Santi Irawati, Santi
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

REPRESENTATION TRANSLATION ANALYSIS OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS IN SOLVING MATHEMATICS PROBLEMS Swastika, Galuh Tyasing; Nusantara, Toto; Subanji, Subanji; Irawati, Santi; As?ari, Abdur Rahman; Irawan, Edy Bambang
International Journal of Insights for Mathematics Teaching (IJOIMT) Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims at analyzing the representation translation of Junior High School students in solving mathematical questions related to algebra. This research used descriptive qualitative approach. The focus of representation translation used in this research was the external representation which was a verbal translation into diagram, verbal into symbolic, symbolic into diagram, diagram into symbolic, and diagram into verbal. Based on the analysis of research findings, it shows that representation translation of students from verbal, symbolic, and diagram into verbal and diagram was not really mastered by the students. Meanwhile, the representation translation into symbolic was frequently used by the students although they were expected to do other translation rather than symbolic.
Students’ Spatial Reasoning in Solving Geometrical Transformation Problems Evidiasari, Serli; Subanji, Subanji; Irawati, Santi
Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE) Vol 1, No. 2, July 2019
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.873 KB) | DOI: 10.23917/ijolae.v1i2.8703

Abstract

This study describes spatial reasoning of senior high school students in solving geometrical transformation problems. Spatial reasoning consists of three aspects: spatial visualization, mental rotation, and spatial orientation. The approach that is used in this study is descriptive qualitative. Data resource is the test result of reflection, translation, and rotation problems then continued by interview. Collecting data process involves 35 students. They are grouped to three spatial reasoning aspects then selected one respondent to be the most dominant of each aspect. The results of this study are: (1) the students with spatial visualization aspect used drawing strategy and non-spatial strategy in solving geometrical transformation problems. She transformed every vertex of the object and drew assistance lines which connect every vertex of the object to center point; (2) the students with mental rotation aspect used holistic and analytic strategies in solving geometrical transformation problems. Using holistic strategy means imagining the whole of transformational objects to solve easy problems. While using analytic strategy means transforming some components of objects to solve hard problems; (3) the students with spatial orientation didn’t involve mental imagery and she only could determine the position and orientation of the object in solving geometrical transformation problems
PROSES KONEKSI MATEMATIKA SISWA SMK PGRI 7 MALANG DALAM MENYELESAIKAN MASALAH BERDASARKAN PEMAHAMAN SKEMP Hamdani, Deni; Subanji, Subanji; Irawati, Santi
Media Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.614 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v1i2.1901

Abstract

Penelitian ini mengkaji proses koneksi matematika siswa dalam menyelesaikan masalah berdasarkan pemahaman Skemp, yakni pemahaman relasional dan pemahaman intrumental. Proses koneksi matematika yang terjadi dikaji dengan cara memberikan Lembar Tugas Individu (LTI) dan wawancara sesuai dengan tahapan Polya. Pengambilan data penelitian menggunakan metode Think-Out-Loud(TOL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada LTInomor 1, semua subjek kelompok berkategori pemahaman relasional, dan pada LTI nomor 2, subjek kelompok 1 memiliki pemahaman relasional, sedangkan subjek kelompok 2 memiliki pemahaman instrumental. Proses koneksi matematika subjek denganpemahaman relasional dapat mengontruksi hubungan antar konsep matematika, baik antar materi matematika, dan di dalam materi matematika, sedangkan proses koneksi matematika subjek dengan pemahaman instrumental dapatmengontruksi hubungan antar konsep matematika, baik antar materi matematika, dan di dalam materi matematika setelah diberikan stimulus ide penyelesaian.
PROSES KONEKSI MATEMATIKA SISWA SMK PGRI 7 MALANG DALAM MENYELESAIKAN MASALAH BERDASARKAN PEMAHAMAN SKEMP HAMDANI, DENI; SUBANJI, SUBANJI; IRAWATI, SANTI
Media Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.836 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v1i2.1887

Abstract

Penelitian ini mengkaji proses koneksi matematika siswa dalam menyelesaikan masalah berdasarkan pemahaman Skemp, yakni pemahaman relasional dan pemahaman intrumental. Proses koneksi matematika yang terjadi dikaji dengan cara memberikan Lembar Tugas Individu (LTI) dan wawancara sesuai dengan tahapan Polya. Pengambilan data penelitian menggunakan metode Think-Out-Loud (TOL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada LTI nomor 1, semua subjek kelompok berkategori pemahaman relasional, dan pada LTI nomor 2, subjek kelompok 1 memiliki pemahaman relasional, sedangkan subjek kelompok 2 memiliki pemahaman instrumental. Proses koneksi matematika subjek dengan pemahaman relasional dapat mengontruksi hubungan antar konsep matematika, baik antar materi matematika, dan di dalam materi matematika, sedangkan proses koneksi matematika subjek dengan pemahaman instrumental dapat mengontruksi hubungan antar konsep matematika, baik antar materi matematika, dan di dalam materi matematika setelah diberikan stimulus ide penyelesaian.
PELATIHAN CALON PEMBINA OLIMPIADE MATEMATIKA BAGI GURU SMP DI KABUPATEN BLITAR Hasanah, Dahliatul; Chandra, Tjang Daniel; Irawati, Santi; Susanto, Hery
PEDULI: Jurnal Ilmiah Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.209 KB)

Abstract

Pemerintah Indonesia setiap tahun mengadakan Olimpiade Sains Nasional (OSN). Soal-soal yang dilombakan dalam OSN umumnya bersifat soal yang tidak rutin yang metode penyelesaiannya menuntut pemikiran produktif seseorang untuk menggunakan strategi, pendekatan atau teknik khusus. Namun demikian, soal-soal yang demikian jarang ditemui di buku sekolah. Hal ini mengakibatkan siswa perlu disiapkan secara matang untuk mengikuti lomba tersebut. Guru di sekolah juga harus menguasai materi olimpiade untuk mempersiapkan siswa-siswanya mengikuti OSN. Berdasarkan survey yang dilakukan kepada 46 guru matematika SMP di Kabupaten Blitar, kebanyakan guru tidak familiar dan tidak siap membina siswa dengan soal-soal OSN. Sebanyak 61% menyatakan bahwa tidak ada pembinaan olimpiade di sekolah. Berdasarkan kondisi tersebut, pelatihan pembinaan olimpiade matematika bagi guru sangat perlu dilakukan. Kegiatan pengabdian berupa pelatihan pembinaan olimpiade ini dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu (1) pemantapan materi olimpiade matematika bagi guru SMP; (2) pendampingan untuk guru peserta pelatihan dalam pembinaan mandiri di sekolah masing-masing menggunakan buku pembinaan yang disusun oleh tim pengabdian; (3) tahap evaluasi, yaitu guru-guru peserta pelatihan menyampaikan kendala-kendala yang dihadapi ketika mengadakan pembinaan di sekolah masing-masing. Peserta juga diberikan pre-test dan post-test untuk melihat adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan menyelesaikan masalah OSN. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah adanya peningkatan kemampuan guru dalam menyelesaian masalah dan peningkatan kepercayaan diri guru dalam membina siswanya di sekolah.
Isomorphism between Endomorphism Rings of Modules over A Semisimple Ring Susanto, Hery; Irawati, Santi; Hidayah, Indriati Nurul; -, Irawati
Journal of the Indonesian Mathematical Society Volume 26 Number 2 (July 2020)
Publisher : IndoMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22342/jims.26.2.824.170-174

Abstract

Our question is what ring R which all modules over R are determined, up to isomorphism, by their endomorphism rings? Examples of this ring are division ring and simple Artinian ring. Any semi simple ring does not satisfy this property. We construct a semi simple ring R but R is not a simple Artinian ring which all modules over R are determined, up to isomorphism, by their endomorphism rings.
Kemampuan Memeriksa Kembali (looking back) Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Lutfi Fatkhurrohman, Lutfi Fatkhurrohman; Parta, I Nengah; Irawati, Santi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 6: JUNI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i6.14586

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to describe the ability of looking back  students of SMP Negeri 2 Tegalsiwalan Probolinggo regency in solving rectangular shape problems. The research method used is descriptive qualitative. Subjects of this research is three students who had knowledge of geometry level 2 (Informal Deduction) based on Van Hiele's theory. The results showed that subjects at level 2 (Informal Deduction) knowledge of Van Hiele's geometry were able to carry out looking back steps in solving mathematical problems. In addition, the subject is also able to provide more than one way of solving problems and can train students' ability to solve problems.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan kemampuan memeriksa kembali (looking back) siswa SMP Negeri 2 Tegalsiwalan Kabupaten Probolinggo dalam menyelesaikan masalah bangun datar segiempat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah tiga siswa yang memiliki pengetahuan geometri tingkat 2 (Deduksi Informal) berdasarkan teori Van Hiele. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek mampu melaksanakan langkah looking back dalam menyelesaikan masalah matematika. Selain itu, subjek juga mampu memberikan lebih dari satu cara dalam menyelesaikan masalah dan dapat melatih kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah.