Gazi Saloom, Gazi
Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Akulturasi Islam dan Nilai lokal Dalamm Perspektif Psikologi Saloom, Gazi
KALAM Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.118 KB) | DOI: 10.24042/klm.v10i1.17

Abstract

Akulturasi Islam dan nilai lokal adalah fakta sejarah sosial yang dapat disaksikan sampai saat ini. Keberagamaan dan spiritualitas menjadi ranah utama di mana terjadi akulturasi di antara keduanya.Psikologi terutama psikologi lingkungan dan budaya melihat bahwa manusia tidak bisa dilepaskan dari ikatan lokal atau ikatan tempat. Ikatan seseorang dengan tempat tertentu menimbulkan proses timbal balik secara pikiran, emosi dan tindakan. Proses pikiran, emosi dan tindakan itu membawa seseorang atau kelompok untuk mengaitkan keberagamaan dan ritual keagamaan dengan nilai-nilai lokal yang mewarnai kehidupan individu dan kelompok. Artikel ini hendak menegaskan bahwa akulturasi Islam dan nilai lokal adalah proses psiko-sosial-keagamaan yang bisa dijelaskan secara ilmiah dari perspektif psikologi.
Pengaruh Kohesivitas Kelompok dan Self Efficacy Terhadap Social Loafing pada Anggota Organisasi Kedaerahan di Lingkungan Uin Syarif Hidayatullah Jakarta Aulia, Hilya; Saloom, Gazi
‎‎‎TAZKIYA: Journal of Psychology Vol 1, No 1 (2013): TAZKIYA Journal of Psychology
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.518 KB) | DOI: 10.15408/tazkiya.v18i1.9378

Abstract

Social loafing defined as the tendency to reduce in motivation and effort that occurs whenindividuals work collectively in groups than when they work individually. The main purposeof this article is to know the effect of group cohesiveness, self-efficacy, gender, and age on socialloafing. Total sample was 150 respondents from members of regional organizationparticipated in this research. Measuring instrument consists of social loafing refers toChidambaram & Tung (2005), scale of group cohesiveness use group environmentquestionnaire (GEQ) developed by Widmeyer, Brawley, and Carron (1985) and self efficacyrefers to Bandura (1986).The result of this study indicte group cohesiveness and self efficacyhave significant effecr on social loafing. Specifically, individual attraction to the group-social(ATG-S), individual attraction to the group-task (ATG-T) and the magnitude significantlyinfluence to social loafing.