Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

SISTEM INFORMASI INVENTARIS BARANG PADA RSUD SOREANG Rukoyah, Adelia Siti; Abidillah, Gunawan; Hadiana, Asep Id
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 3)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakRSUD Soreang memiliki banyak inventaris alat/barang diantaranya inventaris Alat/barang perawatan kedokteran, keseluruhan barang, perangkat keras, buku-buku nota, formulir dan alat tulis kantor (ATK). Berbagai fasilitas inventaris Alat/barang pada rumah sakit ini yang perlu dilindungi mengcangkup banyak karakteristik yang sangat perlu dipahami oleh praktisi keamanan sistem informasi yaitu pada dasarnya fasilitas inventaris Alat/barang rumah sakit yang ingin dijaga. Salah satu institusi pemerintahan yang membutuhkan perlindungan inventaris alat/barang adalah rumah sakit sebagai sebuah institusi pelayanan kesehatan.Sistem yang dibangun merupakan sistem menggunakan metode pengembangan System Development Life Cycle dengan fase perencanaan, analisa, desain, implementasi, pengujian dan pemeliharaan. Hasil dari sistem informasi inventaris akan memberikan kemudahan dalam mengelola barang dan mengelola pengajuan kebutuhan.  Kata kunci: inventaris, sistem informasi, System Development Life Cycle
PENENTUAN SOLUSI PRODUK CACAT MENGGUNAKAN CASE BASED REASONING DI PT YAMATOGOMU INDONESIA Ratnasari, Dewi; Pudjiantoro, Tacbir Hendro; Hadiana, Asep Id
Jurnal PASTI Vol 11, No 2 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPada perusahaan-perusahaan manufaktur proses produksi merupakan bagian penting, didalam proses produksi pasti mengalami kerusakan atau terdapat produk cacat akibat kondisi mesin,metode kerja dan lain-lain.  Setiap perusahaan punya cara tersendiri untuk mengatasi produk cacat, biasanya apabila produk cacat parah maka produk tersebut dibuang dan apabila produk cacat tersebut masih bisa diperbaiki, maka akan diperbaiki dengan cara tertentu sesuai dengan kerusakan yang terjadi. Cara memperbaiki produk cacat tersebut didapat dari permasalahan produk cacat terdahulu serta pengetahuan dari Quality Assurance yang sudah berpengalaman dalam proses produksi.Tetapi permasalahannya adalah banyaknya staff Quality Assurance yang keluar sehingga menyebabkan pengetahuan dari perbaikan produk cacat tersebut sedikit hilang dan mengakibatkan proses penanganan yang banyak membutuhkan waktu.  Maka dari itu dibutuhkan sebuah sistem berbasis penalaran menggunakan Case Based Reasoning dan penalaran kasus yang mirip menggunakan vector space model sebagai metodenya. Keluaran dari sistem tersebut berupa informasi solusi perbaikan produk cacat sesuai dengan masalah yang dimasukkan. Kata Kunci : produk cacat, quality assurance, supervisor, PT Yamatogomu Indonesia, vector space model, case based reasoning. AbstractIn the manufacturing company process production is the important thing, in the production process curtain have flaw or there some damage product because of machine condition, work method, etc. every company have own tradition for repairing demage product, usually if the product is totally flaw then that product have to throw away and if the damage product is still can be repair then that product will be repaired with certain way dependent the kind of damage that happened. The way to repairing that damage product be found from previous problem of damage product and knowledge from Quality Assurance that have experienced in production prosess. But the problem is so many worker in Quality Assurance that resign so cause the ability from repairing that damage product is little lost and cause handling process that much need time. Because of that so needed a system have as a base reasoning use Case Based Reasoning and reasoning case that similar use Vector Space Model as a method. Result from that system is a information for solution repairing damage product dependent with the problem that inputed.Keywords : damage product, quality assurance, supervision, PT. Yamatogomu Indonesia, vector space model, case based reasoning.
Pemanfaatan Teknologi QR Code Untuk Verifikasi Akta Notaris (PPAT) Hadiana, Asep Id
MIND Journal Vol 1, No 1 (2016): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.252 KB) | DOI: 10.26760/mindjournal.v1i1.41

Abstract

Akta Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) merupakan sebuah dokumen yang sangat penting. Hal ini dikarenakan dokumen atau akta yang dibuat oleh Notaris/PPAT merupakan dokumen yang memiliki kekuatan hukum yang dijamin dengan undang-undang. Pada kenyataannya, terdapat beberapa kasus dimana akta Notaris/PPAT dipalsukan oleh beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu diperlukan sebuah cara untuk melakukan verifikasi atas keaslian akta Notaris/PPAT tersebut. QR Code merupakan barcode dua dimensi yang disusun secara matriks. Dengan konsep ini, data dan informasi dapat disimpan lebih banyak di dalam sebuah QR Code dibandingkan dengan barcode satu dimensi yang hanya dapat menyimpan data dalam satu baris saja. QR code sebagai sebuah teknologi yang relatif baru, dapat digunakan untuk penanda pada akta yang dibuat oleh Notaris/PPAT, sehingga pemalsuan akta notaris/PPAT dapat diminimalisir.Kata kunci: akta, notaris, ppat, pemalsuan, verifikasi
Penerapan Mobile Government Pada Monitoring Aktigitas Aparatur Sipil Negara Di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bandung Barat Hadiana, Asep Id; Renaldi, Faiza
JUMANJI (Jurnal Masyarakat Informatika Unjani) Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Masyarakat Informatika Unjani
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.42 KB) | DOI: 10.26874/jumanji.v2i2.38

Abstract

The development of mobile and mobile technology has given the Government the opportunity to utilize Mobile Information and Communication Technology (M-ICT) to help facilitate daily administration and to provide better services to citizens, businesses and government institutions through the use of mobile technology. The number of cellular telephone users in Indonesia continues to grow and now it has reached 50.6 million customers. Therefore, the application of m-Government in Indonesia is an interesting material to be studied. There are many forms of services that can be provided by m-Government, one of which is service in government offices for stakeholders of the state civil apparatus. This research takes place in the Office of Communication and Information (Diskominfo), which is one part of the Regional Work Unit (SKPD) in West Bandung Regency, and focuses on the existence of monitoring activities of the State Civil Apparatus (ASN) in the SKPD. ASN always plays an important role in the daily activities of the government bureaucracy, therefore it is necessary to manage employee data in order to achieve quality assurance on employee performance. Diskominfo West Bandung Regency has a number of employees of approximately 150 employees spread in 3 fields. The use of M-Government technology is believed to be able to provide a necessity to resolve the challenges that must be overcome, one of which is the external office / city monitoring of the ASN Diskominfo. This research will build a m-Government application in Diskominfo, West Bandung Regency to monitor the activities of the state civil apparatus (ASN), which uses smart cellphones based on Android as its media.
Model Search Engine Optimization bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Bandung Barat Hadiana, Asep Id; Putra, Eddie Krishna
JUMANJI (Jurnal Masyarakat Informatika Unjani) Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Masyarakat Informatika Unjani
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.728 KB) | DOI: 10.26874/jumanji.v2i1.19

Abstract

Internet telah memegang peranan yang cukup besar dalam mengembangkan sebuah usaha, karena memiliki jangkauan yang tidak terbatas. Namun tidak semua pelaku usaha mampu memanfaatkan Internet untuk memperluas jangkauan usaha mereka. Search Engine Optimization (SEO) adalah sebuah cara untuk meningkatkan visibilitas sebuah usaha di mesin pencari. Untuk usaha kecil dan menengah yang ingin bersaing di ceruk yang sama dengan perusahaan yang lebih besar dengan sumber daya yang lebih besar yang mereka miliki, memiliki strategi SEO yang kuat sangat penting. Terlepas dari industri apa yang dijalani, akan selalu memiliki setidaknya satu pesaing yang telah ada lebih lama dan telah mengalokasikan lebih banyak anggaran dan sumber daya untuk membangun visibilitas mereka di web dan di mesin pencari. Pemilik bisnis online akan tahu bahwa bagian dari pertempuran untuk memastikan bisnis sukses adalah dalam memastikan website mereka memiliki peringkat yang baik di mesin pencari. Dalam perekonomian Indonesia, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah kelompok usaha yang memiliki jumlah paling besar dan terbukti tahan terhadap berbagai macam goncangan krisis ekonomi. Namun sayangnya, UMKM belum mampu memanfaatkan potensi Internet dalam memperluas pemasaran mereka, termasuk UMKM di Bandung Barat. Untuk itu diperlukan membuat model SEO bagi para UMKM di Bandung Barat.
SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI PERSURATAN TERINTEGRASI JURUSAN INFORMATIKA DAN FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI Eka Purnama Rijaludin, Muhamad; Witanti, Wina; Id Hadiana, Asep
Mnemonic : Jurnal Teknik Informatika Vol 1 No 1 (2018): Mnemonic Vol. 1 No. 1
Publisher : Teknik Informatika, Institut Teknologi Nasional malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1228.091 KB) | DOI: 10.36040/mnemonic.v1i1.16

Abstract

Jurusan Informatika merupakan salah satu jurusan yang berada di fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani). Secara umum, surat yang beredar di jurusan Infromatika dan fakultas MIPA Unjani dikategorikan dalam tiga kategori yaitu surat masuk, surat edaran dan surat keluar. Pengolahan surat di jurusan Informatika Unjani belum terintegrasi dengan fakultas MIPA, hal ini menimbulkan beberapa persoalan yang dapat menghambat kinerja jurusan dan fakultas dalam membuat surat. Proses dalam verifikasi surat cukup memakan waktu, karena setiap surat baru baik itu surat edaran maupun surat keluar tidak langsung memberitahukan kepada bagian yang memverifikasi surat karena faktor tertentu seperti tidak ada ditempat, serta dalam pengarsipan surat tidak terkelola dengan baik yang mengakibatkan penelusuran surat tidak efisien. Sistem yang diusulkan memiliki tujuan untuk dapat mengintegrasikan pengolahan surat di jurusan dan fakultas, melakukan pengolahan data surat masuk, surat edaran dan surat keluar guna mempermudah dalam proses pembuatan surat dan penelusuran surat, dapat memberitahukan kepada bagian yang akan memverifikasi surat menggunakan SMS (Short Messages Service) Gateway setiap adanya surat edaran dan surat keluar yang baru secara langsung untuk diverifikasi dengan menggunakan digital signature agar segera ditindaklanjuti. Tahap perancangan sistem menggunakan metode pengembangan sistem waterfall, yang dimulai pada pengumpulan data, analisis, desain, kode, pengujian dan pemeliharaan. Hasil penelitian ini memungkinkan pengelola surat menjadi terstuktur dan pihak yang memverifikasi surat dapat dengan mudah memverifikasi sehingga memangkas waktu verifikasi surat.
Fog Computing Architecture for Indoor Disaster Management Hadiana, Asep Id
International Journal of Informatics, Information System and Computer Engineering (INJIISCOM) Vol 1 No 1 (2020): International Journal of Informatics, Information System and Computer Engineerin
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.229 KB) | DOI: 10.34010/injiiscom.v1i1.4022

Abstract

Most people spend their time indoors. Indoors have a higher complexity than outdoors. Moreover, today's building structures are increasingly sophisticated and complex, which can create problems when a disaster occurs in the room. Fire is one of the disasters that often occurs in a building. For that, we need disaster management that can minimize the risk of casualties. Disaster management with cloud computing has been extensively investigated in other studies. Traditional ways of centralizing data in the cloud are almost scalable as they cannot cater to many latency-critical IoT applications, and this results in too high network traffic when the number of objects and services increased. It will be especially problematic when in a disaster that requires a quick response. The Fog infrastructure is the beginning of the answer to such problems. This research started with an analysis of literature and hot topics related to fog computing and indoor disasters, which later became the basis for creating a fog computing-based architecture for indoor disasters. In this research, fog computing is used as the backbone in disaster management architecture in buildings. MQTT is used as a messaging protocol with the advantages of simplicity and speed. This research proposes a disaster architecture for indoor disasters, mainly fire disasters.
SEGMENTASI PELANGGAN BERDASARKAN PRODUK MENGGUNAKAN METODE K- MEDOIDS Prakasawati, Putri Eka; Chrisnanto, Yulison H; Hadiana, Asep Id
KOMIK (Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Komputer) Vol 3, No 1 (2019): Smart Device, Mobile Computing, and Big Data Analysis
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/komik.v3i1.1610

Abstract

Market segmentation is a division of consumer groups that have different needs, characteristics and behaviors (heterogeneous) in a particular market so that it becomes a homogeneous market unit, in this case it is very helpful in a more targeted marketing process so that company resources can be used effectively and efficient for example makes it easy to distinguish markets and recognize competitors with the same segment. CV. Lampegan Jaya is a company engaged in the distribution of food and beverage products including Meses Tulip Chocolate, Vita Zone, Bintang Sobo Tea, Preso Tea, Okky Jelly Drink, Fruit Tea, Bima Energy Nails, Coptic Cappuccino, Mizon and My Tea. These products are distributed to outlets spread across Bandung, Cianjur, Cileunyi, Cimahi, Soreang and Sumedang. Distribution of products is carried out based on the demand for outlets for the product. In this study a system of classifying customer segmentation based on products. This system can classify customers based on the number of purchases and area. The process of this customer grouping system uses a K-Medoid clustring algorithm to classify customers based on segmentation on the product purchase amount and area. With test data of 6 regions, 600 customer data and 28 products. Keywords: Market Segmentation, k-Medoids, , Food Products
Pemanfaatan Teknologi QR Code Untuk Verifikasi Akta Notaris (PPAT) Hadiana, Asep Id
MIND (Multimedia Artificial Intelligent Networking Database) Journal Vol 1, No 1 (2016): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/mindjournal.v1i1.41

Abstract

Akta Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) merupakan sebuah dokumen yang sangat penting. Hal ini dikarenakan dokumen atau akta yang dibuat oleh Notaris/PPAT merupakan dokumen yang memiliki kekuatan hukum yang dijamin dengan undang-undang. Pada kenyataannya, terdapat beberapa kasus dimana akta Notaris/PPAT dipalsukan oleh beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu diperlukan sebuah cara untuk melakukan verifikasi atas keaslian akta Notaris/PPAT tersebut. QR Code merupakan barcode dua dimensi yang disusun secara matriks. Dengan konsep ini, data dan informasi dapat disimpan lebih banyak di dalam sebuah QR Code dibandingkan dengan barcode satu dimensi yang hanya dapat menyimpan data dalam satu baris saja. QR code sebagai sebuah teknologi yang relatif baru, dapat digunakan untuk penanda pada akta yang dibuat oleh Notaris/PPAT, sehingga pemalsuan akta notaris/PPAT dapat diminimalisir.Kata kunci: akta, notaris, ppat, pemalsuan, verifikasi