Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

MODEL IDENTIFIKASI KECANDUAN GAME MENGGUNAKAN BACKWARD CHAINING Latubessy, Anastasya; Wijayanti, Esti
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 8, No 1 (2017): JURNAL SIMETRIS VOLUME 8 NO 1 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.813 KB) | DOI: 10.24176/simet.v8i1.807

Abstract

Game menjadi kegemaran setiap orang. Baik anak-anak maupun orang dewasa senang bermain game. Seseorang dapat terus menerus bermain game sampai melupakan waktu bahkan melupakan kondisi lingkungan disekelilingnya. Keseringan dalam bermain game dapat berdampak pada tingkat kecanduan seseorang terhadap game. Namun, tidak semua orang menyadari bahwa telah memiliki jenis perilaku kecanduan game. Oleh sebab itu, dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi jenis perilaku kecanduan game. Jenis perilaku tersebut kemudian dimodelkan menggunakan metode backward chaining. Backward chaining merupakan salah satu metode dalam teknologi sistem pakar yang melakukan identifikasi dengan penelusuran dari gejala-gejala yang ada. Dengan dilakukannya pemodelan ini, dihasilkan sebuah model identifikasi tingkat kecanduan game berdasarkan enam jenis perilaku kecanduan game seperti Salience, Euphoria, Conflict, Tolerance, Withdrawal, Relapse and Reinstatement. Model ini dapat digunakan sebagai dasar dalam pengembangan aplikasi maupun sistem komputer untuk identifikasi tingkat kecanduan game.
PENINGKATAN PERSEPSI DAN KETRAMPILAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMPN 25 PURWOREJO MELALUI MODEL CREATIVE PROBLEM SOLVING Wijayanti, Esti
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 27, No 2 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.647 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan persepsi dan ketrampilan pemecahan masalah matematika melalui model CPS. Jenis penelitian ini PTK, tahap penelitian yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Tindakan dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 3x pertemuan. Subyek penelitian ini siswa kelas VIII-B SMPN 25 Purworejo. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, angket, tes, dokumentasi, wawancara, dan catatan lapangan. Teknik analisis data menggunakan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian secara kuantitatif menunjukan model CPS meningkatkan persepsi yaitu objek, registrasi dan interpretasi, perhatian, dan umpan balikmenjadi baik dan meningkatkan pemecahan masalah yaitu siswa memahami, merencanakan penyelesaian, menyelesaikan masalah dan memeriksa kembali. Sedangkan hasil penelitian kuantitatif meningkatkan (1) persepsi yaitu rerata observasi siklus I sebesar 63,54% dengan kategori cukup dan siklus II meningkat menjadi 77,08% dengan kategori baik. Rerata angket siklus I sebesar 63,96% dengan kategori cukup dan siklus II meningkat menjadi 77,17%. (2) pemecahan masalah yaitu tes siklus I sebesar 64,03% dengan kategori ciukup dan siklus II meningkat menjadi 77,42%.   Kata kunci: persepsi, pemecahan masalah, CPS
MODEL BALANCED SCORECARD RULE BASE ASEAN UNIVERSITY NETWORK UNTUK PENILAIAN KUALITAS PROGRAM STUDI Wijayanti, Esti; Riadi, Aditya Akbar; Sokhibi, Akh
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 3)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakAsean University Network (AUN) adalah sebuah alat ukur evaluasi program studi pada tingkat ASEAN Untuk penilaian evaluasi, aspek AUN terdiri dari lima belas variabel yaitu Expected Learning Outcomes, Programme Specification, Programme Structure and Content, Teaching and Learning Strategy, Student Assessment, Academic Staff Quality, Support Staff Quality, Student Quality, Student Advice and Support, Facilities and Infrastructure, Quality assurance of Teaching / Learning Process, Staff Development Activities, Stakeholder Feedback, Output, Satisfaction Stakeholders dengan mengunakan skala penilaian 1 sampai 7. Dalam kasus ini akan menggunakan rulebase AUN dan mengadopsi balanced scorecard sebagai hasil penilaian sebelum formulir akreditasi dikirim ke AUN. Metode yang digunakan dapat digunakan untuk evaluasi suatu program studi adalah balanced scorecard dan untuk validasi AUN menggunakan data tersebut dan dibandingkan dengan analisis data balanced scorecard rule base Asean University Network. Kata kunci: Balanced Scorecard, Rule Base Asean  University Network, penilaian program studi.
MODEL DDST(DENVER DEVELOPMENT SCREENING TEST) UNTUK MONITORING PERKEMBANGAN ANAK BERBASIS EXPERT SYSTEM Wijayanti, Esti; Latubessy, Anastasya
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 9, No 1 (2018): JURNAL SIMETRIS VOLUME 9 NO 1 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.463 KB) | DOI: 10.24176/simet.v9i1.1763

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan anak atau biasanya disebut tumbuh kembang anak menjadi perhatian bagi setiap orang tua. Pertumbuhan lebih melihat pada  perubahan fisik, proses bertambahnya ukuran tubuh dengan adanya pembesaran sel-sel tubuh. Sedangkan perkembangan itu sendiri merupakan hasil dari proses tingkat kematangan seorang anak. Menjadi harapan setiap orang tua agar tumbuh kembang anaknya dapat berjalan dengan baik. Pada kasus-kasus tertentu seorang anak dapat memiliki perilaku penyimpangan dalam perkembangannya. Orang tua harus dapat menyadari pola penyimpangan tersebut lebih dini. Namun, tidak semua orang tua mengetahui ciri-ciri penyimpangan perkembangan anak. Salah satu tes yang dapat digunakan untuk mengukur perkembangan anak yaitu, DDST(Denver Development Screening Test). Dengan menggunakan 121 jenis tugas perkembangan yang terbagi atas empat sektor yaitu, personal social, fine motor adaptive, bahasa dan grass motor. Tes yang masih bersifat manual ini kemudian dimodelkan dengan menggunakan salah satu metode pemodelan expert system yaitu backward chaining. Dari hasil akhir penelitian ini adalah sebuah model yang dapat digunakan untuk menunjukkan perkembangan seorang anak.
IMPLEMENTASI IPTEK BAGI MASYARAKAT (IbM) PADA PENGRAJIN MINIATUR MENARA Fiati, Rina; Wijayanti, Esti
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v5n1.p15-19

Abstract

This activity of Community Service aims to develop and form an economically independent group of society,to enhance the development of minaret miniature's craftsmen in seizing market opportunities by means ofimproving its product quality and marketing. The specific target expected to reach by the partner-craftsmenis to improve the craft design so as to develop its sales. The method used as a solution to overcome theseproblems is the accompaniment and strengthening of the production process. The problem solving is in itsproduction process, i.e. to produce quality products and e-commerce training for minarets miniature'scraftsmen in Bacin Village, Kudus Regency. The results obtained from the activity are Introduction ofcomputer information technology to craftsmen-partners, Introduction and training of internet and websitemanagement, making e commerce for minaret miniature's craftsmen to market their products on ecommerce basis.
Model Servqual Rule Base Asean University Network untuk Penilaian Kualitas Program Studi Wijayanti, Esti; Farikhin, Farikhin; Gernowo, Rachmat
JSINBIS (Jurnal Sistem Informasi Bisnis) Vol 6, No 1 (2016): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1076.224 KB) | DOI: 10.21456/vol6iss1pp59-65

Abstract

As well known that AUN (Asean University Network.AUN) and ABET (Accreditation Boardb for Enginnering and Technology) are non-profit organitatinon which have. AUN (Asean University Network) were using variable with refer to AUN’s criteria’s there consist of fifteen which are: Expected Learning Outcomes, Programme Specification, Programme Structure and Content, Teaching and Learning Strategy, Student Assessment, Academic Staff Quality, Support Staff Quality, Student Quality, Student Advice and Support, Facilities and Infrastructure, Quality Assurance of Teaching/Learning Process, Staff Development Activities, Stakeholders Feedback, Output, Stakeholders Satisfaction,and adopted score's scale 7. In there here, we discuss the fifteen AUN’s of AUN in the criterias. There servqual of as can be into five dimensions, assurance, empathy, responsive, reliability and facilty in order to make the assessment's process easier. This research outcome indicated that this proposed method can be used to evaluate an education program. The validation result by using AUN's data and the analysis of servqual rule base Asean University Network almost have the same pattern with correlation value is 0,985 and this is can be accepted because its validity have reach 97%.
MODEL IDENTIFIKASI KECANDUAN GAME MENGGUNAKAN BACKWARD CHAINING Latubessy, Anastasya; Wijayanti, Esti
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 8, No 1 (2017): JURNAL SIMETRIS VOLUME 8 NO 1 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.813 KB) | DOI: 10.24176/simet.v8i1.807

Abstract

Game menjadi kegemaran setiap orang. Baik anak-anak maupun orang dewasa senang bermain game. Seseorang dapat terus menerus bermain game sampai melupakan waktu bahkan melupakan kondisi lingkungan disekelilingnya. Keseringan dalam bermain game dapat berdampak pada tingkat kecanduan seseorang terhadap game. Namun, tidak semua orang menyadari bahwa telah memiliki jenis perilaku kecanduan game. Oleh sebab itu, dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi jenis perilaku kecanduan game. Jenis perilaku tersebut kemudian dimodelkan menggunakan metode backward chaining. Backward chaining merupakan salah satu metode dalam teknologi sistem pakar yang melakukan identifikasi dengan penelusuran dari gejala-gejala yang ada. Dengan dilakukannya pemodelan ini, dihasilkan sebuah model identifikasi tingkat kecanduan game berdasarkan enam jenis perilaku kecanduan game seperti Salience, Euphoria, Conflict, Tolerance, Withdrawal, Relapse and Reinstatement. Model ini dapat digunakan sebagai dasar dalam pengembangan aplikasi maupun sistem komputer untuk identifikasi tingkat kecanduan game.
MODEL BALANCED SCORECARD RULE BASE ASEAN UNIVERSITY NETWORK UNTUK PENILAIAN KUALITAS PROGRAM STUDI Wijayanti, Esti; Riadi, Aditya Akbar; Sokhibi, Akh
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 3)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakAsean University Network (AUN) adalah sebuah alat ukur evaluasi program studi pada tingkat ASEAN Untuk penilaian evaluasi, aspek AUN terdiri dari lima belas variabel yaitu Expected Learning Outcomes, Programme Specification, Programme Structure and Content, Teaching and Learning Strategy, Student Assessment, Academic Staff Quality, Support Staff Quality, Student Quality, Student Advice and Support, Facilities and Infrastructure, Quality assurance of Teaching / Learning Process, Staff Development Activities, Stakeholder Feedback, Output, Satisfaction Stakeholders dengan mengunakan skala penilaian 1 sampai 7. Dalam kasus ini akan menggunakan rulebase AUN dan mengadopsi balanced scorecard sebagai hasil penilaian sebelum formulir akreditasi dikirim ke AUN. Metode yang digunakan dapat digunakan untuk evaluasi suatu program studi adalah balanced scorecard dan untuk validasi AUN menggunakan data tersebut dan dibandingkan dengan analisis data balanced scorecard rule base Asean University Network. Kata kunci: Balanced Scorecard, Rule Base Asean  University Network, penilaian program studi.