Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI EFISIENSI PENGGUNAAN BAHAN BAKU DAN ENERGI PADA INDUSTRI LOGAM Triwardaya, Triwardaya
Orbith Vol 12, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan Energi Nasional bertujuan untuk menjamin keamanan pasokan energi dalam negeri dan untukmendukung pembangunan yang berkelanjutan. Pengelolaan energi perlu dilakukan diversifikasi dankonservasi energi yang bertujuan untuk penganekaragaman penyediaan dan pemanfaatan berbagaisumber energi dalam rangka optimasi penyediaan energi dan penggunaan energi secara efisien danrasional tanpa mengurangi penggunaan energi yang memang benar-benar diperlukan. Tujuan penelitianini adalah untuk menerapkan efisiensi energi pada industri logam.Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan populasi industri logam dan sampel dipilih salah satuindustri logam di Tegal.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan bakar dapat dihemat sebesar 57%per tahun dan berhasil menekan polutan CO2 sebesar 19,8 Ton per tahun. Penelitian inimerekomendasikan pada industri logam untuk melakukan efisiensi penggunaan energi agar industritersebut dapat lebih ramah terhadap lingkungan.
Perhitungan Rab Pada Perancangan Unit Ipal Di Sentral Industri Batik Kabupaten Pekalongan Triwardaya, Triwardaya
Bangun Rekaprima: Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa, Sosial dan Humaniora Vol 2, No 1, April (2016): Bangun Rekaprima
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v2i1, April.704

Abstract

Ruang lingkup di dalam penelitian ini adalah limbah cair dari industri batik Nadia Royani Pekalongan, dimana hal ini didasarkan atas hasil uji pendahuluan dari limbah tersebut yang diperoleh besarnya konsentrasi logam berat kromium (VI) yang terkandung di dalam limbah batik tersebut sebesar 9,117 mg/L. Kromium (VI) sulit untuk mengendap, sehingga dalam penangannya memerlukan zat pereduksi terlebih dahulu untuk mereduksinya menjadi kromium (III) yang mudah untuk diendapkan (Eckenfelder, 2000). Pereduksian 9,117 mg/l ion kromium (VI) menggunakan FeSO4 (ferrosulfat) pada pH 2 masih menghasilkan kromium total dengan konsentrasi 4,00 mg/l. Kadar tersebut melebihi baku mutu Perda Prop. Jateng No 10 tahun 2004 tentang Baku Mutu Air Limbah Industri Batik dimana kadar maksimum untuk krom total adalah 0,5 mg/l. Tujuan penelitian ini melakukan kalkulasi RAB pada perancangan Unit IPAL di Sentral Industri Batik Kabupaten Pekalongan..Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk merancang pembangunan unit IPAL di Industri batik di Kabupaten Pekalongan membutuhkan biaya sekitar Rp. 27.273.668,39. Penelitian ini merekomendasikan pada industri Batik pada umumnya untuk mengelola air limbah dengan secara bersama-sama sehingga biaya pembangunan konstruksi uint IPAL dapat lebih murah.Kata kunci : Industri Batik, Air Limbah, RAB Unit IPAL.
Kajian Nilai Daya Dukung Tanah Lempung Merah Dengan Bahan Tambah Kapur Melalui Uji CBR Triwardaya, Triwardaya; Pawiro, Dadiyono Amat; Ukiman, Ukiman; Sutarno, Sutarno
Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Vol 20, No 2 (2015): WAHANA Teknik Sipil
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/wahanats.v20i2.147

Abstract

Soil materials that the grain size of the composition can comprise coarse material (gravel, sand) and fine materials (silt and clay). At the material / soil materials that include fine-grained soil that contains granules ø 0.075 mm over 50% will be dominated by clay content. This material will have a high value of plasticity and low power as well as developing a sizeable shrinkage. Lime that has binding properties (lime stone) when added to the material clay changes will provide both improved quality, bulk density, as well as lime-enabled so the added material on clay red around POLINES as filler material (filter) with different variations in the mix and treatment peneraman and soaking would boost its strength tested by the carrying capacity by means of CBR (California Bearing Ratio) test results in the laboratory value of CBR plans on condition brooded until 7 days: CBR its 2.4 kp + 20.8 with a level of correlation R = 0.9328 , And soaked conditions until 7 days: his CBR kp 4.4 - 0.8 with a degree of correlation R = 0.9874.
PENERAPAN IPTEK PEMOTONGAN GAS LPG PEMBUATAN PLAT SIMPUL, BASE PLATE BAJA TOWER AIR BAGI REMAJA PUTUS SEKOLAH KAMPUNG BARITO SEMARANG Triwardaya, Triwardaya; Hadi, Tjokro; Parhadi, Parhadi; Supriyadi, Supriyadi; Wasino, Wasino; Junaidi, Junaidi; Wiyana, Yustinus Eka; Abdillah, Rifqi Aulia; Wicaksono, Teguh Mulyo
Bangun Rekaprima: Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa, Sosial dan Humaniora Vol 8, No 1, April (2022): Bangun Rekaprima
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v8i1, April.3531

Abstract

Kondisi tahun 2020 New normal di pandemi covid 19 berdampak pada pengusaha kocar-kacir ekonomi di semua sektor PHK dimana-mana tidak terkecuali di kampung Barito Semarang sehingga mata pencaharian yang tidak menentu untuk menghasilkan uang, kita harus punya skill keahlian yang mumpuni untuk mengatasi pengangguran usia remaja perlu memperdayakan masyarakat angkatan kerja yang masih muda muda atau remaja dibekali skill pemotongan LPG secara bertahap sampai mahir. New normal 2020 di Kompleks Barito Semarang untulan usaha-usaha jasa pemotongan LPG untuk plat baja FC NP tempat yang menjadi tenaga pemotong LPG plat baja yang dari luar kota kondisi sepi menjadi dirumahkan atau PHK untuk menyediakan tempat kost untuk pekerja dari luar kota menjadi masalah dari kelangkaan tenaga ahli potong LPG plat baja menjadikan masalah untuk pengusaha pengusaha pemotongan LPG  Untuk mengatasi problem tersebut tim pengabdian masyarakat jurusan Teknik Sipil Polines untuk mengadakan Pelatihan memperdayakan Masyarakat untuk kaum remaja putus sekolah dengan skill 9 pembuatan sifat baja dan lain-lain.