Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH APLIKASI Rhizobium DAN CENDAWAN MIKORIZA ARBUSKULA (CMA) TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI Acasia crassicarpa A. cunn. Ex Benth. PADA MEDIUM TANAH TERDEGRADASI Chalim, Abdul
TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol 5, No 4 (2010)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Rhizobium dan aplikasi arbuscular mycorrhizal fungi (AMF) pada pertumbuhan bibit Acacia rassicarpa. Penelitian dilakukan di rumah kaca pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Konservasi Alam dan Hutan Bogor, mulai Januarisampai Juli 2006. Tanah red-yellow podsolic steril yang digunakan sebagai medium berasal dari alam yang terdegradasi. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Anova dengan Rancangan Acak Lengkap, analisis data menggunakan uji Ducan’s Multiple Range dan korelasi Pearson. Aplikasi Rhizobium dan CMA menunjukkan variasi pada parameter pertumbuhan. Berat kering yang tertinggi dicapai oleh kombinasi galur Rhizobium S 641 dengan Gigaspora, dan kombinasi antara Rhizobium galur S 741 dengan Glomus sp aca Respon tertinggi pada tingkat pertumbuhan dan peningkatan berat kering menunjukkan adanya kompatibilitas simbiosis antara Galur Rhizobium, spesies AMF dan A. crassicarpa.Keywords: A. crassicarpa, AMF, growth response, Rhizobium
PENGARUH RASIO FEED: SOLVENT DAN WAKTU TERHADAP EKSTRAKSI OLEORESIN JAHE DENGAN PELARUT ETANOL Pratama, Ilham Arief; Nugraha, Farid Yudha; Chalim, Abdul
DISTILAT: JURNAL TEKNOLOGI SEPARASI Vol 5, No 2 (2019): Distilat: Jurnal Teknologi Separasi
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v5i2.49

Abstract

Produksi rempah-rempah di Indonesia sangat melimpah. Berdasarkan data ekspor negara Indonesia termasuk salah satu pengekspor rempah-rempah terbesar di Asia. Tanaman jahe (Zingiber officinale Rosc.) merupakan salah satu rempah-rempah yang memiliki banyak manfaat sebagai bahan pembuatan obat tradisional maupunmodern. Leaching merupakan metode ekstraksi padat-cair dengan menggunakan pelarut organik. Penelitian dilakukan secara eksperimental untuk mengetahui pengaruh waktu ekstraksi, dan suhu, terhadap nilai yield. Digunakan pelarut etanol dengan perbandingan suhu 50 °C.Variabel yang digunakan adalah rasio jahe : pelarut dan waktu. Variasi waktu yang digunakan sebesar 3 jam, 4 jam, 5 jam, 6 jam dengan rasio 1:3, 1:5, 1:7, 1:9. Proses denganleaching kondisi terbaik didapatkan pada suhu rasio 1:5 dengan waktu 5 jam dengan nilai yield yang didapat sebesar 93,99%.
STUDI LITERATUR TENTANG EFEKTIVITAS ALAT PENUKAR PANAS SHELL AND TUBE 1-1 SISTEM FLUIDA GLISERIN – METANOL DENGAN ALIRAN COUNTER CURRENT Shanahan, Rhesa; Chalim, Abdul
DISTILAT: JURNAL TEKNOLOGI SEPARASI Vol 6, No 2 (2020): Distilat: Jurnal Teknologi Separasi
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.103

Abstract

Hampir seluruh proses produksi dan aktifitas manusia berhubungan dengan energi. Dengan meningkatnya kebutuhan energi maka diperlukan suatu usaha untuk melakukan efisiensi pada energi tersebut. Heat exchanger adalah alat yang digunakan dalam proses perpindahan panas fluida dengan fluida lain tanpa terjadi perpindahan massa dan dapat dipergunakan sebagai  pemanas  maupun  pendingin. Salah satu jenis heat exchanger yang sering digunakan dalam suatu proses di industri adalah shell and tube heat exchanger. Tujuan dari studi literatur ini adalah mengetahui pengaruh suhu, laju alir fluida dingin, laju alir fluida panas, dan konsentrasi bahan coolant terhadap nilai efektivitas terbaik pada heat exchanger tipe shell and tube 1-1 menggunakan fluida sistem gliserin – metanol dengan aliran counter current. Metode yang digunakan adalah metode studi literatur.  Hasil dari studi literatur  yang dilakukan diperoleh kenaikan suhu fluida panas masuk membuat nilai NTU dan efektivitasnya menurun, kenaikan laju alir fluida dingin dapat meningkatkan nilai NTU dan efektivitasnya, sebaliknya laju alir fluida panas dapat menurunkan nilai NTU dan efektivitasnya, dan kenaikan besarnya konsentrasi coolant yang ditambahkan, maka akan semakin tinggi nilai NTU dan juga efektivitasnya.
HIDROPONIK SEDERHANA SEBAGAI ALTERNATIF PENGHIJAUAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH (STUDI PADA LINGKUNGAN SEKOLAH TK NURUL I’TISHOM, BINTARA, BEKASI) Chalim, Abdul; Pangaribowo, RL; Rabindra, Ida Bagus; Siami, Lailatus
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 2, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/juara.v2i2.9800

Abstract

Community Service in the form of Counseling on the Empowerment of Kindergarten Teachers in the reforestation of school land has been carried out at Nurul I'tishom Kindergarten Kel. Bintara, Kec. Bekasi Barat on Friday, January 29, 2021. Community Service in the form of Counseling on the Empowerment of Kindergarten Teachers in The reforestation of school land has been carried out at Nurul I'tishom Kindergarten Kel. Bintara, Kec. Bekasi Barat on Friday, January 29, 2021. The background of this program is carried out with the aim of the desire of the partners to carry out reforestation which is constrained by the limitations of the remaining outdoor space in the school environment.The hydroponic planting system is an alternative to reforestation on limited land. Extension materials are provided online, consisting of hydroponic planting systems and Hydroponic Plant Arrangement Design. Participants in the activity are teachers, education staff, parents of students and the surrounding community. This activity received a good response as evidenced by the large number of participants and enthusiastic participants in the discussion and question and answer session. From the partners, there is a suggestion that there be further activities in the form of training with a longer number of face-to-face hours. The methods used in the implementation are counseling, demonstration and training