Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PEMANFAATAN BUKU KESEHATAN IBU DAN ANAK BERDASARKAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL Rahayu, Tri Budi
Media Ilmu Kesehatan Vol 6 No 1: MIK April 2017
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat FKes Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/mik.v6i1.197

Abstract

Background : High maternal mortality rate is a problem and a concern for all countries due to the impact effect on the economy, politics and policy development. As one of the efforts to reduce maternal mortality and infant mortality rate in Indonesia, KIA book as means of integration of maternal and child health services. Lack of knowledge of pregnant women about the KIA books utilization can increase the risk of maternal and infant mortality. Objective : This study aimed to determine the level of knowledge about the utilization of KIA book in pregnant women. Methods : This research was descriptive quantitative with cross sectional data collection. Univariat analysis was used for the data analysis. The sampling technique was total sampling with the number of 48 pregnant women. Results : The result of univariate analysis showed that 65% pregnant women had enough knowledge about the utilization of KIA book. Conclusion : The level of knowledge about the utilization of KIA book is categorized into enough category. Keywords : knowledge, KIA book
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI REMAJA PUTRI Rahayu, Tri Budi
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 6, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.372 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v6i1.158

Abstract

Kelompok umur remaja menunjukkan fase pertumbuhan yang pesat, yang disebut “adolescence growth spurt”, sehingga memerlukan zat – zat gizi yang relative besar jumlahnya. Remaja putri sebagai calon ibu di masa depan memiliki kerentanan dalam masalah gizi karena remaja putri mengalami menstruasi awal dalam fase hidupnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pola makan, aktivitas fisik, body image, dan depresi dengan status gizi remaja putri. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi sederhana dengan metode survey secara cross-sectional. Data penelitian diolah menggunakan program komputer dan diuji menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa F hitung 2,711, sedangkan F tabel sebesar 2,434, sehingga didapatkan nilai F hitung > F tabel maka Ho ditolak, artinya ada pengaruh secara signifikan antara pola makan, aktivitas fisik, body image, dan depresi secara bersama-sama terhadap status gizi remaja putri. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh angka R2 (R Square) sebesar 0,069 atau (6,9%). Hal ini menunjukkan bahwa persentase sumbangan pengaruh pola makan, aktivitas fisik, body image, dan depresi terhadap status gizi remaja putri sebesar 6,9%, sedangkan sebesar 93,1% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG PERAWATAN PAYUDARA DENGAN PERILAKU DALAM PERAWATAN PAYUDARA PADA IBU NIFAS Rahayu, Tri Budi; Ernawati, Evy
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 9 No 1 (2020): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/mik.v9i1.338

Abstract

Background:The production of breast milk which is less and slowly exits can cause the mother not to give enough milk to her baby. In addition to the hormone prolactin, the lactation process also depends on the hormone oxytocin, which is released from posterior pituitary as a reaction to nipple sucking. Oxytocin affects the myoepithelial cells that surround the alveoli so that the alveoli contracts and secretes milk that has been secreted by the mammary gland, this oxytocin reflex is affected by the mother's soul. If there is anxiety, stress and hesitation that occurs, then the expenditure of breast milk can be hampered. Various ways can be done to stimulate the oxytocin reflex. The endorphin massase method is used as an alternative way to provide comfort for labor pain and can increase the release of oxytocin substances.Objective:This study aims to determine the effect of endorphin massage on breastfeeding in postpartum mothers.Methods:This study was quasi experimental with a sample of postpartum mothers. The independent variable is endorphin massage, and the dependent variable is breastfeeding with a post test only design with control group design. The statistical test used was the Wilcoxon test.Results:Based on the results of research conducted on 20 respondents, the results obtained from the non parametric statistical test 2 indepedence samples (Wilcoxon test) stated that the results of the Wilcoxon statistical test showed results p = 0.026 <0.05, meaning Ho was rejected and Hı was accepted so that there was influence oxytocin massage against the time of milk removal.Conclusion:There is an effect of oxytocin massage on the time of breastfeeding in postpartum mothers.
EFEK SAMPING AKSEPTOR KB SUNTIK DEPO MEDROKSI PROGESTERONE ACETAT (DMPA) SETELAH 2 TAHUN PEMAKAIAN Rahayu, Tri Budi; Wijanarko, Nova
JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU Vol 8 No 1 (2017): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.927 KB)

Abstract

Kontrasepsi suntik merupakan salah satu metode kontrasepsi yang banyak digunakan di Indonesia. Penggunaan kontrasepsi hormonal sebagai salah satu alat kontrasepsi meningkat tajam. Berbagai macam metode kontrasepsi mempunyai berbagai macam efek samping. Efek samping yang ditemukan pada kontrasepsi suntik adalah perubahan berat badan, gangguan haid, depresi, keputihan, jerawat dan sebagainya. Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis deskriptif korelasional, dengan menggunakan pendekatan cross-sectional untuk mengetahui gambaran efek samping akseptor KB suntik Depo Medroksi Progesterone Acetat (DMPA) setelah 2 tahun pemakaian. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 74 responden. Sebagian besar responden mengalami gangguan menstruasi berupa amenorea yaitu sebanyak 39 responden (52,7%), dan mengalami peningkatan berat badan yaitu sebanyak 43 responden (58,1%).
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 1 BAMBANGLIPURO Rahayu, Tri Budi; Fitriana, Fitriana
JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU Vol 9 No 1 (2018): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.5 KB)

Abstract

Kelompok umur remaja menunjukkan fase pertumbuhan yang pesat, yang disebut “adolescence growth spurt”, sehingga memerlukan zat – zat gizi yang relative besar jumlahnya. Secara khusus, remaja putri sebagai calon ibu di masa depan memiliki kerentanan dalam masalah gizi karena remaja putri mengalami menstruasi awal dalam fase hidupnya. Dampak yang terjadi, permasalahan gizi yang berpotensi muncul antara lain anak stunting (perawakan pendek), defisiensi mikronutrien, khususnya anemia defisiensi zat besi, serta masalah malnutrisi. Berbagai faktor yang mempengaruhi status gizi pada remaja diantaranya pola makan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi sederhana dengan metode survey secara cross-sectional. Variabel independent yaitu pola makan, variabel dependent yaitu status gizi. Data penelitian diolah menggunakan program komputer dan dianalisi secara univariat, bivariat (menggunakan uji Chi Square). Berdasarkan hasil penelitian, persentase responden yang memiliki pola makan baik lebih banyak (70,9%) dari pada responden yang memiliki pola makan buruk (29,1%). Sebagian besar responden memiliki berat badan ideal yaitu sejumlah 86 orang (57%) dan paling sedikit orang tua responden yang gemuk yaitu 6 orang (4%). Dari tabel Chi Square antara pola makan dengan status gizi remaja putri, dapat diketahui bahwa Asymp. Sig. (2-sided) = 0.000 (< 0,05), sehingga terdapat hubungan pola makan dengan status gizi remaja putri.