Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN AJAK TEMANI MANDIRI (MPATM) BERBASIS AJARAN KETAMANSISWAAN DI SEKOLAH DASAR Ana Fitrotun Nisa; Bestiana Nizhomi; Bonifatius Sigit Yuniharto; Endah Krisnajati
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i1.14307

Abstract

Abstract. Curriculum development is an important step for the government in improving human resources in Indonesia. The independent curriculum policy changed the perspective of educational actors, especially school principals and teachers. Educational actors are the vanguard in the successful implementation of the independent curriculum, but they have limited references in implementing their curriculum. These complaints were then answered by the service team through community service activities by providing training related to the implementation of the self-accompanied learning model (MPATM) based on Tamansiswa teachings. The objectives of this activity include being able to increase teacher understanding regarding Tamansiswa teachings which are implemented through MPATM and being able to increase innovation and competence of elementary school teachers in implementing the independent curriculum in learning. Community service activities are carried out on August 9-10 2022 with the target of SD teachers at Jetis using the offline method, namely through the stages of socialization, development, implementation and evaluation. Through this activity, school principals and elementary school teachers at Jetis gained additional new knowledge related to learning innovations with MPATM which are integrated with the independent curriculum. Teachers are also able to innovate in learning tools and implemented in the learning process. The results of the evaluation showed that with this activity the tutors (teachers and principals) were more enthusiastic about carrying out learning activities based on Tamansiswa teachings and at the same time as an effort to re-ground Tamansiswa teachings in the independent curriculum so that meaningful learning was created.Abstrak. Pengembangan kurikulum menjadi langkah penting pemerintah dalam memperbaiki sumber daya manusia di Indonesia. Kebijakan kurikulum merdeka mengubah cara pandang para pelaku pendidikan khususnya kepala sekolah dan guru. Pelaku pendidikan sebagai garda depan dalam mensukseskan implementasi kurikulum merdeka, namun mereka memiliki keterbatasan referensi dalam mengimplementasikan kurikulum meredeka. Keluhan tersebut kemudian dijawab oleh tim pengabdi melalui kegiatan pengabdian masyarakat dengan memberikan pelatihan terkait implementasi model pembelajaran ajak temani mandiri (MPATM) berbasis ajaran tamansiswa. Tujuan kegiatan ini diantaranya adalah mampu meningkatkan pemahaman guru terkait ajaran tamansiswa yang diimplementasikan melalui MPATM dan mampu meningkatkan inovasi serta kompetensi guru SD dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 9-10 Agustus 2022 dengan sasaran Guru SD di Jetis dengan metode luring yaitu melalui tahapan sosialisasi, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Melalui kegiatan ini, kepala sekolah dan guru SD di Jetis memperoleh tambahan ilmu baru terkait inovasi pembelajaran dengan MPATM yang terintegrasi dengan kurikulum merdeka. Guru juga mampu menginovasikannya dalam perangkat pembelajaran dan diimplementasikan dalam proses pembelajaran. Hasil evaluasi yang dilakukan menunjukkan bahwa dengan kegiatan ini pamong (guru dan kepala sekolah) semakin bersemangat melakukan kegiatan pembelajaran yang berbasis ajaran tamansiswa dan sekaligus sebagai upaya membumikan kembali ajaran tamansiswa dalam kurikulum merdeka sehingga tercipta pembelajaran yang bermakna. 
Analisis Persepsi Mahasiswa PGSD terhadap Penggunaan Platform Pembelajaran SiPeDar Elyas Djufri; Heri Maria Zulfiati; Alfat Khaharsyah; Ida Megawati; Bherrio Dwi Saputra; Dewi Anggreini; Bestiana Nizhomi
TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 10 No 1 (2023): Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/trihayu.v10i1.15991

Abstract

This research aims to analyze the perception of Elementary School Teacher Education Program (PGSD) students regarding the use of the SiPeDar Learning Platform in the academic environment. The research method employed was a survey using a questionnaire as the primary instrument. The respondents in this study were active PGSD students who used SiPeDar in their learning processes. The main findings of this research indicate that 90% of PGSD students at UST Yogyakarta have a good understanding of SiPeDar usage and feel comfortable operating it. Factors such as the availability of technological resources and support from instructors also have a positive impact on students' perceptions of the quality and effectiveness of SiPeDar, with 95% acknowledging this influence. Furthermore, a significant majority of students expressed satisfaction with the use of SiPeDar in the learning process. The results of this research can provide valuable insights to educational institutions and developers of similar learning platforms to enhance the use of SiPeDar and support more effective distance learning in the future.
Pemberdayaan komunitas Cendekia Muda Indonesia melalui pelatihan konten YouTube Elyas Djufri; Trio Ardhian; Bestiana Nizhomi; Syarief Fajaruddin
ABDIMAS DEWANTARA Vol 6 No 2 (2023): Article in Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v6i2.15597

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas cendekia muda Indonesia (CMI) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan melalui pelatihan pembuatan konten YouTube. Metode kegiatan menggunakan pendekatan kualitatif dengan pelatihan yang mencakup pengetahuan dasar pembuatan konten YouTube, penggunaan peralatan dan teknologi, serta keterampilan presentasi dan komunikasi. Hasilnya menunjukkan bahwa melalui pelatihan yang intensif, komunitas cendekia muda mampu meningkatkan keterampilan mereka dalam menghasilkan konten menarik di YouTube. Konten-konten tersebut beragam, seperti tutorial sains, ulasan buku, diskusi panel, dan dokumenter pendidikan. Pemberdayaan komunitas cendekia muda ini berdampak positif secara signifikan. Pertama, mereka mampu menginspirasi dan memberikan wawasan baru kepada pemirsa YouTube tentang sains, pendidikan, dan inovasi. Kedua, kolaborasi dan saling belajar antaranggota memperkuat jejaring sosial komunitas ini.Pengabdian ini berkontribusi pada pemberdayaan komunitas cendekia muda di DIY serta meningkatkan pemahaman tentang potensi platform YouTube dalam penyebaran pengetahuan dan inovasi. Hasilnya diharapkan dapat menjadi landasan untuk program serupa di komunitas lain dan menjadi inspirasi bagi pihak terkait untuk terus mendukung pemberdayaan cendekia muda di Indonesia.   Empowering Indonesia's Young Scholar Community through YouTube content training   Abstract: This activity aims to empower the Indonesian young scholars (CMI) community in the Special Region of Yogyakarta (DIY) through YouTube content creation training. The activity method used a qualitative approach with training covering basic knowledge of YouTube content creation, use of equipment and technology, as well as presentation and communication skills. The results show that through intensive training, the young scholar community was able to improve their skills in producing interesting content on YouTube. The contents are diverse, such as science tutorials, book reviews, panel discussions, and educational documentaries. The empowerment of this community of young scholars has had a significant positive impact. First, they are able to inspire and provide YouTube viewers with new insights into science, education, and innovation. Second, collaboration and mutual learning between members strengthen the social network of this community. This service contributes to the empowerment of young scholar communities in DIY as well as increasing understanding of the potential of the YouTube platform in the dissemination of knowledge and innovation. The results are expected to serve as a foundation for similar programs in other communities and inspire relevant parties to continue supporting the empowerment of young scholars in Indonesia.
ANALISIS PENGGUNAAN LMS SiPeDar TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA MAHASISWA PGSD Elyas Djufri; Alfat Khaharsyah; Sigit Purnomo; Nadziroh; Devi Septiani; Bestiana Nizhomi; Sandi Abdi Kusumah; Rahmat Mulyono
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2023): Volume 08 No 02, September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v8i2.10489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Learning Management System (LMS) SiPeDar terhadap hasil belajar fisika mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain pretest-posttest control group. Kelompok eksperimen yang menggunakan LMS SiPeDar dalam pembelajaran fisika dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data hasil belajar diperoleh melalui tes awal dan tes akhir yang kemudian dianalisis menggunakan uji-t untuk melihat perbedaan signifikan antara kedua kelompok.Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan LMS SiPeDar secara signifikan meningkatkan hasil belajar fisika mahasiswa PGSD dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Kelompok eksperimen yang menggunakan LMS SiPeDar memperoleh skor tes akhir yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Selain itu, melalui analisis angket, mahasiswa memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan LMS SiPeDar dalam pembelajaran fisika, merasa lebih termotivasi, dan memiliki akses yang lebih mudah terhadap materi pembelajaran. Hasil penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan teknologi pembelajaran di konteks pendidikan tinggi, khususnya dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran fisika di program studi PGSD. Disarankan bagi institusi pendidikan untuk mengintegrasikan LMS SiPeDar ke dalam kurikulum pembelajaran guna meningkatkan kualitas pendidikan dan hasil belajar mahasiswa PGSD dalam perkuliahan