Rusdial Marta, Rusdial
universitas pahlawan tuanku tambusai

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL WORD SQUARE SEKOLAH DASAR Marta, Rusdial
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 46, No 1 (2017): Lembaran Ilmu Kependidikan: April 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas V SD negeri 009 Langgini pada mata pelajaran IPS dengan materi peninggalan sejarah. Hasil observasi awal menunjukan bahwa 36% (13 orang siswa) yang mencapai KKM 70. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS dengan menggunakan model Word Square. Jenis penelian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan persentase ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I dengan rata-rata sebesar 69.72 dan siswa yang tuntas hanyak 20 orang siswa dengan persentase sebesar 56%, kemudian pada siklus II rata-rata sebesar 73.06 dan siswa yang tuntas hanyak 25 orang siswa dengan persentase sebesar 69%. Pada siklus III rata-rata sebesar 74.44 dan siswa yang tuntas hanyak 27 orang siswa dengan persentase sebesar 75%. 
The Improving Mathematical Communication Skills by Using Realistic Mathematical Education (RME) Learning Models in Elementary Schools Wulandari, Nurul; Fadhilaturrahmi, Fadhilaturrahmi; Marta, Rusdial
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i2.1967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi Matematika siswa kelas IV SDN 004 Pulau, tepatnya pada materi pengolahan data. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan komunikasi Matematika pada siswa kelas IV yang berjumlah 26 orang, 12 orang siswa laki-laki dan 14 orang siswa perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dimana penerapannya dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui adanya peningkatan dalam kemampuan komunikasi Matematika siswa. Sebelum tindakan, ketuntasan hasil kemampuan komunikasi Matematika siswa hanya 53% dengan kategori sangat kurang. Dalam melaksanakan siklus 1 pertemuan 1, ketuntasan hasil kemampuan komunikasi Matematika siswa mencapai 61% dengan kategori kurang. Pada siklus 1 pertemuan 2 hasil tes kemampuan komunikasi Matematika siswa mencapai 69% dengan kategori cukup. Sedangkan pada siklus 2 pertemuan 1, hasil tes kemampuan komunikasi Matematika siswa mencapai 77% masih dengan kategori kurang. Pada siklus 2 pertemuan 2, hasil tes kemampuan komunikasi Matematika siswa mencapai 84% dengan kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi Matematika siswa dapat ditingkatkan dengan menggunakan model pembelajaran realistic mathematic education.
Implementation of the Show and Tell Method to Improve Speaking Skills in Elementary School Atmasari, Juma Atmasari; Marta, Rusdial; Surya, Yenni Fitra
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.413 KB) | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i2.2041

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan berbicara siswa pada proses pembelajaran kelas IV di SDN 005 Padang Luas Kecematan Tambang Kabupaten Kampar, salah satu untuk mengatasi solusi masalah ini yaitu dengan melaksanakan metode Show and Tell untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada kelas IV di SDN 005 Padang Luas. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa di kelas IV SDN 005 Padang Luas. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dengan empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Waktu penelitian ini dilaksanakan juli 2021. Subjek penelitian ini kelas IV yang berjumlah 17 siswa dengan jumlah 9 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yaitu tes, observasi, dokumentasi, hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pada siklus I tergolong baik dengan rata-rata 63.17, selanjutnya dari 17 siswa hanya 6 siswa yang tuntas smencapai KKM dan ketuntasan secara klasikal 35,29%. Pada siklus II tergolong sangat baik dengan rata-rata 72,94 kemudian dari 17 siswa terdapat 14 siswa yang tuntas dan untuk ketuntasan secara klasikal 82,35%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan metode show and tell dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa di kelas IV SDN 005 Padang Luas.
Penerapan Pendekatan Whole Language dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Viora, Dwi; Wahyuningsi, Endang; Surya, Yenni Fitra; Marta, Rusdial
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan “penerapan pendekatan whole language dalam pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Dasar”. Jenis penelitian ini adalah penelitian konseptual. Berdasarkan pembahasan dapat disimpulkan bahwa (1) pendekatan whole language dalam pembelajaran bahasa terpadu atau tidak dapat dipisah-pisahkan; (2) ada delapan komponen dalam pendekatan whole language, yaitu reading aloud, sustained silent reading, shared reading, journal writing, guided reading, guided writing, independent reading, dan independent writing; (3) ada tiga tahapan dalam penerapan pendekatan whole language, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan penilaian; (4) setiap pendekatan pembelajaran memiliki kelebihan dan kekurangan tak terkecuali Pendekatan whole language. Namun, kekurangan ini tentunya bisa diatasi ketika guru sudah bisa memahami komponena atau pun cara menerapkan pendekatan whole language.