDASARKAN TINGKAT KEMATANGAN  TERHADAP Escherichia coli Munira, Munira; Mastura, Nazarul; Nasir, Muhammad
Indonesian Journal for Health Sciences Vol 4, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.951 KB) | DOI: 10.24269/ijhs.v4i2.2640

Abstract

Kopi yang berasal dari dataran tinggi Provinsi Aceh dikenal dengan sebutan kopi Gayo. Pada umumnya kopi Gayo adalah kopi Arabika (Coffea arabica L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan daya hambat ekstrak kulit buah kopi Arabika Gayo dengan tingkat kematangan buah yang bervariasi dalam menghambat pertumbuhan Escherichia coli. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang dibagi menjadi 4 perlakuaan yaitu aquadest (P0), ekstrak etanol kulit buah kopi hijau (P1), ekstrak etanol kulit buah kopi kuning (P2), ekstrak etanol kulit buah kopi merah (P3) dengan 4 kali ulangan. Uji mikrobiologi menggunakan metode difusi cakram. Uji Anova menunjukkan bahwa kulit buah kopi (Coffea arabica L.) Gayo berdasarkan tingkat kematangan buah yang bervariasi sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli (P=0,000). Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa rata-rata diameter zona hambat paling besar dibentuk oleh ekstrak etanol kulit buah kopi merah yaitu 16,66 mm, yang berbeda nyata dengan ekstrak kulit buah kopi kuning (12,33 mm) dan ekstrak kulit buah kopi hijau (11,33 mm). Kulit buah kopi Arabika Gayo dengan tingkat kematangan buah yang bervariasi dapat menghambat pertumbuhan Escherichia coli. Rata-rata diameter zona hambat terbesar dibentuk oleh ekstrak etanol kulit buah kopi yang berwarna merah.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera Lamk) BERDASARKAN PERBEDAAN WAKTU PANEN Munira, Munira; Amalia, Dhea; Khazanah, Wiqayatun; Nasir, Muhammad
Indonesian Journal for Health Sciences Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.896 KB) | DOI: 10.24269/ijhs.v5i2.3640

Abstract

Tanaman kelor (Moringa oleifera Lamk) telah digunakan untuk mengobati berbagai jenis penyakit, salah satunya adalah sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan ekstrak daun kelor yang dipanen pada pagi hari dan sore hari dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Penelitian bersifat eksperimental murni menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan yaitu P0 (aquadest), P1 (ekstrak daun kelor yang dipanen pada pagi hari),  P2 (ekstrak daun kelor yang di panen pada sore hari) dengan masing-masing 4 kali ulangan. Uji mikrobiologi menggunakan metode difusi cakram. Hasil uji fitokimia menunjukkan ekstrak daun kelor mangandung alkaloid, saponin, flavonoid, dan triterpenoid. Hasil uji Anova menyatakan bahwa ekstrak daun kelor yang dipanen pada waktu berbeda sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli (P=0,000). Uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata diameter zona hambat antar ekstrak daun kelor yang dipanen pada pagi hari (13,25 mm) dan sore hari (14,325 mm) dalam menghambat Staphylococcus aureus. Sedangkan pada Escherichia coli terdapat perbedaan yang nyata rata-rata diameter zona hambat ekstrak daun kelor yang dipanen pada pagi hari (0,00 mm) dan sore hari (13,75 mm)
TINJAUAN HUKUM ISLAM TENTANG PRAKTIK PENIMBANGAN SEPIHAK DALAM AKAD JUAL BELI BUAH KELAPA SAWIT DI DESA BULU MARIO KECAMATAN SARUDU Munira, Munira; Malik, Abdul
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 6, No 1 (2021): J-Alif, Volume 6, Nomor 1, Mei 2021
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.877 KB) | DOI: 10.35329/jalif.v6i1.2230

Abstract

Penelitian ini memakai sistem penelitian kualitatif  memakai pendekatan sosial serta syar’i. Untuk memdapatkan sebuah data atau informasi yang benar, jadi sumber data yang digunakan di dalam penelitian ini yakni, sumber data primer dan sekunder. Tehnik pengambilan  informasi yakni observasi, wawancara, serta dokumentasi. Tujuan  penelitian ini untuk melihat bagaimanakah tinjauan hukum syariah tentang praktik penimbangan sepihak di dalam akad jual  beli kelapa sawit di desa Bulu Mario Kecamatan Sarudu serta  ingin melihat bagaimana praktek penimbangan sepihak di dalam akad jual beli buah sawit di desa Bulu Mario Kecamatan Sarudu. Berdasarkan hasil dari penelitian, bisa disimpulkan bahwa praktik menimbang sepihak di dalam akad jual beli buah kelapa sawit di desa Bulu Mario Kecamatan Sarudu Kabupaten Pasangkayu. Dilaksanakan pada saat para petani sudah memanen buah kelapa sawitnya serta menyusun buah kelapa sawit dilapak para petani serta saat praktik penimbangan dilaksanakan  pihak penjual tidak menghadiri proses penimbangan berlangsung serta hanya bermodalkan saling percaya. Dari tinjauan hukum islam tidak dibolehkan, sebab terdapat salah satu rukun jual beli tidak tercapai ialah sighat (ijab qabul). Kemudian  jika ditarik dari segi adat kebiasaan tentang  penimbangan sepihak di dalam akad  jual dan  beli buah kelapa sawit yang sudah cukup lama dilakukan oleh sebagian besar masyarakat desa Bulu Mario maka kegiatan tersebut boleh saja dilakukan (mubah), sebab adat  kebiasaan  harus selalu ditaati dan dihormati karna memiliki akibat hukum dan sanksi, dan selagi tidak merugikan atau mendatangkan  mudharat bagi pihak yang bersangkutan itu boleh saja dilakukan.
العوامل المؤثرة في نجاح تعليم اللغة العربية Mahmuddin, Ronny; Munira, Munira
البصيرة: مجلة الدراسات الإسلامية Vol 3 No 1 (2022): البصيرة: مجلة الدراسات الإسلامية
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M), Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36701/bashirah.v3i1.525

Abstract

This study aims to describe the factors that influence the success of teaching Arabic. This type of research is descriptive qualitative research using the library research method. The results of the study indicate that the determining factors that influence the success of teaching Arabic, namely: (1) determining teaching objectives which include teaching plans, teaching materials and evaluations; (2) a teacher who has a very urgent role; (3) teaching facilities; (4) students, taking into account the background and abilities of the students; and (5) teaching environment. These five factors are interrelated with each other in realizing the success of teaching Arabic.