Ute Lies Khadijah, Ute Lies
Dosen FIKOM Universitas Padjadjaran

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Socio Cultural Literacy of The Buffer Zone Community Towards Preservation of The Gunung Halimun Salak National Park (TNGHS) Rusmana, Agus; Rizal, Edwin; Khadijah, Ute Lies
Record and Library Journal Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : D3 Teknisi Perpustakaan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.355 KB) | DOI: 10.20473/rlj.V3-I2.2017.116-126

Abstract

The area of Gunung Halimun Salak National Park as the Halimun Ecosystem Zone is a mountain zone in Jawa Barat which has a high bio diversity. The traditional or local community have managed its natural resources by oriented it toward their interests. The completeness of its area ecosystem is fully depended on the buffer zone community. This research is identifying the socio cultural literacy of buffer zone community towards preservation of the Gunung Halimun Salak National Park. The method used is qualitative approach which used the members of the community as informants. The result of the research show that the buffer zone "Kasepuhan" traditional community had realized their role as a part of social environtment and had known how to fit themselves in each culture involed in their social relationships. It is concluded that the traditional community have high socio cultural literacy which support preservation program of the park.
PENGOLAHAN BAHAN PUSTAKA KARYA CETAK DI KANTOR ARSIP DAN PERPUSTAKAAN DAERAH (KAPD) Nurfatah, Ahmad; Khadijah, Ute Lies; Rosfiantika, Evi
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.431 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v4i1.11050

Abstract

This  study  aims  to  determine  the processing operations of library materials in the Regional Office of Archives and Library (KAPD) Bogor in detail, which is based on four main points, namely inventory, classification, cataloging, and shelving.   This   research   was   conducted from   February   until   April   2015.   The method used is qualitative method with descriptive case study approach to give a deep  and  detailed  overview. The techniques of data collection used are observation, interviews, library and documents research. The results of the survey shows that the inventory is mplemented under the written policy according to the Law of library including assigning and recording the identification numbers, stamping the identity of a library on the book, etc. The books come from APBD, BAPUSIPDA, and PERPUSNAS. The classification mostly done manually by using the DDC book, while the process of entry is done by using the SLIMs program. The making of card catalog has been discontinued since 2010 and OPAC is currently used in exchange. The shelving is conducted based on classification number, notation number,  and the code number. The public books are adjusted by the classification numbers and the reference books are adjusted by the code number. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses pengolahan bahan pustaka karya cetak di Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah (KAPD) Kota Bogor, didasarkan pada 4 poin, inventarisasi, klasifikasi, cataloging dan shelving. Penelitian ini dilaksanakan pada Februari hingga April 2015. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif melalui deskriptif, pendekatan studi kasusu untuk memberikan pendalaman dan rinci. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, studi literatur dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan perundang-undangan tertulis termasuk menugaskan dan merekam nomor dan pelabelan identitas buku perpustakaan. Buku-buku tersebut berasal dari APBD, BAPUSIPDA, dan PERPUSNAS. Klasifikasi sebagian besar digunakan secara manual melalui buku DDC, lalu menggunakan program SLIM setelah kegiatan entri selesai. Pembuatan kartu katalog telah dihentikan sejak 2010 dan saat ini menggunakan OPAC dalam pertukaran rak yang dilakukan berdasarkan nomor klasifikasi, jumlah notasi dan nomor kode. Buku-buku umum disesuaikan dengan nomor klasifikasi dan buku referensi disesuaikan dengan jumlah kode. 
APRESIASI MASYARAKAT DESA TERHADAP PENYEBARAN INFORMASI PUBLIK MELALUI MEDIA TRADISIONAL (Studi Kasus pada Masyarakat Pedesaan di Desa Pangalengan Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung) Anwar, Rully Khairul; Budiono, Agung; Budiono, Agung; Khadijah, Ute Lies; Khadijah, Ute Lies
Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Buku B - Komunikasi Publik Dan Dinamika Masyarakat Lokal
Publisher : Prosiding Magister Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.394 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya temuan di lapangan, terkait penggunaan media tradisional di tengah-tengah masyarakat sebagai media informasi. Keberadaan media tradisional tersebut menjadi penunjang bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi dengan mudah. Penelitian ini dilakukan di desa Pangalengan Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung. Di desa Pangalengan Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung, ada sebuah fenomena menarik, dimana warga masyarakatnya kerap menggunakan media tradisional berupa wayang golek, alunan musik tradisional untuk mengkomunikasikan pesan-pesan pembangunan. Penelitian ini bertujuan, Perta, untukuk mengetahui apresiasi masyarakat di desa Pangalengan terhadap keberadaan media tradisional. Kedua, untuk mengetahui pendapat masyarakat desa Pangalengan terhadap materi informasi dalam media tradisional, dan Ketiga, untuk mengetahui peran media tradisional dalam penyebaran informasi pembangunan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yaitu berusaha menggambarkan secara cermat suatu fenomena tertentu. Penelitian ini berusaha mengembangkan konsep dan menghimpun fakta tetapi tidak melakukan hipotesa. Dalam hal ini pendekatan yang digunakan adalah riset terpancang (Embeded Qualitative Research), yaitu suatu pendekatan penelitian yang memusatkan studi pada beberapa aspek yang dipilih berdasarkan kepentingan, tujuan dan minat penelitian atau sering juga disebut sebagai studi kasus. Kata Kunci: Apresiasi, masyarakat desa, informasi publik, media tradisional
APRESIASI MASYARAKAT DESA TERHADAP PENYEBARAN INFORMASI PUBLIK MELALUI MEDIA TRADISIONAL (Studi Kasus pada Masyarakat Pedesaan di Desa Pangalengan Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung) Anwar, Rully Khairul; Budiono, Agung; Budiono, Agung; Khadijah, Ute Lies; Khadijah, Ute Lies
Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Buku B - Komunikasi Publik Dan Dinamika Masyarakat Lokal
Publisher : Prosiding Magister Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.394 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya temuan di lapangan, terkait penggunaan media tradisional di tengah-tengah masyarakat sebagai media informasi. Keberadaan media tradisional tersebut menjadi penunjang bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi dengan mudah. Penelitian ini dilakukan di desa Pangalengan Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung. Di desa Pangalengan Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung, ada sebuah fenomena menarik, dimana warga masyarakatnya kerap menggunakan media tradisional berupa wayang golek, alunan musik tradisional untuk mengkomunikasikan pesan-pesan pembangunan. Penelitian ini bertujuan, Perta, untukuk mengetahui apresiasi masyarakat di desa Pangalengan terhadap keberadaan media tradisional. Kedua, untuk mengetahui pendapat masyarakat desa Pangalengan terhadap materi informasi dalam media tradisional, dan Ketiga, untuk mengetahui peran media tradisional dalam penyebaran informasi pembangunan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yaitu berusaha menggambarkan secara cermat suatu fenomena tertentu. Penelitian ini berusaha mengembangkan konsep dan menghimpun fakta tetapi tidak melakukan hipotesa. Dalam hal ini pendekatan yang digunakan adalah riset terpancang (Embeded Qualitative Research), yaitu suatu pendekatan penelitian yang memusatkan studi pada beberapa aspek yang dipilih berdasarkan kepentingan, tujuan dan minat penelitian atau sering juga disebut sebagai studi kasus. Kata Kunci: Apresiasi, masyarakat desa, informasi publik, media tradisional