Rizal Kurniansah, Rizal
Prodi Magister Kajian Pariwisata Universitas Udayana Akademi Pariwisata Mataram

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

ANALISIS KEPUASAN MAHASISWA SEKOLAH TINGGI PARIWISATA MATARAM Kurniansah, Rizal
MEDIA BINA ILMIAH Vol 12, No 12: JULI 2018
Publisher : BINA PATRIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.452 KB) | DOI: 10.33758/mbi.v12i12.120

Abstract

Dalam mencapai pelayanan yang maksimal serta keberhasilan dalam proses  pendidikan, para pimpinan maupun staff karyawan di STP  Mataram perlu memperhatikan kepuasan mahasiswa sebagai “pelanggan/konsumen”. Kepuasan pelanggan merupakan tolak ukur keunggulan daya saing perusahaan, dimana kepuasan itu sendiri merupakan perasaan yang dirasakan oleh seseorang sebagai hasil perbandingan antara prestasi produk yang sesungguhnya yang diterima dengan apa yang diharapkan oleh orang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa STP Mataram terhadap pelayanan administasi akademik, sarana dan prasarana kampus, penasehat akademik (PA) dan proses belajar mengajar (PBM). Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, studi pustaka dan kuesioner.Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan simple random sampling dengan jumlah sampel yaitu 109 orang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif yang terdiri dari uji validitas, reliabilitas dan mean ideal dan standar deviasi ideal. Hasil penelitian mengemukakan bahwa kepuasan mahasiswa terhadap Layanan Administrasi akademik yaitu (33,02%) mahasiswa merasa sangat puas, dan (66,97%) mahasiswa merasa puas,. Untuk kepuasan mahasiswa terhadap kondisi sarana dan prasarana yaitu (9,17%) mahasiswa sangat puas, (72,47%) mahasiswa merasa puas, (13,76%) tidak puas, (4,58%) sangat tidak puas. Sedangkan kepuasan mahasiswa terhadap penasehat akademik (PA) yaitu (18,34%) mahasiswa sangat puas, (41,28%) puas, (40,36%) mahasiswa tidak puas. Terakhir, kepuasan mahasiswa terhadap proses belajar mengajar (PBM) yaitu (27,52%) mahasiswa merasa sangat puas, (54,12%) mahasiswa merasa puas, dan (18,34%) mahasiswa tida puas. Berdasarkan pembahasan tersebut, pihak kampus STP Mataram perlu meningkatkan lagi pelayanan kepada mahasiswa sehingga mahasiswa merasa puas. Seperti, memperbaiki kondisi sapras dan menambah buku referensi, penasehat akademik (PA) untuk lebih menaruh perhatian lagi kepada mahasiswa sehingga urusan akademik mahasiswa dapat terselesaikan dengan baik. Dan terakhir proses belajar mengajar (PBM) diharapkan kedepan para dosen di STP Mataram untuk bisa  menginformasikan terlebih dahulu terkait kontrak kuliah, referensi buku yang bisa didapatkan serta rangkuman materi mata kuliah selama 1 semester.
PKM PENINGKATAN PEMAHAMAN MAHASISWA SEKOLAH TINGGI PARIWISATA MATARAM TENTANG PERAN SUPERVISOR SEBAGAI PEMIMPIN Kurniansah, Rizal
MEDIA BINA ILMIAH Vol 12, No 12: JULI 2018
Publisher : BINA PATRIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.394 KB) | DOI: 10.33758/mbi.v12i12.132

Abstract

Untuk menjadi seorang supervisor, tentu harus memiliki pengalaman kerja  di posisi yang sama dalam kurung waktu yang cukup lama. Supervisor juga harus memiliki kemampuan leadership, skill, attitude yang baik sehingga mampu memimpin para bawahannya dalam menjalankan operasional hotel. PKM ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa STP Mataram tentang peran supervisor. Target luaran dari pelatihan tersebut diharapkan mahasiwa/i STP Mataram memiliki pengetahuan tentang peran supervisor dalam memimpin serta memiliki pengetahuan leadership yang baik. Kegiatan ini berlangsung selam tiga bulan. Hasil kegiatan PKM ini berlangsung dengan baik dan lancar. Kegiatan ini disambut positif oleh mahasiswa sebagai peserta dalam kegiatan ini. Secara umum kegiatan berlangsung dengan baik dan lancar dengan tingkat kehadiran peserta sebesar 85%. Ketercapaian target materi sangat baik karena materi pelatihan telah disampaikan secara keseluruhan, kemampuan peserta dilihat dari penguasaan materi sudah baik dengan nilai rata-rata dari hasil latihan soal yaitu 70,54. Hal ini diakibatkan waktu pengabdian yang mencukupi dalam menyampaikan materi, suasana pelatihan yang menyenangkan serta melakukan praktek langsung. Berdasarkan hasil pelatihan tersebut, PKM peningkatan pemahaman mahasiswa sekolah tinggi pariwisata mataram tentang peran supervisor sebagai pemimpin ini secara keseluruhan dapat dikatakan berhasil/sukses.
PROGRAM IMPROVISASI KOMPONEN DAYA TARIK WISATA PERKOTAAN (URBAN TOURISM) DI KOTA MATARAM Kurniansah, Rizal; Resmayani, Ni Putu Ade; murianto, murianto
MEDIA BINA ILMIAH Vol 14, No 1: Agustus 2019
Publisher : BINA PATRIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.545 KB) | DOI: 10.33758/mbi.v14i1.282

Abstract

Berdasarkan data Dinas Pariwisata Kota Mataram tahun 2016 menunjukkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan di kota mataram ada di urutan ketiga yaitu berjumlah 619.705 orang. Sedangkan kunjungan wisatawan di Kabupaten Lombok Utara yaitu 1.000.000 orang dan Kabupaten Lombok Barat berjumlah 779.256 orang. Berdasarkan data tersebut, jumlah kunjungan wisatawan di Kota Mataram masih belum maksimal dibandingkan dua Kabupaten lainnya. Disisi lain kota Mataram memiliki potensi yang sangat luar biasa. Pariwisata perkotaan di Asia Tenggara termaksud Indonesia meningkat signifikan dengan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 69,6 juta orang pada tahun 2010, dibadingkan tahun 2000 hanya berjumlah 36,1 juta orang. Aktivitas pariwisata perkotaan ini memberikan kontribusi sebesar 4,6 % pada pendapatan Negara-negara di ASEAN.Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengkaji persepsi wisatawan terhadap daya tarik wisata perkotaan (urban tourism), Serta program improvisasi komponen daya tarik wisata perkotaan (urban tourism) di kota mataram. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komponen produk wisata dan teori persepsi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif yang didukung dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan obeservasi, wawancara, kuesioner, studi pustaka dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif, skala likert dan analisis kepentingan kinerja (Importance-Performance analysis)Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terkait dengan persepsi wisatawan terhadap Daya Tarik Wisata Perkotaan (Urban Tourism) Di Kota Mataram yaitu Baik dengan nilai rata-rata 3,79. Itu berarti, Daya Tarik Wisata Perkotaan (Urban Tourism) Di Kota Mataram sudah baik. Sedangkan hasil analisis kepentingan kinerja (Importance-Performance analysis) dan diolah dalam bentuk diagram kartesius, program improvisasi komponen daya tarik wisata perkotaan (urban tourism) di kota mataram yang perlu mendapatkan prioritas penangan utama tertera pada kuadra II yaitu: Taman Mayura, Monumen Bahari Mataram, Makan Loang Baloq, Kawasan Pantai Loang Baloq, Pantai Gading dan Pantai Ampenan
KAJIAN TENTANG POTENSI DAYA TARIK WISATA SYARIAH DI PULAU LOMBOK Rozita, Rozita; Suprianto, Andi; Mahdani, Mahdani; Masyhudi, Lalu; Kurniansah, Rizal
MEDIA BINA ILMIAH Vol 13, No 12: Juli 2019
Publisher : BINA PATRIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.665 KB) | DOI: 10.33758/mbi.v13i12.271

Abstract

Wisata syariah adalah wisata yang mengedepankan nilai islam dalam setiap aktivitasnya, wisata syariah itu sendiri memiliki arti yang lebih luas yaitu pariwisata yang keseluruhannya tidak bertentangan dengan syariah islam misalkan keberadaan hotel, restoran, trasnportasi, fasilitas ibadah dan obyek wisata itu sendiri yang tidak bertentangan dengan syariah islam. Pulau Lombok sendiri memiliki potensi untuk dijadikan destinasi wisata syariah di Indonesia. Pada tahun 2015, Lombok pernah meraih 2 penghargaan yaitu best World Halal Tourism Destination dan World Best Halal Honeymoon Destination. Kedua penghargaan tersebut menjadi bukti, bahwa pulau Lombok memang menjadi primadona bagi para wisatawan untuk berlibur di Lombok. Pengembangan pariwisata di pulau Lombok masih terfokuskan pada pengembangan pariwisata alam dan budayannya. Sedangkan wisata Syariah belum terlalu berkembang secara maksimal sedangkan potensi untuk dikembangkannya wisata Syariah di pulau Lombok cukup terbuka.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potensi daya tarik wisata syariah di pulau lombok dan mendeskripsikan ketersediaan komponen produk pendukung wisata syariah di pulau Lombok. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan yaitu analasis data deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan yaitu potensi daya tarik wisata syariah di pulau Lombok telah tersedia antara lain Makam Bintaro, Masjid Islamic Center, Pantai tanjung karang, Festival Ngejot, Acara Adat Tiu Jantuk, Makam Selaparang dan Masjid Bayan Beleq, Upacara Adat Ngayu-ayu. Sedangkan ketersediaan komponen produk pendukung wisata syariah di pulau telah tersedia meskipun masih perlu ditingkatkan lagi keberadaannya. Adapun komponen pendukung tersebut antara lain hotel syariah (Hotel Grand Madani Lombok), Kondisi Jalan sudah baik, dan didukung pelayanan taksi konvensi dan online yaitu Gojek dan Grab. Serta pelayanan pendukung yang terorganisasi seperti Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara, Mataram, Lombok Tengah, Lombok Timur dan Lombok Barat dengan berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi NTB. Peran lain dari pemerintah yaitu mengupayakan disetiap daya tarik wisata syariah di suatu desa membentuk salah satu kelompok sadar wisata (Pokdarwis) untuk mengelola daya tarik wisata syariah di desa masing-masing.
PERAN PEREMPUAN DALAM MENGANGKAT CITRA KULINER LOKAL DI KAWASAN WISATA NARMADA Suteja, I Wayan; Kurniansah, Rizal; Rosida, Lia; Ashari, Distiya; Prasetyo, Anggi
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 9 No 1: Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.47 KB) | DOI: 10.47492/jih.v9i1.27

Abstract

Peran perempuan dalam eksistensi wisata kuliner di Kawasan Wisata Narmada memang tidak pernah dapat dikesampingkan. Berkembangnya pariwisata dan didukung oleh usaha-usaha kuliner lokal akan mendorong terangkatnya citra kawasan ini sebagai salah satu tujuan wisata kuliner yang saat ini sangat terkenal dengan menu sate bulayaknya. Melalui ptulisan ini dibahas tentang tentang peran perempuan dalam mengangkat citra kuliner lokal di Kawasan Wisata Narmada. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kawasan Wisata Narmada merupakan kawasan strategis pengembangan wisata kuliner. Sejak lama kawasan ini telah menjadi salah satu pusat kuliner lokal khususnya sate bulayak dan turut berkembang sebagai pendukung pariwisata di Kawasan Taman Narmada. Sebagian besar pelaku wisata kuliner ini adalah kaum perempuan hebat yang tidak hanya berperan untuk mencari nafkah tetapi juga beperan ganda dalam kegiatan sosial bermasyarakat. Terdapat tiga alasan perempuan terjun pada usaha kuliner yaitu karena kebutuhan hidup, yang ke dua karena keterbatasan skill dan memasak adalah skill yang mereka kuasai, dan ketiga adalah peluang yang besar ada pada bisnis kuliner. Walaupun demikian bentuk partisipasi mereka ini bersifat spontaneous atau tanpa ada paksaan
EVALUASI KINERJA KERJA MAHASISWA PARIWISATA DI INDUSTRI PARIWISATA PULAU LOMBOK Kurniansah, Rizal
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 8 No 1: Juni 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.7 KB) | DOI: 10.47492/jih.v8i1.6

Abstract

Response to the success or failure of the company's objectives. Therefore, corporate leaders must consider or evaluate the performance of the work of employees to the ability of an employee continue to rise. This study aims to find out about the job performance of students on the job training Academy of Tourism Mataram in Lombok island hospitality industry. Data collection techniques using the method of observation, literature study and questionnaire. The sampling technique used sampling purposive with a sample size of 20 people. Analysis of the data used in this research is descriptive qualitative and quantitative analysis. Based on the results of research conducted that the work performance of students on the job training is satisfactory with an average indicator value totaling 81.78 (Table 3.8). Although each indicator has an average value that is satisfactory, there are indicators that have low values are indicators of leadership with the index 73. When referring to the three-box method, the value of this index is still in the high category, that is to say, the performance of students on the job training is quite satisfactory in terms of leadership. But when compared with other indicators, the index value indicator of leadership (73) is still far from the maximum index value in the indicator element of cooperation (91), so it needs to be given special attention so that the job performance of students on the job training Academy of Tourism Mataram will run maximum.
PKMS KELOMPOK USAHA PASAR SENI DESA SESELA KABUPATEN LOMBOK BARAT Kurniansah, Rizal; Resmayani, Ni Putu Ade; Murianto, Murianto; Masyhudi, Lalu; Wirawan, I Gusti Ngurah Putu Dedy
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 9 No 1: Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v9i1.158

Abstract

Pasar Seni Desa Sesela merupakan sebuah pasar seni yang dibangun pada tahun 2012. Pasar seni ini menjual berbagai jenis kerajinan tangan dari kelompok masyarakat setempat dan dijual kepada para masyarakat umum serta para wisatawan yang berkunjung di daerah Senggigi. Untuk produk yang paling terkenal di pasar ini adalah kerajinan cukli yang berbentuk meja, kursi, almari, asbak, dan topeng. Program kemitraan masyarakat ini adalah masyarakat yang produktif secara ekonomi yaitu kelompok usaha pasar seni yang wilayah domisilinya ada di Desa Sesela kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat. Permasalahan Mitra dilihat dari system pesamasaran yang kurang maksimal, sehingga berdampak terhadap tingkat kunjungan para konsumen yang tidak meningkat, kurangnya pengetahuan para penjual dalam hal memberikan pelayanan yang prima kepada tamu yang mengakibatkan kurangnya ketertarikan tamu untuk membeli cendramata di pasar seni Sesela. Hasil kegiatan PKMS ini berlangsung dengan baik dan sukses, kegiatan pengabdian dilaksanakan di Pasar Seni Desa Sesela Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat yang dihadiri oleh para pengelola dan pedagang dan telah mampu melayani para wisatawan dengan baik memasarkan kerajinan di media online. Kegiatan ini perlu ada lanjutan yang berupa pelatihan sejenis untuk selalu diselenggarakan secara terus menerus, sehingga kemampuan yang dimiliki oleh Mitra. Dalam situasi pandemi Covid-19, pelaksanaan pengabdian tidak hanya melalui tatap muka langsung dengan peserta tetapi bida memanfaatkan media online untuk melakukan seminar online dengan peserta.
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROWISATA DI PERKEBUNAN KOPI GAYO DESA GUNUNG SUKU KABUPATEN ACEH TENGAH Hulfa, Ihyana; Sriwi, Ander; Kurniansah, Rizal
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 9 No 2: Desember 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v9i2.345

Abstract

Gunung Suku Village has a natural, social cultural appeal that is very diverse and potentially become a tourist attraction, but this potential tourism has not been developed well and maximal to becomes a tourist destination. This study aims to formulate effective strategies for the development of agrotourism in Gunung Suku Village. This study uses qualitative methods, data collection through observation, in-depth interviews, questionnaires and literature study. Purposive sampling used in this study for determination of sample, Data analysis in this study used qualitative descriptive approach, IFAS, EFAS and SWOT analysis. The results of this study indicate the potential of coffee plantation areas has not been developed, due to the lack of human resources, accessibility, facilities and infrastructure of tourism activities and the weak role of local government. The general strategy is in quadrant II, namely the development strategy of attractiveness. Alternative strategies (1) SO strategies (a) Strategies for developing potential to the fullest, (b) Strategies for developing marketing and promoting tourist attraction, (c) Development strategies for making tour packages. (2) ST Strategy (a) Community-based agrotourism development strategy, (b) Development Strategy by highlighting different potentials from other regions. (3) WO Strategy (a) HR development strategies especially in the field of tourism, (b) Accessibility development strategies, (c) Strategies to develop places to stay, eat drinks and gift shops. (4) WT Strategy (a) Increasing Public Awareness to conserve and preserve local culture, as well as the emergence of many competitors, (b) Increase cooperation with all stakeholders, (c) Improve the development of human recources in the tourms sector. Agrotourism development requires cooperation with all stakeholders in order to improve the qualityof human resources, accessibility, facilities and institutions, so that it has a direct impact on the income of the villagers of Gunung Suku Village.
SOSIALISASI SADAR WISATA (POKDARWIS) DESA AIK BUAL KABUPATEN LOMBOK TENGAH PROVINSI NTB Kurniansah, Rizal; Fathurrahim, Fathurrahim; Mahsun, Mahsun; Iswadi, Lalu Mohamad; Milasari, Milasari; SP, Triony Septia Susana
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 10 No 2: Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v10i2.1097

Abstract

Salah satu kelompok masyarakat di Desa Aik Bual adalah Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Desa Aik Bual, Pokdarwis ini bergerang dibindang pariwisata sekaligus sebagai kelompok masyarakat yang dijadikan sebagai mitra dalam program PKMS ini. Pokdarwis yang di pimpin oleh Bapak Haerul Anam memiliki usaha yang sedang dikembangkan bersama anggota kelompok untuk mendukung jalannya aktivitas pariwisata di Desa Aik Bual. Jenis usaha yang sedang dikembangkan tersebut yaitu penyewaan homestay (pondok wisata). Selain itu, pokdarwis Desa Aik Bual menyediakan jasa pemandu wisata (guide) untuk memandu wisatawan selama berkunjung menikmati alam maupun bersepeda di Desa Aik Bual. Hasil kegiatan PKMS ini berlangsung dengan baik dan sukses, kegiatan pengabdian dilaksanakan di Desa Aik Bual Kabupaten Lombok Tengah yang dihadiri oleh para masyarakat dan kelompok sadar wisata di Desa Aik Bual. Mitra telah mampu melayani para wisatawan dengan baik serta mampu mengelola homestay yang dimiliki dengan baik. Kegiatan ini perlu ada lanjutan yang berupa pelatihan sejenis untuk selalu diselenggarakan secara terus menerus, sehingga kemampuan yang dimiliki oleh Mitra. Dalam situasi pandemi Covid-19, pelaksanaan pengabdian tidak hanya melalui tatap muka langsung dengan peserta tetapi bida memanfaatkan media online untuk melakukan seminar online dengan peserta