Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Sistem Pakar Penentuan Kualitas Garam di Desa Sedayulawas Kabupaten Lamongan Menggunakan Metode Forward Chaining Ahda, Fadhli Almu'iini; Sari, Gandes Nawang; Farokhah, Lia
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Asia Vol 14 No 1 (2020): Volume 14 Nomor 1 (8)
Publisher : LP2M INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS ASIA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.925 KB) | DOI: 10.32815/jitika.v14i1.447

Abstract

Garam merupakan salah satu kebutuhan yang menjadi pelengkap dari kebutuhan pangan, dan merupakan sumber elektrolit bagi tubuh manusia. Garam banyak dimanfaatkan sebagai bumbu dapur dalam rumah tangga, pembuatan kosmetik, kaca, dan lain sebagainya. Pembuatan garam dilakukan dengan meratakan petak tambak yang sudah diisi air laut dan dengan bantuan sinar matahari air laut ini mengkristal dan menjadi butiran-butiran garam. Proses ini berlangsung rutin pada musim kemarau di daerah (pesisir) penghasil garam, dari bulan Juni hingga bulan November atau mulai turunnya hujan pada awal Desember, yang menjadi permasalahan petani garam adalah bagaimana cara menentukan kualitas garam tersebut. Dalam menentukan kualitas garam, sistem pakar digunakan untuk menentukan kualitas tersebut. Untuk itu metode yang digunakan adalah Forward Chaining. Metode ini dipilih karena mampu menentukan kualitas berdasarkan fakta yang ada yaitu seperti warna garam, rasa garam, dan bentuk garam. Dengan teknik pencarian fakta kemudian mencocokkan fakta tersebut dengan bagian IF, maka rule dieksekusi dan sebuah fakta baru THEN dan diimplementasikan dengan pemrograman berbasis web dan ditambahkan kedalam database MySQL untuk membantu pengolahan data. Setelah melakukan perancangan dan implementasi dari permasalahan, maka pengujian dilakukan dengan menggunakan black box. Pengujian ini untuk membuktikan sistem pakar untuk menentukan kualitas garam sudah sesuai dengan yang diharapkan yaitu mencapai 100%.
Implementasi Convolutional Neural Network untuk Klasifikasi Variasi Intensitas Emosi pada Dynamic Image Sequence Lia Farokhah
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 4 No 6 (2020): Desember 2020
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/resti.v4i6.2644

Abstract

Facial emotion recognition (FER) is a research topic that focuses on the analysis of human facial expressions. There are many FER research has been conducted on single images or photo. Emotion analysis on single images has many disadvantages compared to dynamic image sequences or videos. This is due to human emotions or expressions within a certain time. The classification of emotions becomes complicated when considering different emotions. There are some people who are very expressive, there are some people who have low or moderate expressions. Predictions of emotion with variety intensities has decresed error due to data sets that provide only a few emotions intensities. Data annotation is a major problem in recognition fields that require a lot of time and effort to annotate new data. This study aims to find information about facial emotions with emotional intensity from subtle to sharp in a sequence images or videos. The dataset will be trained using Convolutional neural network by augmentation to add data annotations. The proposed method was evaluated using the public BP4D-Spontaneous dataset. The evaluation results show that the average emotion recognition in video sequences using the holdout method is 18%. Evaluation of the loss function parameter shows overfitting where the curve generalization gap is too high. The last evaluation is the evaluation of the emotion class between the real class and the prediction class in 14.28%. This shows that the classification of emotion recognition in dynamic image sequences is quite low.
Pengukuran Penerimaan Sistem Kartu Rencana Studi (SIMAKA) di STMIK Asia Malang Menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) Modifikasi Hwang dan Yi Farokhah, Lia; Afiyah, Siti Nurul
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Asia Vol 10 No 1 (2016): Volume 10 Nomor 1 (8)
Publisher : LP2M INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS ASIA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan Sistem Informasi kartu rencana studi (KRS) STMIK Asia Malang sudah dipakai selama bertahun tahun. Sistem KRS yang ada memiliki dampak kemudahan bagi para mahasiswa dalam kegiatan KRS-an yang dilakukan setiap semesternya, di sisi lain manfaat yang dirasakan masih belum optimal bagi para mahasiswa. Sistem KRS yang ada hanya dipandang sebagai kewajiban mahasiswa terhadap institusi karena sistem itu diimplementasikan pihak kampus dalam pengisian Kartu Rencana Studi (KRS). Hal ini dikemukakan mahasiswa dalam pertanyaan yang dikemukakan melalui kuesioner bagian II yaitu wawancara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan dan tingkat penerimaan pengguna sisem Kartu Rencana Studi (KRS) STMIK Asia Malang dengan menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) yang telah dikembangkan lebih lanjut oleh Hwang dan Yi. Hubungan regresi antar konstruk dalam TAM diteliti dengan Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan software SmartPLS versi 3.0 M3. Penelitian dilakukan terhadap 120 responden pengguna sistem KRS dengan menyebar kuesioner yang berisi 24 indikator pengukur konstruk laten untuk menjawab delapan hipotesis yang diajukan. Hasil pengujian menggunakan = 0,05 menunjukkan bahwa Pengaruh Computer Self-Efficacy (CSE) terhadap Perceived Ease of Use (PEOU) dengan nilai korelasi sebesar 0,589 (H1 diterima), Computer Self-Efficacy (CSE) terhadap Actual System Use (ASU) dengan nilai korelasi sebesar 0,181 (H2 ditolak), PEOU terhadap Perceived Of Usefulness (POU) dengan nilai korelasi sebesar 0,683 (H3 diterima), PEOU terhadap Attitude Toward Using (ATU) dengan nilai korelasi sebesar 0,088 (H4 ditolak), POU terhadap ATU dengan nilai korelasi sebesar 0,733 (H5 diterima), POU terhadap Behavioral Intention To Use (BITU) dengan nilai korelasi sebesar 0,055 (H6 ditolak), ATU terhadap BITU dengan nilai korelasi sebesar 0,715 (H7 diterima), dan BITU terhadap Actual System Use (ASU) dengan nilai korelasi sebesar 0,384(H8 diterima). Artinya ada tiga hipotesis yang ditolak dimana kemampuan berkomputer secara mandiri (CSE) baik atau sebaliknya tidak mempengaruhi kenyamanan penggunaan secara nyata (ASU) dan kemudahan yang dirasakan (PEOU) terhadap sikap positif untuk menggunakan sistem tersebut (ATU) tidak mempunyai pengaruh positif, Persepsi manfaat dalam penggunaan sistem (POU) tersebut tidak mampu memberikan kepercayaan responden dalam meningkatkan penggunaan (BITU) tidak mempunyai pengaruh positif. Dari tiga hipotesis yang ditolak ada dua hipotesis yang harus menjadi perhatian yaitu persepsi kemudahan (PEOU) dan persepsi manfaat (POU) yang tidak berpengaruhi secara positif terhadap penggunaan dan peningkatan penggunaan sistem. Hal ini mengindikasikan adanya kelemahan sistem yang belum bisa diterima oleh user dalam pemakaian sistem. Indikasi tersebut bisa dibandingkan dengan hasil evaluasi kuesioner bagian II yaitu wawancara terhadap responden terhadap kendala dan pandangan tentang sistem yang sudah ada dimana mengarah kearah harus adanya perbaikan dan pengembangan sistem yang lebih baik lagi.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Forum Mahasiswa dengan Metode Weighted Product Farokhah, Lia; Kala'lembang, Adriani
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Asia Vol 11 No 2 (2017): Volume 11 Nomor 2 (8)
Publisher : LP2M INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS ASIA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3159.1 KB) | DOI: 10.32815/jitika.v11i2.219

Abstract

The Selection of forums for students to find a quality forum and can answer their problems that they face about the theme of the lecture is not easy. Generally, students or users face confusion with the many variations of forums on the internet media. In this study, the decision support system designed the selection of student forums in providing the best forum selection solution. The method used in this case study is Weighted Product with the criteria used are the date of posting, the number of answers (answer), the number of people who see (views) and ranking from the Alexa site. Test results from the application are able to select the best alternative for forum selection. In this case, the alternative is the recommendation of the forum that will be recommended to the students based on the weighting of the criteria specified. In general, the results of the four tests wirh verification and validation testing can be concluded that the recommended forum is in accordance with the weighting that is done with the value of accuracy of 100%.
PELATIHAN PEMBUATAN DESAIN PROTOTIPE APLIKASI MENGGUNAKAN PROTO IO UNTUK MENUMBUHKAN MINAT PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN di SMK NASIONAL MALANG Farokhah, Lia; Ahda, Fadli Almu'ini; Riska, Suastika Yulia
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 2, No 2 (2019): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.992 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v2i2.869

Abstract

Mata pelajaran pemrograman merupakan salah satu mata kuliah kosentrasi atau jurusan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau perguruan tinggi berbasis komputer. Mata kuliah pemrograman menjadisalah satu kesulitan yang dihadapi siswa-siswi maupun mahasiswa dalam menempuh pembelajaran sesuai kosentrasi atau jurusan mereka. Hal ini sangat kontradiksi dengan jurusan yang mereka ambil sehinggaperlu di ujicoba pengembangan pedagogi pengajaran untuk menunjang motivasi belajar dalam pemrograman. Pengembangan pembelajaran menjadi sangat penting karena selain kita berada pada abadteknologi yang membutuhkan lebih banyak aplikasi yang harus dikembangan untuk membantu kehidupan manusia. Pengembangan pedagogi pengajaran juga digunakan untuk menumbuhkan motivasi belajar pemrograman agar siswa-siswi atau mahasiswa dengan jurusan atau kosentrasi computer bisa menyukai mata pelajaran pemrograman dimana pada akhirnya menunjang kualitas lulusan yang dihasilkan sesuaibidangnya. Dalam pengembangan pedagogi pada pengabdian masyarakat yang dilakukan di SMK Nasional Malang dilakukan dengan melakukan pre test pertanyaan kuesioner sebelum dan sesudah diadakannyapelatihan pembuatan prototipe aplikasi menggunakan software instan PROTO IO. Hasil yang didapat dari analisis kuesioner didapatkan peningkatan motivasi belajar pemrograman sebesar 76,67% dan peningkatan motivasi minat menjadi programmer sebesar 16,66%.
PELATIHAN PEMBUATAN DESAIN PROTOTIPE APLIKASI MENGGUNAKAN PROTO IO UNTUK MENUMBUHKAN MINAT PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN di SMK NASIONAL MALANG Farokhah, Lia; Ahda, Fadhli Almu'iini; Riska, Suastika Yulia
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 3, No 1 (2019): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.956 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v3i1.1033

Abstract

ABSTRAKMata pelajaran pemrograman merupakan salah satu mata kuliah kosentrasi atau jurusan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)  atau perguruan tinggi berbasis komputer. Mata kuliah pemrograman menjadi salah satu kesulitan yang dihadapi siswa-siswi maupun mahasiswa dalam menempuh pembelajaran sesuai kosentrasi atau jurusan mereka. Hal ini sangat kontradiksi dengan jurusan yang mereka ambil sehingga perlu di ujicoba pengembangan pedagogi pengajaran untuk menunjang motivasi belajar dalam pemrograman. Pengembangan pembelajaran menjadi sangat penting karena selain kita berada pada abad teknologi yang membutuhkan lebih banyak aplikasi yang harus dikembangan untuk membantu kehidupan manusia. Pengembangan pedagogi pengajaran juga digunakan untuk menumbuhkan motivasi belajar pemrograman agar siswa-siswi atau mahasiswa dengan jurusan atau kosentrasi computer bisa menyukai mata pelajaran pemrograman dimana pada akhirnya menunjang kualitas lulusan yang dihasilkan sesuai bidangnya. Dalam pengembangan pedagogi pada pengabdian masyarakat yang dilakukan di SMK Nasional Malang dilakukan dengan melakukan pre test pertanyaan kuesioner sebelum dan sesudah diadakannya pelatihan pembuatan prototipe aplikasi menggunakan software instan PROTO IO. Hasil yang didapat dari analisis kuesioner didapatkan peningkatan motivasi belajar pemrograman sebesar 76,67% dan peningkatan motivasi minat menjadi programmer sebesar 16,66%. Kata kunci: pedagogi, pemrograman, motivasi belajar, aplikasi ABSTRACTProgramming lesson is one of the concentration courses or majors in Vocational Schools (SMK) or computer-based colleges. Programming lesson become one of the difficulties faced by students according to their concentration or their majors. This is very contradictory with their majors so that  it is necessary to test the development of teaching pedagogy to support learning motivation in programming lesson. The development of learning is very important because besides we are in the technology era that requires more applications that must be developed to help human life. The development of teaching pedagogy is also used to foster motivation to learn programming lesson so students with majors or concentrations of computers can like programming lesson which ultimately support the quality of graduates produced in their fields. In the development of pedagogy on society service carried out in SMK Nasional Malang, questionnaire were conducted before and after the training on making prototype applications using PROTO IO with instant software. The results obtained from questionnaire showed that an increase in programming learning motivation with 76.67% and an increase in motivation to become a programmer of 16.66%. Keywords: pedagogy, programming, learning motivation, application
Implementasi SCRUM dalam Perancangan Aplikasi Emergency Button PMI Kota Malang Lia Farokhah; Fadhli Almu'iini Ahda; Lukman Hakim
Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 11 No. 1 (2020): Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi
Publisher : Publisher: Fakultas Ilmu Komputer, Institution: Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.965 KB) | DOI: 10.31849/digitalzone.v11i1.3869

Abstract

Abstrak Palang Merah Indonesia (PMI) Malang merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan. PMI membutuhkan media komunikasi yang efektif kepada masyarakat. PMI bertugas menanggulangi kecelakaan, kedaruratan medis dan mengevakuasi korban. PMI memiliki beberapa kendala dalam menjalankan tugasnya yaitu kurangnya peran serta pelapor atau masyarakat dalam melaporkan kejadian. PMI menerima laporan kejadian melalui media sosial atau komunitas sehingga penanganannya kurang cepat dan tanggap. Perancangan Aplikasi emergency button dirancang untuk memenuhi kebutuhan para stakeholder yaitu PMI dan masyarakat. Pengembangan rancangan sistem menggunakan metode SCRUM. Metode ini membuat timeline pekerjaan menjadi lebih tertata dan detail Penelitian ini mengukur tingkat prioritas produk backlogs. Prioritas produk backlog admin PMI, driver dan masyarakat atau pelapor cukup tinggi dengan prosentase sekitar 70-100%. Adapun satu fasilitas pelapor memiliki prioritas terendah sekitar 44% tentang pemberian feedback kepada PMI tentang kecepatan layanan yang diberikan kepada pelapor. Kata kunci: Kecelakaan, Darurat, Medis, PMI, SCRUM Abstract Palang Merah Indonesia (PMI) Malang is one of the social organizations engaged in social humanity. PMI requires effective communication media to the public. PMI has a duty to deal with accidents, medical emergencies and evacuate victims to health facilities. PMI has several obstacles in carrying out of their duties, namely the lack participation of the society. PMI receives incident reports through social media so that the handling is less fast and responsive. Emergency button application is designed to meet the needs of the stakeholders namely PMI and the community. Development of system design using SCRUM. This method makes the work timeline more organized and detailed. This research measures the priority level of backlog products. The backlog product priority of PMI administrator, driver and society are quite high with a percentage of around 70-100%. One report facility has the lowest priority of about 44% regarding providing feedback to PMI about the speed of service provided to the society. Keywords: Accident, Emergency, Medical, PMI, SCRUM
IMPLEMENTASI DECISION TREE C4.5 DALAM PENENTUAN PINJAMAN UANG DI KOPERASI XYZ di BANJARMASIN Farokhah, Lia; Indahsari, Rina Dewi
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 6, No 3 (2019)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v6i3.268

Abstract

Bad credit is an important problem faced by all financial institutions or business entities. Savings and Loan Cooperative xyz is one of the financial business entities that faces these problems. This cooperative has quite a number of customers / borrowers, namely 10,135 customers. Cooperative xyz customers have a current history of returning 9545 people and 590 people stuck in return. Bad loans that occur disrupt the financial rotation of the cooperative because it is related to business entity finance and employee salaries. Processing and analyzing customer / borrower data to obtain knowledge that can help stakeholders in the cooperative in determining a lending decision is urgently needed so that bad loans can be suppressed so that the financial flow of the business entity remains smooth. The data collected has sixteen attributes and one target attribute that is whether lending is accepted or rejected. The method used in processing and analyzing borrower data is the Tree C4.5 method which is a refinement of the ID3 (Iterative Dichotomiser) method. This method is known as an easy to understand method because it will produce a very clear rule in the decision tree. Results of model testing using cross validation random subsampling, this method has an accuracy of 70% with 5 aspects of important attributes namely loan history, other debts, community valuation, salary and electricity data when the data is pruned with four depth levels.Keywords: Classification, Cooperative, Savings and Loans, Data, Method C4.5Kredit macet merupakan permasalahan penting  yang dihadapi semua lembaga atau badan usaha keuangan. Koperasi simpan pinjam xyz merupakan salah satu badan usaha keuangan masyarakat yang menghadapi permasalahan tersebut. Koperasi ini memiliki nasabah/peminjam cukup banyak yaitu 10.135 nasabah/peminjam. Nasabah koperasi xyz memiliki riwayat lancar dalam pengembalian sebanyak 9545 orang dan 590 orang macet dalam pengembalian. Kredit macet yang terjadi menganggu perputaran keuangan koperasi karena  terkait keuangan badan usaha dan gaji pegawai. Pengolahan dan analisis data nasabah/ peminjam untuk memperoleh suatu pengetahuan yang bisa membantu stakeholder di koperasi dalam menentukan sebuah keputusan peminjaman uang sangat dibutuhkan agar kredit macet bisa ditekan sehingga perputaran keuangan badan usaha tetap lancar. Data yang terkumpul memiliki enam belas atribut dan satu target atribut yaitu apakah peminjaman uang diterima atau ditolak. Metode yang dipakai dalam pengolahan dan analisis data peminjam adalah metode Tree C4.5 dimana merupakan penyempurnaan metode ID3 (Iterative Dichotomiser). Metode ini dikenal dengan metode yang mudah dimengerti karena akan menghasilkan sebuah aturan yang sangat jelas dalam pohon keputusan. Dari hasil pengujian model yang terbentuk menggunakan cross validation random subsampling, metode ini memiliki akurasi sebesar 70% dengan 5 aspek atribut penting yaitu riwayat pinjaman, hutang lain, penilaian masyarakat, gaji dan data listrik ketika data di prunning dengan empat kedalaman level.Kata kunci: Klasifikasi, Koperasi, Simpan Pinjam, Data, Metode C4.5
PEMODELAN SISTEM DETEKSI WAJAH SEBAGAI PENGHITUNG JUMLAH PENUMPANG TRANSPORTASI PUBLIK Mukti, Fransiska Sisilia; Farokhah, Lia; Aqromi, Nur Lailatul
Jurnal RESISTOR (Rekayasa Sistem Komputer) Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal RESISTOR Edisi April 2021
Publisher : LPPM STMIK STIKOM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31598/jurnalresistor.v4i1.834

Abstract

Bus is one of public transportation and as the most preferable by Indonesian to support their mobility. The high number of bus traffics then demands the bus management to provide the maximum service for their passenger, in order to gain public trust. Unfortunately, in the reality passenger list’s fraud is often faced by the bus management, there is a mismatch list between the amount of deposits made by bus driver and the number of passengers carried by the bus, and as the result it caused big loss for the Bus management. Automatic Passenger Counting (APC) then as an artificial intelligence program that is considered to cope with the bus management problems. This research carried out an APC technology based on passenger face detection using the Viola-Jones method, which is integrated with an embedded system based on the Internet of Things in the processing and data transmission. To detect passenger images, a webcam is provided that is connected to the Raspberry pi which is then sent to the server via the Internet to be displayed on the website provided. The system database will be updated within a certain period of time, or according to the stop of the bus (the system can be adjusted according to management needs). The system will calculate the number of passengers automatically; the bus management can export passenger data whenever as they want. There are 3 main points in the architecture of modeling system, they are information system design, device architecture design, and face detection mechanism design to calculate the number of passengers. A system design test is carried out to assess the suitability of the system being built with company needs. Then, based on the questionnaire distributed to the respondent, averagely 85.12 % claim that the Face detection system is suitability. The score attained from 4 main aspects including interactivity, aesthetics, layout and personalization
Peningkatan Literasi Pengetahuan Kesehatan dan Teknologi untuk Pencegahan dan Deteksi Penyakit Menggunakan Digital Image Processing Farokhah, Lia; Noercholis, Achmad; Ahda, Fadhli Almuiini; Rofiq, Muhammad; Sulistyo, Danang Arbian
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 5 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MAHAKAM
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v5i2.1399

Abstract

Perkembangan penyakit dan alat Kesehatan di dunia sangat berdasar dengan import. Alat Kesehatan cukup mahal harganya. Adapun tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan literasi mengikuti model The European Health Literacy Survey: the 12 subdimensions. Adopsi model ini diharapkan akan pada tahap dimensi menilai atau mengevaluasi informasi yang relevan dengan Kesehatan. Metode yang digunakan adalah edukasi masyarakat khususnya perguruan tinggi yang memiliki fokus keilmuan Teknologi dan Kesehatan untuk meningkatkan literasi Kesehatan. Adapun hasil yang didapatkan selama pengabdian melalui kolaborasi webinar adalah cukup bagus untuk meningkatkan iterasi Kesehatan. Hal ini didasarkan atas fakta saat proses tanya jawab dalam penggalian informasi. Kolaborasi dua keilmuan yaitu kesehatan dan teknologi bisa membuat alat deteksi maupun pencegahan penyakit yang lebih murah namun akurat menggunakan sistem cerdas.