Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISIS PENGEMBANGAN PRODUK TAHU TEMPE (Studi kasus Industri Muawanah di desa Lambusa Kec. Konda Kab Konawe Selatan) Mariati, Sri; Karno, Edy; B.D, Abdullah Igo
Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.883 KB) | DOI: 10.36709/jopspe.v5i1.13336

Abstract

Penelitian ini akan dilakukan di industri Muawanah Di desa Lambusa Kec.Konda Kab.Konawe Selatan Objek penelitian ini adalah analisis pengembangan produk tahu tempe (Studi kasus Industri Muawanah di desa Lambusa Kec.Konda Kab Konawe Selatan). Biaya variabel merupakan biaya yang harus di keluarkan setiap hari untuk pembelian bahan baku usaha dari tabel di atas menggambarkan biaya variabel yang dikeluarkan setiap harinya untuk produksi yaitu 118.000. dalam satu kali produksi ada bahan-bahan tertentu seperti garam , minyak dan bawang maksimal penggunaanya 2-3 kali pakai.       Dalam satu kali pembuatan tempe kedelai yang di gunakan sebesar 250 kg kisaran harga per satu kilogram 7.600.000 jadi biaya yang di keluarkan untuk 250 kg tempe yaitu sebesar 1.900.000 rupiah ini untuk bahan baku saja dalam satu hari untuk 250 kg kedelai menghasilkan 5.600 bungkus tempe dengan harga jual produsen 800 rupiah perbungkus tempe jadi pendapatan kotor dalam satu hari 4.480.000 rupiah di kurangi dengan biaya bahan bakar sebesar 150.000 trasportasi 100 ribu upah karyawan 500 ribu biaya tak terduga 150 sehingga di total laba bersih yangdi dapatkan saat tempe habis terjual yaitu 2.000.000 ini belum perhitungan dengan biaya yang di keluarkan biaya bahan baku dan jika tempe habis terjual secara keseluruhan. Melihat dari etimasi harga yang ditasirkan oleh penulis merupakan laba yang cukup bagi usaha UKM akan tetapi dalam usaha pasti  ada kecenderungan untuk gagal semisal dalam satu hari tidak ada yang bisa menjamin produk kita tawarkan dapat terjual dengan habis tapi kembali lagi pada kita individu bagaimana kita sabar dan melahirkan jiwa wirausaha yang kompetiti dan selalu berinovasi.
Kebijakan Pendidikan di Sulawesi Tenggara (Memadu Mutu, Afirmasi, dan Partisipasi) Karno, Edy
Shautut Tarbiyah Vol 38, No 24 (2018): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.818 KB)

Abstract

Abstrak            Politik dan pendidikan dapat menyatu dalam sebuah ruang kebijakan pendidikan. Orientasi ideal politik untuk kemaslahatan manusia dapat terjawab melalui perlakuan baik pada pendidikan. Hal ini dibuktikan oleh provinsi Sulawesi Tenggara melalui kebijakan afirmasi dalam bentuk pemberian beasiswa bagi masyarakat berprestasi. Kebijakan ini diwujudkan dalam program Cerdas Sultraku sejak 2011 dibawah komando Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam. Kebijakan ini telah menjembatani ribuan pemuda potensial Sulawesi Tenggara untuk mendapatkan pendidikan, pada jenjang menengah maupun pendidikan tinggi. Tulisan ini hanya meropong implementasi kebijakan ini pada jenjang pendidikan tinggi, yang mencakup empat aspek yakni: kebijakan afirmatif pendidikan di Sulawesi Tenggara; peraturan kendali mutu bagi penerima beasiswa masyarakat berprestasi; kompetensi target bagi penerima beasiswa masyarakat berprestasi; dan keterpakaian lulusan program beasiswa masyarakat berprestasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, peneliti melakukan pembacaan dokumen dan melakukan wawancara dengan berbagai sumber relevan, untuk mendalami kebijakan pemberian beasiswa masyarakat berprestasi di Sulawesi Tenggara. Melalui proses reduksi, display, dan verifikasi, penelitian menghasilkan temuan-temuan antara lain: pertama, kebijakan afirmatif pendidikan di Sulawesi Tenggara didasarkan pada sebuah peraturan gubernur Sulawesi Tenggara; kedua, peraturan kendali prestasi ditetapkan dalam sebuah keputusan rektor; ketiga, kompetensi target meliputi aspek akademik, penguasaan bahasa asing, akhlak mulia, dan penguasaan IT; keempat, keterpakaian lulusan penerima beasiswa masyarakat berprestasi masih rendah, terutama pada instansi-instransi pemerintah, baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Kata Kunci: Kebijakan Pendidikan, Mutu, AfirmasiAbstract            Politics and education can unite in an educational policy space. The ideal political orientation for human benefit can be answered through good treatment of education. This is evidenced by the province of Southeast Sulawesi through affirmation policy in the form of scholarships for outstanding community. This policy is realized in the "Cerdas Sultraku" program since 2011 under the command of Southeast Sulawesi Governor, Nur Alam. This policy has bridged thousands of potential youths of Southeast Sulawesi to get education, at both middle and higher education levels. This paper only discusses the implementation of this policy at higher education level, which includes four aspects namely: affirmative education policy in Southeast Sulawesi; quality control regulations for awardees of excellent community scholarships; target competencies for awardees of excellent community scholarships; and the application of graduates of excellent scholarship program. Using a qualitative approach and descriptive method, the researcher conducted document readings and conducted interviews with various relevant sources, to explore the scholarship policy of outstanding community in Southeast Sulawesi. Through the process of reduction, display, and verification, the research produced findings such as: first, the affirmative education policy in Southeast Sulawesi was based on a governance regulation of Southeast Sulawesi; second, the rules of achievement control are defined in a rectors decision; third, target competencies include academic aspects, foreign language proficiency, noble character, and mastery of IT; fourth, the graduation of graduate recipients of underachievers is still low, especially in government agencies, both provincial and district / city levels. Keywords: Education Policy, Quality, Affirmation
Kebijakan Pendidikan di Sulawesi Tenggara (Memadu Mutu, Afirmasi, dan Partisipasi) Karno, Edy
Shautut Tarbiyah Vol 38, No 24 (2018): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.818 KB)

Abstract

Abstrak            Politik dan pendidikan dapat menyatu dalam sebuah ruang kebijakan pendidikan. Orientasi ideal politik untuk kemaslahatan manusia dapat terjawab melalui perlakuan baik pada pendidikan. Hal ini dibuktikan oleh provinsi Sulawesi Tenggara melalui kebijakan afirmasi dalam bentuk pemberian beasiswa bagi masyarakat berprestasi. Kebijakan ini diwujudkan dalam program Cerdas Sultraku sejak 2011 dibawah komando Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam. Kebijakan ini telah menjembatani ribuan pemuda potensial Sulawesi Tenggara untuk mendapatkan pendidikan, pada jenjang menengah maupun pendidikan tinggi. Tulisan ini hanya meropong implementasi kebijakan ini pada jenjang pendidikan tinggi, yang mencakup empat aspek yakni: kebijakan afirmatif pendidikan di Sulawesi Tenggara; peraturan kendali mutu bagi penerima beasiswa masyarakat berprestasi; kompetensi target bagi penerima beasiswa masyarakat berprestasi; dan keterpakaian lulusan program beasiswa masyarakat berprestasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, peneliti melakukan pembacaan dokumen dan melakukan wawancara dengan berbagai sumber relevan, untuk mendalami kebijakan pemberian beasiswa masyarakat berprestasi di Sulawesi Tenggara. Melalui proses reduksi, display, dan verifikasi, penelitian menghasilkan temuan-temuan antara lain: pertama, kebijakan afirmatif pendidikan di Sulawesi Tenggara didasarkan pada sebuah peraturan gubernur Sulawesi Tenggara; kedua, peraturan kendali prestasi ditetapkan dalam sebuah keputusan rektor; ketiga, kompetensi target meliputi aspek akademik, penguasaan bahasa asing, akhlak mulia, dan penguasaan IT; keempat, keterpakaian lulusan penerima beasiswa masyarakat berprestasi masih rendah, terutama pada instansi-instransi pemerintah, baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Kata Kunci: Kebijakan Pendidikan, Mutu, AfirmasiAbstract            Politics and education can unite in an educational policy space. The ideal political orientation for human benefit can be answered through good treatment of education. This is evidenced by the province of Southeast Sulawesi through affirmation policy in the form of scholarships for outstanding community. This policy is realized in the "Cerdas Sultraku" program since 2011 under the command of Southeast Sulawesi Governor, Nur Alam. This policy has bridged thousands of potential youths of Southeast Sulawesi to get education, at both middle and higher education levels. This paper only discusses the implementation of this policy at higher education level, which includes four aspects namely: affirmative education policy in Southeast Sulawesi; quality control regulations for awardees of excellent community scholarships; target competencies for awardees of excellent community scholarships; and the application of graduates of excellent scholarship program. Using a qualitative approach and descriptive method, the researcher conducted document readings and conducted interviews with various relevant sources, to explore the scholarship policy of outstanding community in Southeast Sulawesi. Through the process of reduction, display, and verification, the research produced findings such as: first, the affirmative education policy in Southeast Sulawesi was based on a governance regulation of Southeast Sulawesi; second, the rules of achievement control are defined in a rectors decision; third, target competencies include academic aspects, foreign language proficiency, noble character, and mastery of IT; fourth, the graduation of graduate recipients of underachievers is still low, especially in government agencies, both provincial and district / city levels. Keywords: Education Policy, Quality, Affirmation
HUBUNGAN KOMPETENSI GURU DAN IKLIM KERJA DENGAN KINERJA GURU SD NEGERI Sarwan, Sarwan; Taena, La; Karno, Edy
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 3, No 2 (2019): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.719 KB) | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v3i2.9682

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to study and analyze 1) The Relationship of Competencies with the Performance of Public Elementary Teachers in Unaaha District, Konawe Regency. 2) Relationship of Work Climate with Performance of Public Elementary Teachers in Unaaha District, Konawe Regency and 3) Relationship between Work Competency and Work Climate with the performance of teachers of Public Elementary Teachers in Unaaha District, Konawe Regency. The method used in this study is a survey method using the correlational method. The results of the study found that: 1) There was a positive and significant relationship between teacher competency and the performance of teachers of Public Elementary Schools in Unaaha District, Konawe District, as enhanced by a regression coefficient of 0.780 and a coefficient of determination of 0.608; 2) There is a positive and significant relationship between work climate and teacher performance in public elementary schools in Unaaha Subdistrict, Konawe Regency, as enhanced by a regression coefficient of 0.762 and a coefficient of determination of 0.581; 3) There is a positive and significant relationship between teacher competency and the performance of SD Negeri teachers in Unaaha Subdistrict, Konawe District, as shown by the regression coefficient of 0.843 while the coefficient of determination is 0.711.Keywords: Teacher Competency; Work Climate; Teacher Performance
PERAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA LARONAHA KECAMATAN OHEO KABUPATEN KONAWE UTARA Tendri, Tendri; Karno, Edy; Rizal, Rizal
Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi Vol 4, No 4 (2019): Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.271 KB) | DOI: 10.36709/jopspe.v4i4.13787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepala desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Laronaha Kecamatan Oheo Kabupaten Konawe. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi; wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini yaitu Sekretaris Desa Laronaha (Informan Kunci) dan masyarakat yang berlatar belakang sebagai petani, wiraswasta, PNS/Guru dan buruh. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran kepala desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat telah berjalan dengan cukup baik. Pada bidang kesehatan masyarakat terlihat melalui koordinasi desa dengan institusi kesehatan terkait pemberian bantuan Kartu BPJS kesehatan melalui pendataan sebanyak 187 jiwa bagi masyarakat yang kurang/tidak mampu, pembangunan sarana dan prasarana kesehatan seperti 3 unit WC bagi warga yang belum memiliki WC serta menjaga kebersihan lingkungan dan pemukiman warga melalui kerja bakti oleh aparat desa yang dibantu dengan masyarakat desa. Pada bidang ketenagakerjaan terlihat dari koordinasi desa dengan instansi terkait bidang pertanian dengan pemberian bantuan bibit padi sebanyak 10 karung bibit untuk 10 kelompok tani, pemberian bantuan bibit ikan mas dan gurami kepada masyarakat sebanyak 4.000 ekor per 4 kepala keluarga yang memiliki empang bantuan bumdes bagi masyarakat yang mau berwirausaha dengan jumlah anggaran Tahun 2019 sebanyak 100.000.000,- (seratus juta rupiah) serta pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebanyak 22 kepala keluarga kurang/tidak mampu. Pada bidang perumahan dan lingkungan sosial ekonomi ditandai dengan pembangunan perumahan bagi masyarakat yang kurang/tidak mampu sebanyak 3 rumah pertahapan, dan sarana prasarana umum seperti drainase sepanjang 200 meter, jalan usaha tani sepanjang 700 meter, sumur bor 2 buah serta pemberian motivasi kepada masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan sekitar perumahan dan pemukiman
Perbedaan Hasil Belajar Ekonomi Siswa Yang Di Ajar Dengan Model Pembelajaran Problem Basic Learning (PBL) Dengan Inquiri (Eksperimen di Kelas XI.IPS SMA Negeri 9 Kendari) Maryam, Siti; Ahiri, Jafar; Karno, Edy
Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.32 KB) | DOI: 10.36709/jopspe.v5i2.13309

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui Perbedaan Hasil Belajar Ekonomi Siswa yang  di Ajar   dengan   Model   Pembelajaran Problem Basic Learning dengan Inquiri Eksperimen di Kelas XI.IPS SMA Negeri 9 Kendari. Penelitian  ini  dilaksanakan  di  SMA  Negeri  9  Kendari  pada  tanggal  2 Januari 2020  sampai dengan tanggal 25 Februari 2020. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajar ekonomi siaswa dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 30 butir soal dengan memberikan tes kepada kedua kelas setelah diberi perlakuan yang berbeda.Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji independent Sample t – test. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen, dengan menggunakan desain Posstest-Only Control Design. Hasil penelitian menyimpukan  model  pembelajaran  tipe  Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar Ekonomi Siswa di SMA Negeri 9 Kendari. Dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa 76,94 sedangkan niai rata-rata hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran Inkuiri sebesar 75,18. Hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata hasil belajar yang diajar dengan menggunakan  model  pembelajaran  probem  based  learning  dengan  rata-rata  hasil  belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran inquiry, seperti ditunjukan oleh niai (3,189>1,671) pada α = 0,05.
HUBUNGAN ANTARA GAYA BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 KENDARI Anggraini, Erna; Ramly, Ramly; Karno, Edy
Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.6 KB) | DOI: 10.36709/jopspe.v4i2.13668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan ada tidaknya hubungan antara: (1) gaya belajar dengan hasil belajar ekonomi siswa Kelas XI  di SMA Negeri 2 Kendari, (2) motivasi belajar dengan hasil belajar ekonomi siswa Kelas XI di SMA Negeri 2 Kendari dan (3) gaya belajar dan motivasi belajar secara bersama-sama dengan hasil belajar ekonomi siswa Kelas XI di SMA Negeri 2 Kendari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 121 orang siswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 54 orang yang diambil secara acak sederhana. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen yang dikembangkan sendiri oleh peneliti dengan terlebih dahulu diuji coba secara empirik untuk melihat validitas dan reliabilitasnya. Penelitian ini menemukan bahwa: (1) terdapat hubungan positif dan signifikan antara gaya belajar dengan hasil belajar ekonomi siswa Kelas XI di SMA Negeri 2 Kendari, seperti ditunjukkan oleh koefisien korelasi (ry1) 0,939 dan koefisien determinasi 0,882; (2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar ekonomi siswa Kelas XI di SMA Negeri 2 Kendari seperti ditunjukkan oleh koefisien korelasi (ry2) 0,876 dan koefisien determinasi 0,767; dan (3) terdapat  hubungan yang positif dan signifikan antara gaya belajar dan motivasi belajar siswa secara bersama-sama dengan hasil belajar ekonomi siswa Kelas XI di SMA 2 Kendari, seperti ditunjukkan oleh koefisien korelasi ganda (Ry12) 0,939 dan koefisien determinasi 0,882. Dari temuan  penelitian  ini dapat  disimpulkan bahwa  terdapat  hubungan positif  dan  signifikan  antara gaya belajar  dan motivasi  belajar  baik  secara sendiri maupun secara bersama-sama dengan hasil belajar ekonomi siswa kelas XI  di SMA Negeri 2 Kendari
Peran Guru Dalam Pembinaan Disiplin Belajar Siswa SMA Negeri 1 Wawonii Tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan Rahmawati, Lili; Karno, Edy; Nia, Murni
Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi Vol 5, No 3 (2020): Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.835 KB) | DOI: 10.36709/jopspe.v5i3.13300

Abstract

Masalah penelitian ini adalah Bagaimana Peran Guru dalam Pembinaan Disiplin Belajar Siswa SMA Negeri 1 Wawonii Tenggara Kab. Konawe Kepulauan? Data penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu teknik penetuan informan untuk tujuan tertentu. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan Trianggulasi yang terdiri dari (1) Observasi, (2) wawancara (interview) dan (3) studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peranan guru dalam pembinaan disiplin belajar siswa di SMA Negeri 1 Wawonii Tenggara terdiri atas aspek religious untuk meningkatkan ketaqwaan siswa terhadap Tuhan Yang Maha Esa; pembinaan budi pekerti dan kepribadian siswa;  membimbing  tingkah laku siswa sehari-hari  di  sekolah; meningkatkan kerajinan, ketekunan, dan kesantunan; memberikan tindakan terhadap siswa yang melanggar; melakukan pembinaan, dan pengarahan tentang anak didiknya kepada kepala  sekolah,  orang  tua  siswa,  dan  guru-guru  yang   lain;  memberikan peringatan secara lisan, peringatan khusus yang terkait dengan BP, Kepala Sekolah, dan Orang Tua siswa.Kesimpulan hasil penelitian bahwa guru sebagai tenaga pendidik harus memperhatikan komponen dalam mendisiplinkan siswa dimana seorang guru harus memberikan teladan yang baik, pemberian peringatan, memberikan sangksi bagi siswa yang bermasalah, serta guru harus memberikan arahan dimana guru perlu menjelaskan pentingnya membangun kedisiplinan kepada siswa
PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU JAMBU METE PADA UD. METE MUBARAQ LOMBE KOTA KENDARI Mirnawati, Mirnawati; Karno, Edy; B.D, Abdullah Igo
Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.066 KB) | DOI: 10.36709/jopspe.v4i2.13669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengendalian persediaan bahan baku jambu mete pada UD. Mete Mubaraq Lombe kota Kendari. Penelitian ini  menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Dalam penelitian ini data yang diperoleh dianaliasis menggunakan metode EOQ (Economic Order Quntity). Berdasarkan hasil penelitian  bahwa jumlah pemesanan menurut  perusahaan  relatif kecil tetapi biaya pemesanan relative besar . sedangkan jumlah pemesanan menurut metode EOQ  (economic Order  Quantity) relatif lebih besar, namun biaya pemesanan relative lebih kecil. Hal ini dapat dilihat dari total biaya persediaan tahun 2015 menurut perusahaan sebesar Rp. 25.209.000,sedabgkan menurut metode EOQ (economic Order  Quantity) sejumlah Rp. 21.069.393, total biaya persediaan pada tahun 2016 menurut perusahaan sebanyak Rp. 35.209.000 dan menurut metode EOQ (economic Order  Quantity) adalah Rp. 32.482.393 dan toyal biaya pemesanan pada 2017 menurut perusahaan adalah Rp. 35.209.000, sedangkan biaya pemesanan menurut EOQ (economic Order  Quantity) adalah sebanyak Rp. 31.992.980
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DAN GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DENGAN KINERJA GURU SMK NEGERI DI KOTA KENDARI Rosmiati, Rosmiati; Ramly, Ramly; Karno, Edy
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 4, No 2 (2020): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v4i2.14511

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menjelaskan hubungan: (1) motivasi kerja dengan kinerja  guru, (2) gaya kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja  guru (3) motivasi kerja dan gaya kepemimpinan kepala sekolah secara bersama-sama dengan kinerja  guru SMK Negeri di Kota Kendari.       Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei dan pendekatan korelasional. Penelitian ini mengguanakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis infrensial. Populasi adalah seluruh guru SMK Negeri di Kota Kendari yang berjumlah 430 orang dan jumlah sampel adalah 81 orang guru Penelitian ini menemukan bahwa: (1) terdapat hubungan positif motivasi kerja dengan kinerja  guru SMK Negeri di Kota Kendari seperti ditunjukkan oleh koefisien korelasi (ry1) = 0,705dan koefisien deteminasi (r2) sebesar 0,497; (2) terdapat hubungan positif gaya kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja  guru SMK Negeri di Kota Kendari seperti ditunjukkan oleh koefisien korelasi (ry2) =0,810dan koefisien deteminasi (r2) sebesar 0,656 dan (3) terdapat  hubungan positif antara motivasi kerja dan gaya kepemimpinan kepala sekolah secara bersama-sama dengan kinerja  guru SMK Negeri di Kota Kendari seperti ditunjukkan oleh koefisien korelasi ganda (Ry12) = 0,841 dan koefisien deteminasi (R2) sebesar 0,707. Untuk guru yang memiliki motivasi kerja dan yang di dukung oleh gaya kepemimpinan kepala sekolah dapat meningkatkan kinerja guru.Kata Kunci: Motivasi Kerja; Gaya Kepemimpinana; Kepala Sekolah