Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN REFERENSI DI UPT PERPUSTAKAAN UNPAD Rohanda, Rohanda; Mulyani, Mulyani
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.843 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v3i1.10275

Abstract

In this study, the authors wanted to determine and analyze the students perceptions about the quality of service in the reference section UPT Padjadjaran, namely: Tengible element Physical, Realibility reliability, Responsive Response, Assurance Guarantee, and Empathy attention. Meanwhile, the method used is exploratory, descriptive, and qualitative. The results showed that the hypothesis of the authors about the quality of service at the Library Unit Padjadjaran reference services there are still weaknesses evident. There are two drawbacks perceived by respondents as the visitors, namely: less complete collection and not humourist librarians in service to the visitors. It is expected to be input for the librarians at Padjadjaran University Library Unit that needs to be improved so that the quality of services librarians increased interest in reading them because they feel "comfortable" being in this reference section.Dalam penelitian ini, penulis ingin mengetahui dan menganalisis persepsi mahasiswa tentang kualitas pelayanan di bagian referensi UPT Unpad, yaitu: unsur Tengible  ‘Fisik’, Realibility ‘Kehandalan’, Responsive ‘Daya Tanggap’, Assurance ‘Jaminan’, dan Emphaty ‘Perhatian.’ Adapun, metode yang digunakan adalah eksploratif, deskriptif, dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis penulis tentang kualitas pelayanan di bagian pelayanan referensi UPT Perpustakaan Unpad masih terdapat kelemahan terbukti. Ada dua kelemahan yang dipersepsikan oleh responden sebagai pemustaka, yaitu: kekuranglengkapan koleksi dan kekuranghumoran pustakawan dalam pelayanan terhadap pemustaka. Hal ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi para pustakawan di UPT Perpustakaan Unpad  bahwa perlu ditingkatkan kualitas pelayanan para pustakawan sehingga minat baca mereka meningkat karena merasa “nyaman” berada di bagian referensi ini.
LANDASAN ILMIAH ILMU INFORMASI PERPUSTAKAAN DALAM PERSPEKTIF ILMU KOMUNIKASI Rohanda, Rohanda
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.154 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v1i1.9592

Abstract

The core issues that are discussed in this article is the concept, the philosophical foundation and the scientific basis Information and Library Studies in a variety of perspectives. Given the information and library science is so broad, comprehensive and interdisciplinary so confusing in the placement or provision of address and its container in a particular field of science clumps. Does it make clumps of Humanities, Social Communication, Technology or to a group of Science and Mathematics. Then, whether stand-alone or as an interdisciplinary science. There are no definitive answers. Information and Library Science is formulated as a concept of interdisciplinary remember that science in the division of the classification of DDC, enter the group General Science (general science), meaning that knowledge can stand as a discipline itself, did not join the other sciences as a subdivision from other fields, so that with this paper designed and introduced scientific basis as well as notify a clear address of the place of the art. The new paradigm of Information and Library Science is a science that is stable like modern science are not looking at the world of work alone, but more towards the development of problem-solving strategies that are so extensive and complicated. As a unit of knowledge, information and library science should be independent, not attached or affixed to other disciplines.Inti persoalan yang dibahas dalam artikel ini adalah konsep, landasan filosofis dan landasan ilmiah Ilmu Informasi dan Perpustakaan dalam berbagai perspektif. Mengingat Ilmu Informasi dan Perpustakaan begitu luas, komprehensif dan interdisiplin sehingga membingungkan dalam penempatan atau pemberian alamat dan wadahnya di bidang rumpun ilmu tertentu. Apakah masuk rumpun Ilmu Budaya, Sosial, Komunikasi, Teknologi atau pada kelompok Sains dan Matematika. Kemudian, apakah berdiri sendiri atau sebagai ilmu interdisiplin. Belum ada jawaban yang pasti. Ilmu Informasi dan Perpustakaan diformulasikan sebagai konsep interdisiplin mengingat ilmu tersebut dalam pembagian klasifikasi DDC, masuk pada kelompok General Science (ilmu pengetahuan umum), artinya ilmu tersebut dapat berdiri sebagai disiplin ilmu sendiri, tidak bergabung dengan ilmu lain sebagai sub divisi dari bidang lain, sehingga dengan tulisan ini dirancang dan diperkenalkan landasan ilmiah yang sekaligus memberitahukan alamat yang jelas tentang kedudukan ilmu tersebut. Paradigma baru Ilmu Informasi dan Perpustakaan merupakan ilmu yang stabil layaknya ilmu modern yang tidak lagi memandang dunia kerja saja, akan tetapi lebih ke arah pengembangan strategi pemecahan masalah yang begitu luas dan rumit. Sebagai satu kesatuan ilmu, Ilmu Informasi dan Perpustakaan sudah seharusnya mandiri, tidak menempel atau ditempelkan pada bidang ilmu lain.
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI BADAN PERPUSTAKAAN, ARSIP DAN DOKUMENTASI (BPAD) PROPINSI BENGKULU Rohanda, Rohanda; Sukaesih, Sukaesih; Daryanti, Darti
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.142 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v1i2.9979

Abstract

This study aims to measure how much influence the intrinsic and extrinsic work motivation on employee performance. The study was conducted in the Library, Archives and Documentation (BPAD) Bengkulu province, with the sample amounted to 95 people. Respondents in this study were employees, including librarians. The method used is descriptive research with quantitative approach. Results are expected to contribute to improving the performance of employees in accordance with the ISO 11620 standard in 2008 about the performance of the library. Data collection techniques used in this study is a questionnaire or questionnaires, observations, interviews, literature study. Type of questionnaire used in this study was a questionnaire enclosed with the scale used is the Likert scale. To measure the effect between the study variables, using path analysis (path analysis) with Lisrel 8.80 program applications as well as statistical data processing of data with SPSS version 15.0. Conclusions following research, Effect of intrinsic motivation on employee performance in BPAD Bengkulu simultaneously with a significant difference shown by the results of the calculation of t> t table, as well as the positive path coefficient, meaning that the higher intrinsic job motivation, the higher the employee performance ; Extrinsic work motivation on employee performance in BPAD Bengkulu simultaneously there is positive, meaning that the higher the extrinsic job motivation will be higher the employees performance, as well as the path coefficient indicated by the calculation of t> t table, so the extrinsic job motivation significant influence on employee performance.Penelitian ini bertujuan untuk mengukur berapa besar pengaruh motivasi kerja intrinsik dan ektrinsik terhadap kinerja pegawai. Penelitian dilakukan di Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (BPAD) Propinsi Bengkulu, dengan sampel berjumlah 95 orang. Responden dalam penelitian ini adalah para pegawai termasuk pustakawan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kinerja pegawai yang sesuai dengan standar ISO 11620 tahun 2008 tentang kinerja perpustakaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam  penelitian ini adalah, angket atau kuesioner, observasi, wawancara, studi kepustakaan. Jenis angket yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket tertutup dengan skala yang digunakan adalah skala Likert. Untuk mengukur pengaruh antar variabel penelitian, menggunakan Analisis Jalur (Path Analysis) dengan aplikasi program Lisrel 8.80 serta pengolahan data statistik data dengan bantuan program SPSS versi 15.0.  Kesimpulan penelitian sebagai berikut, Pengaruh motivasi kerja intrinsik terhadap kinerja pegawai di BPAD Propinsi Bengkulu secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan dengan ditunjukkan oleh hasil perhitungan thitung > ttabel, serta dengan koefisien jalur yang positif, artinya semakin tinggi motivasi kerja intrinsik maka semakin tinggi pula kinerja pegawai; Motivasi kerja ektrinsik terhadap kinerja pegawai di BPAD Propinsi Bengkulu secara simultan terdapat pengaruh positif, artinya semakin tinggi motivasi kerja ektrinsik maka akan semakin tinggi pula kinerja pegawai, serta dengan koefisien jalur yang ditunjukkan dengan hasil perhitungan thitung > ttabel, sehingga motivasi kerja ektrinsik berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai.
WORKSHOP PEMBUATAN JARINGAN INFORMASI DAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DALAM MENDUKUNG KEGIATAN PENGUSAHA ALAT-ALAT PERTANIAN Sinaga, Dian; Yanto, Andri; Rohanda, Rohanda; Perdana, Fitri
Dharmakarya Vol 6, No 4 (2017): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.697 KB)

Abstract

PPM yang berjudul “Workshop Pembuatan Jaringan Informasi Dan Penggunaan Media Sosial Dalam Mendukung Kegiatan Pengusaha Alat-Alat Pertanian”. Adapun salah satu hal yang menjadi perhatian kami dalam upaya mengembangkan usaha alat-alat pertanian adalah dengan mengembangkan jaringan informas antar para pengrajin dan kelompok pengrajin serta  memanfaatkan beberapa media alternatif dalam  memasarkan produk-produk alat pertanian tersebut. Tim kami memberikan pelatihan kepada 13 orang peserta terkait bagaimana pembuatan jaringan informasi dan penggunaan media sosial. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan malasah tersebut adalah melalui pelatihan dan pendampingan bagaimana pembuatan jaringan informasi dan penggunaan media sosial. Hasil dari PPM tersebut adalah terbangunnya website para kelompok pengrajian dalam upaya pemasaran alat-alat pertanian melalui laman https://kerajinangalonggong.wordpress.com/ serta membuat akun media sosial seperti facebook dengan laman https://www.facebook.com/KerajinanGalonggongTasik dalam upaya pemasaran produk alat-alat pertanian oleh para kelompok pengrajin yang ada di Dusun Galogggong Desa Cilangkap Kabupaten Tasimalaya.
A Study Of Digital Record Storage Management Institutions In Art Archive Indonesian Visual Art Archive Akbar, Muhammad; Winoto, Yunus; Rohanda, Rohanda
Record and Library Journal Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : D3 Teknisi Perpustakaan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.864 KB) | DOI: 10.20473/rlj.V3-I2.2017.108-115

Abstract

This study aims to determine the digital archive storage management conducted Indonesian Visual Art Archive which includes the acceptance stage archive, metadata archives, archive conversion, digital archive storage, retrieval and archive and archive evaluation stage. The location of this research done in archives art Yogyakarta Indonesian Visual Art Archive. The method used in the study used a qualitative approach with case study. As for the technique of data collection is done through observation, interview and literature study. Based on the results of this research note that the digital archive management activities undertaken archives art Yogyakarta Indonesian Visual Art Archive is a form of awareness of the importance of art as archive footage of historical development and culture. As for the digital archive management activities are some steps being taken begins with the acceptance of the archive, metadata archives, archive conversion, digital archive storage, retrieval and archive and archive evaluation stage. In this digital archive management does not have a cycle of destruction of records for each archive is a work of art performers. In addition, the digital archive storage management activities in archives art Yogyakarta Indonesian Visual Art Archive is supported by a clear procedural system.
PERANAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN BUDAYA GEMAR MEMBACA Rohanda, Rohanda; Rahadian, Gallint; Anwar, Rully Khairul
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.023 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v2i1.11628

Abstract

This script describes the results of the research entitled “the role of school libraries in attempt to increase the cultural habits of reading” Madrasah Aliyah grade students in Yapinda Nurul Huda)”, This script aims to determine the role of the library consists of four components, librarian, col- lection, management of the library, and the interior to increasing the reading habits students of Madrasah Aliyah in Yapinda Nurul Huda). This study used a descriptive method where the researcher distributed the questionnaires, interviews, observa- tion and study of literature. The results of the study can be said that the librarian in the library Yapinda Nurul Huda has a role in promoting a culture habits of reading students, the collection at the library Yapinda Nurul Huda has a role in promoting a culture fond of reading students, and library mana- gement in libraries Yapinda Nurul Huda has a role in promoting a culture fond of reading students, and libraries in the library layout Yapinda Nurul Huda have a role in improving students reading culture likes.  Penelitian ini berjudul “Peranan Perpustakaan Sekolah Dalam Meningkatkan Budaya Gemar Membaca” (Studi Deskriptif tentang Peranan Perpustakaan Sekolah dalam Meningkatkan Budaya Gemar Membaca Siswa Madrasah Aliyah di Yayasan Pendidikan Islam Nurul Huda)” ini bertujuan untuk mengetahui peran perpustakaan yang terdiri dari empat komponen, yaitu pustakawan, koleksi, manajemen pengelolaan dan tata ruang dalam meningkatkan budaya gemar membaca siswa Madrasah Aliyah di Yayasan Pendidikan Islam Nurul Huda). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara menyebar angket, wawancara, observasi dan studi literatur. Hasil penelitian dapat dikatakan bahwa pustakawan di perpustakaan Yapinda Nurul Huda mempunyai peran dalam meningkat- kan budaya gemar membaca siswa, koleksi di perpustakaan Yapinda Nurul Huda mempunyai peranan dalam meningkatkan budaya gemar membaca siswa, pengelolaan perpustakaan di perpustakaan Yapinda Nurul Huda mempunyai peranan dalam meningkatkan budaya gemar membaca siswa, dan tata ruang perpustakaan di perpustakaan Yapinda Nurul Huda mempunyai peranan dalam meningkatkan budaya gemar membaca siswa.
PEMETAAN JENIS DAN RUANG LINGKUP PENCARIAN INFORMASI PEKERJAAN PENDUDUK MISKIN PEDESAAN Rohanda, Rohanda; Subekti, Priyo; Yusup, Pawit M.
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.84 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v4i2.8426

Abstract

Research on the subject of rural poor has always had a strategic value in the constellation of Indonesia human development, especially development oriented poverty reduction efforts. This research aims to study further aspects of rural poor experience related to their work, especially in terms of information behavior. The research method used was qualitative, with data collection through observation and depth interviews with 22 informants categorized as poor in the rural southern part of West Java. The research result shows that: (1) the involvement of the information seeking and used in connection with the work of the rural poor, are generally embedded and embodied in the form of odd jobs; (2) the scope of the types and sources of information seeking and used by rural poor people, is very limited, namely about the neighbors, close relatives, and others similar work.Penelitian dengan subjek penduduk miskin pedesaan selalu memiliki nilai strategis dalam konstelasi pembangunan manusia Indonesia seutuhnya, utamanya pembangunan yang berorientasi pada upaya pengurangan angka kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih jauh mengenai aspek pengalaman penduduk miskin pedesaan terkait pekerjaan mereka, terutama dilihat dari sisi perilaku informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap 22 orang informan berkategori miskin di pedesaan Jawa Barat Bagian Selatan. Hasil penelitian menggambarkan bahwa: (1) keterlibatan informasi yang dicari dan digunakan terkait pekerjaan orang miskin di pedesaan, umumnya melekat dan mewujud dalam bentuk pekerjaan serabutan; (2) ruang lingkup dari jenis dan sumber-sumber informasi yang dicari dan digunakan oleh orang miskin pedesaan, amat terbatas, yakni seputar tetangga, kerabat dekat, dan sesama pekerjaan sejenis.
ANALISIS PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN BERDASARKAN EDARAN SNI 7330:2009 PPT Sebagai Kualitas Perpustakaan Diniarti, Alice; Rohanda, Rohanda; Sinaga, Dian
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.099 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v1i1.9609

Abstract

The process of organizational development/library conforming to the standards of quality library, the necessary process of analysis of the factors that exist in the library. The development library is an appropriate decision will be implemented, and it is so determined by good planning. In the development plan, the necessary steps of data collection, goal setting, analysis of environmental factors. Development of standards libraries that are still relevant today is based on ISO 7330: 2009 PPT. In this study, using systems theory approach to qualitative research evaluative analysis. This study examines the factors of the development of libraries in the Central Library ITB, which are; services, facilities, human resources, budget, and so on. However, not all factors of development of the library meets the standards of library development, therefore, the authors wanted to investigate on the matter. The conclusion is in the development of necessary library system planning strategy of the organization to an organization can run properly in accordance with the purposes and needs.Proses pengembangan organisasi/perpustakaan yang sesuai dengan standar perpustakaan yang berkualitas, diperlukan proses analisis faktor-faktor yang ada di perpustakaan. Pengembangan perpustakaan merupakan sebuah pengambilan keputusan yang tepat  yang akan dilaksanakan, dan hal tersebut sangat ditentukan oleh perencanaan yang baik. Dalam  menyusun rencana pengembangan, diperlukan langkah-langkah pengumpulan data, penetapan tujuan, analisis faktor lingkungan. Pengembangan standar perpustakaan yang masih relevan saat ini adalah berdasarkan SNI 7330:2009 PPT. Dalam penelitian ini, menggunakan teori sistem dengan penelitian kualitataif pendekatan analisis evaluatif. Penelitian ini mengkaji faktor-faktor pengembangan perpustakaan di Perpustakaan Pusat ITB, diantaranya adalah; layanan, fasilitas, SDM, anggaran, dan sebagainya. Namun, tidak semua faktor-faktor dari pengembangan perpustakaan telah memenuhi standar pengembangan perpustakaan, Oleh karena itu, penulis ingin meneliti mengenai hal tersebut. Kesimpulannya adalah dalam pengembangan perpustakaan diperlukan sistem strategi perencanaan organisasi agar sebuah organisasi dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan dan kebutuhan.
PENERAPAN KONSEP LIBRARY CAFE DI THE READING ROOM JAKARTA Kurniasih, Nuning; Rohanda, Rohanda; Safiyya, Ghafeera
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.043 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v2i2.11645

Abstract

This research is about to understanding the role of a library concept “The Reading Room”. The primary purpose of this research is to determine the extend to which room comfort, cafeteria, facility, and book collection play a significant role to enchance one’s motivation to read. The chosen method to carry out this research is using a survey method of variable list that we have chosen to be an important factor. In addition, the data collection method we have chosen consist of two sources. The primary data is taken from a survey with 60 people of respondent, and the secondary data is obtained by conducting interview with the owners and managers of the location itself, fields observation and library research. From the result of this research, we can confidently conclude that room comfort, cafeteria, facility and book collection have proven to be a good factor to which support the interesting of people to read.Penelitian ini mengenai peran penerapan konsep library cafe di The Reading Room dalam menunjang minat baca. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peranan kenyamanan ruang, fasilitas, layanan kafetaria, dan koleksi yang tersedia di The Reading Room dalam menunjang minat baca. Metode penelitian yang digunakan adalah survei yang dimaksudkan untuk menggambarkan atau memaparkan variabel-variabel yang menjadi objek penelitian. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari dua sumber, yaitu data primer yang diperoleh melalui angket dengan jumlah responden 60 orang, dan data sekunder yang diperoleh melalui wawancara dengan pemilik serta pengelola The Reading Room, observasi di lapangan, serta studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pengunjung The Reading Room menilai kenyamanan ruang, fasilitas, kafetaria, dan koleksi yang tersedia di library cafe The Reading Room sudah cukup baik dalam menunjang minat baca.
APRESIASI ORANGTUA SISWA TERHADAP PROGRAM GERAKAN LITERASI SEKOLAH Rohanda, Rohanda; Rachmawati, Tine Silviana; Winoto, Yunus
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.992 KB)

Abstract

Pendidikan memegang peranan sentral dalam pembangunan bangsa dan negara karena melalui pendidikan kecerdasan, kemampuan bahkan watak bangsa di masa akan datang banyak ditentukan. Pendidikan berperan sebagai dasar dalam membentuk kualitas manusia yang mempunyai daya saing dan kemampuan dalam menyerap teknologi yang akan dapat meningkatkan produktivitas. Berbicara tentang pendidikan, terungkap bahwa praktik-praktik pembelajaran yang dilaksanakan oleh para guru di sekolah di Indonesia belum memberikan dampak terhadap perkembangan pembelajaran dan pendidikan Guru memiliki peran penting dalam merangsang siswa untuk belajar, sehingga dalam melaksanakan pembelajaran, Guru harus menggunakan pendekatan yang komprehensif serta progresif sehingga guru bisa memotivasi rasa ingin tahu siswa dan memicu mereka untuk berpikir kritis. Mengingat masih rendahnya minat baca di kalangan masyarakat kita khususnya para siswa, maka perlu adanya terobosan dalam membangun minat dan kebiasaan membaca di kalangan para siswa. Adapun salah satu upaya yang dilakukan pihak pemerintah untuk menumbuhkan minat baca di kalangan para siswa sekolah adalah melalui sebuah program yang disebut gerakan literasi sekolah (GLS). Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif dengan jenis penelitian survey. Populasi dalam penelitian ini adalah para orangtua siswa SLTP dan SLTA yang ada di Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat (KBB). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, wawancara serta melalui studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa apresiasi orangtua terhadap pelaksanaan program gerakan literasi sekolah (GLS) dilihat dari aspek pengetahuan (kognitif), emosional (emotif) dan penilaian (evaluatif) berada dalam kategori antara lebih dari cukup. Hal ini mengambarkan bahwa program gerakan literasi sekolah (GLS) mendapatkan apresiasi yang baik dari para orang tua siswa yang ada di Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat (KBB) Provinsi Jawa Barat. Kata Kunci : Gerakan Literasi Informasi, Literasi Informasi, Orang tua siswa, Minat baca.