Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM ISU PEKERJA ANAK Ramdani, Hedi; Krisnani, Hetty; Basar, Gigin Ginanjar Kamil
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2015): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i1.13264

Abstract

Issue Pekerja anak di Indonesia pada saat ini sungguh memprihatinkan, jumlah pekerja anak di berbagai daerah di Indonesia terus meningkat. Kondisi ini menimbulkan suatu permasalahan yang serius bagi pemerintah Indonesia. Dalam artikel ini, penulis membahas mengenai kondisi secara umum mengenai pekerja anak di Indonesia serta faktor-faktor yang menyebabkan seorang anak menjadi pekerja anak. Selain itu, mengetahui definisi pekerja anak serta dampak dari pekerja anak dilihat dari aspek psikososialnya. Masalah pekerja anak ini sangat berkaitan dengan salah satu profesi yang akan membantu dalam proses kasus-kasus pada pekerja anak terutama mengenai aspek psikososialnya. Salah satu profesi tersebut adalah pekerja sosial, dimana peran dari pekerja sosial sangat dibutuhkan untuk membantu menyelesaikan permasalahan pekerja anak. Peran pekerja sosial tersebut diantaranya adalah sebagai advokator, konselor, pendamping, dan mediator. Selain pekerja sosial, peran dan upaya pemerintah Indonesia dalam mengurangi dan menghapus pekerja anak terus dilakukan, upaya-upaya pemerintah Indonesia dibuktikan dengan menjalin kerjasama dengan ILO. Hal tersebut bertujuan agar anak-anak di dunia khususnya di Indonesia dapat hidup dengan sejahtera dan sesuai dengan proses tumbuh dan kembangnya.
PEMAHAMAN MASYARAKAT MENGENAI GANGGUAN JIWA DAN KETERBELAKANGAN MENTAL Lubis, Nadira; Krisnani, Hetty; Fedryansyah, Muhammad
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2015): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i3.13588

Abstract

Pemahaman masyarakat mengenai gangguan jiwa dan keterbelakangan mental sangat minim. Minimnya pengetahuan masyarakat mengenai gangguan jiwa dan keterbelakangan mental menyebabkan penderita kerap kali mendapatkan perilaku yang tidak menyenangkan dari masyarakat bahkan dari keluarga penderita sendiri. Salah satunya di negara Indonesia, perlakuan yang di dapatkan oleh penderita gangguan jiwa dan keterbelakangan seperti diskriminasi, mereka terisolasi, dikucilkan bahkan hingga dipasung, padahal penderita gangguan jiwa dan cacat mental adalah warga negara Indonesia yang berhak mendapatkan hak-hak mereka sebagai warga negara Indonesia dan sebagai seorang manusia yang dapat mengembangkan diri dan mengasah potensi-potensi yang dimilikinya. Penyakit gangguan jiwa dan keterbelakangan mental memiliki pemahaman yang berbeda akan tetapi penderita sering kali mendapatkan perlakuan yang serupa dari masyarakat maupun keluarga penderita. Gangguan jiwa merupakan suatu penyakit yang dapat menyerang seseorang kapan saja dan dimana saja dan penyakit ini dapat disembuhkan dengan mendapatkan penanganan yang tepat, sedangkan cacat mental bukanlah suatu penyakit akan tetapi cacat mental merupakan suatu keadaan yang telah dialami seseorang dari semenjak dikandungan, akan tetapi bukan berarti mereka tidak dapat mengembangkan diri sebagai manusia, penanganan sejak dini dan dengan tepat juga diperlukan oleh penderita cacat mental. Maka dari itu, peran dari masyarakat sangat dibutuhkan guna untuk membantu penderita dalam bekreasi hingga dapat mengembangkan potensi-potensi yang dimilikinya dengan cara mengetahui bagaimana harus bersikap kepada mereka dengan tidak memandang penderita sebelah mata. Peran dari seorang pekerja sosial dalam hal ini dapat membantu masyarakat dan keluarga penderita gangguan jiwa atau cacat mental sebagai educator, motivator dan sebagai konselor.
PELAYANAN SOSIAL BAGI ANAK JALANAN DITINJAU DARI PERSPEKTIF PEKERJAAN SOSIAL Amin, Melisa Amalia; Krisnani, Hetty; Irfan, Maulana
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2015): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i1.13269

Abstract

Artikel ini membahas pelayanan sosial bagi anak jalanan yang dilakukan oleh salah satu Lembaga Sosial. Bagi lembaga sosial yang memberikan pelayanan kepada anak jalanan melalui rumah singgah, maka pelayanan yang diberikan menurut perspektif pekerjaan sosial dapat menggunakan model pelayanan Half-Way House Services. Adapun model pelaksanaan pelayanan menurut strategi ini dapat menggunakan teori proses pekerjaan sosial yang terdiri atas Engagement, Intake & Contract, Assessment, Planning, Intervention, Evaluation & Termination. Pada artikel ini, Salah satu lembaga sosial memberikan pelayanan kepada anak jalanan melalui pelatihan keterampilan, family development dan home visit. Dimana, sebelum menentukan bentuk pelayanan, lembaga ini sudah menggunakan proses pekerjaan sosial dan didalam pemberian pelayanan, masih dibutuhkan usaha untuk meningkatkan pelayanan bagi lembaga ini. Upaya untuk meningkatkan pelayanan ditinjau dari perspektif pekerjaan sosial dapat menggunakan sistem dasar yang terdiri atas sistem pelaksana perubahan, sistem klien, sistem sasaran dan sistem kegiatan.
GANGGUAN MAKAN ANOREXIA NERVOSA DAN BULIMIA NERVOSA PADA REMAJA krisnani, Hetty; Santoso, Meilanny Budiarti; Putri, Destin
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2017): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v4i3.18618

Abstract

ABSTRAKMasa remaja merupakan masa perubahan dramatis dalam diri seseorang. Salah satu perubahan yang terjadi adalahperubahan komposisi tubuh, terutama akumulasi lemak tubuh pada remaja puteri. Dengan adanya akumulasi lemak tubuh tersebut, ada anggapan bahwa mereka tidak memiliki tubuh semenarik yang diinginkan. Hal ini akan mendorong remaja puteri mencari jalan keluar agar memiliki tampilan fisik yang ideal, salah satunya adalah dengan melakukan perubahan kebiasaan makan yang umumnya menyimpang. Kebiasaan makan yang tidak benar itu dapat mengakibatkan terjadinya  gangguan makan atau eating disorder yang dapat berdampak buruk bagi remaja.  Eating disorders (ED) merupakan gangguan mental yang meskipun berhubungan dengan pola makan dan berat badan, gangguan tersebut bukanlah mengenai makanan, tetapi mengenai perasaan dan ekspresi diri. Pada umumnya, penderita ED adalah mereka yang memiliki kepercayaan diri rendah. Terdapat dua macam ED, yaitu anorexia nervosa dan bulimia nervosa. Kedua gangguan tersebut mempunyai tujuan yang sama, yaitu menguruskan badan. ABSTRACTAdolescence is a time of dramatic change in a person. One of the changes that occur are changes in body composition, especially the accumulation of body fat in girls. Given the accumulation of body fat, there is the assumption that they do not have a body as attractive as desired. This will encourage the girls find a way out in order to have the ideal physical appearance, one is to change eating habits are generally distorted.  Improper eating habits can result in eating disorders or disordered eating can be bad for teens. Eating disorders (ED) is a mental disorder even though associated with diet and weight, the disorder is not about food, but about feelings and self-expression. In general, patients with ED are those who have low confidence. There are two kinds of ED, namely anorexia nervosa and bulimia nervosa. Both of these disorders have the same goal, which is to lose weight.
PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KEBERFUNGSIAN SOSIAL LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA BUDHI DHARMA BEKASI Muthia, Githa; Krisnani, Hetty; Meilany, Lenny
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2016): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v3i3.13776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pelayanan sosial agar meningkatkan keberfungsian sosial lansia. Informan dalam penelitian ini yaitu lima orang Pekerja Sosial yang bekerja di Panti Sosial Tresna Werdha Budhi Dharma Bekasi. Data yang diperoleh melalui metode dokumentasi dan wawancara dianalisis dengan teknik deskriptif-kualitatif, sedangkan data yang diperoleh melalui metode observasi dan teknik pengumpulan data kuesioner dianalisis dengan teknik deskriptif-kuantitatif. Untuk peneliti lain diharapkan dapat mengembangkan penelitian yang telah dilakukan ini agar sistem pelayanan sosial di Panti Sosial lebih relevan untuk memperbaiki kekurangan dan memperoleh hasil yang lebih memuaskan.
KEBERADAAN MASYARAKAT PENDATANG DI DESA SUKAKERTA (PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT TERKAIT PEMBANGUNAN BANDARA INTERNASIONAL JAWA BARAT DI KECAMATAN KERTAJATI, KABUPATEN MAJALENGKA) Damayanti, Yosi; Krisnani, Hetty; S., Meilanny Budiarti
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2016): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v3i1.13599

Abstract

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki keinginan untuk memiliki bandara bertaraf internasional. Studi kelayakan telah dilakukan terhadap beberapa wilayah di Provinsi Jawa Barat. Hasil uji kelayakan wilayah menetapkan Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka sebagai tempat pembangunan bandar udara bertaraf internasional yang kemudian diberi nama Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau Bandar Udara Kertajati. Pembangunan Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB). Pembangunan Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) memerlukan wilayah yang cukup luas dan mencakup lahan yang sekarang menjadi tempat pemukiman dan pertanian sehingga diperlukan relokasi pemukiman warga. Relokasi dilakukan secara bertahap dan masih secara swadaya. Desa Sukakerta merupakan wilayah dengan jumlah migrasi masuk yang cukup banyak sehingga mengindikasikan telah membuat terjadinya perubahan sosial budaya masyarakat pendatang di Desa Sukakerta. Masyarakat pendatang secara otomatis melakukan adaptasi sehingga turut mempengaruhi kehidupan sosial budaya di daerah tempat tinggal barunya yaitu Desa Sukakerta. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aspek-aspek dari perubahan sosial budaya masyarakat yang mempengaruhi kehidupan masyarakat pendatang sebagai akibat dari relokasi terhadap pembangunan Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB). Metode penelitian yang dilakukan yaitu penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Metode kualitatif dilakukan dengan mewawancarai berbagai stakeholder yang terkait, masyarakat pendatang, dan masyarakat asli Desa Sukakerta. Aspek-aspek sosial budaya yang diteliti meliputi nilai dan norma sosial, pola perilaku, dan interaksi sosial (aspek sosial) serta sistem peralatan hidup dan teknologi, sistem ekonomi dan mata pencaharian (aspek budaya).
PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM MENANGANI ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL Kurniawan, Rifdah Arifah; Nurwati, Nunung; Krisnani, Hetty
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2019): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v6i1.21801

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan Peran pekerja sosial dalam menangani anak korban kekerasan seksual. Pembahasan artikel ini diperoleh melalui  studi literatur dari berbagai sumber bacaan seperti jurnal dan buku yang digunakan untuk menjabarkan teori yang berkaitan dengan perkembangan anak, mengeksplor dampak kekerasan seksual pada korban, dan menggambarkan peran pekerja sosial dalam menangani masalah kekerasan seksual pada anak. Hasil analisis menunjukkan bahwa peran dominan dari pekerja sosial dalam menangani masalah anak korban kekerasan, yaitu sebagai pemungkin (enabler). Peranan tersebut dimaksud untuk membantu iklien mengakses sistem sumber, mengidentifikasi masalah, dan meningkatkan kakapasitas diri untuk mengatasi masalah. Dengan adanya peranan pekerja sosial maka anak korban kekerasan seksual dapat kembali berfungsi secara sosial. Dikarenakan pentingnya peran pekerja sosial terhadap penanganan masalah kekerasan seksual terhadap anak maka harus adanya upaya dalam meningkatkan peran pekerja sosial. This article aims to describe the role of social workers in dealing with children victims of sexual violence. The discussion of this article was obtained through literature studies from various reading sources such as journals and books used to describe theories relating to child development, explore the impact of sexual violence on victims, and describe the role of social workers in dealing with problems of sexual violence in children. The results of the analysis show that the dominant role of social workers in dealing with children victims of sexual violence is as an enabler. The role is intended to help clients access the source system, identify problems, and improve their capacity to overcome problems. With the role of social workers, children who are victims of sexual violence can return to social functioning. Due to the importance of the role of social workers in handling the problem of sexual violence against children, efforts must be made to increase the role of social workers. 
PENGARUH PROGRAM PELAYANAN SOSIAL TERHADAP ASPEK KESEJAHTERAAN ANAK DI PANTI ASUHAN ULUL AZMI KELURAHAN CIPAGERAN KECAMATAN CIMAHI UTARA KOTA CIMAHI Makatita, Mochammad Iqbal; Krisnani, Hetty; Gutama, Arie Surya
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2016): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v3i1.13629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebuah program pelayanan sosial yang diberikan kepada anak panti yang berada di panti asuhan ULUL AZMI Kelurahan Cipageran kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi. Apakah program yang diberikan telah dapat mencakupi aspek kesejahteraan anak di panti asuhan tersebut atau tidak. Telah diketahui bahwa kesejahteraan anak sangat di butuhkan sebagai pemenuhan diri agar anak dapat mengembangkan kemampuan dan potensi yang dimiliki secara maksimal dan dapat berfungsi baik di masyarakat serta menjadi penerus perjuangan negara Indonesia dengan menjadi sumber daya manusia yang baik.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitaif yang lebih menekankan pada aspek pengukuran secara obyektif terhadap fenomena sosial. Teknik yang dilakukan adalah survey dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data dan mengambil sampel dari satu populasi. Populasi adalah anak yang tinggal di Panti asuhan ULUL AZMI Kota Cimahi yang besarnya adalah 25 orang anak. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, studi dokumentasi, dan observasi.Diharapkan dengan penelitian ini dapat memberikan pengaruh baik khususnya kepada panti asuhan agar dapat merencanakan dan mengaplikasikan program pelayanan sosial dengan baik untuk anak yang berada di dalamnya, sehingga kesejahteraan dari setiap anak dapat dikatakan baik dan mereka siap menjadi penerus bangsa yang memiliki kualitas.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM PENGELOLAAN SAMPAH Halimah, Mamah; Krisnani, Hetty; Fedryansyah, Muhammad
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2015): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i2.13272

Abstract

Sampah merupakan material sisa yang dihasilkan dari aktivitas manusia, hewan, dan alam yang sudah tidak digunakan lagi dan tidak memiliki nilai ekonomis. Sampah apabila dibiarkan saja tanpa ada pengelolaan akan menimbulkan berbagai macam masalah baik itu masalah lingkungan fisik, kesehatan manusia, keindahan estetika, dan masalah sosial. Untuk mengatasi volume sampah yang semakin meningkat, maka pengelolaan sampah sangat dibutuhkan. Pengelolaan sampah dilakukan yaitu untuk mengurangi volume timbulan sampah bahkan dapat memusnahkan sampah dari muka bumi ini dengan syarat seluruh manusia sadar akan bahayanya sampah. Dalam melakukan pengelolaan sampah tidak cukup dilakukan oleh pemerintahan saja melainkan masyarakat juga harus ikut terlibat dalam mengatasi masalah sampah ini karena sampah jika dikelola oleh masyarakat akan berdampak positif bagi kehidupan mereka. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat penting bagi peningkatan kualitas manusia agar dapat meningkatkan partisipasi secara nyata dalam berbagai aktifitas kehidupan untuk mendorong terciptanya kegiatan produktif yang bernilai tinggi. Dengan demikian, dalam pengolahan sampah dibutuhkan teknik pengembangan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengatasi lingkungannya.
DAMPAK DAN PENANGANAN KEKERASAN SEKSUAL ANAK DI KELUARGA zahirah, utami; Nurwati, Nunung; Krisnani, Hetty
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2019): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v6i1.21793

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan Dampak kekerasan seksual pada anak dan penanganannya. Pembahasan artikel menggunakan studi literature dari berbagai sumber bacaan yang tujuannya untuk dapat mengemukakan teori yang berkaitan dengan perkembangan anak, faktor penyebab kekerasan seksual pada anak dan dampak serta penanganan kekerasan seksual pada anak. Hasil analisis menggambarkan bahwa dampak yang ditimbulkan dari kekerasan seksual pada anak sangat luas meliputi kondisi fisik, emosional dan juga psikis yang dapat mempengaruhi perkembangan anak yang merupakan korban kekerasan seksual. Dengan berbagai macam dampak yang dapat timbul maka diperlukan upaya untuk mengantisipasi munculnya dampak kekerasan dan penanganan yang dilakukan oleh pihak yang berwajib. Selain mendapatkan penanganan dari pihak berwajib dan juga professionalitas dalam kasus ini pekerja sosial juga mampu menanganai kasus kekerasan seksual yang terjadi kepada anak. This article aims to describe the impact of sexual violence on children and their handling. The discussion of articles uses literature studies from various reading sources whose purpose is to be able to put forward theories relating to the development of children, the factors that cause sexual violence in children and the impact and handling of sexual violence in children. The results of the analysis illustrate that the impact of sexual violence on children is very broad, including physical, emotional and psychological conditions that can affect the development of children who are victims of sexual violence. With various kinds of impacts that can arise, efforts are needed to anticipate the emergence of the effects of violence and handling carried out by the authorities. In addition to getting treatment from the authorities and professionalism in this case, social workers are also able to handle cases of sexual violence that occur to children. 
Co-Authors Agus Wahyudi Riana, Agus Wahyudi Amanda Amanda Apriliandra, Sarah AR-RIDHO, ALI AR-RIDHO, ALI Arie Surya Gutama, Arie Surya assidiq, rizky adrian Ayu, Dhea Sekar BASAR, GIGIN G. KAMIL BASAR, GIGIN G. KAMIL Benediktus Vito, Benediktus Binahayati Rusyidi Bunsaman, Shafila Mardiana Bunsaman, Shafila Mardiana Camelia Kristika Pepe, Camelia Kristika Dessy Hasanah Siti A., Dessy Hasanah Siti Dessy Hasanah Siti Asiah, Dessy Hasanah Siti Elita Metica Tamba, Elita Metica Eva Nuriyah H., Eva Nuriyah Eva Nuriyah Hidayat, Eva Nuriyah Fabiani, Raden Roro Michelle Fabiani, Raden Roro Michelle Farakhiyah, Rachel Fildzah A’inun N, Fildzah A’inun Gigin Ginanjar Kamil Basar, Gigin Ginanjar Kamil Githa Muthia, Githa Hadrasari, Ifani Hedi Ramdani, Hedi Hery Wibowo, Hery Ichsan, Aneke Putri Isna Deraputri, Gevia Nur Kessik, Gisela Khalil, Raihan Akbar Kurniawan, Rifdah Arifah Lenny Meilany, Lenny Mailani, Silvia Dwi Astuti Mailani, Silvia Dwi Astuti Mamah Halimah, Mamah Maulana Irfan, Maulana Meilanny Budiarti S., Meilanny Budiarti Meilanny Budiarti Santoso, Meilanny Budiarti Melisa Amalia Amin, Melisa Amalia Metra Naibaho, Metra Mochammad Iqbal Makatita, Mochammad Iqbal Muhammad Fedryansyah, Muhammad Muhammad Ferdryansyah, Muhammad N, Fildzah A’inun Nadira Lubis, Nadira Nandang Mulyana, Nandang Nobel, Sharon Nobel, Sharon Nunung Nurwati Nurfauziah, Rahayu Nurlaeli, Dede Rahmaida Nurlaeli, Dede Rahmaida Nurliana Cipta Apsari, Nurliana Cipta Putri, Bimby Gita Rama Putri, Bimby Gita Rama Putri, Destin Putri, Destin RADIANSYAH1, SYURDIANA RADIANSYAH1, SYURDIANA Ramadhani, Putri Erika Rindang Ekawati Risna Resnawaty, Risna Rohmaniar, Sholehatun Rudi Saprudin Darwis, Rudi Saprudin Sahadi Humaedi Salsabila Wahyu Hadianti, Salsabila Wahyu Salsabila, Nida Sari, Diah Puspita Sri Sulastri Syalis, Elprida Ryanny Syalis, Elprida Ryanny Triana, Annisya Wardhani, Tsaniya Zahra Yuthika Wardhani, Tsaniya Zahra Yuthika Yosi Damayanti, Yosi Yulia, Serti Yustika Tri Dewi, Yustika Tri zaenuddin, moch zahirah, utami