Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kompetensi Profesional Guru Biologi SMA Negeri Se-Kabupaten Deli Serdang Manullang, Hengki Frengki; Harahap, Fauziyah; Djulia, Ely
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Magister Pendidikan Biologi, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to look at the professional competenceof Biology teachersof State Senior High School in Deli Serdang based on gender, age, working period, certification and the graduation level. The population in this study were allBiology Teachers of Senior High School in Deli Serdang which had 56 teachers. The sample was purposive sampling with 53 teachers, 318 peer teachers, 3 lecturers as the expert of validators. Descriptive qualitative research was applied.Data were collected by using the test which covered written comprehension test of professionalcompetence. The findings showed that the professional competence of biology teachers were competent based on Permendiknas No. 16 Year 2007.The results of professional competence of teachers was 75 categorized as competent enough which covered  written comprehension  test,  in  Grade 10 was 75 categorized as competent, Grade 11 was 75 categorized as competent, and Grade 12 was 74 categorized as  competent enough. The professional competence test of the teachers showed that (1) male teachers were more competent rather than female ones, (2) medium age of teachers were more competent rather than young age and old one, (3) 13 up to 24 years working period were more competent rather than 1 up to 12 years as well as  25 up to 36 years, (4) certification of teachers were more competent rather than not certification, (5) Postgraduate graduations were more competence rather than undergraduate  ones. This study implicated to be sustainable development for biology teachers of State Senior high school in Deli Serdang.
Aktivitas Formulasi Sediaan Gel Ekstrak Etanol Daun Salam (Syzgium polyanthum) Terhadap Bakteri Propionibacterium acne dan Staphylococcus aureus Tahun 2021 Purba, Jhan Saberlan; Manullang, Hengki Frengki
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i2.4259

Abstract

Daun salam (syzgium polyanthum) mengandung flavonoid, saponin dan tanin yang berperan sebagai senyawa antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas estrak daun salam terhadap bakteri penyebab jerawat. Metode penelitian yang dilakukan meliputi, penapisan fitokimia, pembuatan estrak daun salam, formulasi sediaan gel, evaluasi sediaan gel, dan pengujian aktivitas bakteri sediaan gel dengan metode cakram difusi. Bakteri yang digunakan adalah propionibacterium acne dan staphylococcus aureus. Sediaan sediaan gel estrak etanol daun salam terdiri dari 0,5%, 1%, dan 1,55. Evaluasi sediaan gel dengan konsentrasi 0,5%, 1%,, 1,5% stabil secara fisik pada uji organoleptik, uji homogenitas, uji ph, uji daya sebar, uji adhesi, dan uji iritan. Berdasarkan hasil pengujian sediaan gel estrak daun salam yang efektif menghambat pertumbuhan bakteri dengan zona hambar menunjukkan bahwa sediaan gel estrak daun salam pada bakteri propionibacterium acne dengan konsentrasi 0,5% memiliki diameter rata-rata hambar. zona 8,22 mm, pada konsentrasi 1% memiliki zona ikatan 13,36 mm, pada konsentrasi 1,5% memiliki zona hambar 16,32 mm, perbandingan aknol 22,23. Dan pada bakteri staphylococcus aureus dengan konsentrasi 0,5% memiliki diameter rata-rata zona hambar 11,30 mm. Pada konsentrasi 1% memiliki zona hambar 13,27 mm, pada konsentrasi 1,5% memiliki zona hambar 15,27 mm, dan sebagai perbandingan aknol memiliki diameter rata-rata zona hambat sebesar 21,27 mm luas zona hambat untuk bakteri staphylococcus aureus
Perbedaan Respon Psikologis (Kecemasan dan Stress) Pada Lansia di Pedesaan Dan Perkotaan di Masa Pandemi Covid-19 Kurniawaty Ginting, Monika Nina; Ginting, Darmanto; Manullang, Hengki Frengki
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i2.4570

Abstract

Kecemasasn dan stres merupakan masalah kesehatan utama penduduk lansia, namun sering kali kondisi ini tidak terdeteksi, misdiagnostik, dan tidak tertangani dengan baik. Dampak stres umumnya yang jika tidak dapat diatasi oleh lansia dapat menyebabkan lansia mengalami kemunduran fisik. Kemunduran fisik terjadi karena lansia memikirkan dan mempunyai persepsi buruk terhadap perubahan yang terjadi pada dirinya. Keadaan ini yang mempengaruhi kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Perbedaan respon psikologis (Kecemasan dan Stress) pada Lansia di Pedesaan dan Perkotaan di Masa Pandemi Covid-19 berdasarkan Usia dengan rancangan penelitian yang akan digunakan adalah studi Observasional dengan desain kasus kontrol melalui pendekatan retrospektif terhadap 45 lansia di Perkotaan pada kelompok kasus dan 45 lansia pada kelompok kontrol yang bertujuan untuk menganalisis perbedaan respon psikologis (Kecemasan dan Stress) pada Lansia di Pedesaan dan Perkotaan di Masa Pandemi Covid-19. Mayoritas lansia yang tinggal di Perkotaan mengalami tingkatan kecemasan ringan dan juga mengalami tingkatan stress normal di Masa Pandemi Covid-19. Mayoritas lansia yang tinggal di Pedesaan mengalami tingkatan kecemasan normal dam juga mengalami tingkatan stress yang normal juga di Masa Pandemi Covid-19. Ditemukan lansia perkotaan dengan tingkatan kecemasan parah dan sangat parah, namun tidak ditemukan lansia yang tinggal di Pedesaan yang mengalami kecemasan yang parah ataupun sangat parah di Masa Pandemi Covid-19
Uji Efektivitas Rebusan Lidah Buaya (Aloe vera L) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pada Kelinci Manullang, Hengki Frengki; Barus, Bunga Rimta
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v3i2.3225

Abstract

Daun Lidah Buaya merupakan salah satu tumbuhan yang digunakan sebagai obat tradisional untuk berbagai jenis penyakit. Secara empiris, sebagai obat alternatif kencing manis (diabetes mellitus). Menurut penelitian daun lidah buaya mengandung zat-zat yang bermanfaat untuk kesehatan yaitu aloe emodin  yang tergolong dalam senyawa antrakuinone  mempunyai kemampuan menurunkan kadar gula darah, mekanisme kerjanya meningkatkan  laju  sintesis  glikogen  dengan  menghambat  glikogen  sintase  kinase-3 beta, sehingga sangat berguna dalam mengurangi rasio kandungan gula dalam darah (Wahyono E dan Kusnandar, 2002). Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas rebusan daun lidah buaya dapat menurunkan kadar glukosa darah kelinci, untuk mengetahui dosis yang efektiv rebusan lidah buaya sebagai obat tradisonal yang berkhasiat menurunkan kadar glukosa darah kelinci yang terbebani glukosa. Metode penelitian dengan menggunakan Sampel Daun Lidah Buaya, diperoleh dari sekitar daerah Asam Kumbang Kecamatan Medan Tuntungan.  Preparasi sampel dilakukan dengan membuat rebusan dari Daun Lidah Buaya. Uji efektivitas rebusan lidah buaya dengan menggunakan metode Tes Toleransi Glukosa Oral. Hasil penelitian menunjukkan Kadar glukosa darah semua sampel setelah perlakuan kadar glukosa darah KP1 tidak terjadi penurunan sedangkan KP2 menurun menjadi 55mg/dl KP3 menurun menjadi 127mg/dl, KP4 menurun menjadi 78mg/dl, dan KP5 menurun menjadi 65mg/dl bahwa uji efektivitas Daun rebusan Lidah Buaya pada dosis 28g/Kg BB lebih efektiv terhadap penurunan kadar glukosa darah pada kelinci. Kesimpulan dari hasil analisis menunjukkan rebusan lidah buaya dapat menurunkan kadar glukosa darah dengan uji anova dengan nilai sig 0,05) sehingga disimpulkan bahwa rebusan lidah buaya dapat menurunkan kadar glukosa darah