Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK JAMUR TIRAM PURIH (PLEUROTUS OSTREATUS) TERHADAP BAKTERI STREPTOCOCCUS MUTANS PENYEBAB KARIES GIGI Khairani, Kartika; Busman, Busman; Edrizal, Edrizal
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 2, Desember 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.274 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.102

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut yang banyak terjadi di masyarakat saat ini adalah karies gigi. Streptococcus mutans merupakan salah satu mikroorganisme spesifik penyebab karies gigi. Pencegahan karies dapat dilakukan dengan penggunaan bahan antimikroba yang berasal dari alam seperti jamur tiram putih. Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan jamur yang memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan dengan jamur kayu lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya aktivitas antibakteri ekstrak jamur tiram putih terhadap bakteri Streptococcus mutans penyebab karies gigi. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental Laboratorium dengan metode disc diffusion dengan mengukur zona hambat yang mengindikasikan adanya hambatan pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans oleh ekstrak jamur tiram putih. Konsentrasi ekstrak jamur tiram putih yang digunakan dan rerata diameter zona hambat yaitu 10% (10,55 mm), 20% (12,12 mm), 40% (12,16 mm), 60% (13,63 mm) dan 80% (10,91 mm) dengan kontrol positif sebagai pembanding adalah amoxicillin 32 μg/ml. Hasil penelitian di uji menggunakan uji One Way Anova, diketahui rerata diameter zona hambat paling besar adalah pada konsentrasi 60% (13,63 mm) dengan kategori kuat.
Analisa Sentimen Menggunakan Data Twitter, Flume, Hive Pada Hadoop dan Java Untuk Deteksi Kemacetan di Jakarta Buslim, Nurhayati; Busman, Busman; Sinatrya, Nadika Sigit; Kania, Tifani Shallynda
JOIN (Jurnal Online Informatika) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Department of Informatics, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/join.v3i1.141

Abstract

Traffic congestion big cities in Indonesia is unavoidable, especially in Jakarta. The increasing number of vehicle and the lack of public transportation is the main cause of traffic congestion in Jakarta. It disturb people activities. Government already did various efforts to resolve congestion problem, however it needs high installation, maintenance cost and need time to be implemented. Peoples often complained about traffic congestion in Jakarta by posting in Twitter which called tweets. Every tweets post are saved in API Twitter and used for sentiment analysis. It analyzed emotion of the user. Based of problems we do research how  to detect traffic congestion in Jakarta. Therefore, we try to makes Congestion Detection App. We design the app using UML diagrams. Congestion Detection App is connected with Hadoop, Flume, Hive and Derby. The app stream twitters data to colected by connecting with API Twitter. This app is Java-based application which can makes and view data tables. It  performance searching tweets data by ID and analyze traffic condition on a certain region in Jakarta. The perform sentiment analysis to a certain tweet and display the result based on the data table. The result of research is comparing Data from Congestion Detection App with data from Google Maps. We make three valus categories which consist of three colors: green for less traffic congestion have a value of 1. Orange for medium-scale traffic congestion has value of 2 and Red for heavily traffic congestion has a value of 3.  Based on three categories and value we use 4 regions for sample and comparing the values with value from Google Maps Data to get the accuracy. We got 81% average accuracy from the four samples. The result of Data from tweet sample compared with Google Maps Data. It  have big detected congestion with Congestion Detection App.
Potensi antibakteri teripang Timba Kolong (Holothuria sp.) Kepulauan Mentawai Sumatera Barat Arma, Utmi; Prestya, Pebrian Diki; Busman, Busman
Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran Vol 29, No 3 (2017): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.687 KB) | DOI: 10.24198/jkg.v29i3.12374

Abstract

Pendahuluan: Sumber senyawa bioaktif yang diyakini memiliki aktivitas antikanker yang kuat salah satunya adalah teripang. Teripang Timba Kolong (Holothuria sp.) merupakan spesies yang dominan di Kepulauan Mentawai Sumatera Barat Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan aktivitas antibakteri Holothuria sp. Kepulauan Mentawai Sumatera Barat. Metode: Penelitian ini adalah penelitian laboratorium eksperimental. Pengukuran aktivitas antibakteri teripang Holothuria sp. digunakan metode Kirby-Bauer dengan mengukur zona hambat terhadap Streptococcus viridans pada karies gigi. Absorbsi tiap sumuran diukur dengan spectrophotometer microplate reader pada panjang gelombang 570 nm. Penelitian aktivitas antibakteri dengan post-test only control group design dan metode disk difusion. Bakteri Streptococcus viridans dibuat suspensi dengan konsentrasi 0,625%; 1,25%; 2,5%; 5%; 10% dan 20% disiapkan dengan pelarut dimethil sulfoksida (DMSO). Hasil: Hampir semua sampel menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus viridans dengan konsentrasi yang paling tinggi 0,625% yaitu 7,598 ± 0,8427 mm. Simpulan: Ekstrak Holothuria sp. memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan Streptococcus viridans, maka berpotensi untuk dikembangkan sebagai sumber baru antibiotik.Introduction: For a long time, sea cucumber was believed of having powerful antibacterial potency. Timba kolong sea cucumber (Holothuria sp.) is a dominant species in Mentawai Islands, West Sumatra. The objective of this study was to determine the antibacterial activity of Holothuria sp. of Mentawai Islands West Sumatra. Methods: The methods used in this study was experimental laboratory. Antibacterial activity of Holothuria sp. was determined by using Kirby-Bauer methods by measuring the inhibitory zone of Holothuria sp. extract against Streptococcus viridans on caries. The absorption of each well was measured with a spectrophotometer microplate reader at a wavelength of 570 nm. Antibacterial activity was tested with post-test only control group design and disk difusion methods. Streptococcus viridans bacteria were made into suspension with concentration of 0.625%; 1.25%; 2.5%; 5%; 10% and 20%, prepared with dimethyl sulphoxide (DMSO) solvent. Results: Almost all samples of Holothuria sp. extracts were showed antibacterial activity against Streptococcus viridans, with the highest inhibitory zone was found in concentration of 0.625%, which was 7,598 ± 0.8427 mm. Conclusion: Extract of Holothuria sp. has powerful antibacterial activity against the growth of Streptococcus viridans, therefore, the extract of Holothuria sp. potentially developed as new source of antibiotics.
HUBUNGAN APLIKASI CASEIN PHOSPHOPEPTIDE AMORPHOUS CALCIUM PHOSPHATE (CPP-ACP) TERHADAP REMINERALISASI GIGI Busman, Busman; Arma, Utmi; Nofriadi, Nofriadi
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 1, Nomor 1, Juni 2014
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.826 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.47

Abstract

Casein Phosphopeptide Amorphous Calcium Phosphate (CPP-ACP) merupakan bahan yang dapat memperkuat dan meremineralisasi gigi serta membantu mencegah karies gigi. Peneliti tertarik melakukan penelitian tentang aplikasi CPP-ACP terhadap remineralisasi enamel gigi. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratoris dengan menggunakan penelitian analityc experimental pretest and postest design. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah gigi premolar yang telah diekstraksi dengan teknik selected sampling. Penelitian ini terdiri dari 3 perlakuan dimana setiap perlakukan menggunakan 10 gigi. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan rata-rata berat gigi sebelum dan sesudah perendaman 1, 2, 3, 4 dan 5, yaitu dengan hasil berturut-turut: konsentrasi 10% 0,0120 g, 0,0087 g, 0,0078 g, 0,0052 g, 0,0030 g, konsentrasi 20% 0,0134 g, 0,0097 g, 0,0091 g, 0,0051 g, 0,0026 g, dan konsentrasi 30% 0,0162 g, 0,0105 g, 0,0088 g, 0,0058 g, 0,0030 g. Hasil penelitian menunjukan berat gigi sebelum dan sesudah perendaman larutan CCP-ACP selama perendaman 1, 2, 3, 4 dan 5 menunjukkan perbedaan yang bermakna (p
POTENSI REMINERALISASI PADA PASTA GIGI BERFLORIDA DAN TIDAK BERFLORIDA Zulsantritus, Zulsantritus; Edrizal, Edrizal; Busman, Busman
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 3, Nomor 2, Desember 2016
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.657 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.70

Abstract

Pasta gigi berflorida dan tidak berflorida merupakan bahan yang dapat memperkuat dan meremineralisasi gigi serta membantu mencegah karies gigi. Peneliti tertarik melakukan penelitian tentang aplikasi dari pasta gigi berflorida dan tidak berflorida untuk mendapatkan potensi perbandingan dalam remineralisasi gigi. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratori dengan menggunakan penelitian analytic experimental pretest and postest design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah gigi premolar yang telah diekstraksi dengan teknik selected sampling. Penelitian ini terdiri dari 2 perlakuan. Dimana pada perlakuan kelompok 1 menggunakan 15 gigi dilakukan perendaman pada larutan saliva buatan dengan pasta gigi berflorida dan pada perlakuan kelompok 2 menggunakan 15 gigi dilakukan perendaman pada larutan saliva buatan dengan pasta gigi tidak berflorida. Hasil penelitian menunjukan berat gigi sebelum dan sesudah dilakukan perendaman pada larutan saliva buatan dengan pasta gigi berflorida dan tidak berflorida 1, 2, 3, 4 dan 5 menunjukkan perbedaan yang tidak bermakna (p>0,05) antara berat gigi sebelum dan setelah dilakukan perendaman. Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan bahwa semakin lama waktu perendaman gigi didalam larutan saliva buatan dengan pasta gigi berflorida dan tidak berflorida maka semakin tingginya penambahan berat gigi.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK TERIPANG GAMAT (Stichopus Variegatus) DARI KEPULAUAN MENTAWAI TERHADAP BAKTERI STREPTOCOCCUS VIRIDANS Arma, Utmi; Busman, Busman; Fad’ha, Geistia
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 1, June 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.033 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.89

Abstract

Kabupaten Kepulauan Mentawai Provinsi Sumatera Barat mempunyai wilayah pantai yang cukup luas dan tersimpan kekayaan laut yang memiliki potensi ekonomi yang tinggi, salah satunya adalah Teripang. Teripang selain memiliki nilai gizi yang tinggi juga mempunyai aktivitas antibakteri terhadap bakteri patogen. Di bidang kedokteran gigi, Streptococcus viridans merupakan salah satu bakteri penyebab utama dalam permasalahan kesehatan gigi di rongga mulut. Bakteri ini merupakan flora normal di rongga mulut yang dapat menyebabkan karies gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak Teripang Gamat (Stichopus variegatus) dari Kepulauan Mentawai terhadap bakteri Streptococcus viridans. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium menggunakan metode disc diffusion (tes Kirby & Bauer) yang telah dilakukan pada bulan Januari-Maret 2016 di Laboratorium Biota Sumatera, Universitas Andalas. Hasil penelitian diuji menggunakan Uji ANOVA dengan tingkat signifikan 5% dengan aplikasi SPSS for windows 16.0. Hasil penelitian diketahui rata-rata diameter zona hambat ekstrak Teripang Gamat (Stichopus variegatus) dari Kepulauan Mentawai terhadap bakteri Streptococcus viridans paling tinggi pada konsentrasi 2,5% dengan nilai 8,45 mm yang termasuk kategori sedang. Nilai p-value dari hasil tes uji anova p-value
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KAPUK RANDU (Ceiba pentandra (L.) Gaertn) TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans Busman, Busman; Edrizal, Edrizal; Saputra, Danu Eko
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 2, Nomor 1, Juni 2015
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.393 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.8

Abstract

Streptococcus mutans bakteri yang bersifat kariogenik atau penyebab terjadinya karies pada gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun kapuk randu (Ceiba pentandra L. Gaertn) terhadap bakteri Streptococcus mutans. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Biokimia Kopertis Wilayah X, Padang, pada bulan April 2015. Bahan yang digunakan adalah ekstrak daun kapuk randu konsentrasi 20 %, 30 %, 40 %, 50 %, 60 % dan 80 % dengan menggunakan DMSO. Kontrol positif menggunakan amoxicilin. Diuji menggunakan Uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan semakin tinggi tingkat konsentrasi ekstrak daun kapuk randu (Ceiba pentandra L. Gaertn) maka semakin tinggi pula diameter zona hambat terhadap bakteri Streptococcus mutans dengan nilai rata-rata yang diperoleh 16 mm, 19 mm, 21 mm, 23 mm, 24 mm, 26 mm dan 25 mm secara berurutan. Berdasarkan uji statistik ANOVA diameter zona hambat (mm) dalam berbagai konsentrasi ekstrak daun kapuk randu menunjukkan perbedaan signifikan (p<0,05)
STATUS KARIES MENGGUNAKAN INDEKS DMF-T PADA ANAK USIA 12-15 TAHUN DI DESA SIOBAN KEC. SIPORA SELATAN, KAB. KEP. MENTAWAI Busman, Busman; Edrizal, Edrizal; Arlyshe, Harfi
Ensiklopedia of Journal Vol 3, No 3 (2021): Vol 3 No 3 Edisi 1 April 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v3i3.721

Abstract

Dental caries is one of the most common dental and oral diseases, because the teeth are not treated, resulting in impaired growth and development of the child. The purpose of this study was to determine the caries status in children in 2017/2018, in Sioban Village Kec. Sipora Selatan, Kab.Kep.Mentawai. This type of research is descriptive epidemiological research. The population in this study were children aged 12-15 years in the village of Sioban Kec. Sipora Selatan, Kab.Kep.Mentawai 92 samples, research time December 2017( until january 2018 in Sioban Village Kec. Sipora selatan , Mentawai and research instruments with dental examinations based on DMF-T. The univariate analysis is displayed with the frequency distribution table. Based on the result of the research showed that child dental caries based on DMF-T at most is very low category which is 38 people (41,3%), low and medium category as many as 22 people (23.9%), high category of 9 people (9.8%) and at least very high category 1 (1.1%) in Sioban Village Kec. Sipora Selatan, Kab.Kep.Mentawai. The conclusion that child dental caries is in very low category and for the local government is expected to have accurate data to conduct dental and oral health education programs.
PENGARUH EKSTRAK LIDAH BUAYA (ALOE BARBADENSIS M) TERHADAP JUMLAH FIBROBLAS DAN KADAR KALSIUM PADA TULANG TIBIA TIKUS WISTAR Edrizal, Edrizal; Busman, Busman; Damar Galuh, Ganda
Menara Ilmu Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JULI 2020
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v14i2.2041

Abstract

Salah satu bahan alami sebagai terapi biologis alternatif yang diketahui aman dan pilihan yang efektif adalah lidah buaya (Aloe barbadensis M) yang berkhasiat membantu proses regenerasi sel, anti bakteri, anti jamur dan anti inflamasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak lidah buaya (Aloe barbadensis M) terhadap jumlah fibroblas dan kadar kalsium pada tulang tibia tikus wistar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental laboratorium dengan rancangan post test only control group design, sampel yang digunakan yaitu 24 ekor tikus yang terdiri dari 8 ekor tikus kelompok kontrol, 8 ekor tikus diberikan ekstrak lidah buaya 9 mg, dan 8 ekor tikus diberikan ekstrak lidah buaya sebanyak 11 mg dengan teknik purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji parametrik One Way ANOVA. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa rata-rata jumlah fibroblas tertinggi yaitu pada kelompok dosis 11 mg hari 25 dengan nilai rata-rata 103,8 sel/lapang pandang, dan kadar kalsium tertinggi yaitu kelompok dosis 11 mg pada hari 25 dengan nilai rata-rata 228,804 mg/gr. Hasil analisa data dengan menggunakan uji One Way ANOVA didapatkan nilai p-value < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh ekstrak lidah buaya (Aloe Barbadensis M) terhadap jumlah fibroblas dan kadar kalsium pada tulang tibia tikus wistar. Kata Kunci : Ekstrak lidah buaya (Aloe barbadensis M), Jumlah Fibroblas dan kadar kalsium
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH ANGGUR HIJAU (VITIS VINIVERA L) TERHADAP DAYA HAMBAT LAJU PERTUMBUHAN BAKTERI STREPTOCOCCUS MUTANS DAN LACTOBACILLUS ACIDOPHILUS Busman, Busman; Edrizal, Edrizal; Utami, Dwi Widya Panggih
Ensiklopedia Sosial Review Vol 2, No 3 (2020): Volume 2 No 3 Oktober 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/esr.v2i3.623

Abstract

Streptococcus mutans dan Lactobacilli adalah penghasil asam dari karbohidrat yang dapat diragikan dan menciptakan risiko untuk gigi berlubang, anggur hijau (Vitis vinifera L) merupakan salah satu jenis buah yang mengandung fitokimia golongan polifenol yang berfungsi sebagai penghambat glukosilasi pada proses pembentukan plak sehingga digunakan sebagai alternatif antibakteri dalam pencegahan karies. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas antibakteri anggur hijau terhadap Streptococcus mutans dan lactobacillus acidophilus. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium (invitro). Penelitian dilakukan diLaboratorium Mikrobiologi Universitas Andalas Kota Padangdan maserasi dilakukan di Laboratorium kimia kopertis wilayah X (Sumatera Barat, Riau, Jambi, Kepulauan Riau) Kota Padang pada Juli 2019 – selesai. Sampel pada penelitian ini adalah koloni bakteri Streptococcus mutans dan Lactobacillus acidophilus yang diperoleh dari Laboratorium Universitas Andalas Kota Padang dan Universitas Gadjah Mada serta dibiakkan di Laboratorium Mikrobiologi Universitas Andalas Kota Padang dengan 4 perlakuan dan diulang sebanyak 6 kali sehingga besar sampel menjadi 24 perlakuan dengan konsentrasi 12,5 %, 25 %, 50 %, dan 100 %menggunakan uji one way anova. Hasil penelitian diperoleh nilai sig 0,000 < 0,05, artinya Ha diterima atau terdapat efektifitas ekstrak buah anggur hijau (Vitis vinifera L) terhadap daya hambat laju pertumbuhan bakteri Streptococcus mutandengan ekstrak terbaik 50% dan nilai sig 0,244 > 0,05, artinya Ha ditolak atau tidak terdapat efektifitas ekstrak buah anggur hijau (Vitis vinifera L) terhadap daya hambat laju pertumbuhan bakteri Lactobacillus acidophilus.