Hasanah Putri, Hasanah
Unknown Affiliation

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENANGANAN BLOCK CALL DAN DROP CALL PADA JARI UMTS BERDASARKAN PENGUKURAN PARAMETER ACCESSIBILITY, COVERAGE AND QUALITY Putri, Hasanah; Damayanti, Tri Nopiani
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan (e-Journal) Vol 3 No 1: JETT Juli (2016)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.15 KB) | DOI: 10.25124/jett.v3i1.129

Abstract

Rendahnya performansi jaringan disebabkan karena jumlah pengguna yang terus meningkat. Penurunan performansi jaringan sering terjadi karena beberapa faktor, diantaranya blank spot yaitu suatu daerah yang tidak mendapatkan sinyal, ketidaktepatan planning, dan perangkat yang bermasalah. Pada penelitian ini dilakukan penanganan block call dan drop call pada jaringan UMTS. Untuk mengetahui kondisi jaringan UMTS menggunakan metode drive test. Software yang digunakan dalam mengukur parameter radio jaringan UMTS adalah software TEMS 9.0.3 Data Collection, yang berfungsi untuk pengambilan data kualitas jaringan dan pengolahan data untuk mengukur parameter KPI (Key Performance Indicator), RSCP dan Ec/No. Dari hasil pengukuran tersebut terlihat kualitas jaringan UMTS dan ditemukan masalah block call dan drop call, kemudian dilakukan perbaikan kualitas pada jaringan UMTS. Standar KPI yaitu RSCP > 80% dan Ec/No > 70%. Setelah dilakukan penanganan terhadap block call dan drop call pada jaringan UMTS diperoleh nilai RSCP sebesar 98% dan Ec/No 74%. Selain itu parameter CCSR juga meningkatmenjadi 100% dan RRC establishment fail rate sebesar 0%. Selain parameter-parameter tersebut, juga ditemukan faktor ketidaktepatan planning yang menyebabkan serving terlalu jauh atau overshoot, dan mengganggu serving dari site tetangganya. Berdasarkan data perbandingan antara standar KPI dengan hasil optimasi untuk penanganan blockcall dan dropcall mencapai nilai performansi yang optimal.
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SARANA INFORMASI SMAN 3 MADIUN BERBASIS FRAMEWORK CODEIGNITER Wicaksono, Aditya Alif; Riza, Tengku Ahmad; Putri, Hasanah
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan (e-Journal) Vol 3 No 1: JETT Juli (2016)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.707 KB) | DOI: 10.25124/jett.v3i1.132

Abstract

SMAN 3 Madiun merupakan sebuah SMA unggulan di kota Madiun, hal ini tentunya mengakibatkan banyak siswa-siswi yang berkeinginan untuk bersekolah disana untuk setiap tahunnya, namun sangat disayangkan masih banyak terdapat sistem yang dilakukan secara manual disana. Berdasarkan survei yang telah dilakukan kegiatan seperti penilaian siswa dan pendistribusian materi pelajaran masih dilakukan secara manual. Sistem penilaian siswa dan pendistribusian materi pelajaran yang dilakukan secara manual seharusnya bisa dikomputasikan agar mendapatkan hasil yang lebih efisien. Untuk mengatasi masalah tersebut, dalam proyek akhir ini dibuatlah aplikasi berbasis website untuk mengatur sistem penilaian siswa dan pendistribusian materi pelajaran sesuai kurikulum yang berlaku. Yang mana aplikasi ini memiliki beberapa fitur diantaranya, menangani penginputan nilai siswa, monitoring nilai, upload materi, lihat nilai untuk siswa, dan download materi pelajaran.Dari hasil pengujian subjektif, diperoleh score 4.14. Maka performasi aplikasi website untuk penilaian siswa dan pendistribusian materi dinyatakan baik. Dengan demikian dapat dikatan bahwa dengan adanya website tersebut, sistem penilaian siswa dan pendistribusian materi pelajaran menjadi lebih mudah dan efisien.
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI TUNER GITAR OTOMATIS DENGAN PENGGERAK MOTOR SERVO BERBASIS ARDUINO Nasution, Randi Yusuf; Putri, Hasanah; Hariyani, Yuli Sun
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan (e-Journal) Vol 2 No 1: JETT Juli (2015)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.691 KB) | DOI: 10.25124/jett.v2i1.96

Abstract

Gitar merupakan salah satu alat musik yang paling digemari, dan dapat dimainkan oleh semua orang. Saat ini masih banyak ditemukan pengguna gitar yang tidak bisa melakukan tuning senar gitar dan jika dilakukan manual juga membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan hasil tuning yang akurat. Hal ini dapat diatasi dengan perkembangan teknologi Pengguna gitar sekarang ini dapat melakukan tuning senar lebih mudah dan lebih cepat dengan tingkat toleransi kesalahan frekuensi tuning ± 1 Hz dengan menggunakan tuner gitar otomatis.Perancangan alat tuner gitar otomatis ini menggunakan 5 komponen pembentuk alat yaitu selector switch untuk memilih frekuensi yang akan diatur, Op amp untuk menguatkan amplitudo gelombang suara agar diterima arduino dengan baik, Arduino untuk menginisialisasi frekuensi dan memberi sinyal ke motor servo, Motor servo untuk melakukan tuning senar gitar, dan LED sebagai indikator tuning.Hasil dari penelitian ini adalah keakuratan tuning untuk setiap senar didapatkan rata-rata tuning paling baik yaitu senar 5 dengan rata-rata kesalahan tuning 0,07 Hz dan rata-rata tuning paling buruk yaitu senar 1 dengan rata-rata kesalahan tuning sebesar 0,8 Hz. Alat yang dapat membantu pengguna gitar melakukan tuning senar gitar secara otomatis dengan tingkat kesalahan maksimum ± 1 Hz dari standar frekuensi setiap nada senar gitar yang telah ditetapkan.
PERBANDINGAN UNJUK KERJA TRANSMISI JARINGAN FTTB MENGGUNAKAN GEPON DAN GPON Damayanti, Tri Nopiani; Putri, Hasanah
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan (e-Journal) Vol 3 No 2: JETT Desember (2016)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.754 KB) | DOI: 10.25124/jett.v3i2.304

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa perbandingan unjuk kerja transmisi teknologi GEPON dan GPON pada jaringan Fiber to the Building (FTTB). Pembahasan perbandingan menggunakan  kedua teknologi PON tersebut untuk melihat performansi yang terbaik untuk di aplikasikan pada gedung bertingkat X  menggunakan passive splitter dua tingkat dengan rasio perbandingan passive splitter maksimum 1:16. Unjuk kerja transmisi disimulasikan berdasarkan parameter link power budget, rise time budget serta nilai Bit Error Rate (BER) untuk kelayakan sistem jaringan. Perhitungan Unjuk  jaringan dibagi menjadi bagian yaitu arah downstream dan arah upstream. Hasil perhitungan didapatkan pada arah downstream jarak terjauh, link GEPON menghasilkan nilai redaman sebesar 22.81 dB,  BER sebesar 7x 10-29 dan nilai rise time sebesar 0,2506 ns. Pada link GPON memiliki redaman sebesar 25.94 dB, BER sebesar 3.62955 x 10-12 dan nilai rise time sebesar 0.25 ns. Pada arah upstream jarak terjauh, link GEPON menghasilkan nilai redaman sebesar 4.65 dB, dengan nilai BER ≈ 0 ,dan nilai rise time sebesar,2061 ns. Pada GPON memiliki redaman sebesar 4.65 dB, BER ≈ 0 dan nilai rise time sebesar 0,260 ns. Berdasarkan hasil unjuk kinerja kedua teknologi tersebut dapat disimpulkan bahwa unjuk kinerja teknologi GPON lebih baik dibandingkan teknologi GEPON untuk aplikasikan di jaringan optik gedung bertingkat.
Analisis Dampak Inter-Band Carrier Aggregation pada Perencanaan Jaringan LTE-Advanced MUBAROK, ARIF; PUTRI, HASANAH
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 7, No 2 (2019): ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v7i2.363

Abstract

ABSTRAKPenerapan teknologi Long Term Evolution (LTE) di Indonesia belum optimal dalam pengalokasian spektrum dikarenakan keterbatasan spektrum, untuk mengatasi masalah tersebut 3GPP mengeluarkan teknologi terbaru yaitu LTEAdvanced yang mendukung fitur carrier aggregation (CA) yang memberikan throughput yang lebih tinggi dengan penggunaan spektrum yang lebih efisien. Pada penelitian ini dilakukan perencanaan jaringan LTE-Advanced menggunakan metode inter-band CA dengan menggabungkan dua band frequency yang berbeda yaitu bandwith 5 MHz di band 5 (850 MHz) dan bandwidth 10 MHz di band 3 (1800 MHz). Untuk mendapatkan performansi yang maksimal perencanaan jaringan LTE dan LTE-A dikombinasikan dengan penggunaan skema Physical Cell Identity (PCI) dan Soft Frequency Reuse (SFR). Penggunaan PCI meningkatkan SINR sebesar 1 dB dan throughput meningkat sebesar 200 Kbps, sedangkan penggunaan skema SFR meningkatkan SINR sebesar 9 dB dan throughput meningkat sebesar 13 Mbps.Kata kunci: LTE-Advanced, PCI, SFR, Carrier Aggregation. ABSTRACTThe implementation of Long Term Evolution (LTE) technology in Indonesia has not been optimal due to spectrum limitations. To overcome the problem, 3GPP issued the latest technology, i.e. LTE-Advanced, to support the carrier aggregation (CA) feature that provides higher throughput with more efficient spectrum usage. In this study, LTE-Advanced network planning was performed using the inter-band CA method by combining two different band frequencies, namely 5 MHz bandwidth on Band 5 (850 MHz) and 10 MHz bandwidth on Band 3 (1800 MHz). In addition, to generate maximum performance, the LTE and LTEA networks planning was combined with the use of Physical Cell Identity (PCI) and Soft Frequency Reuse (SFR) schemes. The use of the PCI managed to increase SINR by 1 dB and throughput by 200 Kbps, while the use of SFR scheme managed to increase SINR by 9 dB and throughput by 13 Mbps.Keywords: LTE-Advanced, PCI, SFR, Carrier Aggregation.
Evaluasi Performansi Jaringan UMTS di Kota Semarang menggunakan Metode Drive Test PUTRI, HASANAH
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 5, No 2 (2017): ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v5i2.221

Abstract

ABSTRAKSaat ini penggunaan telepon seluler tidak hanya untuk komunikasi suara, melainkan juga untuk komunikasi data. Kota Semarang merupakan salah satu kota besar dengan jumlah pengguna telepon seluler yang banyak. Kondisi ini membutuhkan dukungan kualitas jaringan yang optimal dan kecepatan akses yang tinggi.  Pada penelitian ini dilakukan pengujian kualitas sinyal jaringan UMTS di kota tersebut. Pengukuran dilakukan dengan metode drive test menggunakan software TEMS dan Map info dalam pengolahan datanya. Ada beberapa parameter pengamatan dalam kegiatan pengukuran kualitas jaringan UMTS ini diantaranya RSCP (Receive Signal Code Power), Ec/No, Throughput dan KPI (Key Performance indicator). Setelah dilakukan pengukuran dan analisis perlu dilakukan proses simulasi optimasi yang dilakukan menggunakan software Atoll 3.2.1. Dari hasil pengukuran diperoleh nilai parameter RSCP, Ec/No, dan Throughput berturut-turut sebesar 68,45%, 91%, dan 52.2%. Setelah dilakukan simulasi optimasi terjadi peningkatan nilai parameter RSCP dan Ec/Noberturut-turut sebesar 97.28% dan 99.74%.Kata kunci: UMTS, Drive Test, Map Info, Atoll, KPI.ABSTRACTToday the use of mobile phone is not only for voice communication but also for data communications (mobile Internet). There are a lot of mobile phone users in Semarang, so that it requires the support of a good network quality and high-speed access. In this research, it will test and measure the signal quality UMTS network. The measurement is done with drive test method by using TEMS and Map Info software. There are several parameters of observation in quality measurement of UMTS network. They are RSCP (Received Signal Code Power), Ec/No , Throughput and KPI (Key Performance Indicator). After measurement and analysis it is needed to simulate the optimization recommendations process by using Atoll 3.2.1. to the observation?s parameters. From the measurement results obtained parameter values RSCP, Ec/No , and Throughput, respectively: 68.45, 91% and 52.2%. After the optimization simulation the value are increase significantly to the parameter value of RSCP and Ec/No respectively  97.28% and 99.74%.Keywords: UMTS, Drive Test, Map Info, Atoll, KPI.
METODE CELL SPLITTING PADA PERENCANAAN MICROCELL UNTUK MENINGKATKAN PERFORMANSI JARINGAN LTE ANUGERAH, FIQHI; PUTRI, HASANAH
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 8, No 2 (2020): ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektro
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v8i2.262

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan hasil survei dan drive test menggunakan standar operator 3 di wilayah Jalan Kebon Kopi, Kota Cimahi, bahwa nilai parameter LTE yang diperoleh masuk kategori buruk. Hal ini ditunjukkan oleh nilai parameter RSRP <-90 dBm, SINR <5 dB, dan throughput <1 Mbps. Selain itu dari identifikasi Operating Support System (OSS) operator 3 menunjukkan bahwa konsumsi trafik telekomunikasi di wilayah tersebut tinggi. Oleh sebab itu dilakukan perencanaan microcell pada band 3 FDD LTE 1800 MHz menggunakan metode cell splitting. Metode cell splitting ini berperan dalam menghasilkan sel-sel baru dan menyediakan lebih banyak kanal guna memperbaiki performansi serta meningkatkan kapasitas jaringan LTE. Hasil simulasi perencanaan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata RSRP sebesar 8,28 dBm, SINR sebesar 3,6 dB, dan throughput sebesar 1.475 Mbps.Kata kunci: kota Cimahi, microcell, cell splitting, LTE, performansi ABSTRACTBased on survey results and drive tests using the operator 3 standard in the Kebon Kopi Street area, Cimahi City, the LTE parameter values obtained are in the bad category. This is indicated by RSRP parameter values <-90 dBm, SINR <5 dB, and throughput <1 Mbps. Besides that, from the identification of the Operating Support System (OSS) the operator 3 shows that consumption of telecommunications traffic in the region is high. Therefore, microcell planning on the 3 band FDD LTE 1800 MHz was carried out using the cell splitting method. This cell splitting method plays a role in generating new cells and providing more channels to improve performance and increase LTE network capacity. Planning simulation results show an increase in the average RSRP value of 8.28 dBm, SINR of 3.6 dB, and throughput of 1.475 Mbps.Keywords: Cimahi city, microcell, cell splitting, LTE, performance
Increasing LTE-Advanced Network Capacity Using The Inter-band Carrier Aggregation (Downlink Side) Method Kusuma, Fadli; Putri, Hasanah
JURNAL INFOTEL Vol 12 No 2 (2020): May 2020
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v12i2.474

Abstract

According to the identification of the Operating Support System (OSS) by the Smartfren cellular operator in the Central Bandung area, six sites are found to have high traffic capacity with the physical resource block (PRb) percentage of 82.6 %. The use of PRb > 80 % is included in the warning indicator 2 based on the operator’s standards. It is also strengthened by the condition of the existing sites with the average Reference Signal Receive Power (RSRP) of -103.3 dBm, Signal to Interference Noise Ratio (SINR) of 6.28 dB, and throughput of 27.78 Mbps, thus resulting in non-optimal network performance in the area. Therefore, in this study, the inter-band Carrier Aggregation (CA) was applied by combining the 40 Time Division Duplex (TDD) band (2300 MHz) and band 5 Frequency Division Duplex (FDD) (850 MHz). One of the advantages of applying this method is that it can increase the user network capacity by maximizing the resources owned by the operator. The predetermined scenario taking into account the initial network condition indicated a decrease in the PRb percentage by 44.50 % and an increase in the average RSRP value by 12.8 dBm, SINR by 5.14 dB, and throughput by 34.59 Mbps.
Interactive Learning Media for Cellular Communication Systems using the Multimedia Development Life Cycle Model Putri, Hasanah; Shadiq, Iqbal; Putri, Gigin Gantini
JOIN (Jurnal Online Informatika) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Department of Informatics, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/join.v6i1.544

Abstract

Based on the observations conducted to the students of Diploma of Telecommunications Engineering Telkom University. It revealed that the students have difficulty learning and understanding the chapters of call processing and network optimization in the course of cellular communication systems. It has resulted from the current learning media, which are only in the form of textbooks and Powerpoint slides considered less attractive. Hence, the learning process becomes ineffective and has an impact on low learning outcomes. In this study, an interactive learning media was designed with the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) method, Adobe Flash professional CS6 software, using the action script 2.0 programming language. Learning media were designed according to users’ needs and learning outcomes of cellular communication system courses. Based on the testing results, the functionality showed 100% of features function as design specifications. Meanwhile, the user satisfaction testing results obtained an average MOS of 4.73, which means that the learning media is classified great. Furthermore, based on the quantitative testing, the average value of Quiz after using this interactive learning media was 81, which means that the learning media can increase students’ interest so that it affects the increase in learning outcomes by 66% from previous years.
PERENCANAAN INDOOR BUILDING SOLUTION DI WAHANA TRANS STUDIO BANDUNG Putri, Hasanah
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan (e-Journal) Vol 7 No 2 (2020): JETT Desember 2020
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jett.v7i2.3546

Abstract

The Trans Studio Bandung area is a place to vacation with families that are crowded with visitors. However, there are reports that poor access to cellular services for the operator's LTE network 3. Based on the data from the walktest results around the Trans Studio Building area, bad results are obtained, namely the RSRP value of ? -110 dBm and SINR of ? 6 dB. Based on the survey results, this is due to the thick building material so that the signal does not penetrate well into the room. Based on the identification of OSS data, it shows an imbalance between user traffic and cell capacity that affects network quality and throughput. In this study, the optimization of signal quality using the Indoor Building Solution (IBS) method at a frequency of 1800 MHz, 10 MHz bandwidth, and applying lampsite technology to improve service and capacity in the area. This planning simulation was carried out using IBwave 6.6.4 and the ITU-RP1238 propagation model which is Huawei's standard. Observation parameters in this study are RSRP, SINR, and data rates. The results of the planning show an increase in the average RSRP value of -68.83 dBm, and SINR 22.78 dB. Meanwhile, for data rates, it reached a value of 96.8% for values> = 15 Mbps and the lowest value was 34.82 Mbps. This shows that this plan can provide excellent service to users.