Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PEMENFATAN MANAJEMEN DALAM MENGURANGI KEMISKINAN DI NUSA TENGGARA TIMUR Damianus Tola; Jou Sewa Adrianus
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.685 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i2.2428

Abstract

Kemiskinan yang terjadi di Nusa Tenggara Timur, selama ini orang hanya melihat pada aspek realita sebagai faktor penyebab kemiskinan seperti: rendahnya tingkat pendidikan, pendapatan, bahan bakar, penerangan, air bersih, senitasi yang berhubungan dengan kebutuhan dasar manusia. Pada hal jika dikaji lebih mendalam maka faktor penyebab kemiskinan yang terjadi di daerah Nusa Tenggara Timur sebenarnya adalah Budaya buruk yang dimiliki oleh masyarakat Nusa Tenggara Timur seperti: Pemalas, Pola kerja tidak teratur, tidak memiliki pengetahuan tentang pekerjaan, tidak disiplin, pola hidup boros, Ketergantungan hidup pada orang lain cukup tinggi, Hidup tanpa skala prioritas dan tidak memiliki daya saing, salah satu cara untuk mengatasi maka peran ilmu manajemen dan fungsinya, dapat mengurangi budaya atau kebiasaan dengan mulai menata atau mengatur, memanajemen seluruh aktivitas kehidupannya, sehingga tidak bias. Dengan demikian produktivitas meningkat dan kemiskinan dipropinsi ini, akan berkurang, dan menghilang.
Efektivitas Pengelolaan Anggaran Dana Desa: (Studi Kasus Desa Borokanda Kecamatan Ende Utara Kabupaten Ende Propinsi NTT) Damianus Tola; Jou Sewa Adrianus
Ekspektasi: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to know 1) the implementation of rural budgetary funds and 2) the effectiveness of the management of Borokonda’s rural fund in 2016 and 2018. The proponent factor on managing this rural fund is the high participation in managing and implementing the rural funds. Based on the effectiveness ratio, the management of rural funds in Borokonda from 2016 to 2018 is highly effective, with 99,98% stage of effectiveness. This is based on effectiveness ratio. This data is show as well that not every stage of effectiveness will be on 100% because there will always be a target which doesn’t realized optimally and it is also found that the rural fund which received by the government of Borokanda from 2016 to 2018 fluctuated, in which the received amount of rupiahs tends to change. Thus, the implementation of managing rural budgetary fund can be concluded as highly effective because it is consistent with the extent of society, appropriate, and effective as well.
Peran Manajemen Pendidikan Dalam Membina Kompetensi Sosial Tenaga Kependidikan di Kabupaten Ende Damianus Tola; Djou Sewa Adrianus
Ekspektasi: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 7 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Satisfaction of services provided to students, to improve the quality of learning, the role of the principal is very decisive. The principal's creativity and strategy is to apply all the ideas or ideas of teachers that have been obtained from the results of the teacher's meeting to make a real work to be able to master the competencies and abilities of educators as part of communicating and interacting effectively with students and fellow education staff, parents and guardians, the community. around it becomes an agent of social change. Leaders are responsible and accountable for certain jobs successfully, and evaluate how well, teachers and education personnel carry out the tasks that must be completed, if they find tasks that have not been completed within the specified time it is a failure and this is a direct reflection of success. or failure of school leaders
Pengaruh Budaya Organisasi, Dukungan Manajemen dan Kesiapan Pengajar terhadap Penerapan E-Learning pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Self Efficacy sebagai Variabel Mediasi Nurul Khasanah; M.E. Perseveranda; Jou Sewa Adrianus; Philipus Tule; Gaudensius Djuang
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (November - Desember 2022)
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/jimt.v4i2.1306

Abstract

Kajian ini bermaksud guna mencari tahu gambaran pelaksanaan e-learning, self efficacy, budaya organisasi, dukungan manajemen, dan kesiapan pengajar, serta agar bisa mengetahui signifikansi budaya organisasi, dukungan manajemen maupun kesiapan pengajar secara individual dalam memengaruhi self efficacy. Kajian ini pun bertujuan untuk mengetahui signifikansi pengaruh self efficacy, budaya organisasi, dukungan manajemen, dan kesiapan pengajar secara parsial terhadap pelaksanaan e-learning, serta tujuan terakhir untuk mengetahui signifikansi self efficacy dalam memediasi budaya organisasi, dukungan manajemen maupun kesiapan pengajar terhadap pelaksanaan e-learning yang memengaruhi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode kajian ini, yaitu penelitian survei mempergunakan analisis (path analysis). Hasil uji statistik budaya organisasi dalam memengaruhi self efficacy yang memperjelas jika nilai uji t adalah 7,164 bernilai signifikansi sejumlah 0,000 (<0,05), dukungan manajemen memengaruhi self efficacy memperlihatkan jika nilai uji t, yaitu 2,685 bernilai signifikansi sejumlah 0,007 (<0,05), pengaruh kesiapan pengajar terhadap self efficacy menunjukkan bahwa nilai uji t adalah 2.329 bernilai signifikansi sejumlah 0,020 (<0,05), pengaruh self efficacy terhadap penerapan e-learning memperlihatkan jika nilai uji t adalah 2.161 bernilai signifikansi sejumlah 0,020 (<0,05), budaya organisasi memengaruhi implementasi e-learning memperlihatkan jika nilai uji t, yaitu 2.056 bernilai signifikansi sejumlah 0,040 (<0,05), pengaruh dukungan manajemen terhadap penerapan e-learning memperlihatkan jika nilai uji t adalah 3.168 bernilai signifikansi sejumlah 0,002 (<0,05), pengaruh kesiapan pengajar terhadap penerapan e-learning menunjukkan bahwa nilai uji t adalah 2.560 dengan nilai signifikansi sejumlah 0,011 (<0,05). Hasil hitungan itu memperjelas jika budaya organisasi, dukungan manajemen dan kesiapan pengajar memengaruhi positif maupun penting bagi penerpan e-learning melalui self efficacy.
Faktor-Faktor yang mempengaruhi Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Kupang Margareta Adventa Darlen; Thomas Ola Langoday; Jou Sewa Adrianus; M.E. Perseveranda; Stanis Man
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November - Desember 2022)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/jemsi.v4i2.1316

Abstract

Kualitas laporan keuangan merupakan penilaian normatif yang terwujud melalui informasi akuntansi agar bisa menempati tujuan, dengan indikator sesuai, terpercaya, bisa menjadi perbandingan, dan dapat dimengerti. Masalah dalam kajian ini, yaitu laporan keuangan Pemerintah Daerah Kota Kupang belum menyanggupi ketentuan nilai informasi yang dipersyaratkan. Kondisi ini terjadi akibat ada penyelewengan yang dijumpai BPK selama mengaudit LKPD Pemerintah Kota Kupang. Penulisan karya ilmiah ini bertujuan mengetahui apakah komitmen organisasi, kompetensi SDM, sistem pengendalian intern maupun implementasi standar akuntansi pemerintahan berakibat ke mutu laporan keuangan Pemerintah Kota Kupang. Karya ilmiah ini berpendekatan deskriptif kuantitatif, yakni menguraikan ke bentuk tabel, grafik terhadap situasi objek dan hasil kajian menggunakan analisis partial least square yang peneliti operasikan dari Smart PLS versi 3.0. Pengumpulan data peneliti lakukan mempergunakan angket ke 90 informan melalui pusposive sampling. Hasil analisis statistik deskriptif memperjelas bila deskripsi variabel komitmen organisasi, kompetensi SDM, sistem pengendalian intern, penerapan SAP dan kualitas laporan keuangan Pemerintah Kota Kupang berkategori baik. Hasil analisis statistik inferensial memperjelas bila variabel komitmen organisasi, kompetensi SDM, sistem pengendalian intern dan penerapan SAP memengaruhi penting bagi kualitas laporan keuangan. Sesuai hasil ini, disarankan kepada OPD Pemerintah Kota Kupang untuk membuat kebijakan dan peraturan kinerja agar bisa dilaksanakan secara maksimal oleh organisasi, membuat program pendidikan dan pelatihan keahlian menyusun laporan keuangan demi memaksimalkan mutu laporan keuangan, melakukan pemantauan hasil pekerjaan untuk menghindari penyimpangan dan melakukan pengecekan kinerja karyawan. Selama membuat laporan keuangan perlu selalu dilandasi dengan standar akuntansi pemerintahan demi memaksimalkan mutu laporan keuangan.
Pengaruh Beban Kerja Dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Pegawai Melalui Disiplin Kerja sebagai Variabel Mediasi (Suatu Kajian Studi Literatur Manajemen Sumberdaya Manusia) Nikodemus Ola Klobor; Henny A. Manafe; Stanis Man; Jou Sewa Adrianus
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November - Desember 2022)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/jemsi.v4i2.1317

Abstract

riset sebelumnya yang memiliki keterkaitan memiliki kesesuaian yang bermanfaat bagi riset selanjutnya, terkhusus artikel yang mengulas perihal pengaruh dari masing-masing atau faktor lainnya yang ikut serta dalam memengaruhi variabel tersebut. Riset ini mengulas perihal kajian pustaka faktor sehingga bisa berimbas ke kinerja pegawai, tepatnya ialah disiplin kerja yang dijadikan variabel intervening, beban kerja, dan budaya kerja. Riset ini penulis rancang agar bisa menentukan hipotesis yang berimbas ke setiap variabel untuk riset selanjutnya. Hasil yang didapat ialah: 1) Beban kerja memberi dampak positif dan cukup penting terhadap disiplin kerja; 2) Budaya kerja memberi dampak positif dan cukup penting terhadap disiplin kerja; 3) Beban kerja memberi dampak positif dan cukup penting terhadap kinerja pegawai; 4). Budaya kerja memberi dampak positif dan cukup penting terhadap kinerja pegawai; 5). Disiplin kerja memberi dampak positif dan cukup penting terhadap kinerja pegawai; 6). Disiplin kerja mampu memediasi beban kerja yang berimbas ke kinerja pegawai; 7) Disiplin kerja mampu memediasi budaya kerja yang berimbas ke kinerja pegawai; 8) Beban kerja dan budaya kerja secara bersamaan berpengaruh positif maupun bermakna bagi kinerja karyawan.
Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) di RSU Mamami Kupang Reinheart Damanik; Simon Sia Niha; Jou Sewa Adrianus; Henny A. Manafe
Jurnal Ilmu Multidisplin Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Ilmu Multidisplin (Januari-Maret 2023)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v1i4.134

Abstract

This study intends to analyze the factors that influence the implementation of the hospital management information system (SIMRS) at RSU MAMAMI Kupang. The results of inferential statistical analysis show that work culture has no significant impact on the implementation of the hospital management information system (SIMRS); age has no significant effect on the implementation of the hospital management information system (SIMRS); work experience does not have a significant impact on the implementation of the hospital management information system (SIMRS); Tool specifications affect meaningful implementation. The R square adjusted value shows that the coefficient of determination of the SIMRS application variable is 0.780 and the coefficient of determination of the HR Competency variable is 0.705. This value makes it clear that the involvement of work culture variables, age, work experience, HR competencies, tool specifications for the implementation of SIMRS is 78% and the contribution of work culture variables, age and work experience to HR competencies is 70%.
Analisis Pengaruh Budaya Organisasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening pada Puskesmas Alak Kota Kupang Efrisca M. Damanik; Stanis Man; Simon Sia Niha; Jou Sewa Adrianus; Anggraeni S. Paridy; David Manafe
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2022 - Mei 2023)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v4i1.1431

Abstract

Abstract: Writing this article intends to find out (1) respondents' perceptions of organizational culture, work environment, work motivation, and employee performance at the Alak Health Center in Kupang City; (2) organizational culture and work environment as long as they influence the work motivation of Alak Health Center employees in Kupang City; (3) organizational culture and work environment influence the performance of employees of the Alak City Health Center in Kupang; (4) work motivation influences the performance of employees of the Alak Health Center in Kupang City; and (5) motivation mediates the influence of organizational culture and work environment on the performance of employees at the Alak Health Center in Kupang City. The sample size in this study, namely 88 informants, used a random sampling technique. The researchers collected data by distributing questionnaires and analyzing using descriptive statistics and inferential statistics (PLS). The results of the descriptive analysis make it clear if the organizational culture, work environment, employee motivation, or employee performance are in a very good category. The results of the inferential analysis clarify the t-test value of organizational culture on work motivation at 0.627, work environment on work motivation at 3.351, organizational culture on employee performance at .296, work environment on employee performance at 2.542, work motivation on employee performance at 3.661, work motivation cannot mediate organizational culture and employee performance of 0.630, work motivation can mediate work environment and employee performance of 2,332. The advice given to the leadership of the Alak Health Center and the Health Office is to continue to disseminate organizational culture, make variations to increase work motivation, and carry out renovations to the Puskesmas to improve service facilities and fulfill all patient needs as well as improve employee performance. Abstrak: Penulisan artikel ini bermaksud guna mencari tahu (1) persepsi responden terhadap budaya organisasi, lingkungan kerja, motivasi kerja maupun kinerja pegawai di Puskesmas Alak Kota Kupang; (2) budaya organisasi dan lingkungan kerja selama memberi pengaruh ke motivasi kerja karyawan Puskesmas Alak Kota Kupang; (3) budaya organisasi dan lingkungan kerja memberi pengaruh ke kinerja karyawan Puskesmas Alak Kota Kupang; (4) motivasi kerja memberi pengaruh ke kinerja karyawan Puskesmas Alak Kota Kupang; dan (5) motivasi memediasi pengaruh budaya organisasi maupun lingkungan kerja pada kinerja karyawan Puskesmas Alak Kota Kupang. Besarnya sampel pada kajian ini, yaitu 88 informan mempergunakan teknik random sampling. Pengumpulan data peneliti lakukan dengan penyebaran kuisioner dan dianalisis mempergunakan statistik deskriptif dan statistik Inferensial (PLS). Hasil analisis deskriptif memperjelas jika budaya organisasi, lingkungan kerja, motivasi pegawai ataupun kinerja karyawan berkategori sangat baik. Hasil analisis inferensial memperjelas nilai uji- t dari budaya organisasi terhadap motivasi kerja sejumlah 0,627, lingkungan kerja terhadap motivasi kerja sejumlah 3,351, budaya organisasi dengan kinerja pegawai sejumlah,296, lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan sejumlah 2,542, motivasi kerja terhadap kinerja pegawai sejumlah 3.661, motivasi kerja tidak bisa memediasi budaya organisasi dan kinerja karyawan sejumlah 0,630, motivasi kerja bisa memediasi lingkungan kerja dan kinerja karyawan sejumlah 2.332. Saran yang diberikan untuk Pimpinan Puskesmas Alak dan Dinas Kesehatan untuk terus melakukan sosialisasi Budaya organisasi, melakukan variasi untuk meningkatkan motivasi kerja dan melakukan renovasi Puskesmas untuk perbaikan sarana tempat pelayanan dan melengkapi segala kebutuhan pasien maupun peningkatan kinerja karyawan.
Pengaruh Nilai Budaya Terhadap Kinerja UMKM Dengan Motivasi Berwirausaha Sebagai Pemediasi (Studi pada UMKM Pendatang dan asli NTT di Kota Kupang) Stefanie Noviega Bribin Burin; Maria Augustin Lopes Amaral; Adrianus Jou Sewa
Eqien - Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 12 No 01 (2023): EQIEN- JURNAL EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi DR KH EZ Mutaqien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34308/eqien.v12i01.1360

Abstract

The existence of this study aims to determine how much influence cultural values have on the performance of MSMEs, both from East Nusa Tenggara (NTT) and migrants from outside NTT with entrepreneurial motivation as mediators. The sample in this study was 170 which were divided into two for native MSMEs and immigrants from outside NTT. All data collected using SEM-PLS analysis technique with Smart PLS 3.0. The results of this study indicate there is a positive influence between motivation and performance for MSMEs native to NTT and immigrants. Cultural values have no effect on performance in both. There is a positif influence between Cultural values and motivation, and motivation mediates the influence of cultural values on performance both in MSMEs native to NTT and immigrants from outside NTT.
Pelatihan Manajemen Keuangan dan Manajemen Pemasaran pada Kopdit Harapan Sejahtera Lasiana Kupang Maria Bernadethe Mawarni Gelu Wutun; Jou Sewa Adrianus; Gaudensius Djuang; Anggraeny Paridy; Stanis Man; Henny A. Manafe
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Sistem Informasi dan Teknologi (Sisfokomtek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.48 KB)

Abstract

Semakin banyaknya koperasi kredit yang baru maka penting bagi Program Studi Manajemen melakukan pelatihan manajemen keuangan dan manajemen pemasaran bagi para pengurus dan pengawas Koperasi Kredit Harapan Sejahtera guna meningkatkan kualitas pelayanan, kepuasan anggota serta menambah jumlah anggota. Tujuan kegiatan ini adalah memberi pemahaman tentang pentingnya mengatur anggaran, strategi pemasaran koperasi di era modern dan pelaksanaan bauran pemasaran. Metode yang digunakan adalah pemaparan materi dan diskusi dengan peserta. Tahap pelaksanaannya adalah pertemuan awal, menyiapkan kebutuhan yang akan digunakan selama kegiatan, pelaksanaan kegiatan dan rencana keberlanjutan. Kesimpulan kegiatan ini adalah terus melakukan pelatihan manajemen keuangan terkait perolehan dan penggunaan anggaran, manajemen pemasaran terkait strategi pemasaran modern dan bauran pemasaran sesuai perkembangan zaman agar mampu bersaing dengan banyak koperasi kredit lainnya.