Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hubungan physical activity dengan fine motor skills pada anak usia 4 tahun Nur Indri Rahayu; Aini Dewi Monica; Jajat Jajat; Kuston Sultoni
Jurnal Keolahragaan Vol 9, No 1: April 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1851.807 KB) | DOI: 10.21831/jk.v9i1.34156

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menguji hubungan antara physical activity dengan fine motor skills pada anak usia 4 tahun. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini yaitu anak usia 4 tahun yang sedang menempuh pendidikan anak usia dini di PAUD, TK, dan KB di Kota Bandung. Jumlah sampel sebanyak 53 anak dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa Accelerometer Actigraph dan 9-Hole Peg Test. Accelerometer Actigraph digunakan untuk mengukur tingkat physical activity atau aktivitas fisik dengan hasil yang menunjukan bahwa anak – anak paling banyak menghabiskan waktu di skor light daripada sedentary, moderate-to-vigorous dan vigorous. 9-Hole Peg Test digunakan untuk mengukur tingkat kemampuan motorik halus atau fine motor skills anak dengan hasil menunjukan bahwa anak lebih terampil dalam menggunakan tangan yang dominan. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan Spearman Correlation Test. Hasil analisis data menunjukan tidak terdapat korelasi antara physical activity dengan fine motor skills baik pada tangan dominan (p=0,6780,05) maupun dengan tangan non dominan (p=0,1670,05) yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara physical activity dengan fine motor skills pada anak usia 4 tahun. The relationship between physical activity and fine motor skills in 4-year-old children Abstract:The purpose of this study was to examine the relationship between physical activity and fine motor skills in 4-year-old children. The method used is a quantitative research method with the correlation research approach. The population in this study were 4-year-old children who were taking early education in PAUD, TK, and KB in Bandung City. A total of 53 4-year-old children participated in this study by using a purposive sampling technique. The instrumen used were Accelerometer Actograph and 9-Hole Peg Test. The accelerometer actigraph is used to measure the level of physical activity and the results show that children spend the most time on the light score rather than sedentary, moderate-to-vigorous and vigorous score. 9-Hole Peg Test is used to measure the level of fine motor skills of children and the results showing that children are more skilled in using the dominant hand. Data were analyzed using the Spearman Correlation Test. The results of data analysis showed there is no correlation between physical activity and fine motor skills both in dominant hand (p=0.6780,05) and with the non-dominant hand (p=0,1670,05) which meant there are no significant relationship between physical activity and fine motor skills in 4-year-old children.
Kecepatandan Akurasi Shuttlecock pada Jump Smash dengan Loncatan Vertikal dan Parabol Depan dalam Bulutangkis Junanda, Hendya Alif; rusdiana, agus; rahayu, Nur Indri
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 1, No 1 (2016): JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v1i1.1548

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menelaah perbandingan pengaruh loncatan vertikal dan loncatan parabol depan terhadap akurasi dan kecepatan mkasimal pada saat melakukan teknik jump smash. Sampel diambil sebanyak 6 orang atlit bulutangkis di unit kegiatan mahasiswa bulutangkis Universitas Pendidikan Indonesia, menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan tes (French-Stalter Badminton Skill Test) untuk mengukur akurasi, sedangkan perhitungan kecepatan dengan mengggunakan video yang dimasukan kedalam software frame dias IV. Penghitungan statistik menggunakan SPSS dengan Statistik Parametrik Independent Sample T-Test. Dari hasil analisis data diperoleh beberapa kesimpulan. Pertama, terdapat perbedaan yang nyata (signifikan) diantara loncatan vertikal dan loncatan parabol depan terhadap akurasi shuttlecock dengan nilai probabilitas (sig) 0.049 atau 0.05. Kedua, terdapat perbedaan yang nyata (signifikan) diantara loncatan vertikal dan loncatan parabol depan terhadap kecepatan shuttlecock dengan nilai probabilitas (sig) 0.025 atau 0.05. Dimana loncatan parabol depan memiliki hasil lebih baik dari pada loncatan vertikal dengan nilai mean sebesar 56.4 51.2.
HUBUNGAN KECERDASAN INTELEKTUAL (IQ) DAN KECERDASAN EMOSIONAL (EQ) DENGAN KETERAMPILAN BERMAIN DALAM CABANG OLAHRAGA BULUTANGKIS Fazari, Muhamad; Damayanti, Imas; Rahayu, Nur Indri
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 2, No 1 (2017): JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v2i1.5350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosional (EQ) atlet UKM bulutangkis upi serta hubungan kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosional (EQ) terhadap keterampilan bermain dalam cabang olahraga bulutangkis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Sampel penelitian yang digunakan yaitu 8 orang atlet bulutangkis dari Unit Kegiatan Mahasiswa bulutangkis di Universitas Pendidikan Indonesia yang diambil menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan adalah Tes Kecerdasan (Intelegensi) yaitu APM (Advanced Progressive Matrics). Tes kecerdasan emosional menggunakan instrumen angket dan instrumen untuk keterampilan bermain menggunakan Games Performance Assesment Instrumen (GPAI). Uji hipotesis statistik dilakukan menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics version 21. Hasil penelitian menunjukan gambaran hasil tes kecerdasan intelektual (IQ) atlet UKM bulutangkis UPI mayoritas di atas rata-rata, sedangkan gambaran hasil tes kecerdasan emosional (EQ) mayoritas sedang. Adapun hasil analisis statistik pearson korelasi pada kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosional (EQ) terhadap keterampilan bermain. Hasil analisis menunjukan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan intelektual (IQ) dengan keterampilan bermain dalam cabang olahraga bulutangkis p 0.082 0,05, dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional (EQ) dengan keterampilan bermain dalam cabang olahraga bulutangkis p 0,128 0,05. 
Pengaruh Imagery Training Terhadap Hasil Pukulan Parking dan Gate-in Woodball di UKM Woodball UPI Iman, Ikhwan Maolana Ibrahim; Rahayu, Nur Indri; Sultoni, Kuston
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 2, No 2 (2017): JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v2i2.4414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh imgery training terhadap hasil pukulan parking dan gate-in Woodball di UKM Woodball UPI. Pada Eksperimen ini sampel yang berjumlah 12 orang akan diberikan perlakuan lalu dilihat perbedaan setelahnya, sampel adalah anggota woodball yang baru melakukan latihan (pemula), terdapat 4 putera dan 8 puteri, kemudian sampel dibagi kedalam 2 kelompok (masing-masing 2 putera 4 puteri) yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kedua kelompok tersebut sama-sama melakukan latihan selama 18 pertemuan, dan untuk kelompok eksperimen diberikan perlakuan berupa latihan imajeri. Instrumen yang digunakan mengadopsi Tes keterampilan Pukulan Parking dan Gate-in untuk pemula (Putu Citra Sukadiyanto, 2015). Teknik analisis data yang digunakan adalah Paired Sample t-test. Hasil dari penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan pada kelompok eksperimen dan tidak terdapat pengaruh yang signifikan pada kelompok kontrol. Kesimpulannya latihan imajeri memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil pukulan pariking dan gate-in woodball di UKM Woodball UPI. Untuk penelitian selanjutnya alangkah lebih baik apabila jumlah sampel lebih banyak.
PENGARUH LATIHAN MENTAL IMAGERY TERHADAP HASIL TEMBAKAN ATLET MENEMBAK RIFLE JAWA BARAT Wibowo, Satrio Anggoro Putra; Rahayu, Nur Indri
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 1, No 2 (2016): JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v1i2.2776

Abstract

Mental Imagery adalah salah satu latihan mental yang sangat memiliki pengaruh untuk meningkatkan prestasi khususnya dalam menembak. Peneliti ingin membuktikan bahwa dengan latihan menggunakan mental Imagery dapat membuat peningkatan hasil tembakan yang signifikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan dengan mental Imagery terhadap hasil tembakan atlet menembak. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen one grup pretest-posttest. Sample penelitian berjumlah 10 orang atlet menembak air rifle Jawa Barat dengan teknik pengambilan sampling menggunakan teknik sampling purposive. Hasil penelitian ini dianalisi dengan bantuan spss ver.21 menunjukan data posttest t = -2,896 dan sig. = 0,018 0,05 maka Ho ditolak, artinya terdapat pengaruh yang signifikan (nyata) mental Imagery Training Terhadap Keterampilan Menembak Atlet Menembak Air Rifle. Kajian secara umum hasil penelitian latihan mental imagery akan mempengaruhi performa dan rasa percaya diri atlet menembak.
Tingkat Kecemasan Atlet Sebelum, Pada Saat Istirahat dan Sesudah Pertandingan Anira, ,; Damayanti, Imas; Rahayu, Nur Indri
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 2, No 2 (2017): JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v2i2.4948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan perbedaan tingkat kecemasan atlet sebelum, pada saat istirahat dan sesudah pertandingan. Sampel pada penelitian ini adalah 40 atlet futsal putri Jawa Barat yang lolos menuju babak nasional futsal Liga mahasiswa tahun 2016 di Yogyakarta dengan menggunakan teknik total sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala level kecemasan SCAT (Sport Competition Anxiety Test). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif komparatif dengan analisis uji one way anova dari software SPSS versi 22. Hasil analisis data diketahui bahwa hasil uji perbandingan antara tingkat kecemasan sebelum bertanding dan sesudah bertanding yaitu memiliki signifikansi sebesar p = 0.000, tingkat kecemasan pada saat istirahat bertanding dan sesudah bertanding memiliki signifikansi sebesar p = 0.000, tingkat kecemasan sebelum bertanding dan pada saat istirahat bertanding memiliki signifikansi p = 0.371. Hasil keputusan berdasarkan uji hipotesis yang menunjukkan signifikansi (p0.05), maka H0 ditolak, yaitu terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan sebelum bertanding dengan sesudah bertanding dan terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan pada saat istirahat bertanding dengan sesudah bertanding. Sedangkan hasil keputusan berdasarkan uji hipotesis yang menunjukkan signifikansi (p0.05), maka H0 diterima, yaitu tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan sebelum bertanding dengan sesudah bertanding.
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI ALAT PELONTAR BOLA TENIS MEJA BERBASIS MICROCONTROLLER Syarifatunnisa, ,; Kusmaedi, Nurlan; Rahayu, Nur Indri
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 2, No 1 (2017): JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v2i1.4953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan teknologi alat pelontar bola tenis meja berbasis microcontroller. Pengembangan alat ini dilakukan peneliti agar alat yang dihasilkan lebih murah dari alat-alat yang ada dipasaran. Selain itu alat ini sudah menggunakan microcontroller dengan tipe arduino. Arduino merupakan sebuah platform elektonik yang open source, berbasis pada software dan hardware yang fleksibel dan mudah digunakan. Alat ini memiliki dua menu, diantaranya menu mode yang di dalamnya terdapat empat variasi yaitu easy, medium, hard dan expert kemudian di menu kontrol terdapat submenu forward spin, backward spin, slow normal, fast normal, kanan, tengah dan kiri. Sampel pada penelitian ini adalah 100 buah bola tenis meja yang di uji coba pada alat. Penelitian ini dilakukan untuk menguji validitas dan reabilitas alat. Metode penelitian yang digunakan adalah RD dengan menggunakan validitas konstruk yaitu pendapat ahli sedangkan uji reabilitas menggunakan SPSS versi 22 yaitu reabillity scale dengan alpha cronbach. Hasil validasi mengungkapkan bahwa alat sudah layak untuk dikembangkan dan hasil uji reabilitas alat (kecepatan dan jarak) memiliki nilai α = 1.000 yang  berarti sempurna.
Perbandingan Metode Hydrotherapy Massage dan Massage Manual terhadap Pemulihan Kelelahan Anaerobic Lactacid Pasca Olahraga Ningrum, Destiana Ayu; Rahayu, Nur Indri
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v3i1.11501

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan diantara kedua metode massage terhadap pemulihan dan penurunan asam laktat. Dengan menggunakan Desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design terhadap 6 Mahasiswa Ilmu Keolahragaan angkatan 2008 dengan teknik menggunakan Nonprobability Sampling yaitu Purposive Sampling, instrument penelitian yang digunakan adalah Accutrend Lactacid. Hasil penelitian yang di peroleh adalah terdapat penurunan kadar asam laktat yang signifikan dengan nilai rata-rata pretest 10,96 mmol pasca olahraga anaerobik lactacid  melalui metode hydrotherapy massage maka di akhir didapat nilai posttest dengan rata-rata 3,63 mmol, lalu terdapat penurunan yang signifikan juga pada metode massage manual dengan nilai pretest 11 mmol dan nilai postest 6,5 mmol dan terdapat perbandingan yang signifikan antara metode hydrotherapy massage dan massage manual dilihat dari nilai rata-rata yang terbesar yaitu metode hydrotherapy massage 7,3333 mmol. Artinya metode hydrotherapy massage dan massage manual sama-sama menurunkan kadar asam laktat secara signifikan , tetapi yang lebih efektif dalam menurunkan kadar asam laktatnya adalah metode hydrotherapy massage
Effect of Yoga Physical Activity on Increasing Self-Control and Quality of Life Rahayu, Nur Indri; Amalia, Triska Pangestu; Damayanti, Imas
KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 15, No 3 (2020)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v15i3.22740

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of physical activity of yoga on improving self-control and quality of life. The method used is experimental with The One-Group Pretest-Posttest Design research design. The sample of this research is the active female students of UPI Sport Science with a total sample of 28 people. The sampling technique uses purposive sampling. The instrument used was an adaptation of the Self-Control Scale questionnaire to test the increase in self-control and WHOQOL-100 to test the increase in quality of life. Data analysis used was Paired Sample t-Test to test the effect of yoga physical activity on increasing self-control and quality of life. The results of data analysis showed that there was an influence of physical activity of yoga on the increase in self-control (Z = -3,343, p = 0.001) and quality of life (t = -3.663, p = 0.001). So, it can be concluded that there is an influence of physical activity of yoga on increasing self-control and quality of life.
Hybridising Teaching Personal Social Responsibility (TPSR) and Problem Based Learning (PBL) in Physical Education Rahayu, Nur Indri; Suherman, Adang; Jabar, Bambang Abdul
JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Vol 3, No 2 (2018): Empowering all student to active live and healthy through physical education
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1515.103 KB) | DOI: 10.17509/jpjo.v3i2.12395

Abstract

The aim of this research was to test the effectiveness of TPSR and PBL in physical education to increase student’s personal and social responsibility. This is quasi experimental research with pretest posttest control group design, Sample of this research were senior high school as many as 122 student’s. The instrument used was an adaptation of Tool for Assessing Responsibility-Based Education (TARE) Observation, while the data analysis using paired sample t-test and independent sample t-test. The results showed there was significant effect of hybridizing TPSR and PBL in enhancing student’s personal and social responsibility. Hybridizing TPSR and PBL is effective to increase student’s personal and social responsibility in physical education. Next, more in-depth research is required by involving a random sampling with larger sample size or by using another scientific learning approach such as inquiry or project based learning.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas hibridasi program  TPSR dan PBL dalam pendidikan jasmani untuk meningkatkan tanggung jawab personal dan sosial siswa. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimental dengan desain pretest posttest control group, Sampel penelitian ini adalah siswa SMA sebanyak 122 orang. Instrumen yang digunakan adalah adaptasi Tool for Assessing Responsibility Based Education (TARE), sedangkan analisis data menggunakan paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan dari hibridisasi TPSR dan PBL dalam meningkatkan tanggung jawab personal dan sosial siswa. Hibridisasi TPSR dan PBL  dalam pendidikan jasmnai efektif untuk meningkatkan tanggung jawab personal dan sosial siswa. Diperlukan penelitian yang lebih mendalam dengan melibatkan sampling acak dan ukuran sampel yang lebih besar atau dengan menggunakan pendekatan pembelajaran ilmiah lain seperti inquiry learning atau project based learning