Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Puskesmas Dolo Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah Rosnawati, Rosnawati
PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 7, No 1 (2017): PROMOTIF - JUNI
Publisher : PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.746 KB) | DOI: 10.31934/promotif.v7i1.27

Abstract

Pelayanan kesehatan yang bermutu, adil dan merata, serta memiliki derajat kesehatan yang  baik  untuk masyarakat pada umumnya. Penelitian  ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebijakan BPJS-kesehatan yang berkaitan dengan faktor-faktor komunikasi, sumber daya disposisi, dan struktur birokrasi, pelayanan di Puskesmas Dolo, serta beberapa faktor lainnya yang mempengaruhi implementasi, kebijakan BPJS kesehatan pada kelompok sasaran. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan subyek penelitian adalah tenaga medis puskesmas, Bidan Desa, peserta Askeskin, jamkesmas dan jamkesda, dan BPJS, pasien umum dan masyarakat. Informan dipilih dengan cara purposive,  dengan tekhnik pengumpulan data yaitu pengamatan, wawancara mendalam (Indhepinterview. Hasil temuan penelitian menunjukan bahwa, Implementasi BPJS-kesehatan, terhadap  masyarakat dalam wilayah  kerja,  puskesmas dolo kurang maksimal. Dalam faktanya petugas BPJS, kurang intens melakukan komunikasi,dan sosialisasi mempromosikan program BPJS,kinerja sumberdaya pelaksana program kurang efektif dan kurang didukung fasilitas medis yang memadai. Demikian  juga implementor kurang bertanggung jawab dan berkomitmen atas tugas-tugasnya, serta struktur birokrasi,  kurang mampu memnafaatkan unit-unit kerjanyan dalam mendukung kebijakan yang sudah disepakati bersama.  Kata Kunci: Komunikasi, Sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi 
ANALISIS KADAR TIMBAL (Pb) PADA MINYAK GORENG SEBELUM DAN SESUDAH DIGUNAKAN OLEH PEDAGANG GORENGAN DI PINGGIR JALAN R.E MARTADINATA KELURAHAN TONDO KOTA PALU Ulandari, Sri; Laenggeng, Abdul Hakim; Rosnawati, Rosnawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.685 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.382

Abstract

Timbal merupakan bahan kimia golongan logam yang sama sekali tidak dibutuhkan oleh tubuh, di mana jika masuk ke dalam tubuh organisme hidup dalam jumlah yang berlebihan akan menimbulkan efek negatif terhadap fungsi fisiologis tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar timbal pada minyak sebelum dan sesudah digunakan pedagang gorengan di pinggir jalan R.E Martadinata Kelurahan Tondo Kota Palu Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu untuk mengetahui kadar timbal (Pb) pada minyak sebelum dan sesudah digunakan oleh pedagang gorengan. Objek penelitian ini adalah 10 sampel minyak yang terdiri dari 5 sampel sebelum dilakukan penggorengan dan 5 sampel sesudah dilakukan penggorengan. Hasil penelitian menunjukkan, sampel kadar timbal (Pb) sebelum penggorengan tertinggi adalah 0.0771 ppm dan terendah 0.0259 ppm. Semua sampel minyak sebelum penggorengan memenuhi syarat peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor HK.00.06.1.52.4011 tahun 2009, sedangkan Kadar timbal (Pb) tertinggi pada sampel minyak sesudah penggorengan adalah 0.2562 ppm dan terendah 0.0985 ppm. Sampel minyak sesudah penggorengan tidak memenuhi syarat karena melebihi batas maksimum 0.1 ppm yaitu pada sampel P1, P2, P3 dan P4 sedangakan sampel minyak goreng pada pedagang P5 memenuhi syarat karena tidak melebihi ambang batas maksimum Disarankan kepada para pedagang hendaknya lebih memperhatikan prinsip higiene dan sanitasi makanan. Kepada Dinas Kesehatan Kota Palu agar dilakukan pembinaan serta pengawasan kepada pelaku usaha dagang gorengan yang semakin banyak ditemukan berjualan di tepi jalan raya.
Faktor – faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Pegawai di Pusksmas Dolo Effendy, Indra; Sudirman, Sudirman; Rosnawati, Rosnawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.655 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.821

Abstract

Kinerja pelayanan bidang kesehatan dilaksanakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan menjadikannya lebih efisien, efektif, serta dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Kompetensi sumber daya manusia dalam pelayanan publik bidang kesehatan merupakan salah satu hal penting yang harus dipikirkan dan direncanakan lebih baik. sebab akan berhubungan langsung dengan kepuasan masyarakat. Penelitian ini bertujuan Untuk Mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan Dengan Kinerja Pegawai di Puskesmas Dolo Kabupaten Sigi.Penelitian obsevasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional yang digunakan untuk mengukur variabel independen dan dependen secara bersamaan. Untuk Mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan Dengan Kinerja Pegawai. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan tehnik sampel jenuh yang berjumlah 54 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan pegawai dengan kinerja dengan nilai ρ value = 0,000 nilai α = 0,05, ada hubungan yang bermakna antara sikap pegawai dengan kinerja dengan nilai ρ value = 0,000 nilai α = 0,05. dan ada hubungan yang bermakna antara hubungan yang bermakna atara keterampilan pegawai dengan kinerja dengan nilai ρ value = 0,002 nilai α = 0,05.Penelitian ini menyarankan kepada instansi agar lebih meningkatkan kinerja pelayanan di bidang kesehatan.Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, keterampilan dan kinerja
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINIU KABUPATEN PARIGI MOUTONG Risnayanti, Risnayanti; Sudirman, Sudirman; Rosnawati, Rosnawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.835 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.353

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi tidak satu pun makanan lain yang dapat menggantikan ASI, Karena ASI mempunyai kelebihan yang meliputi tiga Aspek yaitu Aspek gizi, Aspek kekebalan, Aspek kejiwaan berupa jalinan kasih sayang penting untuk perkembangan Mental dan kecerdasan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Siniu Kabupaten Parigi Moutong. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study dimana data yang menyangkut data variabel independen dan variabel dependen akan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 56 orang ibu diperoleh dari hasil penghitungan dengan menggunakan rumus penentuan sampel dari 128 populasi yang terdaftar di Wilayah Kerja Puskesmas Siniu Kabupaten Parigi Moutong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan nilai p = 0.000 (p < 0.05) dan sikap dengan nilai p = 0.019 (p < 0.05), dengan pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Siniu Kabupaten Parigi Moutong. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah didapatkan ada hubungan kedua variabel independen (pengetahuan dan sikap) dengan variabel dependen (pemberian ASI Eksklusif). Ditujukan bagi pihak Puskesmas agar selalu meningkatkan sosialisasi melalui penyuluhan tentang pentingnya pemberian ASI Eksklusif pada bayi di pelayanan kesehatan dengan tujuan agar ibu dapat memahami dan mengerti manfaat ASI baik bagi bayi maupun bagi ibu yang memberikan.
EFEKTIFITAS BIOEKSTRAK LIMBAH BUAH-BUAHAN DALAM MEMPERCEPAT PROSES PENGHANCURAN SAMPAH DAUN Sudarni, Sudarni; Budiman, Budiman; Rosnawati, Rosnawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.526 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.408

Abstract

Secara umum sampah adalah segala sisa bentuk penggunaan yang dibuang dan tidak digunakan lagi, dan cenderung sampah dapat menimbulkan hal yang negatif jika tidak dengan benar dalam menanganinya. Selain dapat merusak pemandanganmata, sampah juga menyebabkan pencemaran udara dengan menimbulkan bau yang tidak sedap disekitarnya dan bias menjadi sarang bibit penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas bioesktrak limbah buah-buahan dalam mempercepat penghancuran sampah daun. Jenis Penelitian yang digunakan dalam Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yaitu mengetahui ada tidaknya hubungan antara sebab dan akibat dengan membandingkan satu atau lebih kelompok eksperimen yang diberi perlakuan dengan satu atau lebih kelompok pembanding yang tidak menerima perlakuan. Hasil penelitian yaitu wadah yang berisi sampah daun yang telah dicampur dengan bioekstrak proses penghancurannya efektif karena hanya membutuhkan waktu 14 hari sementara proses penghancuran sampah secara alami membutuhkan waktu 21 hari, sedangkan wadah (kontrol) yang berisi sampah daun tanpa campuran bioekstrak  dalam waktu 14 hari belum terjadi penghancuran sampah daun. Sedangkan bioekstrak yang digunakan dalan penelitian ini yaitu dari limbah buah-buahan yang difermentasi selam 7 hari. Diharapkan agar pihak instansi kesehatan kiranya dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai manfaat pembutan bioekstrak dalam kehidupan sehari hari.
IBW PEMBERDAYAAN PETANI MELALUI PENGEMBANGAN SISTEM PERTANIAN TERPADU DALAM MENDUKUNG KEMANDIRIAN DESA DI KECAMATAN SINIU KABUPATEN PARIGI MOUTONG Hasriyanty, Hasriyanty; Tarsono, Tarsono; Monde, Anthon; Rosnawati, Rosnawati
Jurnal Abditani Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.651 KB) | DOI: 10.31970/abditani.v1i0.10

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kecamatan Siniu Kabupaten Parigi Moutong ini bertujuan untuk: mendorong masyarakat dalam memanfaatkan potensi SDA yang dimiliki secara baik dan arif untuk meningkatkan kesejahteraannya melalui pengembangan usaha sitem pertanian terpadu tanaman dan ternak. Ternak yang selama ini dibiarkan berkeliaran bebas dijalanan dibuatkan kandang ternak. Pengandangan ini memungkinkan untuk mengumpulkan kotoran ternak yang akan diolah menjadi pupuk organik untuk memenuhi kebutuhan pupuk tanaman. Sebaliknya, limbah pertanian dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Selain itu, pakan ternak juga disiapkan melalui penanaman hijauan pakan. Untuk itu telah dilakukan penyuluhan bidang pertanian dan peternakan, praktek pembuatan pupuk organik dan pestisida biologi serta penanaman hijauan pakan ternak. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Silanga dan Desa Marantale Kecamatan Siniu Kabupaten Parigi Moutong sebagai desa binaan. Pembuatan demplot hijauan pakan ternak dilaksanakan pada areal kosong atau dibawah tegakan pohon kelapa. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari aparat desa dan pemerintah kabupaten Parigi Moutong.
HUBUNGAN STRES KERJA DAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH Anggitasari, Nadya; Budiman, Budiman; Rosnawati, Rosnawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.295 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.783

Abstract

Profesi perawat memiliki resiko yang sanggat tinggi terkena stress, karena perawat memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat tinggi terhadap keselamatan nyawa manusia. Derajat kesehatan yang optimal dapat dicapai oleh perawat dengan adanya motivasi kerja. Motivasi yang tinggi akan berpengaruh terhadap Kinerja Perawat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan stress kerja dan motivasi kerja dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Anutapura Palu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian cross sectional. Jumlah populasi yaitu 80 perawat dan keseluruhan perawat dijadikan sebagai responden (total sampling). Hasil Penelitian pada perawat yang menggalami stress dengan kinerja baik sebanyak 56 responden (81,2%), untuk yang mengalami stress dengan kinerja tidak baik sebanyak 13 responden (18,8%), dan untuk perawat yang tidak stress dengan kinerja baik sebanyak 7 responden (63,6%) dan  untuk yang kinerjanya tidak baik sebanyak 4 responden (36,4%). Variabel yang menunjukkan tidak adanya hubungan antara stres kerja dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Anutapura Palu adalah (p=0,187), dan untuk motivasi kerja tinggi dengan kinerja yang baik sebanyak 35 reponden (81,4%), untuk kinerja yang tidak baik sebanyak 8 responden (18,6%). Dan untuk motivasi yang rendah dengan kinerja yang baik sebanyak 28 responden (75,7%) untuk kinerja yang tidak baik sebanyak 9 responden (24,3%). Variabel yang menunjukkan tidak adanya hubungan Motivasi kerja dengan kinerja perawat adalah variabel hubungan kerja (p=0,533). Kesimpulan tidak adanya hubungan antara stress kerja dengan kinerja Perawat, dan tidak adanya hubungan antara motivasi dengan kinerja perawat. Diharapkan kepada pihak rumah sakit agar lebih memperhatikan kebutuhan serta kenyamanan perawat dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di rumah sakit. Kata Kunci: Stres Kerja, Motivasi Kerja, Kinerja Perawat
Faktor – faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Pegawai di Pusksmas Dolo Effendy, Indra; Sudirman, Sudirman; Rosnawati, Rosnawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.655 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.821

Abstract

Kinerja pelayanan bidang kesehatan dilaksanakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan menjadikannya lebih efisien, efektif, serta dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Kompetensi sumber daya manusia dalam pelayanan publik bidang kesehatan merupakan salah satu hal penting yang harus dipikirkan dan direncanakan lebih baik. sebab akan berhubungan langsung dengan kepuasan masyarakat. Penelitian ini bertujuan Untuk Mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan Dengan Kinerja Pegawai di Puskesmas Dolo Kabupaten Sigi.Penelitian obsevasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional yang digunakan untuk mengukur variabel independen dan dependen secara bersamaan. Untuk Mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan Dengan Kinerja Pegawai. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan tehnik sampel jenuh yang berjumlah 54 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan pegawai dengan kinerja dengan nilai ρ value = 0,000 nilai α = 0,05, ada hubungan yang bermakna antara sikap pegawai dengan kinerja dengan nilai ρ value = 0,000 nilai α = 0,05. dan ada hubungan yang bermakna antara hubungan yang bermakna atara keterampilan pegawai dengan kinerja dengan nilai ρ value = 0,002 nilai α = 0,05.Penelitian ini menyarankan kepada instansi agar lebih meningkatkan kinerja pelayanan di bidang kesehatan.Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, keterampilan dan kinerja
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT MASYARAKAT DALAM KEPESERTAAN BPJS KESEHATAN DI KELURAHAN TALISE VALANGGUNI Nelisma, Nelisma; Afni, Nur; Rosnawati, Rosnawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.311 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.828

Abstract

Minat masyarakat untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan sebagian besar dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya faktor pengetahuan, faktor sosialisasi dan faktor pembiayaan kesehatan. Sosialisasi merupakan tahap utama masyarakat untuk mendapatkan pengetahuan mengenai informasi tentang BPJS Kesehatan, adanya sosialisasi yang maksimal akan meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap BPJS Kesehatan sehingga dengan sendirinya masyarakat akan memiliki minat untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan minat masyarakat dalam kepesertaan BPJS Kesehatan.Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study, pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Proportional Random Sampling yang berjumlah 99 responden.Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan minat masyarakat dalam kepesertaan BPJS Kesehatan (ρ= 0.000<0.05), ada hubungan sosialisasi dengan minat masyarakat dalam kepesertaan BPJS Kesehatan dengan nilai (ρ= 0.000<0.05), ada hubungan pembiayaan kesehatan dengan minat masyarakat dalam kepesertaan BPJS Kesehatan dengan nilai (ρ= 0.000<0.05).Peneliti menyarankan kepada instansi agar  mensosialisasikan BPJS Kesehatan lebih maksimal lagi dan mendata lebih detail lagi masyarakat yang mampu dengan yang tidak mampu dalam hal pembiayaan kesehatan sehingga bisa diketahui yang bisa dan layak atau tidak menjadi peserta BPJS Kesehatan yang ditanggung oleh pemerintah. Kata Kunci:  Pengetahuan, Sosialisasi, Pembiayaan Kesehatan dan BPJS  Kesehatan
SIKAP SISWA TERHADAP PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING Rosnawati, Rosnawati; Binasar, Sudarmi Suud; Jahada, Jahada
Jurnal Ilmiah Bening : Belajar Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bening.v4i1.10494

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan Sikap Siswa Terhadap Peran Guru BK Pada Jurusan Geologi di SMK Negeri 6 Kendari. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Jurusan Geologi di SMK Negeri 6 Kendari yang berjumlah 132 orang.Sedangkan sampel penelitian sebanyak 26 orang yang dipilih dengan teknik proportional random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala sikap yang berjumlah 60 butir pernyataan yang kemudian dianalisis menggunakan teknik deksriptif Persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas siswa 61.53% atau 16 orang siswa dinyatakan memiliki sikap yang  cukup baik terhadap peran guru BK di sekolah, yaitu dengan perolehan skor berada pada rentang skor (109-141) pada kategori cukup baik, serta perolehan rerata skor angket sebesar 136.7 berada pada rentang  skor (109-141) pada kategori cukup baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa sikap siswa terhadap peran guru BK pada Jurusan Geologi di SMK Negeri 6 kendari berada pada kategori cukup baik. Kata Kunci: Sikap Siswa, Peran Guru Bk