Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Empowering Farmer Groups in Ponggok District, Blitar Regency in the Creative Economy Era with Digital Marketing Reza Anggapratama; Dwi Irnawati; Danang Ananda Yudha; Azhari Azhari
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v6i2.3266

Abstract

The creative economy plays a vital role in business growth and economic growth. The rapid growth of the internet results from technological advances in today's digital era. One strategy to overcome competition and boost income is to empower farmer groups with digital marketing in the creative economy era. The farmer group in Ponggok District, Blitar Regency, is one of them. Farmer groups in Ponggok District process waste from coconut shells often found in Ponggok District Blitar Regency. Natural pesticides or biopesticides (BIOPEST) can be made from coconut shells processed by Ponggok District, Blitar Regency farmer groups. Digital marketing and education in the creative economy are discussed in this report. This did because the farmer groups in Ponggok District, Blitar Regency, still needed to understand. As a result, this activity aims to educate farmer groups on how to market digitally in the future. This activity focuses on developing quality capabilities to face business competition in the creative economy sector by using digital marketing, such as packaging, adding economic value, becoming a commodity, and managing a business.
PENYULUHAN PEMANFAATAN ASAP CAIR DARI LIMBAH TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI BIOPESTISIDA HAMA Danang Ananda Yudha; Reza Anggapratama; Masahid Masahid; Deviana Diah Probowati; Lestariningsih Lestariningsih
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 5 No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1, Juli 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v5i1.179

Abstract

ABSTRAK Tempurung kelapa merupakan bahan yang sangat potensial untuk dijadikan asap cair. Tempurung kelapa biasanya dimanfaatkan untuk kerajinan, bahan bakar, dan bahan baku arang aktif. Pembuatan arang aktif dari tempurung kelapa akan menghasilkan hasil samping berupa asap, selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai asap cair dengan mengubahnya dari fase gas menjadi fase cair dengan proses kondensasi. Kelompok tani yang berada di Kecamatan Ponggok mengolah limbah berbahan baku tempurung kelapa yang banyak dijumpai di wilayah Kabupaten Blitar. Pestisida alami atau biopestisida (BIOPEST) dapat dibuat dari tempurung kelapa yang diolah oleh kelompok tani di Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar menjadi pengendali hama seperti tikus, wereng, kutu, kecoa. Proses pembuatan pestisida alami dalam rangka melindungi lingkungan dari obat0obatan kima. Hal ini dilakukan karena kelompok tani disana masih minimnya pengetahuan tentang BIOPEST. Sehingga dari tujuan kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan pada kelompok tani tentang cara pembuatan asap cair dari tempurung kelapa guna meningkatkan nilai ekonomi serta ramah lingkungan. Kata Kunci: Penyuluhan; tempurung kelapa; asap cair
Analisis Pendapatan dan Kelayakan Agroindustri Tahu (Studi Kasus Tahu Muh Ali Kabupaten Nganjuk) Danang Ananda Yudha; Deviana Diah Probowati; Yusdiantara Yusdiantara
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6436

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian analisis yang bertujuan secara umum adalah untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan R/C ratio di Agroindustri tahu Muh Ali Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan di Agroindustri Tahu Muh Ali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan teknik analisis deskritif kuantitatif dan responden yang diambil dalam Studi Kasus tahu Muh Ali adalah pemilik usaha agroindustri tahu dijadikan sebagai sumber untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dalam penelitian. Hasil dari penelitian ini biaya total yang dikeluarkan dalam satu bulan produksi oleh Agroindustri tahu Muh Ali sebesar Rp. 13.853.000.-. Penerimaan yang diperoleh dalam proses produksi satu bulan sebesar Rp. 20.250.000,- dan pendapatan yang diperoleh sebesar Rp. 6.397.000.-. Berdasarkan hasil perhitungan kelayakan usaha R/C di Agroindustri Tahu Muh Ali sebesar 1,46 yang artinya setiap Rp. 1,00 biaya yang dikeluarkan akan menerima ke untungan sebesar Rp. 0,46.