Yenni Fitra Surya, Yenni Fitra
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Penggunaan Model Pembelajaran Pendidikan Karakter Abad 21\ pada Anak Usia Dini Surya, Yenni Fitra
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 1 (2017): June, 8 Articles, Pages 1-80
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v1i1.31

Abstract

Absolute character education was undertaken in the 21st century in early childhood as curative measures and social pathology in the community, but a preventive measure to the formation the good character of each student have not effectively used in character education. In addition to cognitive learning students' character formation should be noted. In fact, often the formation of character early on is often forgotten. The aim of research explained comprehensively the nature of character education in the 21st century in childhood, explained comprehensively the use of models of learning in character education in the 21st century in childhood, explained comprehensively use learning approaches in character education in the 21st century to children aged early. The research method used in this study is a literature review is to connect research with the existing literature and fills the gaps in previous research. The results obtained in this study the use of the learning model of character education in the 21st century in childhood is the process of empowering the learner process of humanization (humanizing), and the process of acculturation, learning models of education namely learning model planting value, based on the development of moral reasoning, value analysis, and project citizen, effective use helps learners develop competencies become good citizens
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA IPS MENGGUNAKAN MODEL INKUIRI SEKOLAH DASAR Surya, Yenni Fitra
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 46, No 1 (2017): Lembaran Ilmu Kependidikan: April 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPS siswa kelas IV SD negeri 002 Langgini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS dengan menggunakan model Inquiri. Jenis penelian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan persentase ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I dengan kategori cukup (67,5%) dan pada siklus II dengan kategori baik (90%). Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan yaitu pada siklus I, siswa yang tuntas 45% sedangkan siklus II, semua siswa tuntas (100%). Berdasarkan hasil penelitian bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IV SDN 002 Langgini  
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM PENGAJARAN BAHASA INDONESIA Viora, Dwi; Wahyuningsi, Endang; Surya, Yenni Fitra; Marta, Rusdial
JURNAL PENDIDIKAN ROKANIA Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Rokania
Publisher : STKIP ROKANIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37728/jpr.v6i2.432

Abstract

The purpose of this study is to describe "Use of Learning Media in Teaching Acepte Indonesian". This type of research is conceptual research. Based on the discussion, it can be concluded 5 things, namely (1) learning media are tools, methods, and techniques used to assist the learning process; (2) the benefits of learning media are to simplify and clarify and make learning more interesting; (3) the function of learning media is as a tool for both teachers and students to achieve targeted learning outcomes; (4) the types of learning media are divided into three, namely media in terms of their nature, in terms of their reach, and in terms of their use; (5) The use of media in teaching Indonesian is related to the material and learning objectives to be achieved, also associated with the availability of facilities and infrastructure in schools or those that can be used by teachers to support an effective and targeted learning process.
PENERAPAN PENDEKATAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS IV SD Surya, Yenni Fitra
JURNAL SEKOLAH Vol 1, No 2 (2017): Maret 2017
Publisher : JURNAL SEKOLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penerapan Pendekatan Problem Solving Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPA Kelas IV SD. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas IV dengan pendekatan problem solving. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SDN 002 Langgini. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi, observasi dan tes. Data dianalisis dengan menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA dengan pendekatan problem solving pada setiap siklus dapat terlihat dari nilai rata-rata 70,1 dengan presentase ketuntasan 71% pada siklus I dan nilai rata-rata 83,1 dengan presentase ketuntasan 93% pada siklus II.Kata Kunci : Pendekatan Problem Solving, Hasil Belajar, IPA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SDN 016 LANGGINI KABUPATEN KAMPAR Surya, Yenni Fitra
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.78 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v1i1.7

Abstract

Penelitian ini berawal dari permasalahan rendahnya hasil belajar Matematika siswa kelas IV SDN 016 Langgini di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 65. Dari 27 siswa hanya 13 siswa yang mencapai KKM yaitu sekitar 48%. Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas IV SDN 016 Langgini. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SDN 016 Langgini Tahun Ajaran 2016/2017 dengan jumlah siswa 27 orang. Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis disimpulkan melalui penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa pada materi menyelesaikan masalah yang melibatkan uang. Meningkatnya aktivitas guru dalam proses pembelajaran disebabkan karena guru sudah terbiasa menggunakan model pembelajaran problem based learning (PBL). Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Hasil belajar siswa sebelum tindakan yang mencapai KKM hanya 13 siswa dengan rata-rata klasikal sebesar 48%. Kemudian pada siklus I siswa yang mencapai KKM hanya 19 siswa dengan rata-rata klasikal sebesar 70%. Siklus II siswa yang mencapai KKM 25 siswa dengan rata-rata klasikal sebesar 92%
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMESTOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJARMATEMATIKA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 003 BANGKINANG KOTA Surya, Yenni Fitra
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.614 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v2i1.41

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Matematika diperoleh siswa kelas V secara klasikal masih berada di bawah ketuntasan yang ditetapkan yaitu 85%. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 003 Bangkinang dijumpai gejala-gejala seperti: 1) Hasil tes pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 003 Bangkinang diperoleh fakta tentang hasil belajar Matematika dari 33 siswa ternyata yang mencapai KKM yang ditetapkan sekolah yaitu 70 sebanyak 13 orang siswa (39.39%) dan yang tidak mencapai KKM sebanyak 20 siswa (59,4%) dengan nilai rata-rata 67,5. 2) Siswa cenderung bosan dalam mengikuti pelajaran Matematika, 3) Kurangnya keingintahuan siswa terhadap pelajaran yang disampaikan oleh guru di kelas, dan 4) Selama ini guru cenderung menjelaskan materi, memberikan contoh soal dan memberi latihan dengan cara yang monoton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Matematika pada materi pecahan siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 003 Bangkinang melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas.penelitian tindakan kelas merupakan suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama. Tindakan tersebut diberikan oleh guru atau dengan arahan dari guru yang dilakukan oleh siswa.Penelian ini telah dilaksanakan di kelas V Sekolah Dasar Negeri 003. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat diketahui bahwa Ketuntasan belajar siswa meningkat pada siklus I dari 33 orang siswa, yang mencapai ketuntasan berjumlah 20 orang siswa (60.6%) dan siswa yang tidak tuntas 13 orang (39.4%). Sedangkan pada siklus II siswa yang dikatakan tuntas 29 orang (87.9%) dan siswa yang tidak tuntas 4 orang (12.1%). Sedangkan nilai rata-rata peningkatan hasil belajar siswa dari data awal ke siklus I sebesar 5.5 dan dari siklus I ke siklus II juga mengalami peningkatan sebesar 10,30.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TWO STAY TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA SEKOLAH DASAR Hajar, Siti; Surya, Yenni Fitra
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 1 No. 1 (2018): Volume 1 Nomor 1 Desember 2018
Publisher : Faculty of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v1i1.169

Abstract

Masalah dalam  penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar IPA sebesar 58,3% atau 14 siswa dari 24 siswa yang mencapai tingkat ketuntasan. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA dengan menerapkan model Kooperatif Two Stay Two Stray. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahapan dalam setiap siklusnya yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan sebanyak dua siklus yang setiap siklusnya terdiri dari dua pertemuan. Alat pengumpul data penelitian adalah lembar observasi dan soal tes. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian pada siklus I rata-rata komponen aktivitas siswa secara klasikal sebesar 8,8 dengan persentase siswa aktif 73% (kategori cukup), siklus II komponen aktivitas klasikal meningkat sebesar 1,7 sehingga menjadi 10,5 dengan persentase siswa aktif meningkat sebesar 14,5% sehingga menjadi 87,5% (kategori aktif). Adapun rata-rata hasil belajar kognitif siswa pada siklus I sebesar 75,3 (kriteria baik) dan meningkat sebesar 10,5 sehingga siklus II menjadi 85,8  (kriteria baik). Dengan demikian, pembelajaran IPA dengan menerapkan model Kooperatif Two Stay Two Stray dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa. 
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MAHASISWA PGSD STKIP PAHLAWAN TUANKU TAMBUSAI PADA MATA KULIAH KONSEP DASAR IPA SD Surya, Yenni Fitra; Marta, Rusdial
Jurnal Basicedu Vol 1, No 2 (2017): October Pages 1-84
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.276 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v1i2.164

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dimana letak kesulitan belajar dan faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar konsep dasar IPA SD yang dialami oleh mahasiswa agar nilai konsep dasar IPA SD lebih baik. Dari penelitian ini juga diharapkan mahasiswa termotivasi untuk mengikuti mata kuliah konsep dasar IPA SD. Subjek penelitian yang diambil yaitu mahasiswa PGSD semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, metode tes dan metode observasi. Metode dokumentasi digunakan untuk memperoleh data tentang daftar nama mahasiswa yang dijadikan susbjek penelitian. Metode tes digunakan untuk memperoleh data penyelesaian mahasiswa pada mata kuliah konsep dasar IPA SD, metode observasi digunakan untuk mengetahui kondisi objektif saat kegiatan belajar mengajar konsep dasar IPA SD dan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi proses pembelajaran
Penerapan Metode Eksperimenuntuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV Sdn 011 Langgini Kabupaten Kampar Surya, Yenni Fitra
Jurnal Basicedu Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.755 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v1i1.150

Abstract

Penelitian ini berawal dari Kenyataan di Sekolah Dasar bahwa pembelajaran sering didominasi oleh guru sebagai sumber informasi. Berdasarkan pengamatan peneliti ditemukan hasil belajar IPA siswa masih rendah, untuk itu peneliti melalui penelitian tindakan kelas ini ingin mencoba meningkatkan hasil pembelajaranIPA melalui metode eksperimen pada siswa kelas IV SDN 011 Langgini dengan jumlah siswa kelas IV SDN011 Langgini adalah 30 0rang, jumlah siswa laki-laki 16 orang dan siswa perempuan 14 orang. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari II siklus, dan setiap siklus ada 3 tahap yaitu langkah persiapan eksperimen, langkah pelaksanaan eksperimen, dan langkah tindak lanjut eksperimen dalam pembelajaran IPA. Subjek penelitian adalah siswa kelas kelas IV SDN 011 Langgini.Penilaian yang digunakan dalam pengumpulan data adalah penilaian proses menggunakan lembar observasi aktivitas guru dan lembar observasi aktivitas siswa dan penilaian hasil belajar. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan tes dan menguji ketuntasan belajar dengan persentase.Dari nilai rata-rata hasil belajar IPA dengan menggunakan metode eksperimen pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Nilai siklus I dengan rata-rata 6,5 dan pada siklus II rata-rata 7,7.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPA dengan menggunakan metode eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 011 Langgini Kabupaten Kampar
PENERAPAN MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS KELAS IV SD Surya, Yenni Fitra
Jurnal Basicedu Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.679 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v2i1.131

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi  rendahnya hasil belajar IPS  siswa kelas IV di bawah ketuntasan yaitu 85% secara klasikal.  Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan di kelas IV SDN 009 Langgini dengan jumlah 35 siswa. Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis disimpulkan melalui penerapan Model Numbered Head Together (NHT)  dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa. Meningkatnya aktivitas guru ini disebabkan karena guru sudah terbiasa menggunakan model NHT. Hasil belajar siswa  mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Pada aktivitas siswa juga mengalami keberhasilan tindakan yaitu khususnya pada siklus II pada pertemuan 2 sebesar 90% dengan kategori “Baik”. Sedangkan hasil belajar pada siklus II mendapatkan rata-rata kelas 89 dengan ketegori baik dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 30 orang atau 86%.