Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Vokasi Kesehatan

Pendidikan Gizi Melalui Permainan Wayang terhadap Peningkatan Konsumsi Sayur dan Buah Desi, Desi; Mesyamtia, Bella; Ginting, Martinus
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.988 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v4i1.130

Abstract

Abstract: Nutrition Education Through Puppet Game To Increase Consumption Of Vegetables And Fruits In Children Kindergarten.The consumption of vegetables and fruit is one indicator of nutritional balance. The statistical data show there are 60.44% of Indonesia that are less consuming vegetables and fruit. Fiber on vegetable and fruit are very useful for the body. Efforts to improve nutritional knowledge can preserve out through media which are suitable for children, that are attractive and easy to understand such as puppet and ladders game. This research aims to analyze the influence of the nutritional education through the game puppet to increase vegetable and fruit consumption for kindergarten children (TK). This is a pre-research experiment. One group pre-post test. Data analysis in this study uses the sample of this research is the Mina Muda kindergarten children from Kabupaten Kubu Raya that accounted 33 people in accordance with population. The technique of data collection from the questionnaire is based on the direct interviews, it aims to investigate the difference in vegetable consumption on kindergarten children before nutrition education is 5,64 while after nutrition is increase to 10,85. Whereas for fruit consumption for kindergarten children before education is 5,18 whereas after education is significantly increase to 15,00.  The result revealed that there is an increment of vegetable and fruit consumption after nutrition education through puppet game (p =0,000) it concludes that nutritional education through puppet gameplay on an important role to increase the consumption of fruit and vegetables for kindergarten childrenAbstrak: Pendidikan Gizi Melalui Permainan Wayang Terhadap Peningkatan Konsumsi Sayur Dan Buah. Konsumsi sayur dan buah yang cukup merupakan  salah satu  indikator gizi seimbang. Masyarakat Indonesia (60,44%) kurang mengkonsumsi sayur dan buah. Kandungan serat pada sayur dan buah sangat berguna bagi tubuh. Upaya untuk meningkatkan pengetahuan gizi dapat dilakukakan dengan media yang tepat, menarik, dan mudah dipahami bagi anak diantaranya permainan wayang. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendidikan gizi melalui permainan wayang untuk meningkatkan konsumsi sayur dan buah pada anak taman kanak-kanak (TK).  Penelitian ini merupakan pre-eksperimen. one group pre-post test. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Paired Sample T-test.  Subjek penelitian ini adalah anak taman kanak-kanak Mina Muda Kabupaten Kubu Raya berjumlah 33 sesuai dengan total populasi. Teknik pengumpulan pengisian kuesioner  dipilih dengan wawancara langsung, untuk melihat perbedaan konsumsi sayur dan buah. Rata-rata konsumsi sayur pada anak taman kanak-kanan sebelum pendidikan gizi 4,64 sesudah pendidikan gizi 10,85.  Konsumsi buah pada anak taman kanak-kanak sebelum pendidikan 5,18 sesudah pendidikan mengalami kenaikan  menjadi 15,00.  Menyatakan bahwa ada perbedaan konsumsi sayur sesudah pendidikan gizi melalui permainan wayang (p=0,000). Terdapat pengaruh signifikan konsumsi buah melalui permaianan wayang f (p=0,000). Pendidikan gizi melalui permaianan wayang mampu meningkatkan konsumsi sayur dan buah pada anak taman kanak-kanak.
Hubungan Sarapan, Uang Saku dengan Jajanan Di SD Kristen Immanuel II Kubu Raya Desi, Desi; Suaebah, Suaebah; Dwi Astuti, Winda
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.275 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v4i2.142

Abstract

Abstract: Relations With Breakfast And Allowance Hawker Immanuel Christian Elementary School II Kubu Raya. Factors that influence the selection of snack foods in school children include school lunch, breakfast, school activities, advertising on television and the availability of snack foods in schools. The purpose research is to determine the relationship of breakfast and pocket money for snacks consumption in primary school children Christian Immanuel II Kubu Raya. Observational with cross sectional study design. The number of samples in this study were 68 children were taken by random sampling. Nutritional status data obtained by anthropometric measurements (BB and TB) and categorized by the WHO Anthro. Data breakfast, pocket money, and street food is obtained by using a questionnaire. In this study, 61.8% was found among elementary school children Christian Immanuel II Kubu Raya do breakfast. 58.8% of students bring more pocket money than average and as much as 86.8% of students bring pocket money and buy food snacks in schools.Abstrak: Hubungan Sarapan, Uang Saku  dengan Jajanan Di SD Kristen Immanuel II Kubu Raya.  Faktor yang mempengaruhi pemilihan makanan jajanan pada anak sekolah antara lain bekal sekolah, makan pagi, aktifitas sekolah, iklan di televisi dan ketersediaan makanan jajanan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sarapan dan uang saku dengan konsumsi jajanan pada anak Sekolah Dasar Kristen Immanuel II Kubu Raya. Jenis Penelitian ini adalah Observasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 68 anak yang diambil secara random sampling. Data status gizi diperoleh dengan pengukuran antropometri (BB dan TB) dan dikategorikan berdasarkan WHO Anthro. Data sarapan pagi, uang saku, dan makanan jajanan diperoleh dengan menggunakan uji chi-square. Pada penelitian ini ditemukan sebanyak 61,8% anak Sekolah Dasar Kristen Immanuel II Kubu Raya melakukan sarapan pagi. 58,8% siswa/i membawa uang saku lebih dari rata-rata dan sebanyak 86,8% siswa/I membawa uang saku dan membeli makanan jajanan di sekolah. ada hubungan yang bermakna antara uang saku dengan konsumsi jajanan pada anak Sekolah Dasar Kristen Immanuel II Kubu Raya sedangkan antara sarapan dengan konsumsi jajanan pada anak di Sekolah Dasar Kristen Immanuel II Kubu Raya tidak ada hubungan yang bermakna.