Salma Nur Farida
Universitas Veteran Bangun Nusantara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Tata Letak Spot Foto dan Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Desa Wisata di Desa Tiyaran Salma Nur Farida; Bella Cyntya Maharani; Lucky Sanjaya; Ainur Komariah
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v4i1.2906

Abstract

Gunung Sepikul adalah potensi wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Sukoharjo. Wisata alam berupa pegunungan batu ini berada di Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo. Lokasi Gunung Sepikul ini cukup strategis dan memiliki akses yang mudah karena ruas jalan desa sudah beraspal. Dari observasi diketahui permasalahan yang menjadikan potensi gunung sepikul belum berkembang, yaitu : 1) kurangnya media promosi gunung sepikul; 2) kurangnya pengetahuan masyarakat di area Gunung Sepikul mengenai desa wisata. Metode yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah penyuluhan. Kegiatan penyuluhan mengenai tata letak spot foto dimulai dari pembahasan mengenai view gunung sepikul, problematika yang ada di gunung sepikul, serta rancangan spot foto yang tepat untuk diletakkan di area Gunung Sepikul. Setelah pemaparan materi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Kegiatan penyuluhan mengenai strategi pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan desa wisata dimulai dari paparan materi mengenai pengertian mengenai desa wisata, syarat-syarat desa wisata, kunci pengembangan dan pemasaran desa wisata, peran dan komitemen pemerintah, peran dan komitmen pelaku wisata, komponen pengembangan desa wisata, sapta pesona pariwisata, penyusunan rencana pemasaran desa wisata, produk desa wisata, pemasaran desa wisata, strategi pemasaran desa wisata, pemberdayaan masyarakat, hingga aksi pemberdayaan. Hasil dari penyuluhan ini adalah peningkatan pengetahuan mitra mengenai tata letak spot foto dan pengembangan obyek wisata oleh masyarakat.
Penyuluhan Tata Letak Spot Foto dan Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Desa Wisata di Desa Tiyaran Salma Nur Farida; Bella Cyntya Maharani; Lucky Sanjaya; Ainur Komariah
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v4i1.2906

Abstract

Gunung Sepikul adalah potensi wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Sukoharjo. Wisata alam berupa pegunungan batu ini berada di Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo. Lokasi Gunung Sepikul ini cukup strategis dan memiliki akses yang mudah karena ruas jalan desa sudah beraspal. Dari observasi diketahui permasalahan yang menjadikan potensi gunung sepikul belum berkembang, yaitu : 1) kurangnya media promosi gunung sepikul; 2) kurangnya pengetahuan masyarakat di area Gunung Sepikul mengenai desa wisata. Metode yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah penyuluhan. Kegiatan penyuluhan mengenai tata letak spot foto dimulai dari pembahasan mengenai view gunung sepikul, problematika yang ada di gunung sepikul, serta rancangan spot foto yang tepat untuk diletakkan di area Gunung Sepikul. Setelah pemaparan materi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Kegiatan penyuluhan mengenai strategi pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan desa wisata dimulai dari paparan materi mengenai pengertian mengenai desa wisata, syarat-syarat desa wisata, kunci pengembangan dan pemasaran desa wisata, peran dan komitemen pemerintah, peran dan komitmen pelaku wisata, komponen pengembangan desa wisata, sapta pesona pariwisata, penyusunan rencana pemasaran desa wisata, produk desa wisata, pemasaran desa wisata, strategi pemasaran desa wisata, pemberdayaan masyarakat, hingga aksi pemberdayaan. Hasil dari penyuluhan ini adalah peningkatan pengetahuan mitra mengenai tata letak spot foto dan pengembangan obyek wisata oleh masyarakat.