Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Experiential learning model on entrepreneurship subject for improving students’ soft skills Naufalin, Lina Rifda; Dinanti, Aldila; Krisnaresanti, Aldila
Dinamika Pendidikan Vol 11, No 1 (2016): Juny 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of the research was to improve students’ soft skills on entrepreneurship subject by using experiential learning model. It was expected that the learning model could upgrade students’ soft skills which were indicated by the higher confidence, result and job oriented, being courageous to take risks, leadership, originality, and future-oriented. It was a class action research using Kemmis and Mc Tagart’s design model. The research was conducted for two cycles. The subject of the study was economics education students in 2015/2016.  The result of the research showed that the experiential learning model could improve students’ soft skills. The research showed that there were increases at the dimension of confidence, (52.1%), result-oriented (22.9%), being courageous to take risks (10.4%), leadership (12.5%), originality (10.4%), and future-oriented (18.8%). It could be concluded that the experiential learning model was effective to improve students’ soft skills on entrepreneurship subject. It also showed that the dimension of confidence had the highest rise. Students’ soft skills were shaped through the continuous stimulus when they got involved at the implementation.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan soft skills mahasiswa dalam mata kuliah kewirausahaan dengan menggunakan model experietial learning. Diharapkan dengan model pembelajaran ini terjadi peningkatan soft skills mahasiswa yang ditandai dengan peningkatan rasa percaya diri, berorientasi tugas dan hasil, berani mengambil resiko, kepemimpinan, keorisinilan, dan berorientasi masa depan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model desain menurut Kemmis dan Mc Tagart. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Penelitian ini dilaksanakan di kelas pendidikan ekonomi angkatan 2015/2016. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model experiential learning dapat meningkatkan soft skills mahasiswa. Berdasarkan tabel yang disajikan dalam hasil penelitian dapat dilihat peningkatan dimensi-dimensi yang diukur dalam penelitian yaitu percaya diri (52,1%), berorientasi tugas dan hasil (22,9%), berani mengambil resiko(10,4%), kepemimpinan (12,5%), keorisinilan(10,4%), dan orientasi masa depan (18,8 %). Simpulan penelitian ini adalah model experiential learning terbukti efektif dalam meningkatkan soft skills mahasiswa pada mata kuliah kewirausahaan. Dari hasil penelitian tersebut terlihat bahwa dimensi percaya diri memiliki persentase kenaikan yang paling tinggi. Soft skills mahasiswa dapat terbentuk melalui stimulus yang dikondisikan secara kontinyu dan melalui tugas dimana mereka terlibat secara penuh dalam pelaksanannya.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PETA PENANAMAN MODAL KABUPATEN CILACAP Chasanah, Nur; Restianto, Yanuar Eko; Iskandar, Dadang; Dinanti, Aldila
Dinamika Rekayasa Vol 16, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Dinamika Rekayasa - Februari 2020
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.dr.2020.16.1.322

Abstract

Pemanfaatan teknologi semakin mempengaruhi perkembangan suatu daerah, khususnya dalam hal ini adalah potensi penanaman modal yang ada pada kabupaten Cilacap. Banyak investor yang tertarik untuk berinvestasi di kabupaten Cilacap, namun kurang tepat dan cepatnya informasi menyulitkan para investor yang akan berinvestasi. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kabupaten Cilacap membutuhkan sebuah sistem yang dapat mengelola data secara cepat dan tepat dalam menyajikan informasi yang dibutuhkan investor dan juga menarik minat investor untuk berinvestasi di kabupaten Cilacap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu investor dalam memperoleh informasi terkait keadaan dan nilai investasi yang diimplementasikan dalam sistem informasi geografis yang menggambarkan peta penanaman modal untuk sektor-sektor potensi investasi yang ada di kabupaten Cilacap dengan berbasis web. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode waterfall serta menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL pada pengembangan sistemnya. Implikasi hasil dari pengimplementasian sistem informasi geografis ini dapat dijadikan upaya dalam peningkatan kualitas layanan berbasis website yang sangat berpengaruh terhadap kegiatan penanaman modal yang akan dilakukan oleh para investor sehingga kabupaten Cilacap dapat terus berkembang dan memanfaatkan sistem informasi geografis dalam menyajikan informasi potensi penanaman modal.
Sistem Informasi pada Administrasi UMKM Dinanti, Aldila; Nugraha, Ginanjar Adi
Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan
Publisher : STIKS Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.906 KB) | DOI: 10.36914/jak.v4i2.252

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Indonesia mampu menghasilkan PDB dalam jumlah besar, sehingga UMKM merupakan salah satu bagian penting dari perekonomian Indonesia. Sebagai bagian penting dari perekonomian, tren teknologi pada era revolusi industri 4.0 sudah harus berkontribusi banyak dalam pengembangan usaha mikro kecil dan menengah. Tren teknologi pada era revolusi industri 4.0 berada pada pertukaran data dan otomatisasi data. Hal tersebut tentu akan sangat membantu proses administrasi bisnis yang ada pada usaha mikro kecil dan menengah. Fenomena lain yang terjadi dilapangan ialah banyak para pelaku usaha mikro kecil dan menengah Indonesia yang belum melakukan pencatatan administrasi secara berkelanjutan dan memiliki pengarsipan yang tertata rapi. Sehingga peneliti memiliki tujuan untuk mengetahui sistem informasi seperti apa yang diharapkan oleh pelaku usaha mikro kecil dan menengah sehingga mampu untuk membantu administrasi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah melalui metode deskriptif analistis. Berdasarkan metode tersebut, diketahui bahwa sistem informasi yang terotomatitasi dengan menggunakan bahasa dan cara sederhana sangat diharapkan pelaku UMKM untuk membantu mengelola administrasi bisnisnya.