Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MODEL PEMBELAJARAN ENGLISH FOR SPESIFIC PURPOSES DENGAN PENDEKATAN KOMPETENSI KOMUNIKATIF BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER Dewi, Riyana
Orbith Vol 11, No 3 (2015): November 2015
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini focus pada suatu pengembangan model pembelajaran untuk english for specific purposes(ESP) dengan pendekatan kompetensi komunikatif yang mengutamakan pentingnya pendidikan karakter.Ada dua permasalahan penelitian yaitu: a). Masalah apakah yang muncul dalam pembelajaran ESP diperguruan tinggi dan lembaga pendidikan profesi ? dan b) Bagaimana proses pengembangan modelpembelajaran ESP dengan pendekatan kompetensi komunikatif (Communicative competence) berbasispendidikan karakter untuk meningkatkan soft skill mahasiswa di perguruan tinggi dan lembagapendidikan profesi? Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dimana proses pengambilandata dan penyusunan instrument penelitian dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu tahap analisakebutuhan, tahap desain produk, tahap validasi desain, tahap revisi desain, tahap uji coba produk(Sugiyono, 2010: 409-426). Hasil penelitian pengembangan ini menunjukkan dimana para siswa di kelasyang menerapkan model pembelajaran ESP dengan pendekatan komnunikatif berbasis pendidikankarakter lebih terdorong semangatnya untuk belajar bahasa Inggris, lebih berminat pada mata kuliahESP Hospitality dan timbul rasa lebih berani untuk berkomunikasi dengan bahasa Inggris. 
IMPROVING STUDENT’S SPEAKING SKILL THROUGH COMMUNICATIVE ENGLISH FOR SPECIFIC PURPOSES Dewi, Riyana
Orbith Vol 12, No 3 (2016): November 2016
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study discusses more about the important role of English for Specific purposes which is needed by the students in uttering the language performance. The objective of this research is to improve the students speaking skill through the learning of English for specific purposes based on the communicative competence. The communicative competence plays the main role in supporting the students’ performance in using the English for specific purposes in various professional activities.The researcher uses a classroom action research to conduct the research. Classroom action research is a research which provides problem solving for improving the quality of teaching given to action in the classroom (Burns, 2010:2). The implication of the study should give a great motivation to the students to perform their English speaking skills communicatively. The students, hopefully, will communicate English actively and feel happy in using the English as a means of communication.Keywords: English for specific purposes, communicative competence, classroom action research
Analisis Hedges Dalam Kolom Opini Surat Kabar “The Jakarta Post” Terhadap Kampanye Pilpres 2014 Mahanani, Widiarsih; Dewi, Riyana
Bangun Rekaprima: Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa, Sosial dan Humaniora Vol 1, No 2, Oktober (2015): Bangun Rekaprima
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v1i2, Oktober.699

Abstract

Penulisan opini pada kolom opini surat kabar ― The Jakarta Post‖ terhadap kampanye pilpres 2014 sangat menarik di kalangan para pembaca.. Agar penyampaian pendapat lebih santun dan halus penulis opini menggunakan hedges. Hedges sangat penting untuk tulisan opini, karena hedges merupakan ungkapan tentatif dan kemungkinan dalam kalimat sehingga lebih halus, tanpa harus kehilangan kekuatan esensi gagasan yang akan disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk hedges, menganalisa bagaimana dan mengapa hedges digunakan untuk menyampaikan pikiran atau pendapat pembaca tentang berita kampanye pemilihan presiden tahun 2014.Penelitian ini deskriptif kualitatif. Data diambil dari kolom opini surat kabar ―The Jakarta Post edisi bulan April s/d Juli 2014. Data yang mengandung hedges dianalisis dengan memberi kode, diidentifikasi, dikelompokkan, dianalisis, dijelaskan dan disimpulkan. Modal auxiliary verb paling banyak digunakan oleh penulis (40.67%) Hal tersebut menunjukkan bahwa penulis bisa menghindari pernyataan yang absolut. Fungsi hedges yang paling banyak digunakan adalah Accuracy oriented hedges (78.72%). hal tersebut menunjukkan bahwa penulis dapat menyatakan klaim yang tidak pasti secara tepat dengan hati-hati dan mengindikasikan bahwa kepercayaan penulis terhadap kebenaran masalah.Kata kunci: Opini, hedges, pilpres.